taa

1.3K posts

taa banner
taa

taa

@msmnarn

Katılım Mayıs 2019
586 Takip Edilen584 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
taa
taa@msmnarn·
cantik bgt viewnya 📍Potrobayan river camp
taa tweet mediataa tweet mediataa tweet mediataa tweet media
Indonesia
0
0
8
1K
taa retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, hari ini IHSG jatuh 3,08% ke level 6.396 hanya dalam satu sesi perdagangan. Dan penyebabnya bukan karena perang. Bukan karena krisis global. Bukan karena berita buruk dari Amerika atau China. Penyebabnya adalah satu rumor. Satu kabar yang belum dikonfirmasi resmi. Satu isu yang seliweran di antara pelaku pasar. Dan itu saja sudah cukup untuk menghancurkan triliunan nilai saham dalam hitungan jam. Apa isu yang beredar: Pemerintah sedang menggodok aturan ekspor komoditas satu pintu melalui satu badan khusus bentukan negara. Batu bara, minyak kelapa sawit, mineral logam semua eksportir kemungkinan diwajibkan menjual produk mereka kepada entitas baru ini dulu. Baru entitas itu yang menangani ekspor ke luar negeri. Belum dikonfirmasi. Belum ada aturan resmi. Masih rumor. Tapi market langsung bereaksi dengan sangat keras. Dan ini hasilnya dalam satu sesi: BUMI — saham batu bara Bakrie jeblok 9,22%. Dalam setengah hari. AMMN — Amman Mineral jeblok 10,14%. Salah satu saham tambang terbesar Indonesia. AADI — Adaro Andalan jeblok 9,78%. Total nilai transaksi yang didominasi tekanan jual dalam satu sesi: Rp12,9 triliun. Dan ini yang paling penting untuk dipahami: Market tidak bereaksi terhadap aturannya. Market bereaksi terhadap kemungkinan aturannya ada. Terhadap sinyal bahwa pemerintah sedang berpikir ke arah sana. Itu artinya kepercayaan investor terhadap kepastian kebijakan di Indonesia sudah sedemikian rapuhnya sehingga rumor saja sudah cukup untuk memicu kepanikan jual sebesar ini. Ini bukan pasar yang sehat. Pasar yang sehat tidak ambruk 3% karena rumor yang belum dikonfirmasi. Dan ini sambungkan dengan semua yang sudah terjadi sebelumnya: BYD buka pabrik insentif pajak dihilangkan mendadak. Komisi ojek online dipaksa turun dari 20% ke 8% tanpa kajian matang. Royalti tambang dinaikkan tiba-tiba. Bunga Mekaar diperintahkan turun dari 24% ke di bawah 9% dengan satu instruksi tanpa roadmap yang jelas. Setiap kali ada kebijakan baru tidak ada yang tahu apakah itu final atau akan berubah lagi besok. Tidak ada kepastian. Tidak ada predictability. Investor asing yang sudah gue ceritakan sebelumnya Swiss, Prancis, UEA semuanya kabur karena alasan yang sama: tidak ada kepastian hukum dan regulasi. Dan hari ini bahkan rumor tentang kemungkinan aturan baru sudah cukup untuk menghapus Rp12,9 triliun nilai pasar dalam setengah hari perdagangan. Dan ini yang paling ironis: Prabowo hari ini bilang "kalau tidak beres copot sederhana." Gubernur BI Perry bilang "rupiah stabil volatilitasnya 5,4%." Purbaya bilang "fundamental kita kuat." Sementara IHSG jatuh 3% karena satu rumor kebijakan yang belum pasti ada. Kalau fundamental memang kuat mengapa satu rumor saja cukup untuk menghancurkan kepercayaan pasar sebesar ini? Karena fundamental yang kuat