Pejuang Kehidupan !

3.3K posts

Pejuang Kehidupan ! banner
Pejuang Kehidupan !

Pejuang Kehidupan !

@naimulhajar

ꦤꦻꦩꦸꦭ꧀​ꦲꦗꦂ

Ponorogo, Sidoarjo Katılım Eylül 2009
602 Takip Edilen364 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Pejuang Kehidupan !
Pejuang Kehidupan !@naimulhajar·
🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨🇲🇨 More about me, visit here👇
Pejuang Kehidupan ! tweet media
Sidoarjo, Indonesia 🇮🇩 English
2
0
0
0
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
Onno W. Purbo
Onno W. Purbo@onnowpurbo·
Buku AI untuk Perencanaan Anggaran (Budgeting) drive.google.com/file/d/1pyEWgB… Anggaran yang kuat bukan dimulai dari angka, tetapi dari data yang membuktikan kebutuhan, objective yang terukur, dan keputusan manajer yang berani memilih dampak terbesar dengan risiko paling terkendali.
Indonesia
1
38
110
1.9K
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
doelpaten
doelpaten@doelpaten·
Viral lagu Aku di Blokir Menteri, Karya Wahyudi Amin Harahap Kalau setuju dgn liriknya, ayo repost dan sebarkan..! @sutanmangarahrp
Indonesia
41
1K
1.8K
29.8K
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
BP™
BP™@BangPino__·
Jadi semakin penasaran apa itu film PESTA BABI yang dilarang dimana mana. Backsound lagunya keren... Nampol banget, pantesan banyak yang klojotan dengan film ini. 😂😂😂
Indonesia
86
2K
5.1K
90.1K
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
In Case You Missed It: MK Memutuskan Ibu Kota Negara 'Tetap Jakarta'
Indonesia
644
6.2K
27.5K
1.5M
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
GBX
GBX@GBX_Press·
🚨 JUST IN: Islam has been recorded to be the second largest religion in Russia.
GBX tweet mediaGBX tweet media
English
101
643
10.3K
276.8K
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
Tes kemampuan jadi mahasiswa Sastra Arab FIB UGM. tebak tulisannya apa
TxtdariUGM tweet media
Indonesia
606
2.7K
10.9K
443.2K
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
Bersajak
Bersajak@Bersajak_id·
Bersajak tweet media
ZXX
406
2.7K
12.1K
1.2M
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Buat yang mau nonton dan baca: - Robert Waldinger, "What Makes a Good Life? Lessons from the Longest Study on Happiness" (TED Talk, 13 menit, 46M+ views) - Bukunya: "The Good Life: Lessons from the World's Longest Scientific Study of Happiness" by Robert Waldinger & Marc Schulz (2023) - Podcast: "The Happiness Lab" by Dr. Laurie Santos (Yale) juga bahas topik serupa
English
1
18
64
9.1K
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada laporan baru dari lembaga riset Celios yang menurut gue adalah salah satu yang paling mengerikan yang pernah gue baca tentang kondisi ekonomi Indonesia. Judulnya: Republik Oligarki Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026. Dan datanya bukan dari sembarang sumber. Dari Forbes. Dari LHKPN. Data yang sudah terverifikasi dan tidak bisa dibantah. Fakta pertama yang langsung bikin gue sesak napas: 50 orang terkaya Indonesia hanya 50 orang total kekayaannya mencapai Rp4.600 triliun per 2026. APBN Indonesia? Rp3.800 triliun. Artinya 50 orang itu lebih kaya dari seluruh anggaran negara yang digunakan untuk membiayai 270 juta rakyat Indonesia selama satu tahun penuh. Satu tahun. Gaji PNS, subsidi BBM, bayar utang, bangun jalan, biaya militer, semua program sosial semuanya masih kalah dari 50 orang itu. Dan setiap harinya