SY 🌼
3.8K posts



@lenaismynt @biasalahanakmud Ini seru sih dr pada rapiin angka mulu
Jadi pengen bantuin
Indonesia

@kring_pajak Min saya sudah ikuti proses ini, tapi dari KPPnya ga ada progress sejak tgl 5/12/23, terus aja lempar2an antara AR dan bagian pelayanan. Solusinya gmn ya?
Indonesia

@mtdttdb Tata cara permohonan SKet tsb dapat dilihat pada Pasal 5 PMK-99/PMK.03/2018.
pajak.go.id/id/peraturan/p…
Permohonan SKet PP 55 dapat mengikuti format berikut:
pajak.go.id/id/formulir-pa…
Silakan disesuaikan kalimat “PP No 23 Tahun 2018” menjadi “PP No 55 Tahun 2022”.
(4/4)
Tks*Fndi
Indonesia

@kring_pajak min
Saya mengajukan permohonan suket PP 55, tapi tidak bisa trus diminta untuk menguhubungi AR, trus AR minta untuk menghubungi bag. pelayanan, trus bag. Pelayanan minta untuk menghubungi AR, trus info dr AR suket tsb tdk diperlukan.
Cerita lengkapnya diDM ya min
Indonesia

CHANYEOL FANCON TOUR "THE ETERNITY"
Macau ➫ 2024.02.02-03
Kuala Lumpur ➫ 2024.03.02
Jakarta ➫ 2024.03.09
and more to come!
#CHANYEOL #찬열
#EXO #엑소 #weareoneEXO
#CHANYEOL_FANCON_TOUR
#THE_ETERNITY
@APlanetent

English

@mtdttdb Hai, Kak.
Bisa diinformasikan alasan penolakannya? bagian mana yang tidak terpenuhi? silakan sertakan tangkapan layar KSWP pada bagian "Profil Pemenuhan Kewajiban Saya".
Tks*Bila
Indonesia

@kring_pajak Permohonan suket PP 55 kami ditolak, diminta untuk menghubungi AR, menurut AR kami memenuhi persyaratan menggunakan tarif PP 55, jadi masalahnya dmn ya min?
Indonesia

@mtdttdb Hai, Kak.
Saat ini DM kami prioritaskan untuk pemberian informasi yang bersifat rahasia.
Silakan sampaikan pertanyaan Kakak secara lengkap dan detail melalui mention akun @kring_pajak tanpa menyertakan informasi yang bersifat rahasia ya, Kak.
Tks*Dian
Indonesia

Agensi mengkonfirmasi bahwa Ryu Junyeol dan Hyeri sudah putus setelah 7 tahun bersama.
n.news.naver.com/entertain/now/…

Indonesia

@a59856 @hantupohon_ @hrdbacot Catatan amal diangkat dari tiga jenis orang : orang tidur sampai dia bangun, anak kecil sampai dia baligh dan orang gila sampai dia sembuh dari gilanya. (HR. Ahmad)
Indonesia

abis liat tiktok ada yang berpendapat kalo disimpulin gini
“orang dengan ekonomi menengah kebawah mental health itu gak berlaku buat mereka, karena mereka harus menukar waktu dengan uang, gak ada excuses buat gak kerja krn alasan mental health, karena kalo gak kerja dengan alasan tersebut gak bakal dapet uang dan gak bisa makan”
mincot mau beropini tentang ini
Pertama, masalah AWARENESS tentang mental health itu sendiri, karena spectrum permasalahan kesehatan mental/jiwa itu luas, gak hanya sekadar stress/anxiety, coba liat ajah buku DSM (Global) atau PPDGJ (Indonesia), sebanyak apa list gangguan mental/jiwa dari ringan ke berat. nah keterbatasan informasi ini yang bikin mereka gak tau, apa yang terjadi dengan mental health state mereka, dan jika di kondisi mental yang tidak baik seperti ini pasti akan dikaitkan dengan hal klenik, akhirnya proses kuratif dan rehabilatif dengan You Know what I mean.
Kedua, coping mechanism mental health yang digunakan, pastinya gak jarang kita lihat kasus domestik dari kekerasan dalam rumah tangga, pola asuh (hubungan orang tua dan anak), agresifitas, drug, dll, bisa jadi ada pengaruh atau hubungan untuk bentuk coping mereka. Tapi juga banyak yang bisa menyalurkan dengan Good way, maybe nilai, moral dan norma yang dianut di Indonesia ini ngebantu untuk coping stress yang lebih baik. simply ada hanya bisa sabar dan menerima keadaan, mau gak mau harus dijalanin.
Ketiga, masalah resilience mental, memang kelihatannya kalo dilihat diluar mereka baik-baik saja tapi kita gak tau apa yang ada didalam mental dan pikirannya. maybe banyak yang lebih tahan banting, tapi jangan sampe kita generalisasi ini karena bisa jadi survivorship bias. memang kalo ngomongin data/riset mincot gak tau beberapa banyak suicidal case (dari yang keinginan, percobaan bahkan terjadi) karena faktor ekonomi terutama yang ekonomi menengah kebawah.
kayanya masih banyak faktor lagi, karena variabelnya banyak secara individual, sosial, struktural maupun sistemik tapi mincot cuma bisa kepikirsn tiga poin itu aja.
so, menurut mincot masalah mental health ini gak ekslusif buat orang dengan status ekonomi menengah dan atas.
Yes sesuai tema WHMD 2023 ini mental health for everyone, harusnya akses kesehatan mental ini terbuka untuk semua kalangan.
harusnya dengan UU no 18 tahun 2014 ttg kesehatan jiwa, Permenaker No 5 tahun 2018 yang udah masukin bahaya resiko faktor psikologis di K3, serta UU no 23 tahun 2022 ttg Pendidikan dan Pelayanan Psikologi, harusnya masalah mental health ini jadi inklusif buat kita semua dari aspek promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatifnya.
Sekian dari mincot, terimakasih buat yang udah baca sampe kelar, silahkan berpendapat, boleh setuju maupun tidak setuju.
Indonesia



















