nad

2.9K posts

nad

nad

@nadoffside_

Intact but fragile😸

Katılım Mart 2024
34 Takip Edilen13 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
nad
nad@nadoffside_·
for reall🥺🤍
nad tweet media
English
0
0
0
1.5K
nad retweetledi
icha🐣🪼
icha🐣🪼@Ichaul_·
HOW LUCKY ACA, HOW SUPER LUCKY ABUN!!! 🥹🥹 gua yg gak lucky🤧 sekali lagi when yh
Indonesia
2
39
216
3.8K
nad retweetledi
ala୨ৎ
ala୨ৎ@eteanoora·
oh to be loved like this🥹❤️
ala୨ৎ tweet media
English
25
844
5.2K
55.2K
nad
nad@nadoffside_·
podhub terakhir ketawa bgt sama nino gajadi” kemakam dan akhirnya di mimpiiin alm krn nanyain jadi ke kemakam gak sih😭😭 lucuu tp sedihh
Indonesia
0
0
0
90
nad retweetledi
pangess
pangess@obliterasi·
indeed😭😔 that’s why kl lagi terpuruk-terpuruknya ak akan menghamburkan duid buat jajan smua makanan ygg ak suka (ty mom dad sudah mngerti dan maklum kalau uang jajan anaknya lari k perut semua) and avoid contact with others totally works jugaa (krn takut spread negative energy)
pangess tweet media
togel sejati@ANJlNK

Dari surat maryam kita belajar.. Cara Allah menghibur Maryam saat sedih itu dengan makanlah makanan yg baik dengan minuman yang menenangkan. bukan dengan menyuruh bersabar ataupun ikhlas. qs maryam : 26

