Ada waktunya masing-masing

3.9K posts

Ada waktunya masing-masing banner
Ada waktunya masing-masing

Ada waktunya masing-masing

@Nareskala

Pekalongan, Indonesia Katılım Nisan 2017
362 Takip Edilen91 Takipçiler
Ada waktunya masing-masing retweetledi
jurnalsibapak
jurnalsibapak@fajrek1·
Temen gw dokter anak. 11 tahun praktek. Ratusan pasien dari bayi sampai remaja. Gw ngeluh pas ngopi: "Anak gw manja banget. Minta gendong terus. Turun bentar, naik lagi. Turun bentar, naik lagi. Bahu gw remuk." Dia ketawa. "Berapa bulan anaknya?" "14 bulan." "Itu bukan manja. Itu namanya SECURE BASE BEHAVIOR. Dan kalau lo tolak terus, lo lagi bikin kerusakan yang gak keliatan di otaknya." Gw naruh kopi. "Kerusakan?"
Indonesia
35
1.5K
6.9K
349.9K
Ada waktunya masing-masing retweetledi
Dravenwe
Dravenwe@DravenweX·
Lagi-lagi penemu lokal dibikin mati kutu ama birokrasi sendiri. Profesor Taufik, guru besar elektro di AS, bikin teknologi "DC House" tahun 2010. Sistem ini bisa ngelewatin listrik panel surya langsung ke rumah tanpa inverter mahal. Cocok banget buat desa terpencil karena murah, efisien, dan gak bakal bikin kesetrum. Niat awalnya emang mulia, dia pengen banget donorin teknologi ini buat pulau-pulau terluar Indonesia yang puluhan tahun gak dapet listrik. Tapi pas ajuin proposal, tanggapan instansi dalam negeri malah sedingin es kutub utara gara-gara ribetnya regulasi ama ketergantungan ama sistem lama. Pas dicuekin di tanah air, dunia luar malah gercep. Proyek DC House ini dapet kucuran dana riset gede dari Amerika Serikat, bahkan sekarang teknologinya malah dipake massal buat nerangin daerah pelosok di benua Afrika. Bener-bener siklus kocak yang terus berulang. dicuekin pas berjuang, gak dibantu pas riset, tapi ntar kalo udah sukses di luar negeri baru deh instansi sini sibuk bikin spanduk ucapan selamat wkwk. Minim apresiasi, maksimal birokrasi. 😹
Dravenwe tweet mediaDravenwe tweet media
Indonesia
80
1.1K
2.6K
67K
Ada waktunya masing-masing retweetledi
Elysia🪷
Elysia🪷@ElysiaXBT·
IPK gue 3.87. Ditolak 7x interview. Temen gue IPK 2.86. Interview pertama: LANGSUNG KETERIMA. Gaji 12 JUTA. Gue duduk diem. Ngerasa bodoh. Sampe dia jelasin 1 hal yang gue lakuin salah dari awal.
Indonesia
548
17.3K
138.3K
7.2M
Ada waktunya masing-masing retweetledi
Noorie lova
Noorie lova@noorielova·
Finally cracked the code on this cafe filter! 🍎iphone14pm •Exposure: -13 •Vibrance: +8 •Highlights: -10 •Shadows: -18 •Brightness: +6 •Black Point: +5 •Sharpness: +28 •Clarity: +18
Noorie lova tweet mediaNoorie lova tweet mediaNoorie lova tweet mediaNoorie lova tweet media
English
79
9K
57.3K
2.2M
Ada waktunya masing-masing retweetledi
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Spill company underrated di indo (selain oil and gas, BUMN, MNC) yang gajinya 2 digit dan ga banyak orang tau:
Indonesia
70
968
7.8K
522.5K
Ada waktunya masing-masing retweetledi
nomatterwhat
nomatterwhat@redspderlily·
@LambeSahamjja Sekarang tinggal di jp jadi sadar bahwa everytime you face people (going out from home, your comfort place) you must at least be presentable. It’s form of respecting yourself as well😁
English
1
71
1.1K
182.4K
Ada waktunya masing-masing retweetledi
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Gue ngebayangin ini seremnya adalah, - semua exportir kalau mau export musti share data & harga ke badan export tunggal ini, ke satu pintu - lalu si badan ini jadi punya data seluruh pembeli eksportir beserta harganya - kemudian somehow si pembeli ini mungkin bisa diambil sama orang lain ibarat kata, ga bantu nyari klien tp tiba2 dapet semua data. tlg kasih tau kl imajinasi gw salah. plis.
Angga Fauzan @angga_fzn

Wow,, export tunggal beneran?? Semua harus lewat BUMN?

