Museum Ciawi.
176 posts

Museum Ciawi.
@museewati
Ini bakal jadi tempat Sajen, untuk archive semua post yang udah ditelen sama yang empunya lapak.




Andrew membalas senyuman Ashey dengan anggukan kecil yang sangat menghargai. Ia kemudian kembali menatap lurus ke arah audiens, seolah ingin memastikan setiap Chronicler dan Mimus merasakan ketulusannya. “Dan saya, Andrew Leonard Vance. Sebuah kehormatan besar bagi saya bisa mendampingi perjalanan kalian sampai di titik ini. Terima kasih karena sudah menjadi bagian dari mahakarya yang bernama Musée 01.” Andrew ikut membungkuk sopan, lebih dalam dari biasanya, sebagai tanda hormat terakhirnya. Begitu kembali tegap, ia menutupnya dengan satu kalimat singkat: “Sampai bertemu di babak berikutnya, karena bagi kita, tidak ada cerita yang benar-benar berakhir di bawah langit Everblue. Selamat malam, dan tetaplah tumbuh dengan cantik.”














“Namun, kami merasa satu apresiasi saja tidak akan pernah cukup untuk merangkum semua kenangan yang sudah kita bangun bersama di sini. Untuk itu, izinkan kami mempersembahkan hadiah kedua—sesuatu yang akan terus hidup dan tumbuh sebagai simbol dari Musée 01: “Musée 01: Breathing in Everblue”
























