kalau belum mampu memahami perasaan orang setidaknya pakai logika: "kalau aku di gituin, pasti ga enak ya?"
prinsipnya sederhana : "perlakukan orang lain seperti kamu ingin diperlakukan, attitude itu bukan soal umur, tapi cara kita memperlakukan sesama"
nangis banget nemu kalimat ini:
“di dalam kubur nanti kamu juga sendirian, maka tidak ada kesepian di dunia yang pantas kamu tangisi secara berlebihan”. sekali lagi, sendirian🥹
gua cringe karena gua bisa romantisasi hal-hal kecil yang berkeliaran di hidup gua, lu nganggep cringe karena lu ga bisa nemuin indahnya hal-hal yang ada di hidup lu
mau sekeren dan semantep apapun lo, tolong normalisasi merespon orang yang berusaha mendekat atau menghubungi lo. lo mungkin gaakan sadar, tapi untuk sebagian orang mengirim pesan atau memulai percakapan kadang butuh keberanian yang besar. jadi stop mengabaikan seenak jidat. coba deh belajar menghargai perasaan orang lain, karena suatu saat ketika lo berada di posisi yang sama, belum tentu lo bisa menerima perlakuan yang serupa.
fuck sex bebas, aku maunya punya pasangan yang bisa diajak jogging, aquarium date, traveling, hunting cafe lucu, sepedaan, nonton film terbaru, night drive.
Kalau jatuh cinta itu usahakan dengan seseorang yang layak dikagumi, seperti wawasannya, pemikirannya, sikapnya, kebiasaan baiknya, tutur katanya, konsistennya, tanggung jawabnya dan kedewasaannya. Karena ya, kalau tidak dapet orangnya, minimal bisa dapet HIGH VALUE dan pembelajaran positive nya.
untuk terakhir kalinya ya allah, semoga engkau tidak lagi mengujiku dengan cinta yang tidak menjadikan aku tujuannya. setelah ini jangan jatuhkan hatiku lagi pada ciptaanmu yang bukan takdirku, karna patah hari lalu sembuh sendiri bukan episode yang baik untuk diulang