monitor

87.2K posts

monitor banner
monitor

monitor

@monitorindo

Lebih jelas lebih tegas

Jakarta Katılım Nisan 2011
2.3K Takip Edilen3.7K Takipçiler
monitor
monitor@monitorindo·
Prabowo Minta Mobil Transparan Antipeluru Biar Nggak Cape Berdiri Sapa Rakyat, Purbaya Satset Siapkan Anggaran, Sudah Dirancang Pindad harianterbit.com/nasional/27417…
Indonesia
0
0
0
93
monitor retweetledi
SOLEH SOLIHUN
SOLEH SOLIHUN@solehsolihun·
setidaknya sudah ada dua sesi nobar dokumenter di dua tempat, dibubarkan aparat. jadi makin mengkhawatirkan, ya.
Indonesia
120
3.9K
14.8K
494.6K
monitor retweetledi
Satyam Eva Jayate!!!
Satyam Eva Jayate!!!@PaltiHutabarat·
Beda memang seorang pemimpin yang tidak butuh validasi dan tidak NPD akut.. Tidak merasa rendah diri dan merasa imperior dari negara ASEAN lainnya, PM Singapura Lawrence Wong tiba di bandara komersial tanpa memamerkan apapun soal negaranya karena memang sudah diakui..
Satyam Eva Jayate!!! tweet mediaSatyam Eva Jayate!!! tweet media
Indonesia
102
368
1.1K
34.3K
monitor retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada foto yang menurut gue bicara lebih keras dari seribu pidato kenegaraan. Di foto itu ada Lawrence Wong Perdana Menteri Singapura. Dia tiba di Cebu untuk KTT ASEAN. Naik Singapore Airlines. Penerbangan komersial biasa. Turun dari garbarata seperti penumpang biasa. Tidak ada foto dramatis keluar dari pesawat karena memang tidak ada yang spesial untuk difoto dia cuma turun dari pesawat komersial layaknya orang normal. Di hari yang sama Prabowo tiba di Cebu dengan pesawat kenegaraan. Diiringi Hercules yang khusus membawa Maung dan segala kebutuhan rombongan. Konteksnya yang membuat ini makin menohok: Singapura adalah salah satu kreditor terbesar Indonesia. Utang Indonesia ke Singapura gabungan swasta, BUMN, dan berbagai instrumen lainnya mendekati Rp1.000 triliun. Jadi analoginya begini: ada orang yang punya utang ratusan miliar ke tetangganya. Terus ada acara arisan di kompleks. Si tetangga yang punya piutang ratusan miliar itu datang naik ojek santai, tidak perlu pamer. Sementara si yang punya utang ratusan miliar datang naik Lexus dikawal Alphard dan Innova berjejer. Itu bukan gaya hidup orang kaya. Itu gaya hidup orang yang ingin terlihat kaya. Dan bedanya sangat jauh. Yang paling ironis: Maung kendaraan yang dibawa dengan Hercules untuk dipamerkan di KTT ASEAN adalah mobil yang komponen lokalnya masih diperdebatkan. Masih banyak bagian yang diimpor. Masih jauh dari bisa disebut produk murni Indonesia. Jadi kita membawa Hercules khusus untuk memamerkan mobil yang belum sepenuhnya Indonesia ke forum internasional sementara PM negara yang kita utangi hampir Rp1.000 triliun datang naik penerbangan komersial tanpa drama apapun. Dan yang paling menyakitkan: Prabowo dan Gerindra dulu adalah yang paling keras menyindir gaya pamer pemerintah sebelumnya. Mereka yang paling lantang bicara soal efisiensi, kesederhanaan, dan tidak menghamburkan uang negara untuk gengsi. Hari ini tidak ada yang bisa menjelaskan dengan muka lurus kenapa PM negara sekaya Singapura cukup naik SQ komersial, sementara Indonesia yang defisit anggarannya Rp240 triliun di Q1 2026 saja merasa perlu membawa Hercules untuk urusan protokoler kenegaraan. Kesederhanaan bukan tanda kelemahan. Lawrence Wong tidak terlihat lemah dengan naik penerbangan komersial. Justru sebaliknya dia terlihat seperti pemimpin yang tahu bahwa uang negara bukan untuk membiayai penampilan. Sementara kita dengan segala tekanan fiskal, rupiah yang tertekan, dan defisit yang melebar masih merasa perlu membuktikan sesuatu dengan cara yang justru memperlihatkan ketidakamanan kita sendiri. Bangsa yang benar-benar besar tidak perlu selalu terlihat besar. Bangsa yang benar-benar percaya diri tidak perlu membawa Hercules untuk membuktikannya.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
1.1K
6.2K
12.7K
492.8K
monitor retweetledi
piee
piee@noopiieeeeee·
Presiden yang nyaris 30% hari-hari jabatannya dia habiskan di negeri orang. Pulang tanpa hasil, lalu teriak; "hai antek-antek asing", padahal dia yg paling demen sama asing. Menebar senyum dinegeri orang, menebar ancaman dan ketakutan di Negara sendiri. Membanggakan mobil buatan sendiri dinegara orang tetapi mengimpor ratusan ribu mobil buatan negeri orang (India) ke negera yang di pimpinnya. Mengaum saat jadi capres mengeong saat jadi Presiden. Dia ingin menjadi Presiden untuk menyelesaikan berbagai masalah tapi ternyata dia adalah masalah terbesar bangsa ini... pemimpin konaha...
piee tweet media
Indonesia
509
7.9K
17.6K
448.9K