harta 50 orang itu naik Rp13 miliar per hari. Sementara upah pekerja harian di Indonesia bergerak di kisaran Rp2.000 sampai Rp5.000 per jam. Fakta kedua ketimpangan di antara pejabat negara sendiri: Total kekayaan pejabat negara era Prabowo-Gibran: Rp1 triliun lebih. Dan dari seluruh pejabat itu 73% kekayaannya hanya dikuasai oleh 12 orang. Dua belas orang. Yang masing-masing punya kekayaan di atas Rp1 triliun. Siapa? Salah satu yang terbesar adalah Menteri Pariwisata Widya Kusuma. Ada juga Menteri Perumahan Rakyat. Keduanya masuk dalam daftar lima pejabat terkaya. Fakta ketigayang paling menohok soal TNI dan Polri: Setiap tamtama TNI prajurit paling bawah butuh 252 tahun masa tugas untuk menyamai kekayaan Panglima TNI. Dua ratus lima puluh dua tahun. Kalau mulai kerja umur 20 baru bisa menyamai kekayaan atasannya di umur 272 tahun. Itu bukan angka. Itu absurditas. Di Polri sedikit "lebih baik" polisi golongan paling rendah butuh 139 tahun masa tugas untuk menyamai kekayaan Kapolri. Ketimpangan ini bukan hanya antara rakyat dan orang kaya. Tapi di dalam institusi yang sama. Di antara satu korps yang sama. Fakta keempat anggota DPR versus konstituennya: Anggota DPR Gorontalo kekayaannya 800 kali lipat dari rata-rata masyarakat Gorontalo yang mereka wakili. Anggota DPR Yogyakarta 400 kali lipat dari rata-rata masyarakat Yogyakarta. Orang-orang yang mengklaim mewakili rakyat hidupnya 400 sampai 800 kali lebih kaya dari rakyat yang katanya mereka wakili. Dan mereka yang membuat undang-undang. Mereka yang memutuskan kebijakan pajak. Mereka yang menentukan siapa yang dapat subsidi dan siapa yang tidak. Dan ini yang membuat seluruh gambar itu menjadi sangat gelap: Celios mengajukan satu pertanyaan yang sangat sederhana: kalau 50 orang terkaya itu dipajaki hanya 2% dari total kekayaan mereka negara dapat berapa? Rp93 triliun per tahun. Sembilan puluh tiga triliun. Setiap tahun. Dari pajak 2% saja atas kekayaan 50 orang. Itu lebih dari cukup untuk membiayai rekonstruksi bencana besar. Untuk membenarkan semua perlintasan kereta berbahaya di Jawa yang butuh Rp4 triliun. Untuk menggaji 8 juta guru honorer setahun penuh. Untuk menutup seluruh defisit BPJS Kesehatan. Hanya dari 50 orang. Hanya 2%. Per tahun. Tapi itu tidak terjadi. Dan Celios menjelaskan kenapa: Karena orang-orang yang punya kekayaan itu — adalah orang-orang yang sama yang membiayai kampanye politik, yang duduk di dewan komisaris BUMN, yang punya akses langsung ke pengambil keputusan. Pajak kekayaan sudah masuk dalam rencana Kementerian Keuangan paling lambat 2028 kata mereka. Tapi implementasinya? Masih "akan akan akan" saja. Tidak pernah benar-benar dieksekusi. Sementara yang terus dipajaki adalah kelas menengah yang sudah ngos-ngosan. Kelas menengah Indonesia turun 1,1 juta orang dalam setahun tapi mereka yang paling mudah dikejar pajaknya karena datanya ada, penghasilannya kelihatan. Seperti kata peneliti Celios: berburu di kebun binatang. Hewannya kelihatan, tinggal tembak. Sementara yang benar-benar harus dipajaki terlalu kuat untuk disentuh. Dan ini yang paling mengerikan dari seluruh laporan ini: Ketimpangan yang ekstrem ini bukan hanya masalah ekonomi. Ini adalah bahan bakar untuk sesuatu yang jauh lebih berbahaya. Celios menelusuri pola historis dan hasilnya konsisten. Ketika ketimpangan mencapai titik ekstrem dan orang-orang hopeless tidak melihat jalan