nananananaanananana

3.8K posts

nananananaanananana banner
nananananaanananana

nananananaanananana

@nanalubis__

akun sambat😒

DKI Jakarta, Indonesia Katılım Aralık 2022
1.6K Takip Edilen1.6K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
nananananaanananana
nananananaanananana@nanalubis__·
Aku punya ceritaaaaa... Sebenarnya aku lagi sedih hari ini. Tapi karna sedih dan senang itu satu paket, jadi pas aku lagi sedih² ehh malah ada hal yg bisa bikin aku ketawa lagi 😄
Indonesia
2
0
0
1.2K
nananananaanananana retweetledi
bryan
bryan@menbrrr·
Kalau pemerintah bilang : "orang miskin ga boleh bicara politik" Gimana kalau kita ganti kalimatnya : "orang tidak kompeten ga usah jadi pemimpin" SEPAKAT?
Indonesia
101
8.2K
27.2K
169K
nananananaanananana retweetledi
Gwen𓆡
Gwen𓆡@caimserein·
ADUH, NEGARA SIBUK AMAT PESTA BABI, SUMATRA BLACKOUT, RUPIAH, KOPDES MERAH PUTIH. BENERAN BANYAK BGT YANG HARUS DIBAHAS TAPI RAKYAT INDON LEBIH MILIH FOKUSIN JULE HAMIL? GENDENG
Indonesia
225
13.5K
54.5K
635.4K
nananananaanananana retweetledi
Nick✰≋
Nick✰≋@Suckerzpunch·
Beneran gw gabisa berkata kata lagi - Aceh blm pulih 100% - Rupiah Anjlok - Sumatera blackout - Jabodetabek rawan begal - Teror pocong golok bertebaran Prabowo era lebih parah dibanding covid era sialannnnn…
Indonesia
377
40.1K
119.9K
1.1M
nananananaanananana retweetledi
Georitmus 🇮🇩
Georitmus 🇮🇩@zakiberkata·
Untuk rumah tangga & individu - Tampung air mulai sekarang. Simpan air hujan (rainwater harvesting) kalau memungkinkan. Isi tangki, ember, atau sumur cadangan. - Berlatih menghemat air mulai sekarang. - Stok kebutuhan dasar makan dan minum 2–4 minggu. Jika mau habis, stok ulang - Siapkan masker & obat pernapasan kalau asap karhutla datang. Untuk petani & pekebun - Sesuaikan jadwal tanam maju atau mundur sesuai prakiraan BMKG daerahmu. - Pilih varietas padi/ tanaman tahan kekeringan. - Bangun/ perbaiki irigasi cadangan, sumur bor, atau embung kecil. - Mulai bersihkan lahan & buat sekat bakar untuk cegah karhutla.
Indonesia
76
2.4K
6.5K
810.8K
nananananaanananana retweetledi
𝒆𝒓𝒊𝒔 🕊🐰
𝒆𝒓𝒊𝒔 🕊🐰@Grizellaeris·
“Rakyat kita tidak bermimpi kehidupan yang kaya-raya.” Meanwhile gue tiap hari MANIFESTING: - Pengen beli ini itu tanpa harus pusing lihat harga - Pengen jalan-jalan keliling Indonesia sampai luar negeri - Pengen konseran di berbagai negara - Pengen beli merch K-pop yang diinginkan tanpa mikir dua kali - Pengen ganti HP kalau mau, tanpa harus nunggu rusak dulu - Pengen jajan apa pun yang lagi diinginkan - Pengen bahagiain orang tua dan bisa beliin apa pun yang mereka mau Jadi… rakyat mana sih yang nggak pengen hidup kaya raya??? 😭
Indonesia
31
8K
14.4K
133.3K
nananananaanananana retweetledi
hamster
hamster@hamsterbacod·
FITNAH TERKEJAM JADI WNI , KITA DI SANGKA GAK MAU KAYA RAYA. 🫠
Indonesia
594
42K
91.3K
983.5K
nananananaanananana retweetledi
Яizal do
Яizal do@afrkml·
"Rakyat kita tidak bermimpi kehidupan yang kaya-raya." JARE SOPO PAKKKKK????????????? NGUAWUR AE SAMPEAN AKU PENGEN KELILING DUNIAAA PENGEN WORLD TOUR KE KONSER2 IDOL GW PENGEN CEPET2 NAIK HAJI PENGEN BELI SEMUA MERCH KIPOP PENGEN NIKAH PENGENKU BANYAKKKK STOP ASBUN PLS 🫵🏻
Indonesia
613
30.8K
66.2K
933.7K
nananananaanananana retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, hari ini IHSG jatuh 3,08% ke level 6.396 hanya dalam satu sesi perdagangan. Dan penyebabnya bukan karena perang. Bukan karena krisis global. Bukan karena berita buruk dari Amerika atau China. Penyebabnya adalah satu rumor. Satu kabar yang belum dikonfirmasi resmi. Satu isu yang seliweran di antara pelaku pasar. Dan itu saja sudah cukup untuk menghancurkan triliunan nilai saham dalam hitungan jam. Apa isu yang beredar: Pemerintah sedang menggodok aturan ekspor komoditas satu pintu melalui satu badan khusus bentukan negara. Batu bara, minyak kelapa sawit, mineral logam semua eksportir kemungkinan diwajibkan menjual produk mereka kepada entitas baru ini dulu. Baru entitas itu yang menangani ekspor ke luar negeri. Belum dikonfirmasi. Belum ada aturan resmi. Masih rumor. Tapi market langsung bereaksi dengan sangat keras. Dan ini hasilnya dalam satu sesi: BUMI — saham batu bara Bakrie jeblok 9,22%. Dalam setengah hari. AMMN — Amman Mineral jeblok 10,14%. Salah satu saham tambang terbesar Indonesia. AADI — Adaro Andalan jeblok 9,78%. Total nilai transaksi yang didominasi tekanan jual dalam satu sesi: Rp12,9 triliun. Dan ini yang paling penting untuk dipahami: Market tidak bereaksi terhadap aturannya. Market bereaksi terhadap kemungkinan aturannya ada. Terhadap sinyal bahwa pemerintah sedang berpikir ke arah sana. Itu artinya kepercayaan investor terhadap kepastian kebijakan di Indonesia sudah sedemikian rapuhnya sehingga rumor saja sudah cukup untuk memicu kepanikan jual sebesar ini. Ini bukan pasar yang sehat. Pasar yang sehat tidak ambruk 3% karena rumor yang belum dikonfirmasi. Dan ini sambungkan dengan semua yang sudah terjadi sebelumnya: BYD buka pabrik insentif pajak dihilangkan mendadak. Komisi ojek online dipaksa turun dari 20% ke 8% tanpa kajian matang. Royalti tambang dinaikkan tiba-tiba. Bunga Mekaar diperintahkan turun dari 24% ke di bawah 9% dengan satu instruksi tanpa roadmap yang jelas. Setiap kali ada kebijakan baru tidak ada yang tahu apakah itu final atau akan berubah lagi besok. Tidak ada kepastian. Tidak ada predictability. Investor asing yang sudah gue ceritakan sebelumnya Swiss, Prancis, UEA semuanya kabur karena alasan yang sama: tidak ada kepastian hukum dan regulasi. Dan hari ini bahkan rumor tentang kemungkinan aturan baru sudah cukup untuk menghapus Rp12,9 triliun nilai pasar dalam setengah hari perdagangan. Dan ini yang paling ironis: Prabowo hari ini bilang "kalau tidak beres copot sederhana." Gubernur BI Perry bilang "rupiah stabil volatilitasnya 5,4%." Purbaya bilang "fundamental kita kuat." Sementara IHSG jatuh 3% karena satu rumor kebijakan yang belum pasti ada. Kalau fundamental memang kuat mengapa satu rumor saja cukup untuk menghancurkan kepercayaan pasar sebesar ini? Karena fundamental yang kuat tidak ambruk karena rumor. Yang ambruk karena rumor adalah sistem yang sudah kehilangan kepercayaan investor sejak lama dan hanya menunggu satu trigger untuk jatuh. IHSG hari ini bukan sekadar angka. IHSG hari ini adalah cermin dari berapa besar kepercayaan investor terhadap arah kebijakan pemerintah Indonesia. Dan cermin itu menunjukkan gambar yang sangat jelas: kepercayaan itu sudah sangat tipis. Begitu tipisnya sehingga satu rumor yang belum dikonfirmasi tentang kemungkinan aturan ekspor satu pintu sudah cukup untuk memicu kepanikan Rp12,9 triliun dalam setengah hari. Sementara presiden berdiri di podium bilang ekonomi kita kuat. Sementara Menteri Keuangan bilang pertumbuhan kita membanggakan. Sementara Gubernur BI mengganti definisi stabilitas agar kondisi yang buruk bisa disebut baik. Market tidak mendengarkan pidato. Market membaca sinyal. Dan sinyal hari ini sangat jelas: yang perlu dicemaskan bukan hanya rumornya tapi betapa mudahnya pasar Indonesia ambruk ketika ada rumor apapun yang muncul.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
218
1.5K
4.1K
275.4K
nananananaanananana retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Nnton lengkap video pak prabowo dari awal meski udah seliweran cuplikan soal "rakyat desa ga butuh dollar" Tpi buatku, yg bikin sedih saat dia memberikan banyak pujian untk pejabat & diri sendiri, tpi becanda soal "tangan petani yg kasar", katanya kira2 " saat salaman dgn warga setempat, tangan mreka kasar, bahkan ibu2 nya jga tangannya kasar. Sya harus cuci tangan dengan minyak khusus" Sumpah, emng rakyat ini becandaan doang buat dia... cc:threadmega
txt keresahan WNI tweet media
Indonesia
836
13.5K
45.1K
1.1M
nananananaanananana retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Prof. Ferry Latuhihin ekonom dengan 40 tahun pengalaman baru ngomong sesuatu yang menurut gue paling mengerikan yang pernah gue dengar soal rupiah dalam beberapa tahun terakhir. Dan yang bikin ini mengerikan bukan hanya angkanya. Tapi fakta bahwa prediksi-prediksi dia sebelumnya semua terbukti. Track record prediksi Ferry yang perlu lo ketahui dulu: Tahun lalu dia prediksi rating Indonesia akan di-downgrade. Terjadi outlook dari stable menjadi negatif. Tahun lalu dia prediksi dolar akan ke Rp17.000. Terjadi sekarang sudah Rp17.600. Tahun lalu dia prediksi IHSG akan ambruk. Terjadi