Nda⁷

13.3K posts

Nda⁷ banner
Nda⁷

Nda⁷

@ndwrnd

Army of @BTS_twt ✨𝐼𝑛𝑛𝑎 𝑚𝑎'𝑎𝑙 𝑢𝑠𝑟𝑖 𝑦𝑢𝑠𝑟𝑎𝑎✨

she/her Katılım Mayıs 2013
1K Takip Edilen1.1K Takipçiler
Nda⁷ retweetledi
folkative
folkative@insidefolkative·
Potret penyu ini terlihat malu-malu saat difoto seorang instruktur selam, bikin salting.
folkative tweet mediafolkative tweet mediafolkative tweet media
Indonesia
446
10.5K
50.4K
2.9M
Nda⁷ retweetledi
Schaa
Schaa@theultramilkkk·
kalian sadar ga sih!?? Indonesia ini negara "religius" tapi cuma tau ibadah ke Tuhan doang. dosa ke sesama manusia? ga kepikiran. ada yang sholatnya ga pernah telat, tapi urusan ngomongin orang dia yang paling rajin. ada yang keliatan alim, tapi urusan cari duit paling dzolim. ada yang ceramah soal dosa tiap hari, tapi bikin orang nangis juga tiap hari. ibadahnya buat Tuhan, tapi kelakuannya bikin sesama manusia kapok.
Schaa@theultramilkkk

unpopular opinion tentang agama :

Indonesia
586
8.7K
24K
626.7K
Nda⁷ retweetledi
dunia kegelisahan
dunia kegelisahan@IndonesiaFedera·
UJIAN RUMAH TANGGA YANG JARANG DIBICARAKAN KE LELAKI Pernikahan bukan hanya tentang cinta dan kebahagiaan, tapi juga serangkaian ujian yang datang bertahap. Berikut 4 fase besar yang biasanya dihadapi suami, yang jarang sekali dibahas secara terbuka: 1. TAHUN 1–3 | UJIAN DIRI (Masa Paling Rawan)Ini adalah fase pembentukan fondasi. Dua orang dengan latar belakang berbeda sedang belajar menyatu. Ekonomi belum stabil, emosi sering naik-turun, dan ego masih sering berbicara lebih keras daripada hati. Di fase ini, Allah sedang membentuk pondasi rumah tangga kalian: Sabar, komunikasi yang baik, dan kemauan saling belajar menjadi kunci. Banyak pasangan yang berpisah di tahap ini karena tidak kuat menghadapi “uji diri” ini. Yang bertahan biasanya adalah mereka yang mau saling mengalah dan terus belajar. 2. TAHUN 4–7 | UJIAN PERAN Masalah tidak hilang, tapi cara menyikapinya sudah jauh lebih dewasa. Rezeki mulai perlahan stabil, suasana rumah terasa lebih hangat, dan peran sebagai suami mulai terasa nyata dan berat. Ini masa di mana seorang lelaki baru benar-benar merasakan: “Ya, aku sekarang punya keluarga.” Tanggung jawab semakin terasa, tapi kehangatan dan kebersamaan juga mulai tumbuh. Fase ini biasanya menjadi salah satu masa paling indah sekaligus menantang dalam perjalanan pernikahan. 3. TAHUN 8–12 | UJIAN KESETIAAN HATI Fase yang terlihat indah, tapi penuh ujian tersembunyi. Rasa jenuh (boredom) sering muncul tanpa disadari. Kesibukan anak dan pekerjaan bisa memecah fokus. Kesetiaan di fase ini tidak diuji oleh badai besar, melainkan oleh kelengahan kecil yang dibiarkan — seperti: Kurang perhatian Jarang quality time Mulai merasa “biasa saja” dengan pasangan Fase ini berbahaya karena kelihatannya tenang, tapi retakan yang terjadi bisa sangat dalam jika tidak dijaga. 4. TAHUN 13–20 | UJIAN KONSISTENSI Badai besar biasanya sudah mulai reda. Kalian sudah melewati banyak hal bersama dan semakin kompak. Namun, ingat selalu: Manusia boleh berencana, Allah yang menentukan. PESAN UTAMANYA : Jaga doa, jaga hati, dan jaga kesetiaan. Bahagia bukan berarti tidak ada masalah sama sekali, tapi memilih untuk tetap bertahan bersama dalam ridha Allah. PESAN PENUTUP :Setiap fase punya ujiannya masing-masing. Yang membedakan rumah tangga yang bertahan hingga tua adalah kemauan untuk terus belajar, menjaga hati, dan berserah kepada Allah di setiap tahapannya. Kalau kamu sedang berada di salah satu fase di atas, mana yang paling sedang kamu rasakan saat ini? Atau ada fase tertentu yang ingin kamu bahas lebih dalam (misalnya cara menghadapi ujian kesetiaan hati atau menjaga konsistensi jangka panjang)? Note: sayangnya tulisan ini sepi dan tak rame, begitulah kadang kala realitasnya, ilmu selalu sepi, gimick dan segala macem ya selalu rame. Kadang mimin buat konten panjang begini rasanya duh capek juga ya kadang typo sana sini, tapi kalo postingan yang remeh temeh malah rame Jangan lupa bagikan ya dukung dan support terus konten berkualitas
Indonesia
9
424
1.5K
91.7K
Nda⁷ retweetledi
⋆࣪ ִֶᴍᴇᴡ。🪭
kak yoongi plisss rilis jg lagu sebagus ini di spo atau dimana kek appmus? lagu seindah ini lohh aku mau dengerin terus dan nangis dgn brutal 😭💔
Indonesia
21
624
2.2K
23.5K
Nda⁷ retweetledi
Khanif Irsyad
Khanif Irsyad@khanifirsyad·
Hal2 yg perlu didiskusikan sebelum menikah: 1. Finansial & Keuangan Bahas pendapatan, utang, kebiasaan belanja, tujuan finansial jangka panjang, investasi, dan sistem pengelolaan uang (apakah terpisah/gabungan). 2. Anak & Pengasuhan (Parenting) Diskusikan keinginan memiliki anak, jumlah anak, kapan pengen memilikinya, metode pengasuhan, hingga pendidikannya seperti apa. 3. Visi, Agama, dan Peran Pastikan punya keselarasan nilai hidup, peran agama, serta tujuan pernikahan jangka panjangnya seperti apa. Juga bagaimana peran suami dan istri dalam rumah tangga, supaya tau tanggung jawab masing-masing. 4. Karier & Pekerjaan Bahas batasan bekerja, lokasi kerja, dan prioritas antara pekerjaan dan keluarga. Bahkan plan karier 5-10 tahun yang akan datang juga perlu dibahas. 5. Tempat Tinggal Tentukan di mana akan tinggal, apakah menyewa, membeli rumah, atau tinggal bersama keluarga. Ini bagian yang penting dan harus clear sebelum menikah. 6. Resolusi Konflik Sepakati cara mengatasi perbedaan pendapat, komunikasi yang sehat, dan batasan dalam berdebat. Biasanya kalau gak dibahas, masalah kecil bisa jadi masalah besar Ada tambahan bapak-ibu?
putrinurul🦋@putrinuruul