Indonesia
35
5.2K
20.9K
392.7K
nad
nad@nadoffside_·
mulai anxiety gueh kerjaan banyak, waktu kuliah bingung ngatur nya😭💔
Indonesia
0
0
0
9
nad retweetledi
Phoenix
Phoenix@sodaqueee·
Ya Allah manifest jadi orang tua yang settle secara mental & financial biar kalo punya anak bisa support pendidikan+karirnya
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, Safiera cewek Indonesia yang SMA di Korea pakai beasiswa, lanjut S1 double major ilmu komputer dan bisnis teknologi di kampus riset top Korea, publikasi jurnal ilmiah tahun ketiga, nulis buku Kimchi Confessions tentang kehidupan nyatanya merantau baru ngobrol sesuatu yang menurut gua adalah salah satu obrolan paling penting yang perlu didengar oleh perempuan muda Indonesia sekarang. Dan gua mau mulai dari kalimat yang paling nyakitin yang pernah dia terima dari teman sekolahnya sendiri. "Ngapain belajar capek-capek, bukannya nanti nikah juga digituin?" Safiera bilang waktu itu dia bingung mau jawab apa. Tapi sekarang setelah dia ngelewatin semua yang dia ngelewatin SMA di Korea, kuliah double major, publikasi jurnal, nulis buku dia punya jawaban yang sangat jelas dan sangat tidak bisa dibantah. Perempuan yang tidak berpendidikan tidak hanya merugikan dirinya sendiri. Dia merugikan anak-anaknya. Karena ibu adalah madrasah pertama. Sekolah pertama yang pernah dimasuki setiap manusia di muka bumi adalah pangkuan ibunya. Dan ibu yang tidak berpendidikan akan melahirkan generasi yang tidak berpendidikan. Bukan karena anaknya bodoh tapi karena fondasinya tidak dibangun dengan benar dari awal. Dan ini bukan opini Safiera semata. Ini fakta yang sudah dibuktikan berkali-kali oleh data pendidikan global. Tingkat pendidikan ibu adalah prediktor terkuat dari tingkat pendidikan anak jauh lebih kuat dari pendapatan keluarga, fasilitas sekolah, atau bahkan tingkat pendidikan ayah. Tapi gua mau mundur dulu dan cerita soal perjalanan Safiera karena ini yang bikin semua pemikirannya punya bobot yang beda dari sekadar teori. Safiera bukan anak kaya yang tinggal di Jakarta dengan akses ke semua fasilitas. Keluarganya naik turun secara ekonomi. Tapi orang tuanya punya satu prinsip yang tidak pernah diganggu gugat apapun yang terjadi dengan keuangan keluarga, pendidikan anak-anak tidak boleh dikompromikan. Ketika ekonomi lagi di titik paling bawah, prioritas tetap sekolah dan les dan lomba. Karena kata orang tuanya kami tidak bisa mewariskan harta kepada kalian, tapi kami bisa mewariskan pendidikan. Dan dari situ Safiera dan kakak-kakaknya semua perempuan, semua beasiswa luar negeri, semua jurusan STEM membuktikan bahwa investasi itu benar. Safiera mulai ikut lomba matematika dari kecil. Dari situ dia ketemu kakak kelasnya yang SMA di Korea. Dari situ dia daftar beasiswa yang sama. Dan dari situ dimulailah perjalanan yang kata Safiera sendiri tidak pernah dia bayangkan seindah dan seberat itu secara bersamaan. Korea itu bukan seperti di drama. Safiera bilang ini dengan sangat tegas dan sangat perlu didengar oleh siapapun yang punya romantisasi berlebihan tentang Korea dari tontonan K-drama atau K-pop. Teman-temannya di Korea itu naturally gifted banyak yang memang lahir dengan kapasitas kognitif luar biasa. Tapi yang membuat mereka benar-benar menakutkan bukan kecerdasan bawaannya. Yang menakutkan adalah disiplinnya. Ketika Safiera pulang ke Indonesia liburan, teman-temannya di Korea malah masuk bimbel. Ketika Safiera main, mereka belajar. Dan ketika Safiera baru mulai belajar dua minggu sebelum ujian dengan penuh persiapan ada teman Korea-nya yang belajar dua hari tapi tetap lebih bagus hasilnya karena fondasi mereka sudah dibangun selama bertahun-tahun tanpa henti. Dan dari tekanan lingkungan sekeras itulah Safiera menemukan sesuatu yang sangat berharga dia tidak pernah tahu sejauh mana batas kemampuannya sampai dia dipaksa oleh lingkungan untuk mendorong batas itu. Itu yang dia sebut sebagai hadiah terbesar dari pengalaman Korea. Bukan gelarnya. Bukan jaringannya. Bukan pengalamannya tinggal di luar negeri. Tapi kenyataan bahwa dia sekarang tahu ternyata dia bisa lebih dari yang dia kira. Dan dari sini Safiera kasih tiga hal yang menurut dia paling menentukan keberhasilan dalam belajar dan ini berlaku untuk siapapun, bukan hanya pelajar beasiswa. Yang pertama adalah mental baja. Bukan kecerdasan. Bukan bakat. Tapi kemampuan untuk tidak menyerah waktu gagal, waktu nilainya jelek, waktu teman-teman lebih bagus. Daya juang itu lebih penting dari IQ karena IQ tidak bisa berkembang kalau orangnya berhenti sebelum mencapai batasnya. Yang kedua adalah disiplin. Dan Safiera bilang sesuatu yang sangat mengena dia lebih takut sama orang yang disiplin dan kerja keras daripada orang yang pintar. Karena orang pintar yang tidak disiplin sering berhenti sebelum potensinya keluar sepenuhnya. Tapi orang yang mungkin tidak sepintar dia tapi konsisten dan disiplin mereka secara mengejutkan bisa melampaui si genius yang tidak punya etos kerja. Yang ketiga adalah time management berbasis prioritas. Safiera bilang dia belajar untuk membedakan mana pelajaran yang butuh 20 persen effort tapi menghasilkan 80 persen hasil dan mana yang butuh effort lebih besar. Tidak semua hal perlu diperlakukan dengan intensitas yang sama. Yang penting adalah tahu mana yang paling menentukan dan fokuskan energi terbesar ke sana. Dan tentang pertanyaan yang paling sering ditanyakan ke cewek pintar di Indonesia soal jodoh dan nikah dan apakah pendidikan tinggi tidak justru mempersulit mencari pasangan Safiera jawabnya sangat cerdas dan sangat tidak minta maaf. Dia bilang perempuan yang mengejar pendidikan tinggi sebenarnya sedang melakukan seleksi alamiah terhadap calon pasangannya. Laki-laki yang minder melihat perempuan berpendidikan tinggi itu bukan kerugian bagi perempuan. Itu informasi gratis bahwa dia bukan orang yang tepat. Karena kalau dari awal dia sudah tidak mendukung semangat belajar pasangannya, bagaimana dia akan mendukung semangat belajar anak-anaknya nanti? Dan dari perspektif agama pun Safiera punya jawaban yang sangat kokoh. Nabi Muhammad bilang menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan. Farida. Wajib. Bukan anjuran. Bukan opsional. Wajib. Dan ada bidang-bidang ilmu yang secara spesifik harus diisi oleh perempuan kedokteran kebidanan, pendidikan di sekolah perempuan, dan sebagainya. Jadi perempuan yang tidak berpendidikan bukan hanya merugikan dirinya dia meninggalkan kekosongan yang tidak bisa diisi oleh siapapun selain dirinya.