tidak ambruk karena rumor. Yang ambruk karena rumor adalah sistem yang sudah kehilangan kepercayaan investor sejak lama dan hanya menunggu satu trigger untuk jatuh. IHSG hari ini bukan sekadar angka. IHSG hari ini adalah cermin dari berapa besar kepercayaan investor terhadap arah kebijakan pemerintah Indonesia. Dan cermin itu menunjukkan gambar yang sangat jelas: kepercayaan itu sudah sangat tipis. Begitu tipisnya sehingga satu rumor yang belum dikonfirmasi tentang kemungkinan aturan ekspor satu pintu sudah cukup untuk memicu kepanikan Rp12,9 triliun dalam setengah hari. Sementara presiden berdiri di podium bilang ekonomi kita kuat. Sementara Menteri Keuangan bilang pertumbuhan kita membanggakan. Sementara Gubernur BI mengganti definisi stabilitas agar kondisi yang buruk bisa disebut baik. Market tidak mendengarkan pidato. Market membaca sinyal. Dan sinyal hari ini sangat jelas: yang perlu dicemaskan bukan hanya rumornya tapi betapa mudahnya pasar Indonesia ambruk ketika ada rumor apapun yang muncul.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
219
1.5K
4.1K
273.8K
taa retweetledi
໊
@cdoll·
Mood
໊ tweet media໊ tweet media໊ tweet media໊ tweet media
English
42
11.9K
30K
1.1M
taa
taa@msmnarn·
@smartfrenworld admin kenapa sinyal Smartfren ilang ilangan, padahal udah 5G loh
Indonesia
1
0
0
163
taa retweetledi
Kaze
Kaze@Ofkazee·
🥹🥹🫶🏻🫶🏻
Kaze tweet media
QME
197
9.3K
36.9K
371.4K
taa retweetledi
ً
ً@wtffrio·
ً tweet media
ZXX
42
20.5K
52.8K
916.6K
taa retweetledi
zezen
zezen@zaenzz__·
kamu tidak menyangka kan, proses mencari uang sekampret ini?!
Indonesia
470
9.3K
23.8K
370.6K
taa retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
kalian gini juga ga?
gara tweet media
Indonesia
724
12.6K
55.3K
851.4K
taa retweetledi
Kaze
Kaze@Ofkazee·
ajakan yang aku mau:
Kaze tweet media
Indonesia
748
11.6K
43K
598K
taa
taa@msmnarn·
@smartfrenworld lagi ada gangguan kah min? kok sinyalku dari tadi ilang mulu, 5g tapi lemot bgt
Indonesia
1
0
0
51
taa retweetledi
Avocado chocho 🥑🍫
Avocado chocho 🥑🍫@Ishafyou·
Ngeri banget covernya polos, alim pendiem, tapi nebar jala ke semua cewe wkwkwk Waduh ngeri2 wes cowo model begitu, buat temen2 semua ati2 aja pokoknya.
Indonesia
0
2
1
0
taa
taa@msmnarn·
taa tweet media
ZXX
0
0
0
70
taa retweetledi
aulia
aulia@auliaptri828·
aulia tweet media
ZXX
86
6.5K
18.1K
630.8K
taa retweetledi
din 🐼
din 🐼@daynari_·
kerja mulu, kapan mainnya elah 😮‍💨
Indonesia
9
3
23
2.3K
taa
taa@msmnarn·
@sldiask sudah lama tapi maju mundur ra sido sido
Indonesia
0
0
0
16
taa retweetledi
Joy
Joy@orionnvesper·
@tanyakanrl Ganti oli : 1 bulan sekali Ganti oli gardan : 2 bulan sekali Ganti ban : 1 tahun sekali Service cvt : 6 bulan sekali Service throtle body 6 bulan sekali Khusus matic, tuh diinget ingett buat yang cewe cewe
Indonesia
538
5.2K
43.4K
747K
taa
taa@msmnarn·
semalem mutah" , dan pagi ini masih aja berangkat kerja🙂
Indonesia
0
0
0
85
taa retweetledi
Words
Words@itswords_·
Words tweet media
ZXX
39
5.5K
16.4K
574.2K
taa retweetledi
Sepilar
Sepilar@StonexBlood·
Ngene yo dewasa iku. Kudu memaklumi banyak hal seng gak dadi karepe ati
Indonesia
8
386
502
41.7K