moon🌙

1.5K posts

moon🌙 banner
moon🌙

moon🌙

@mondud_

Katılım Ocak 2013
231 Takip Edilen100 Takipçiler
moon🌙
moon🌙@mondud_·
@yappingfess Banyaaak ada yang sampai diteror juga biar pindah. Pemangku jabatan setempat ngga bisa (atau ngga mau?) untuk menyelesaikan.
Indonesia
0
0
0
397
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
Yap! Gw kira hal kayak gini cuma mitos, ternyata beneran ada…
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
722
1.3K
13.2K
677.9K
moon🌙 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada kasus yang menurut gue perlu lo dengar karena ini bukan cuma soal satu anak di satu sekolah di Pemalang. Ini adalah cerminan dari sesuatu yang jauh lebih besar. Seorang orang tua di Randudongkal, Kabupaten Pemalang sebut saja Bapak ini memposting sesuatu di media sosialnya. Isinya dua hal: kritik terhadap implementasi MBG dan pengingat bahwa sekolah negeri dilarang memungut biaya LKS dan infak berdasarkan aturan pemerintah yang sudah berlaku. Dia tidak menyebut nama sekolah anaknya. Tidak menyebut nama kepala sekolah. Tidak menyebut nama guru siapapun. Tapi anaknya Mas Azhim, siswa SD N 01 Banjarayar dikeluarkan dari sekolah. Yang terjadi secara kronologis: Bapak ini memposting kritik soal MBG dan pungutan liar di sekolah negeri di akun media sosialnya. Kepala sekolah memanggil dia. Dan setelah pertemuan itu anaknya diberhentikan secara sepihak. Tidak ada surat resmi pemberhentian yang prosedural. Tidak ada proses klarifikasi yang fair. Tidak ada mekanisme banding. Satu pertemuan dan anak itu tidak boleh masuk sekolah lagi. Dua bulan lebih Mas Azhim tidak mengikuti pelajaran. Dua bulan lebih seorang anak SD kehilangan haknya atas pendidikan bukan karena dia berbuat salah, tapi karena bapaknya berani bicara. Dan di atas itu semua Mas Azhim juga mengalami bullying. Bukti percakapan yang beredar dan ini yang paling mengejutkan: Ada screenshot percakapan WhatsApp yang beredar. Pihak sekolah melalui salah satu guru membalas pesan si Bapak dengan kalimat yang menurut gue sangat mengungkapkan segalanya: Meskipun njenengan tidak menyebutkan identitas sekolah, tapi kan masyarakat tahu kalau Mas Azhim sekolah di SD N 01 Banjarayar, jadi menggiring opini publik ke SD kami. Berhenti sebentar di sini. Pihak sekolah sendiri yang mengakui bahwa yang jadi masalah bukan tindakan si Bapak secara hukum tapi dampak reputasi ke sekolah. Bukan soal anak yang melanggar aturan. Bukan soal proses belajar yang terganggu. Tapi soal opini publik yang mengarah ke SD mereka. Artinya anak ini dikeluarkan bukan karena dia salah. Tapi karena bapaknya membuat sekolah tidak nyaman di mata publik. Apa yang dilakukan si Bapak itu sebenarnya? Dia mengingatkan bahwa sekolah negeri tidak boleh memungut biaya LKS dan infak. Ini bukan opini. Ini fakta hukum. Permendikbud dan berbagai regulasi turunannya sudah jelas melarang pungutan di sekolah negeri yang sudah mendapat BOS Bantuan Operasional Sekolah. Sekolah negeri mendapat dana BOS dari APBN untuk membiayai operasional sekolah. Dana itu sudah termasuk untuk pengadaan buku, alat tulis, dan kebutuhan belajar siswa. Memungut LKS tambahan di atas BOS adalah pelanggaran regulasi. Si Bapak tidak mengarang. Dia mengingatkan aturan yang memang ada. Dan untuk itu anaknya dikeluarkan. Soal kritik MBG yang dia sampaikan dan ini relevan dengan konteks yang lebih besar: Kita sudah bahas panjang lebar soal MBG dari Rp340 miliar yang menurut Mahfud MD hanya sampai ke makanan dari total triliunan yang dianggarkan, sampai 33.000 kasus keracunan, sampai 1.720 SPPG yang tutup tapi tetap dibayar Rp6 juta per hari. Orang tua yang kritis terhadap MBG bukan musuh program. Mereka adalah orang-orang yang paling langsung