Indonesia
26
3.9K
21.3K
384.8K
nad
nad@nadoffside_·
mau netflix 1 day aja #zonauang
Indonesia
25
0
1
164
nad
nad@nadoffside_·
semenjak kerja jadi susah tidur siang, pdhl klo hari libur dirumah ngantuk mau bobo siang udh ditidurin tp cuma merem aja ga bisa pules, aneh tp beneran mau tidur yg pules gitu loh kan enak yaaa tp ini gabisaaa😩😩
Indonesia
0
0
0
18
nad retweetledi
afinasyif
afinasyif@afinasyif·
semoga Allah selalu sayang sama aku
Indonesia
95
15.4K
36.1K
438.6K
nad retweetledi
𖧧 kαzi`²⁵𓈒 ֹ ੭
di kasih amalan dari orang favorite akuu <33 in Allah we trust! always trusted 🤍
𖧧 kαzi`²⁵𓈒 ֹ ੭ tweet media𖧧 kαzi`²⁵𓈒 ֹ ੭ tweet media
Indonesia
0
408
2.2K
23.2K
nad
nad@nadoffside_·
terharu file gue ilang krn pas libur ada general cleaning, semua nya panik bantuin cari, sampe atasan gue buka cctv sm ngadain sayembara yg nemuin dpt voucher, akhirnya ketemu😭😭
Indonesia
0
0
0
15
nad retweetledi
arawr
arawr@flllowiee·
Problem aku tiap hari:
arawr tweet media
Indonesia
62
4.1K
18.4K
217.7K
nad retweetledi
˚.༘⋆ 𝓷𝓪
˚.༘⋆ 𝓷𝓪@__sweetycandyy·
kenapa standar utamanya sholat? ya mikir aja lah, klo sholat yg gampang aja ditinggalin, apalagi kita yg ribet
Indonesia
56
1.4K
7.9K
71.1K
nad retweetledi
ivy ⋆˚࿔
ivy ⋆˚࿔@eufrasiart·
gw ngetweet gamau kerja bukan berarti gw beneran gamau kerja. besok juga bakal bangun subuh, siap2, terus berangkat kerja... emg napa sih orang ngeluh doang diseriusin, daripada autoimun nanti 🙏
Indonesia
188
14.5K
36.5K
586.2K
nad
nad@nadoffside_·
malem-malem lg susah tidur buka ig isi nya ibu negara posting alm suami nya, nangis kejer😭💔
Indonesia
0
0
0
39