sekarang di 6.700-an dan terus turun. Bahkan ketika seluruh pasar modal Asia naik Indonesia satu-satunya yang minus. Tiga prediksi. Tiga-tiganya benar. Dan sekarang dia punya prediksi baru. Prediksi terbaru Ferry dan ini yang bikin gue tidak bisa tidur: "Ramalan saya bisa 22.000 sampai 25.000 di semester kedua." Dolar Rp22.000 sampai Rp25.000. Dalam hitungan bulan. Dan dia punya alasan yang sangat konkret bukan spekulasi kosong. Mengapa bisa sampai ke sana penjelasannya: Pertama — harga minyak yang terus naik. Harga minyak sudah di atas Rp100 per barel. Kalau spot price-nya menyentuh Rp120 Indonesia yang masih mengimpor minyak dalam jumlah besar akan membutuhkan jauh lebih banyak dolar. Permintaan dolar meledak. Rupiah makin tertekan. Kedua — badai PHK yang sudah di depan mata. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang sendiri yang bilang: badai PHK di depan mata. Di tengah klaim pertumbuhan 5,61% dari Prabowo menterinya sendiri memberikan antitesis yang sangat telak. Bisnis kaing-kaing karena dolar mahal. Royalti pertambangan dinaikkan. Komisi ojek online dipaksa turun ke 8% padahal 20% saja GoTo masih bleeding selama 10 tahun lebih. Kalau platform ojek online berhenti operasi karena tidak bisa bayar 7 juta driver ojol menjadi pengangguran dalam semalam. Ketiga — defisit fiskal yang makin tidak terkendali. Kuartal pertama saja sudah minus Rp240 triliun. Ditutup dengan utang tambahan Rp258 triliun. MBG saja menghabiskan Rp335 triliun pos terbesar dalam APBN untuk program yang Ferry sebut sebagai bancakan. Dan ketika pemerintah kehabisan uang dan terus terbitkan surat berharga negara yang dibeli oleh Bank Indonesia sendiri itu bukan keuangan yang sehat. Itu money printing untuk menutup program bakar duit. Keempat — El Nino yang masuk bulan Juli-Agustus. El Nino akan memicu krisis pangan global. Indonesia yang masih impor kedelai, gula, beras, jagung, gandum semua dalam dolar akan menghadapi tekanan yang berlipat ganda. Dolar makin mahal. Bahan pangan makin mahal. Rakyat makin tercekik. Dan ini yang paling mengerikan dari seluruh analisis Ferry: "Kalau dolar ke atas Rp20.000 98 bisa terulang." Dia tidak bilang ini untuk menakut-nakuti. Dia bilang ini berdasarkan logika ekonom dengan 40 tahun pengalaman. Masyarakat sekarang sudah tidak makan tabungan lagi. Mereka makan pinjaman. Pinjol sudah Rp110 triliun di luar sistem perbankan resmi. Tabungan rata-rata masyarakat turun dari Rp3 juta ke Rp1,5 juta. Kelas menengah menyusut dari 57 juta menjadi 46 juta. Tinggal satu trigger. Dan trigger itu bisa datang dari dolar yang menembus Rp20.000. Dua rekomendasi darurat Ferry yang menurut gue sangat masuk akal: Pertama — hentikan MBG sekarang juga. Bukan bertahap. Sekarang. Karena ratusan triliun yang diselamatkan bisa menjadi bumper untuk menahan tekanan rupiah. Kedua — ganti Purbaya dengan orang yang benar-benar dipercaya oleh market. Karena selama Purbaya yang bicara dolar tetap naik. Market tidak berbohong. Kalau kata-katanya dipercaya dolar tidak akan terus ngacir. Dan soal pernyataan pemerintah yang bilang fundamental kuat: Ferry bilang dengan sangat blak-blakan: "Enggak dipercaya. Lu mau ngomong apa juga di sana dolar tetap ngacir. Harga saham tambah ambruk. Artinya omongan Anda tidak dipercaya oleh market." Dan dia tambahkan sesuatu yang lebih pedas lagi: Statement Purbaya soal kita keluar dari jebakan 5% menurut Ferry itu bukan untuk meyakinkan rakyat. Itu untuk menghibur presiden supaya Purbaya tidak dipecat. Ferry Latuhihin bukan dukun. Dia ekonom. Tiga prediksi sebelumnya terbukti semua. Dan sekarang dia bilang Rp22.000 sampai Rp25.000 bisa terjadi di semester kedua 2026. Kalau itu terjadi bukan hanya dompet yang terdampak. Bukan hanya harga sembako yang naik. Tapi fondasi dari seluruh sistem ekonomi yang sudah rapuh ini bisa runtuh dalam waktu yang jauh lebih cepat dari yang siapapun siapkan. Dan presiden kita masih berdiri di podium bilang: "Selama Purbaya masih senyum tenang aja."
Lambe Saham tweet media
Indonesia
88
1.3K
2.9K
125.5K
nananananaanananana retweetledi
andi
andi@andihiyat·
Yang ngedumel "ya allahhhhh" tiap liat prabowo pidato boleh retweet
Indonesia
308
65.8K
91.6K
988.3K