monitor retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
KEMENAG SEWA 10 LAPTOP SETAHUN: RP349,8 JUTA. PADAHAL BELI BISA DAPET 12 UNIT LAPTOP MACBOOK PRO M4 LOGIKANYA GIMANA? Dokumen pengadaan pemerintah memang jarang viral. Tapi ketika yang viral adalah sewa 10 laptop selama 10 bulan seharga Rp349.800.000 dari APBN 2026, wajar kalau orang-orang mulai menghitung-hitung. APA YANG TERCATAT DI SIRUP OJK? Berdasarkan dokumen yang beredar dari sistem SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan): Kode RUP: 63727235 Nama Paket: Sewa Laptop Satuan Kerja: UPT Unit Percetakan Al-Quran, Kementerian Agama Lokasi: Jl. Raya Puncak Km.65, Ciawi, Bogor, Jawa Barat Spesifikasi: Sewa Laptop, 10 unit x 10 bulan Sumber Dana: APBN Rupiah Murni 2026 Total Pagu: Rp349.800.000 Artinya: satu unit laptop disewa selama 10 bulan dengan biaya total Rp34.980.000 per unit. Atau Rp3.498.000 per unit per bulan. KOK BISA SEMAHAL ITU? Harga sewa laptop di pasaran untuk kebutuhan korporat dan perusahaan berkisar antara Rp275.000 hingga Rp1.500.000 per unit per bulan, tergantung spesifikasi. Untuk laptop bisnis kelas menengah seperti Lenovo ThinkPad atau Dell Latitude, harga sewa normal di platform seperti Asani, Arental, atau Bhinneka DaaS ada di kisaran Rp400.000 hingga Rp800.000 per bulan per unit. Dengan harga Rp3.498.000 per unit per bulan yang tercatat di dokumen Kemenag, angka ini 4 sampai 8 kali lipat di atas harga sewa pasar normal untuk laptop bisnis standar. Beberapa kemungkinan yang bisa menjelaskan selisih ini: Pertama, mungkin spesifikasi laptop yang disewa memang premium sekali, misalnya MacBook Pro M3 atau workstation kelas berat. Tapi tidak ada keterangan merek atau spesifikasi laptop di dokumen yang tersebar. Kedua, dalam pengadaan pemerintah, biaya sewa sering sudah mencakup layanan teknis, garansi penggantian unit, asuransi, IT support on-call, dan administrasi kontrak yang menambah harga jauh di atas harga sewa ritel biasa. Ketiga, dan ini yang sering terjadi: markup dalam proses pengadaan. Ini bukan tuduhan, tapi sudah menjadi catatan BPK berulang kali dalam berbagai audit pengadaan IT pemerintah. Yang jelas, tanpa rincian spesifikasi dan klausul layanan dalam kontrak, angka Rp3,4 juta per laptop per bulan sulit untuk dipertanggungjawabkan kepada publik. KALAU LANGSUNG DIBELI, DAPAT APA? Total anggaran: Rp349.800.000 Jumlah unit yang dibutuhkan: 10 laptop Artinya per unit tersedia: Rp34.980.000 BISA BELI LAPTOP APA AJA? Pilihan 1: MacBook Pro M4 14 inci Spesifikasi: Chip Apple M4 Pro, layar Liquid Retina XDR 14,2 inci, RAM 24GB, SSD 512GB, baterai 18 jam Harga: sekitar Rp28.000.000 hingga Rp30.000.000 per unit Pilihan 2: Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 12 Spesifikasi: Intel Core Ultra 7, RAM 32GB, layar 2,8K OLED 14 inci, carbon fiber, standar militer MIL-STD-810H, bobot 1,12 kg Harga: sekitar Rp24.000.000 hingga Rp28.000.000 per unit Pilihan 3: Dell XPS 15 (Intel Core Ultra 9 + RTX 40-series) Spesifikasi: Intel Core Ultra 9, GPU NVIDIA RTX 4060, layar OLED 3,5K 15,6 inci, RAM 32GB, SSD 1TB Harga: sekitar Rp28.000.000 hingga Rp33.000.000 per unit PERBANDINGAN SEWA VS BELI Dengan sewa 10 laptop selama 10 bulan seharga Rp349,8 juta, negara tidak mendapatkan aset apapun setelah kontrak berakhir. Setelah 10 bulan, laptop dikembalikan. Kemenag kembali dari nol. Dengan membeli 10 unit ThinkPad X1 Carbon seharga total maksimal Rp280 juta, negara mendapatkan 10 laptop premium kelas dunia yang menjadi aset negara, bisa digunakan 5 tahun ke depan, bisa diaudit fisiknya, dan masih sisa Rp69 juta untuk pemeliharaan dan aksesori. Ini bukan soal benar atau salah secara hukum. Sewa perangkat IT untuk instansi pemerintah memang dimungkinkan dalam regulasi pengadaan. Tapi secara efisiensi anggaran dan logika keuangan publik, angka ini layak dipertanyakan.
Hidup sebagai +62 tweet mediaHidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
313
2.4K
3.4K
221K
monitor retweetledi
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
Akun akun anonim diundang istana Wajah wajah baru BUZZERP Indonesia.
Opposisi6890 tweet media
Indonesia
256
3K
11.5K
452.3K
monitor retweetledi
LeeloRAR 🇮🇩 🇵🇸
@Opposisi6890 @Dennaaja_ Same shit different evil Dimulai oleh Jokowi dilanjutkan Prabowo. Era jokowi semua Pemred, buzzer, influencer diundang ke istana !! Dan sebagian buzzer + influencer + pemred sudah ada dan menjadi bagian pejabat publik di pemerintahan Prabowo.
LeeloRAR 🇮🇩 🇵🇸 tweet mediaLeeloRAR 🇮🇩 🇵🇸 tweet mediaLeeloRAR 🇮🇩 🇵🇸 tweet mediaLeeloRAR 🇮🇩 🇵🇸 tweet media
Indonesia
5
31
198
16.6K