keluar yang rasional mereka tidak lari ke gerakan buruh atau gerakan sosial yang terorganisir. Mereka lari ke kelompok-kelompok yang menawarkan identitas, musuh bersama, dan rasa memiliki. Di Italia 1930-an orang yang di-PHK direkrut oleh Black Shirt. Di Jerman industri tutup, pengangguran meledak, orang mencari pegangan. Di Indonesia sendiri kerusuhan 1998 dan berbagai gejolak sosial sesudahnya, ketika ditelusuri, akar masalahnya selalu sama: ketimpangan ekonomi yang dibalut isu identitas. Dan tanda-tandanya sudah mulai terlihat sekarang ormas-ormas yang berdemo bukan ke instansi pemerintah tapi ke lembaga bantuan hukum masyarakat sipil, bayaran demo yang menjadi solusi pengangguran, program-program besar yang menyerap tenaga kerja tapi dengan cara yang menciptakan ketergantungan bukan kemandirian. Solusi yang Celios rekomendasikan dan ini sangat konkret: Satu — pajak kekayaan 2% untuk 50 orang terkaya. Langsung hasilkan Rp93 triliun per tahun. Bukan mimpi Brazil dan Colombia sudah melakukannya dengan komite audit independen. Dua — moratorium MBG. Hentikan sementara, perbaiki tata kelola dari akar, baru jalankan lagi dengan tepat sasaran fokus ke daerah 3T dan keluarga miskin ekstrem, bukan merata ke semua sekolah termasuk swasta di Jabodetabek. Tiga — kembalikan 20 triliun yang diambil dari anggaran kesehatan ke Kementerian Kesehatan untuk program stunting yang sudah terbukti efektif. Benefit yang dihasilkan: Rp400 triliun. Versus MBG yang belum jelas benefit konkretnya. Empat — pajak windfall untuk komoditas yang sedang untung besar batu bara, sawit, nikel, minyak. Mereka untung dari harga global yang tinggi, sementara rakyat menanggung subsidi energi. Ini bukan soal nasionalisasi ini soal keadilan distribusi keuntungan. Indonesia bukan negara miskin. Indonesia adalah negara yang kekayaannya terkonsentrasi pada sangat sedikit orang, yang sistem pajaknya melindungi orang kaya dan membebani kelas menengah, dan yang program-program besarnya lebih banyak menciptakan celah korupsi baru daripada menyelesaikan masalah lama. 50 orang lebih kaya dari APBN. 12 pejabat kuasai 73% kekayaan seluruh pejabat negara. Tamtama butuh 252 tahun untuk menyamai Panglima. Anggota DPR 800 kali lebih kaya dari konstituennya. Dan solusinya sudah ada. Jelas. Terukur. Bisa dijalankan hari ini. Yang tidak ada adalah kemauan politik untuk melakukannya. Karena yang harus meloloskan kebijakan pajak kekayaan itu adalah orang-orang yang sama yang akan paling terdampak olehnya. Itu bukan korupsi yang bisa ditangkap KPK. Itu adalah struktur. Dan struktur hanya bisa diubah kalau tekanan dari bawah lebih kuat dari kenyamanan di atas. ⚠️ Disclaimer: Berdasarkan laporan Celios "Republik Oligarki Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026" dan wawancara peneliti Celios Bima Yudistira. Data bersumber dari Forbes dan LHKPN yang dapat diverifikasi publik. Ini analisis berbasis riset independen bukan tuduhan hukum kepada individu manapun.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
226
4.1K
7K
218.4K
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
🅱🅰🅶🅾🅽🅶
🅱🅰🅶🅾🅽🅶@RagilSemar·
PERHATIKAN INI Semuanya menuju ke angka 10. Dan ada apa di balik angka 10? Allahu Akbar ! #Bagongiyah
Indonesia
29
462
1.3K
26.3K
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
MEDICAL POST 🩺
MEDICAL POST 🩺@TMedicalpost·
Know normal blood pressure by age!