nananananaanananana retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri. Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas. Bukan slip of the tongue. Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan: Mau dolar berapa ribu kek kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar. Yang pusing yang suka ke luar negeri. Ini bukan candaan. Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya. Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini. Dan apa yang terjadi setelahnya. Zimbabwe ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat: Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat. Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir. Hasilnya? Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7 sextillion persen per tahun di 2008. Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti. Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam. Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam. Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi. Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali. Venezuela ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs: Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil. Yang penting ada subsidi. Yang penting ada program sosial. Hasilnya? Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018. Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi. Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya. Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung. Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun. Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan: Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar. Tapi benarkah demikian? Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat. Harganya ditentukan dalam dolar. Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik. Harga tempe naik. Harga tahu naik. Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka. Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor. Harganya dalam dolar. Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor. Harganya dalam dolar. Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India. Harganya? Dalam dolar. Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik. Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar. Dan inilah yang paling miris: Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat. Padahal kepercayaan itulah yang membuat rupiah bisa stabil. Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk. Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita. Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar? Sinyal apa yang dikirim ke investor asing? Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah? Bandingkan dengan pemimpin yang serius: Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya. Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan. Hasilnya? Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar. Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah. Bukan karena Singapura kaya alam. Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin. Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah. Rakyat desa tidak pegang dolar. Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar. Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar. Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar. Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya. Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli. Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya. Semoga kita tidak sampai di sana. Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
838
16.9K
28.1K
1M
nananananaanananana retweetledi
Ang1214
Ang1214@ang1214·
@LambeSahamjja Indonesian gov officials fetish : - peresmian seremonial potong pita tumpengan buka tenda minimal - sambutan sepanjang min 3 lembar hal - Wajah terpampang di baliho segede gaban ngalah2i iklan - teruskan sendiri 😌
Indonesia
8
84
734
40.1K
nananananaanananana retweetledi
cozy 🕷️
cozy 🕷️@cozyaltruis·
Fun fact BJ Habibie pernah pulihkan rupiah dari Rp 16.800 ke Rp 6.550 Fakta yang tidak akan bisa diterima oleh para pembela pemerintah, yang menyuruh rakyatnya untuk tenang aja disaat dollar naik, mbg itu bermanfaat dan ngga ada korupsi.
Indonesia
221
23.4K
78.1K
839.5K