Sabitlenmiş Tweet
aiueo
8.6K posts

aiueo retweetledi
aiueo retweetledi
aiueo retweetledi
aiueo retweetledi

Sebarkan supaya rakyat Jawa melek..
bahwa area terdampak langsung banjir Sumatera ini tuh setara dengan seluruh Jawa+seluruh Bali digabungkan
semasif itu arealnya
#StatusBencanaNasional adalah WAJIB
#SumateraJugaIndonesia


Aceh 🇮🇩🇹🇷🇵🇸@Aceh
Tiga Bupati di Aceh; Bupati Aceh Selatan, Bupati Aceh Tengah, dan Bupati Pidie Jaya, menyatakan tidak sanggup menangani banjir yang melanda wilayah mereka. Banjir Aceh 2025 akibat 🌀 Cyclone Senyar adalah banjir terparah dalam sejarah Aceh. @Prabowo @DPR_RI
Indonesia
aiueo retweetledi

Then start wearing it
Sola Requiem@Sola_Requiem
Hijab’s are Catholic, Muslims took it from us.
English
aiueo retweetledi
aiueo retweetledi
aiueo retweetledi
aiueo retweetledi
aiueo retweetledi
aiueo retweetledi

"Perampok Utama: Kemenag" (2/2)
Seperti yang saya tulis sebelumnya, sumber masalah jual beli kuota haji adalah: KEMENAG.
Meski begitu, sampai saat ini saya nggak tahu yang brengsek itu Menteri-nya atau orang-orang di bawahnya. Untuk ini, biarlah penegak hukum yang mencarinya. Kita tunggu saja hasilnya. Seperti yang saya bilang sebelumnya: gambarnya masih loading.
Apakah mungkin Gus Yaqut selaku Menag saat itu ikut bersalah? Jelas ada kemungkinan. Dan karena saya tidak bisa berkata bahwa dia tak mungkin bersalah, tentu saya juga tidak akan ikut-ikutan bilang: We stand with Gus Yaqut.
Apa saja kesalahan Kemenag?
Kesalahan Kemenag di awal adalah ketika menerima kuota tambahan sebanyak 20.000 jemaah dari Pemerintah Arab Saudi. Kemenag membagi dua (50%-50%) kuota itu kepada haji reguler dan haji khusus. Padahal secara aturan harusnya 18.400 (92%) untuk haji reguler, dan 1.600 (8%) untuk haji khusus.
Keputusan ini merugikan 42% atau 8.400 calon jemaah haji reguler karena diberikan ke haji khusus. Mereka ini nunggunya puluhan tahun lho.
Keputusan itu juga berakibat fatal ke pelayanan karena Pemerintah Saudi juga hanya menyiapkan 1.600 tempat untuk haji khusus. Kita tahu bahwa haji khusus juga mendapatkan tenda yang dekat dengan jamarat. Penambahan haji khusus sebanyak 10.000 jelas tidak sesuai dengan kesepakatan.
Akibatnya, seperti yang kita dengarkan dari cerita Ustaz Khalid, jemaahnya nggak mendapatkan tenda sesuai yang dijanjikan. Tenda haji khusus overload. Kacau.
Kesalahan parah lain adalah: 8.400 visa yang diklaim untuk jemaah haji khusus itu pun, tidak diberikan secara "normal" ke jemaah haji khusus yang sudah antri bertahun-tahun.
Visa itu malah "ditawarkan" ke calon jemaah haji khusus yang belum waktunya berangkat. Siapa tahu ada jemaah haji yang mau bayar (nyogok) untuk "melompat antrian". Khusus hal ini, saya tahu persis karena saya pribadi juga sempat ditawarin tahun 2024 lalu oleh travel tempat saya daftar haji khusus.
Yang lebih parah, jualan kuota ini "ditawarkan" ke calon jemaah haji yang belum pernah mendaftar haji khusus. Inilah yang terjadi kepada Ustaz Khalid Basalamah dan rombongannya melalui "penghubung" yaitu Ibnu Mas'ud yang memakai bendera Travel Muhibbah.
Jual beli kuota yang disamarkan dengan visa haji khusus ini jelas melanggar hukum karena mengambil hak jemaah haji khusus yang sudah antri lama.
(Oknum) Kemenag sebagai pimpinan perampok ini mengorganisir pencurian-pencurian kecil yang dipimpin oleh orang seperti Ustaz Khalid Basalamah.
Calon jemaah yang sudah siap bayar Haji Furoda (yang siap duit besar) ditawarin paket Haji Khusus ya langsung disikat. Mereka menutup mata jatah visa resmi itu asalnya dari mana.
Saya yakin pada akhirnya Ustaz Khalid tidak akan dinyatakan melanggar hukum. Karena: pelaku di "level" Ustaz Khaliz itu buuwanyak banget. Mungkin saja semua pemilik travel haji.
Yang disasar hukum pada akhirnya hanya yang di level atas saja. Level pimpinan Kemenag, level koordinator, atau eksekutor yang menawarkan ke travel-travel.
Semoga loading gambar besar ini tak membutuhkan waktu yang lama untuk bisa diketahui publik.
Mojokerto, 18 September 2025
Hasyim Muhammad
Indonesia
aiueo retweetledi