terdampak ketika program itu tidak berjalan dengan baik. Anak-anak merekalah yang makan makanan dari program itu. Anak-anak merekalah yang keracunan ketika standar sanitasinya tidak terpenuhi. Mengkritisi MBG bukan kejahatan. Mengkritisi sekolah yang memungut biaya ilegal bukan kejahatan. Tapi di Banjarayar Pemalang melakukan dua hal itu ternyata cukup untuk membuat anakmu kehilangan akses pendidikan. Ini bukan hanya masalah satu sekolah ini adalah masalah sistemik: Yang terjadi di sini adalah penggunaan kekuasaan institusional untuk membungkam kritik warga. Dan yang dikorbankan bukan si orang tua tapi anaknya yang tidak berdaya. Ini adalah bentuk intimidasi yang sangat kejam justru karena targetnya bukan si pengkritik secara langsung. Targetnya adalah orang yang paling dicintai oleh pengkritik itu anaknya sendiri. Kalau lo mau membungkam seseorang tanpa kelihatan melanggar hukum secara terang-terangan sakiti anaknya. Itu yang terjadi di sini. Dan kalimat dari guru itu tadi "menggiring opini publik ke SD kami" menunjukkan bahwa ini adalah keputusan yang diambil secara sadar untuk melindungi reputasi institusi, bukan untuk kepentingan terbaik anak didik mereka. Apa yang seharusnya terjadi secara hukum: Pertama — sekolah tidak punya kewenangan hukum untuk mengeluarkan siswa secara sepihak hanya karena orang tuanya mengkritik di media sosial. Ini melanggar hak anak atas pendidikan yang dijamin Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan UUD 1945 Pasal 31. Kedua — pungutan LKS dan infak di sekolah negeri yang sudah menerima BOS adalah pelanggaran regulasi yang seharusnya dilaporkan dan diinvestigasi oleh Dinas Pendidikan dan inspektorat daerah. Ketiga — bullying terhadap anak karena tindakan orang tuanya adalah pelanggaran serius yang masuk dalam kategori kekerasan berbasis relasi kuasa. Kasus ini sudah masuk ke Polres Pemalang. Dan si Bapak memohon agar Kapolres mengawal proses penyidikan ini agar berjalan sesuai hukum bukan sesuai keinginan pihak tertentu. Yang paling menyentuh dari seluruh cerita ini: Si Bapak menulis: "Saya tidak mampu membayar pengacara untuk mencari keadilan." Dan di sisi lain dia bilang: "Tidak apa-apa, saya bisa mendidik anak-anak walaupun tanpa ada ijazah." Ini adalah seorang ayah yang sudah pasrah dengan sistem tapi belum menyerah pada kebenaran. Yang tahu dia mungkin tidak punya kekuatan finansial untuk melawan. Tapi tetap berjalan karena dia yakin masih ada orang-orang baik yang bisa membantu. Dan si Bapak menutup pernyataannya dengan kalimat yang menurut gue harus diingat oleh setiap pejabat dan kepala sekolah di Indonesia: "Jangan semena-mena dengan jabatan yang kau sandang karena itu semua hanya titipan." Kalau kita bisa marah pada triliunan rupiah MBG yang tidak sampai ke makanan anak-anak kita juga harus bisa marah ketika satu anak SD kehilangan haknya atas pendidikan hanya karena bapaknya berani mengingatkan aturan. Keduanya adalah wajah dari sistem yang sama sistem di mana institusi lebih sibuk melindungi dirinya sendiri daripada melayani mereka yang seharusnya dilayani. Mas Azhim berhak atas pendidikannya. Dan bapaknya berhak atas keadilannya.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
360
5.2K
9K
467.5K
moon🌙
moon🌙@mondud_·
@tobetruue Bayar PBB baiknya langsung ke bank daerah aja nder atau kantor pos, kalau titip di petugas banyak kasus petugas kurang amanah, dan petugas itu pun kadang inisiatif sendiri aja buat collect tagihan.
Indonesia
1
0
5
5.5K
Tubagus
Tubagus@tobetruue·
Nyokap abis disuruh bayar denda PBB, dituduh belum bayar dari tahun 90an selama 8 tahun kalo ga salah. Nyokap gw (god bless her neurotic brain) pulled up receipt pembayaran dari tahun 93 (ketika rumah baru dibeli). Petugasnya cuma cengengesan 😬🙄
