Illyas

237 posts

Illyas banner
Illyas

Illyas

@mocilys

terbuat dari sperma pilihan

Oslo, Norway Katılım Ekim 2013
400 Takip Edilen294 Takipçiler
Illyas retweetledi
TuminiBall.FM
TuminiBall.FM@Tumini_Ball·
Ada yang kangen perang bintang gak? Juara liga vs allstar liga wkwk dulu kerasa banget all star nya euy dan seru abis. Ini ada 3 match sriwijaya, arema, persipura. Yang suka bola pasti gabakal di skip Kalau perang bintang diadain sekarang siapa aja player pilihanmu? @IndosFC
Indonesia
15
30
124
92.8K
Illyas retweetledi
Football VAR
Football VAR@Footy_VAR·
📊| Messi vs Ronaldo (head-to-head) — when both played in the same match: ⚔️ 36 Games 🇦🇷 Messi — 34 G/A 🇵🇹 Ronaldo — 20 G/A Mind-blowing. 😳
Football VAR tweet media
English
59
367
2.7K
70.1K
Illyas retweetledi
LSPN_FC
LSPN_FC@LSPN__FC·
If you ever needed the difference between Messi and Ronaldo… This is it 🔥
English
51
492
6K
340.7K
Illyas retweetledi
Historic Vids
Historic Vids@historyinmemes·
In 1995, an 8-year-old boy appeared playing in a tournament in Rosario, Argentina. His name was Lionel Messi.
English
949
12.2K
104.2K
17.9M
Illyas retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Sesudah menghilangkan kesal pada Fedi, dan sesudah melakukan refleksi lebih mendalam pada film Pangku, inilah ulasannya. Perlu beberapa kali menulis ulang agar tertuang semua yang dirasakan saat menonton. Ada film yang selesai kita tonton, lalu kita pulang dan hidup seperti biasa. Ada juga film yang membuat kita pulang dengan cara pandang yang berubah. Pangku berada di kelompok kedua. Dalam debut penyutradaraannya ini, Reza Rahadian memilih menaruh kamera sebagai saksi yang tenang. Di sudut-sudut Pantura, di antara perempuan yang memikul beban rumah tangga sendirian, di warung-warung kecil yang menjadi ruang bekerja sekaligus ruang tawar-menawar martabat. Di sana kita bertemu Sartika, seorang ibu yang harus menghidupi diri dan anaknya di tengah krisis ekonomi, tanpa pegangan selain tekad untuk bertahan. Kita melihat dilemanya sebagai ibu tunggal dengan perasaan sepi dan kegelisahan akan dokumen yang tak lengkap. Di titik itu film ini mengingatkan kita bahwa keleluasaan memilih adalah sesuatu yang ikut direnggut oleh kemiskinan. Reza tidak menampilkan fenomena “kopi pangku” dalam film ini sebagai sensasi, melainkan sebagai gejala dari struktur yang timpang. Perempuan dijerumuskan ke dalam keterpaksaan yang berisiko, sementara laki-laki kerap digambarkan punya kelapangan yang lebih besar untuk datang dan pergi. Walau demikian, film ini tidak menghakimi para tokohnya, tapi memperlihatkan bagaimana lingkungan dan ekonomi bisa menyudutkan seseorang ke pojok yang sempit. Di balik semua itu, terlihat betapa serius Reza menggarap karyanya. Christine Hakim mengatakan bahwa momen nafasnya pun diatur oleh Reza. Ia juga ingat terakhir kali ia disutradarai sedemikian ketatnya adalah oleh almarhum Teguh Karya. Ia benar. Ada ketelitian dan obsesi pada kesempurnaan dalam pembuatan film ini yang mengingatkan pada tradisi Teguh Karya. Perhatian pada detail membuat dunia Pantura dalam film ini terasa dekat. Kulit yang tampak lengket oleh keringat, pakaian yang terlihat benar-benar usang, hingga ornamen kecil di warung dan rumah. Semuanya membuat kita merasakan gerahnya udara pesisir dan lelah yang menempel di tubuh para tokohnya. Tidak ada glamor yang dipaksakan, yang ada adalah keotentikan