villain

7.5K posts

villain banner
villain

villain

@nadeabcd

#wongliyongertiopo

fine/she/it Katılım Temmuz 2021
83 Takip Edilen98 Takipçiler
villain retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri. Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas. Bukan slip of the tongue. Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan: Mau dolar berapa ribu kek kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar. Yang pusing yang suka ke luar negeri. Ini bukan candaan. Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya. Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini. Dan apa yang terjadi setelahnya. Zimbabwe ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat: Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat. Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir. Hasilnya? Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7 sextillion persen per tahun di 2008. Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti. Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam. Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam. Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi. Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali. Venezuela ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs: Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil. Yang penting ada subsidi. Yang penting ada program sosial. Hasilnya? Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018. Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi. Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya. Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung. Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun. Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan: Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar. Tapi benarkah demikian? Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat. Harganya ditentukan dalam dolar. Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik. Harga tempe naik. Harga tahu naik. Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka. Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor. Harganya dalam dolar. Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor. Harganya dalam dolar. Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India. Harganya? Dalam dolar. Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik. Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar. Dan inilah yang paling miris: Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat. Padahal kepercayaan itulah yang membuat rupiah bisa stabil. Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk. Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita. Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar? Sinyal apa yang dikirim ke investor asing? Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah? Bandingkan dengan pemimpin yang serius: Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya. Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan. Hasilnya? Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar. Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah. Bukan karena Singapura kaya alam. Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin. Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah. Rakyat desa tidak pegang dolar. Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar. Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar. Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar. Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya. Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli. Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya. Semoga kita tidak sampai di sana. Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
840
16.9K
28.1K
1M
rx
rx@rezasnegara·
Bangga punya temen sekalcer kamu
Indonesia
105
632
1.9K
65.2K
ᏗᏕ
ᏗᏕ@unfiltered_AS·
The reason “friends to lovers” works so well is because the love was already there long before either of them realized it.
English
172
16.1K
123K
2.2M
villain
villain@nadeabcd·
Siapa yang mau nonton hmhas sama ak…
villain tweet media
Indonesia
1
0
0
75
memento
memento@ivafauzi31·
ko ada ya orang yg seminggu photoboxnya nyampe 5x
Indonesia
2
0
1
356
villain
villain@nadeabcd·
My roman empire
English
0
0
1
24
𝑫𝒂𝒏𝒕𝒆
𝑫𝒂𝒏𝒕𝒆@skipberat·
Ade gw tadi keilangan serpihan bulu mata gegara copot di kursi trus ntah gimana kaki gw naik keknya trus kt nyari lama bgt GATAUNYE NEMPEL DI KAKI GW SAATTTT 😭😭 aduh lemes bgt
𝑫𝒂𝒏𝒕𝒆 tweet media
Indonesia
393
686
19.3K
595.6K
villain retweetledi
mutiara
mutiara@ayamgota·
Kenapa rape jokes & obrolan yg melecehkan GA BOLEH walaupun di trongkrongan inti? 1. Menormalisasi kekerasan seksual 2. Membentuk cara berfikir, awal nya sekedar obrolan, lama-lama itu bisa jadi kebiasaan ketika memandang perempuan 3. Mengobjektifikasi perempuan 4. Echo chamber
Mastin@MastinSaurus

@sampahfhui Jadi ini sebenernya grup chat privat? Udah bener mereka begitu di grup, bukan lecehin depan korban, yg salah itu yg ngeshare. Isi kepala manusia juga kalo diumbar ke sosmed pasti isinya macem2 dari julid, porno, dll. Tapi selama di simpen didalam kepala ya gak masalah

Indonesia
26
14.6K
30K
492.4K
villain retweetledi
アルダちゃん
アルダちゃん@aldapstsr·
I pray and hope everyday that each and every woman on this earth becomes free and safe to live the way that they want 🤍
English
1
2.7K
4.2K
115K
villain retweetledi
ayas ⸝⸝•ᴗ•⸝⸝
ayas ⸝⸝•ᴗ•⸝⸝@aromapetrikorr·
perempuan selama ini tuh hidup dalam diskriminasi berlapis, tapi saat kami mengekspresikan rasa marah aja masih diatur-atur caranya. diaturnya juga oleh kelompok yang selama ini mendominasi struktur sosial, punya privilege berlapis, dan middle class tentunya.
Indonesia
25
25.9K
57.4K
666.7K
villain retweetledi
tace
tace@baymaxsad·
lagi-lagi amaze sama perempuan melihat kasus ks fhui. how come, yang merana perempuan tapi mereka justru yang paling kuat berdirinya. at the end, kita cuma punya sesama kita. hidup perempuan yang melewan. semoga ruang aman dan ruang nyaman perempuan semakin nyata “adanya”.
Indonesia
10
7.8K
21.6K
197.5K