Sabitlenmiş Tweet
Shankara
3.6K posts

Shankara retweetledi

Ini juga saya GAGAL PAHAM, mendirikan Koperasi begitu Buanyak TOP-DOWN / ini Melanggar Prinsip KOPERASI karena di Biayai APBN yang bahkan GAJI Manager Koperasinya pun dibiayai Negara selama 5 tahun juga dari APBN, menghabiskan biaya hingga Lebih dsri 200 Triliun (Uang Darurat yang digelontorkan purbaya ke BANK HIMBARA yang digunakan oleh AGRINAS)
Lalu yang dijual Minyak Goreng, Susu, es cream yang barang-barang itu ada di Indomaret dan alfamart, anehnya Koperasi NEGARA jadi KOMPETITOR SWASTA yang BARANG-BARANG yang ada didalam Stock Case Koperasi juga di PASOK SWASTA 🤣🤣🤣
Karena Swasta yang menguasai Industri HULU nya dan KOPDES jadi HILIR di Level RETAIL, apakah Swasta akan Bangkrut? Yah KAGA HAHAHAHA karena mereka malah BERHEMAT Banyak sekali dengan tidak perlu lagi membuka GERAI RETAIL sendiri, karena Produknya sudah dipasarkan KOPDES
Lalu jika Biaya Operasionalnya dibiayai Negara (termasuk GAJI selama 5 tahun) Pemerintah membuat Koperasi apa sih Tujuannya? Jika BEP saja ga bisa alias GA PUNYA UNTUNG untuk membiayai Operasionalnya sendiri, BORO-BORO Kembalikan Uang INVESTASI yang digelontorkan Negara via APBN, operasionalnya saja dibiayai Negara, dan jika RUGI juga ditanggung APBN
Hahaha ini program BAKAR DUIT gaya Anak Orang Kaya dengan angle yang lain Hahahaha
:: WeKa ::
Indonesia

@txtdrkuliner hari hari dikibulin bawahan, 16 rb di agen cek nya yg sampe masyarakatnya
Indonesia
Shankara retweetledi

Bagaimana rupiah mau kuat?
Ketika pemilihan deputi gubernur BI saja jauh dari meritokrasi
Masih ingat? Ada 3 kandidat:
1) Dicky Kartikoyono, pengalaman 31 tahun di BI
2) Solikin M. Juhro, pengalaman 32 tahun di BI, ahli moneter, banyak nulis jurnal dan buku
3) Thomas Djiwandono, S1 Sejarah, pengalaman 1,5 Wamenkeu dan puluhan tahun jd keponakan presiden
Tau kan endingnya yang terpilih siapa?
Matinya kepakaran.
Makmurnya koncoisme dan familiisme

Indonesia

@NenkMonica wkwkwk ujung ujungnya emang buat tambahan dana operasional pribadi
Indonesia

gazaupdate: Dana sebesar 17 miliar dolar AS (sekitar Rp263 triliun) yang sebelumnya dijanjikan untuk rekonstruksi Gaza disebut telah dialihkan oleh Presiden AS, Donald Trump, kepada Israel. Dana itu semula diperuntukkan bagi sekitar 350 ribu keluarga, termasuk bantuan tunai sebesar 500 dolar AS dan penyediaan 20 ribu unit hunian sementara, namun dilaporkan belum terealisasi. Pengalihan dana ini disebut terjadi di tengah agresi AS-Israel terhadap Iran, serta disertai dugaan pembatasan terhadap pejabat Palestina dalam pengelolaan bantuan dan urusan Gaza. | Sumber: Press TV (lembaga penyiaran resmi pemerintah Iran) mengutip laporan Al Akhbar, turut dimuat oleh VIVA co id.

Indonesia

@NenkMonica terus ngapain sekolahnya online Kntl padahal masih hari iduk fitri ngedabrus ngajelas hobinya
Indonesia

@KangManto123 justru libur lebaran gizi lebih terjamin ga ada tuh berita mbg libur banyak anak keracuan malah sebaliknya
Indonesia

@elsaday__ pake token bayar ga pernah telat ga ada saingan bisnis kalo masih rugi ya itu kue gajelasnya kebanyakan makannya rugi pea
Indonesia

@MiskinTV_ lah ciki ginian mah mending beli di warung 1000 an, lewat sppg mah jadi 3000 an satunya
Indonesia



