MEDICAL POST 🩺 tweet media
English
14
878
3.1K
268K
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
Kiyan Abhinaya Azkalif | Si Paling Wibu dan Math
Rahasia dibalik Informasi NIK yang bisa membuat urusan negara tersusun dengan rapih. 16 Digit, dengan 6 informasi utama : AABBCC{DD}MMYYZZZZ AA = Kode Provinsi BB = Kode Kabupaten CC = Kode Kecamatan {DD} = Tanggal lahir 01-31 = Untuk laki-laki 41-71 = Untuk Perempuan MM = Bulan lahir YY = Tahun lahir ZZZZ = Nomor urut kelahiran. Kenapa harus dibuat detail perbedaan sedemikian mungkin, ini bertujuan untuk memudahkan sistem administrasi untuk menentukan siapa diri kita.
Indonesia
53
610
5.3K
208.5K
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
MinDos
MinDos@dosenkesmas·
🚨RESMI! Kemenkes mengeluarkan aturan "Pencantuman Label Gizi dan Pesan Kesehatan pada Pangan Olahan Siap Saji" Berdasarkan Kepmenkes No. 01.07/Menkese/301/2026 Detailnya: a. level A berupa kombinasi huruf A dengan warna hijau tua; b. level B berupa kombinasi huruf B dengan warna hijau muda; c. level C berupa kombinasi huruf C dengan warna kuning; atau d. level D berupa kombinasi huruf D dengan warna merah. Keterangan: 1. Level A merupakan kandungan gula, garam, dan lemak yang lebih rendah dibandingkan level B, level B merupakan kandungan gula, garam, dan lemak yang lebih rendah dari pada level C, dan level C merupakan kandungan gula, garam, dan lemak lebih rendah dibanding level D. 2. Level A tidak boleh menggunakan bahan tambahan pangan pemanis (bahan tambahan pangan pemanis alami dan/atau bahan tambahan pangan pemanis buatan), baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over). 3. Level B hanya dapat menggunakan bahan tambahan pangan pemanis alami. 4. Level C dan Level D dapat menggunakan bahan tambahan pangan pemanis (bahan tambahan pangan pemanis alami dan/atau bahan tambahan pangan pemanis buatan). Contoh pencantuman label ada di foto 3. Pemberlakuan secara WAJIB akan diterapkan 2 tahun dari Kepmenkes ini diterbitkan. Alhamdulillah lah ya paling tidak ada progress untuk lindungi masyarakat dari bahaya konsumsi Gula Garam Lemak berlebih.
MinDos tweet mediaMinDos tweet mediaMinDos tweet media
Indonesia
349
6.8K
17.9K
753.8K
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
Khanif Irsyad
Khanif Irsyad@khanifirsyad·
Pro Tips: Cara Milih Semangka 🍉 Kalo lo beli semangka, masih suka ditepuk-tepuk buahnya? Banyak yg masih percaya cara itu. Padahal, gak akurat. Ini panduan praktis biar lo dapet semangka yg manis, berair, dan matang pas. Begini caranya:
Khanif Irsyad tweet media
Indonesia
19
632
2.3K
36.9K
Pejuang Kehidupan ! retweetledi
Onno W. Purbo
Onno W. Purbo@onnowpurbo·
Bagi para peminat Penetration Test menggunakan AI, drive.google.com/file/d/11Ln4Jr… Buku ini bukan buku “serangan instan”. Buku ini tidak berangkat dari ilusi bahwa AI akan menggantikan pentester. Buku ini tidak menempatkan training atau fine-tuning sebagai langkah pertama.
Indonesia
4
63
254
5.6K