yang sering menyesakkan. Secara alur, Pangku bergerak pelan. Dialognya irit, tapi justru karena jarang, tiap kalimat jadi terasa penting. Seperti pemahat yang mengikis batu karena yakin bentuk patungnya sudah ada di dalam sana, Reza dan tim menyingkirkan kata-kata yang tidak perlu. Sisanya diserahkan pada tatapan, gestur, dan keheningan. Di sisi peran, Claresta Taufan memberi tubuh dan jiwa pada sosok Sartika. Rapuh dan lelah, tapi enggan menyerah. Christine Hakim adalah Christine Hakim, seorang maestro. Ia memberikan lapisan emosi yang halus pada tokoh Bu Maya. Hangat dan manipulatif dalam satu tarikan nafas. Sementara Shakeel Fauzi sebagai Bayu menjadi pintu empati penonton terhadap anak-anak yang tumbuh dalam keluarga yang “tidak lengkap” di mata masyarakat. Fedi Nuril kembali menambah lapisan dilema moral dalam cerita. Bagi saya, film tidak punya kewajiban untuk mendidik. Tugas utamanya adalah membangkitkan emosi yang membekas, entah itu tawa, takut, haru, atau geram. Tetapi ketika emosi itu membuat kita merenungkan cara kita memperlakukan ibu-ibu tunggal yang dipinggirkan, anak-anak dengan hak-hak yang diremehkan, dan mereka yang terpinggirkan tanpa dukungan, di situlah film ini berperan lebih jauh sebagai medium pengingat dan pembuka kesadaran. Pangku tidak memberi kita daftar pesan moral, tapi memberi kita pengalaman. Dari pengalaman itulah, pelan-pelan, kesadaran sosial ikut terbangun. Maka untuk itu, kita berterima kasih kepada Reza, seluruh aktor dan awak yang telah menghadirkan film ini bagi bangsa. Maju terus perfilman Indonesia! boxd.it/bHOIJp
Anies Rasyid Baswedan tweet media
Indonesia
566
6.4K
27K
3M
Illyas retweetledi
Extra Time Indonesia
Extra Time Indonesia@idextratime·
Almost there.. 🐐🥹
Extra Time Indonesia tweet media
English
45
570
3K
119.8K
Illyas retweetledi
TxtdariHI
TxtdariHI@TxtdariHI·
BREAKING 🚨 1 EUR = 19.186 IDR
TxtdariHI tweet media
English
907
5.9K
29.2K
1.2M
Illyas retweetledi
B
B@biolahitam·
Fotonya detik agak...
B tweet media
Indonesia
596
3.5K
17.6K
11.1M
Illyas retweetledi
intinyadeh
intinyadeh@intinyadeh·
#intinyadeh video memperlihatkan briefing dari Kapolri kepada anggota kepolisian jd viral. Terlihat dalam klip Kaporli perintahkan utk tembak jika ada yg masuk asrama. Tembak dgn peluru karet. Diikuti sorak-sorai tepuk tangan anggota polisi setelah mendengar perintah "tembak".
shdqi@qqqainb

@barengwarga ...

Indonesia
128
5.7K
11K
486.5K
Illyas retweetledi
Antifa_Ultras
Antifa_Ultras@ultras_antifaa·
🇮🇩 A chilling video from Indonesia. Police run over a civilian with their armored vehicle.
English
857
32.7K
58.1K
3.7M
Illyas retweetledi
Indonesian Pop Base
Indonesian Pop Base@iPopBase·
The average faces of Indonesian men, morphed by WebMorph.
Indonesian Pop Base tweet media
English
960
2.6K
33.2K
5.4M
Illyas retweetledi
smol silly cat
smol silly cat@Catsillyness·
Master Catfu
English
34
3.9K
23.1K
796.9K
Illyas retweetledi
Sweta Kartika
Sweta Kartika@SwetaKartika·
CANNOT UNSEE
Sweta Kartika tweet media
English
195
12.1K
51.9K
1.3M
Illyas retweetledi
 zi speaks now
 zi speaks now@kleponwajik·
Do you guys have that ONE random, silly, absolutely unserious internet post that just lives rent-free in your head and you still giggle every time you remember it????? Mine is that ShopeeFood dude sitting with his legs crossed, captioned as "Cililitan Murphy"
English
1.2K
9.5K
51.1K
95.9M