Indonesia
250
4.2K
34.2K
855.4K
moon🌙
moon🌙@mondud_·
@tanyakanrl Awalnya iya, jadi ngga mau ngeluarin HP, tapi lama-lama biasa aja, karena bahkan yg pakai iphone pun pas mau foto² mereka juga lempar²an mau pakai HP siapa, entah yg penuh, merasa kamera lain lebih bagus, atau kamera dia udah burem, kamera dia gelap 🤷‍♀️
Indonesia
0
0
0
382
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
kalian yang hp-nya android mid range pernah ada perasaan malu gak saat kumpul sama orang yang mayoritas pake iphone? 💚
Indonesia
3.4K
104
3.4K
703.1K
KOLONI GIGS
KOLONI GIGS@kolonigigs_·
Judul lagu yang cocok dijadikan nama anak selain Karolina dan Hagia apalagi?
Indonesia
633
22
484
101.7K
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Paus Leo XIV: Ancaman Trump untuk Hancurkan Peradaban Iran Tak Dapat Diterima! ~RS
Indonesia
15
365
1.8K
28.8K
may
may@kembarancumong·
@TxtdrValentino kak kl bayar online lewat apa? info dong
Indonesia
64
12
467
316.5K
may
may@kembarancumong·
bapaku rutin bayar Pajak Bumi dan Bangunan, tapi tiap bayar selalu nitipin ke orng lain. pas dicek ternyata udh nunggak dari 2014🥲 gak amanah banget😭😭😭
may tweet media
Indonesia
573
1.1K
23.4K
1.3M
moon🌙
moon🌙@mondud_·
@tanyakanrl Kalau aku jadi Kaluna sepertinya lebih milih makan kepiting saus padangnya dulu baru dengerin keluarga. Ribut pas perut kosong nambah emosi 🥲 lebih milih mosi dengan perut kenyang supaya bisa lebih mengendalikan diri wkwk
Indonesia
0
0
0
594
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 yg dah nonton home sweet loan aku mau tanya dong. di scene pas kaluna balik bawa kepiting saus padang terus keluarga ngumpul krn abangnya kena tipu beli tanah, nah kepiting saus padang nya apa kabar? jd dimakan atau dibawa kaluna?
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
208
92
5K
473.7K
moon🌙
moon🌙@mondud_·
@carmenastar @kresbung 😂 berarti perempuan memang nalurinya menyebarkan berita ya kan udah dari sononya begituu
Indonesia
0
0
3
954
𝐕𝐘 ☆
𝐕𝐘 ☆@carmenastar·
@kresbung Homili romo saya tadi sore sedikit nyeleneh tapi lucu. "Kenapa Yesus memilih wanita sebagai yang pertama kali menerima kabar kebangkitannya? Karna pasti akan cepat menyebar hehe" alias plesetan cewek suka "gosip" wkwkwk 😌😂
Indonesia
5
11
210
4.8K
krestenisasi terselubung
krestenisasi terselubung@kresbung·
Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus adalah morning person yang low profile. Fakta bahwa para wanita adalah saksi pertama makam kosong digunakan sebagai argumen kuat mengenai keaslian kisah ini. Pada masa-masa tersebut, kesaksian wanita sering tidak dianggap sah secara hukum di pengadilan. Jika kisah ini adalah karangan/hoaks, penulis kemungkinan besar akan memilih tokoh laki-laki terpandang sebagai saksi pertama untuk meningkatkan kredibilitas cerita. Penempatan wanita sebagai saksi utama menunjukkan bahwa peristiwa itu memang terjadi apa adanya.
krestenisasi terselubung tweet media
Indonesia
16
333
1.7K
35.8K
Mackerel
Mackerel@sardensaostomat·
@KucengTerbanggg Hehe meski raganya milik Yamaha tp hatinya tetap utk Honda. Sbnrnya sih no problem, tp gmn mau yakinin org utk beli Yamaha klo dia sendiri ga mau pake. Ini yg disebut low engagement job, yaitu hnya sekedar bekerja tp tdk ada ownership dan self belonging thd pekerjaannya.
Indonesia
7
0
59
16.5K
moon🌙 retweetledi
Umbi Together Strong!!!
Umbi Together Strong!!!@umbimuda·
1. Yang bikin kebijakan bukan ASN, dan ASN ga pernah ngusulin ini apalagi yang umbie 2. Lebih enak kerja di kantor, di rumah banyak distraksi+ semua beban pekerjaan jadi ada di rumah (listrik, wifi, dll), bisa diremburs? ada pengganti? Tidak 3. Dikira ASN bukan rakyat jelata?
Hasyim Muhammad@hasyimmah