@khanifirsyad ceritain lagi dong, ngobrolin lebih dalamnya ngobrolin apaan🙏🏻🙏🏻

Indonesia
17
548
2.2K
51K
Nda⁷ retweetledi
Bilal Fahrur Rozie
Bilal Fahrur Rozie@BilalFahrur·
Fun factnya adalah... Manusia bisa bangun sendiri meskipun tanpa alarm karena ada malaikat qorin yang menyertai hidupnya. Ia selalu mengajak ke kebaikan, salah satunya adalah bangun pagi. Tapi yang gawat adalah jangan sampai menyepelekan ketika sudah dibangunkan. Kalau sesekali sih gak masalah. Kalau berkali-kali, maka lama² ia males utk bangunin kita. Akhirnya apa? Akhirnya bangun kesiangan. Hadits tentang qorin saya cantumkan di bawah:
Bilal Fahrur Rozie tweet media
nana@americanona02

Alarm paling ampuh tiap bangun pagi, bukan dari alarm hp. Tapi pas malemnya berdoa "yaa allah, bangunin aku jam 4 pagi ya". Beneran dibangunin jam 4 pagi atau bahkan sebelumnya 🤏🏻.

Indonesia
28
1.1K
6.2K
154.5K
Nda⁷ retweetledi
Georitmus 🇮🇩
Georitmus 🇮🇩@zakiberkata·
Foto awan Asperitas (dulu disebut Undulatus Asperatus). Fenomena ini nyata dan sudah diakui secara resmi oleh organisasi meteorologi dunia. Langka, tapi sudah banyak yang terdokumentasi di berbagai negara. Foto diambil di Gorham, New Hampshire, Amerika Serikat.
Georitmus 🇮🇩 tweet media
Ken Kesey@berhomonim

Apakah ini awan beneran min @zakiberkata?

Indonesia
69
906
5.3K
86.9K
Nda⁷ retweetledi
kale
kale@kalistohenituse·
Unpopular opinion: Biar adil, jangan cuma istri aja yg ditanya “kapan hamil? Kok belum hamil?”. Tanya juga lakinya, “kok istrimu blm hamil2? Kamu bisa hamilin gak?” Bisa aja kecebongnya yang gak satset berenangnya ya kan?
Abid@abid0588

Unpopular opinion about woman ?