Indonesia
171
1.1K
4.4K
261.3K
Ada waktunya masing-masing retweetledi
Langit Amaravati
Langit Amaravati@eLAmaravati·
Sayalah kelas menengah ke bawah yang sudah prepare itu. Sebagai orang tua tunggal yang berada di kubangan kemiskinan struktural dan punya 2 anak dari 2 generasi (Gen Z dan Alpha), ini yang saya lakukan: 1. Anak pertama (perempuan, usia 23 tahun, semester 6 teknik elektro) - Sudah punya paspor - Bahasa Korea - Bahasa Inggris, score TOEFL -nya lumayan - Bahasa Jepang - Ngoding - Software (Ms. Office, Autocad, Photoshop, dll.) - Menulis (fiksi dan nonfiksi) Selain itu, saya mengerahkan semua networking yang saya miliki untuk memastikan dia mendapat beasiswa S2 dan S3 serta cabut dari Indonesia. Oktober nanti dia akan ke Malaysia dalam rangka pertukaran mahasiswa. 2. Anak kedua (laki-laki, 11 tahun kelas 4 SD) - Ngoding (Python, LUA) - Software (Ms. Office dan berbagai aplikasi untuk editing foto dan video) - Bahasa Inggris - Literasi digital - Menggambar dan melukis ---- Saya sendiri tahun ini masuk ke UT ambil prodi Sains Data dan sedang belajar bahasa Jepang. Kuliah agar selain mempersiapkan masa depan anak-anak, saya juga mempersiapkan masa pensiun agar tidak menjadi "beban finansial" bagi mereka. Saya serius ketika mengatakan, "Demi anak-anak, aku siap bertarung melawan dunia." 🔥
Ardianto Satriawan@ardisatriawan

Di tengah kondisi begini, saya kepikiran gimana ya mengarahkan anak yang lahir dari kalangan menengah kebawah agar besarnya survive dan naik taraf hidupnya. Saya kepikiran, 1. wajib sekolah yang bener sampe level SMA/SMK, untuk bekal daya nalar dan analisa berpikir. 2. Sejak SD atau SMP fokus mengasah skill lain. Bisa bahasa Inggris/Jepang/Korea atau video editing atau menggambar. Harapannya skill tersebut bisa dipelajari secara otodidak dari berbagai sumber yang tersedia di Internet. Setelah lulus SMA, tergantung minat, kalo ada kesempatan bisa lanjut sekolah. Kalo engga, bisa apply kerja migran di luar negri sambil nabung, sekolah lanjutan dsb. Atau kerja berbasis skill seperti video editing, clipper, jualan hasil gambar digital, dsb. Atau bisa terjun bisnis kalo ada bakat dan modalnya. Mungkin ada yang udah pengalaman dan sukses bisa memberikan tipsnya buat adik-adik atau para ortu yang struggle untuk memperbaiki taraf hidup anaknya?

Indonesia
138
1.3K
7.2K
224.5K
Ada waktunya masing-masing retweetledi
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto@prabowo·
Kondisi rupiah saat ini adalah bukti ekonomi bangsa telah salah urus bung @DavidEfendhi. Hampir semua nilai tambah, dinikmati bangsa asing.
Indonesia
3K
22.1K
24.9K
0
Ada waktunya masing-masing retweetledi
Mas Pur
Mas Pur@rasjawa·
Akal2an Developer Licik : Kredit rumah di Bank sudah dilunasi, tapi Sertifikat tanah tidak bisa diambil! Hari ini istri gue (agen property) dapet kabar lagi, kalo salah satu kliennya (suami istri) kena masalah. Mereka baru melunasi cicilan kredit rumah 15 tahun di bank. Tapi serfitikat tanah tidak bisa diambil.😭😭
Mas Pur tweet media
Indonesia
101
541
1.5K
207.3K
Ada waktunya masing-masing retweetledi
Simpenan Pejabat ™
Simpenan Pejabat ™@BanyuSadewa·
Km tau gak sih bayi smp umur 6 bulan itu “aman” kalo nyemplung di air? Krn bayi itu punya apa yg disebut “MAMMALIAN DIVE REFLEX”. Saluran napas dan paru2 nya otomatis nutup kalo kena air. Krn tubuhnya itu “reflek inget” kalo dulu di perut ibunya, dia gak bernapas pake paru2 🙂
Lucas 🦇@vlucasrocha

o incentivo pra criança aprender a boiar

Indonesia
73
2.8K
25.9K
853.1K
Ada waktunya masing-masing
BENGKULU SEDANG MENANGIS DARAH Hanya dalam hitungan hari yang sama, Mukomuko kembali menjadi saksi bisu tragedi yang menyayat hati. Pertana, induk & anak gajah Sumatera ditemukan mati membusuk di kawasan Hutan Produksi Air Teramang, tepat di dalam konsesi PT Bentara Agra Timber
Ada waktunya masing-masing tweet mediaAda waktunya masing-masing tweet media
Indonesia
1
0
0
233