Kerja 4 hari seminggu. Saat lebaran dapat THR. Masih dapat gaji ke-13. Nikmat mana yang kamu dustakan wahai ASN? Rayat jelata cuma bisa ngaplo...

Indonesia
90
1.6K
2.6K
149.2K
️️ ️️KARIM
️️ ️️KARIM@realmadridindo1·
Kylian Mbappé terlihat menghabiskan waktu bersama Ester Expósito..
️️ ️️KARIM tweet media️️ ️️KARIM tweet media
Indonesia
13
3
383
29.8K
moon🌙 retweetledi
INFOMITIGASI
INFOMITIGASI@infomitigasi·
🚨WARNING...!!!📢 Peringatan Dini Potensi Tsunami...
INFOMITIGASI tweet media
Indonesia
32
905
3.1K
191.1K
moon🌙
moon🌙@mondud_·
@YuYura381129 @prsltnx Itulah. Rasanya ingin cut off. Saat ini sedang mencoba membangun batas yang jelas dan memberi jarak supaya introspeksi.
Indonesia
0
0
1
33
YuYura
YuYura@YuYura381129·
@mondud_ @prsltnx Gpp kak cut off sodara sendiri..jauh2 aja dr org2 yg nyakitin terus. Memafkan iya, cut off juga harusss
Indonesia
1
0
0
71
kel
kel@prsltnx·
Iman Katolik itu berat. Tapi bukan di bagian yang kebanyakan orang pikir. Bagian paling beratnya adalah — kita diminta mengasihi orang yang sudah menyakiti kita. Yang berulang kali dan yang bahkan tidak merasa perlu minta maaf. Bukan ajaran yang lahir di tempat yang nyaman, tuntutan ini datang di momen paling ekstrem, seperti: 1. Yesus bicara soal mengasihi musuh di tengah rakyat yang dijajah dan diperas Roma setiap hari. "Kasihilah musuhmu, dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu." (Matius 5:44). 2. Petrus menyangkal Yesus tiga kali di malam yang paling krusial. Dan setelah kebangkitan, Yesus tidak membuka luka itu — Ia justru bertanya tiga kali: "Simon, apakah engkau mengasihi Aku?" (Yohanes 21:17). Bukan konfrontasi. Tapi pemulihan. 3. Stefanus, orang pertama yang mati karena imannya, dilempari batu sampai mati. Kata-kata terakhirnya bukan kutukan. "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka." (Kisah Para Rasul 7:60). Ia mendoakan orang yang membunuhnya. Konteksnya beda-beda. Tapi tuntutannya sama persis: kita diminta mengampuni bukan setelah lukanya sembuh. Tapi di tengah-tengahnya. Banyak orang ninggalin iman bukan karena gak percaya Tuhan. Tapi justru karena percaya — dan gak sanggup dengan konsekuensinya. Dan itu sangat manusiawi. Menyimpan kebencian itu diam-diam menghancurkan kita lebih dalam dari orang yang kita benci. Iman yang gak menuntut apa-apa bukan iman. Itu cuma kenyamanan yang dikasih label rohani. Yang diminta bukan mudah — tetap berbuat baik, tetap berbelas kasih, tetap percaya meski lukanya belum sembuh. Tapi mungkin justru di sana letak iman yang sesungguhnya. Setiap hari — kita memilih lagi. Dan itu cukup.
Protestan Garis Lucu@Protestan_GL

Unpopular opinion about Christianity (?) I'll go first: "Kitab Kisah Para Rasul, bagian dari Injil." -- FS

Indonesia
34
871
2.8K
92.2K
moon🌙 retweetledi
D h e a
D h e a@glxxydea·
Di usia 27-30 tahun, dijodoh-jodohin sama sembarang orang. bahkan yg redflag pun disodorin yg penting, katanya, “laku” sedihnya, hidup di lingkungan yg menganggap perempuan belum nikah itu terlalu pemilih.
Indonesia
111
1.3K
4.2K
71K
moon🌙
moon🌙@mondud_·
@Mah5Utari Kalau mereka punya aset tanah disini, sepertinya akan tetap wni, tapi pasangan dan anaknya yg wna
Indonesia
0
0
0
2.7K
moon🌙
moon🌙@mondud_·
@MiskinTV_ Kalau mau ikut lelang rumah, sebaiknya yg benar-benar kosong. Kalau masih ada penghuninya walau bisa pakai eksekusi pengadilan akan nambah biaya dan menguras jiwa dan raga
Indonesia
0
0
0
1.9K
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Udah ada yang pernah beli rumah dari lelang? Boleh ceritakan pengalamannya donk. Kalo barang2 kayak motor, mobil, dan barang bergerak lainnya sih udah banyak dapat cerita.
#JagaAsetNegara@DitjenKN

Buat #SobatKaeN yang lagi nyari rumah, #InfoLelang hadir kembali! 🏡✨️

Indonesia
54
86
892
284.5K
moon🌙
moon🌙@mondud_·
@luxurieus @tanyarlfes Ada di PP 45 Tahun 1990 syarat ketentuan ASN beristri lebih dari seorang. Menikah sah secara agama dan negara, nanti masing² memiliki kartu istri. Mungkin Kepala Daerahnya yg memilih tidak memberi izin.
Indonesia
0
0
1
117
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
TW// PESELINGKUHAN RUMAH TANGGA, mohon bantuan nya guys.. 💚
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
123
337
5.5K
254.9K