*"Kesalahan Khalid Basalamah"* (1/2)
Kalau Anda sudah melihat podcast Uztaz Khalid Basalamah kemudian menyimpulkan bahwa Ustaz Khalid tidak bersalah dalam kasus jual beli kuota haji, berarti Anda kemakan ucapannya di podcast itu.
Saya jelaskan di mana salahnya.
Ustaz Khalid itu punya travel dan punya rombongan haji. Rombongannya adalah orang-orang kaya yang siap bayar mahal untuk bisa haji tanpa antri.
Satu-satunya cara tanpa antri yang resmi itu hanyalah: visa Furoda!
Kalau dapat visa Haji Khusus tapi nggak antri, itu namanya mencuri hak jemaah yang sudah antri. Perlu Anda tahu antrian Haji Khusus itu sekitar 8 tahun.
Bagaimana mungkin Ustaz Khalid nggak tahu bahwa kalau dia ambil visa Haji Khusus, itu berarti dia menyerobot antrian? Punya travel haji, tapi nggak tahu kalau dia menyerobot antrian???
Makanya aneh sekali kalau dalam podcast, Ustaz Khalid justru membanggakan diri bahwa sejak awal sudah memberi info ke jemaahnya bahwa hajinya bukan lagi Furoda tapi Haji Khusus.
Lalu soal angka USD 4.500, itu adalah nilai untuk DAFTAR HAJI KHUSUS. Semua travel pasti tahu itu.
Itu artinya jemaah Ustaz Khalid didaftarkan Haji Khusus TAPI LANGSUNG BERANGKAT, tanpa antri.
Apakah menyerobot antrian jemaah haji yang sudah bayar USD 4.500 sejak bertahun-tahun lalu itu bukan perbuatan zalim? Coba Anda tanyakan itu ke Ustaz Khalid. Betapa lucunya kalau dia tidak tahu bahwa itu menyerobot antrian.
Lalu saya mau perjelas, ini kejadiannya adalah musim haji tahun 2024 di mana saat itu masih ada Haji Furoda.
Andai Ustaz Khalid tetap memakai jalur "normalnya" yaitu visa Furoda, mungkin tak akan ada masalah seperti ini. Tapi memang tawaran "menyerobot antrian" itu sangat menggoda, karena ada kepastian. Kita tahu, visa Furoda itu tak pernah ada kepastian hingga menjelang keberangkatan.
Ustaz Khalid tergoda jalan zalim ini. Jika Anda tahu ini, apakah Anda masih mau membela kesalahan itu? Kalau bagi saya, bukan hanya Ustaz Khalid yang salah di posisi ini, semua jemaahnya yang ikut dia pun juga salah karena mereka menyerobot antrian jemaah haji khusus yang sudah mendaftar bertahun-tahun sebelum mereka.
LALUUU, apakah Kemenag juga salah? IYA! JELAS!
Banyak orang anggap ketika saya menyalahkan Ustaz Khalid itu karena saya membela Kemenag.
Oh, tidak! Kalau bicara level kesalahan, level kesalahan tertinggi ya di Kemenag! Bahkan sumber kesalahannya itu Kemenag. Ustaz Khalid hanyalah potongan gambar kecil dari gambar besar kesalahan Kemenag.
Namun gambar kecil ini sudah jelas orangnya, sedangkan pixel di gambar besar, belum jelas wajah-wajahnya. Masih loading...
_-bersambung-_
Mojokerto, 17 September 2025
*Hasyim Muhammad*
Indonesia
aiueo retweetledi
aiueo retweetledi

Saya nggak akan pernah percaya saran dari seorang laki-laki yang bercermin di gym dan mengambil fotonya sendiri.
Devan@Devann77
@NOTASLIMBOY Olahraga bro, biar badan sehat bro, makan mulu lo dut
Indonesia
aiueo retweetledi
aiueo retweetledi