Indonesia
279
6.3K
38.3K
989K
Nda⁷ retweetledi
Tubagus Siswadi W
Tubagus Siswadi W@tb_siswadi·
“Gigi bolong bisa bikin jantung rusak… dan banyak orang gak sadar.” Gigi berlubang = sarang bakteri. Kalau dibiarkan, bakterinya bisa masuk ke darah → nyampe ke jantung → nempel di katup → jadi infeksi serius (endokarditis). Yang paling sering terjadi infeksi tenggorokan (radang) yang gak diobati → jadi demam rematik → merusak katup jantung. Intinya: • Mulut & tenggorokan itu “gerbang” ke jantung • Sepele di awal, mahal di akhir Contoh kasus :
Tubagus Siswadi W tweet mediaTubagus Siswadi W tweet media
Keith Siau@drkeithsiau

Share a medical fact that would surprise most people💡

Indonesia
138
5.7K
20.4K
1.4M
Nda⁷ retweetledi
Khanif Irsyad
Khanif Irsyad@khanifirsyad·
Saya percaya, nikah itu bukan nunggu bener2 siap, tapi disiapkan. Apakah pas ngajak nikah saya udah siap 100%? Gak juga. Setelah lamaran. Ternyata banyak hal yg harus saya pelajari dan siapkan. Apalagi punya partner utk berdiskusi, pasti punya sudut pandang yg berbeda. Poin pentingnya adalah kita gak gampang emosian, open minded kalo beda pendapat, dan mau utk belajar. Momen ngajakin nikah, justru jadi gerbang awal dari segalanya. Misalnya, dulu saya punya pikiran, setelah nikah tinggal bareng ortu aja, rumahnya jg cukup dan mereka gak masalah. Setelah diskusi, saya sepakat sebagai keluarga baru butuh privasi. Kalo saya gak memberanikan diri buat ngajak nikah doi waktu itu, mungkin saya gak akan tau sampe sejauh mana kesiapannya. Setelah punya tujuan nikah, obrolan kami pun jg ke topik2 yg lebih serius.
Khanif Irsyad@khanifirsyad

Dikira, ngajak nikah tuh kaya ngajak ngedate kali ya? Padahal tanggung jawab laki2 sebagai suami dan kepala keluarga ke depannya itu gak main2. Sebagai cowo, sebelum ngajak nikah, pastikan diri kita 'siap' dulu. Menurut saya ada bbrp poin yg jadi indikator: - Selesai dengan diri sendiri. Bisa dilihat dari kematangan emosional. Gak gampang marah. - Punya visi ke depan: tinggal di mana, proyeksi penghasilan gmn, perencanaan keluarga, dll. - Sehat finansial: punya penghasilan tetap, mandiri ekonomi, gak punya hutang, dan gak judol. - Paham peran suami dari perspektif agama. Ada tambahan, bapak2?

Indonesia
13
337
1.9K
53.5K
Nda⁷ retweetledi
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
Cuitan paling toptier menurut aku Yap!
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
52
7.4K
43.8K
459.7K
Nda⁷ retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Gue punya tetangga yang bikin gue mikir lama. Lulusan S2 Teknik UI. Pernah kerja 5 tahun di salah satu power plant terbesar di Asia Tenggara. Perempuan yang dari luar keliatan punya segalanya pendidikan, karir, penghasilan. Terus dia resign. Bukan karena dipecat. Bukan karena nggak mampu. Tapi karena suaminya harus pindah-pindah kota karena kerjaan, dan mereka udah LDR 2 tahun. Dia yang milih ikut. Waktu dia cerita ini ke gue, gue nggak langsung ngerti kenapa. "Lo nggak sayang karir lo?" gue tanya. Dia senyum. Sayang Banget sih Tapi ada yang lebih gue sayangin yaitu anak gw Dan ternyata keputusan itu nggak semudah kelihatannya. Masa transisi dari perempuan yang tiap hari rapat, ngitung data, dan punya kontribusi yang keliatan nyata ke perempuan yang tiap hari di rumah, ngurusin anak, dan nggak punya penghasilan sendiri itu berat banget. Dia cerita ke gue soal itu dengan jujur. Kehilangan teman-teman kerja. Kehilangan ruang diskusi yang dulu bikin otaknya terus jalan. Kehilangan kebebasan finansial yang selama ini bikin dia ngerasa punya kendali atas hidupnya sendiri. Dan yang paling nyesek komentar orang-orang sekitar yang nggak diminta tapi terus dateng. Sayang banget S2-nya. Kok mau sih jadi IRT doang? Buang-buang pendidikan. Tapi kemudian sesuatu berubah. Dia nemuin hal-hal baru yang ternyata dia suka dunia literasi, ecoprinting, komunitas-komunitas yang nggak pernah dia sempet eksplor waktu sibuk kerja. Dia baca lebih banyak buku. Dia punya waktu buat beneran mikirin cara mendidik anaknya bukan sekadar nitip ke orang lain. Dan dari rumah, dia masih bisa freelance bantu project penelitian dan keperluan akademik. Yang bikin gue respek bukan keputusannya karena itu hak dia sepenuhnya. Yang bikin gue respek adalah cara dia ngejalaninnya. Dia nggak berhenti tumbuh cuma karena berhenti kerja kantoran. Dia buktiin bahwa perempuan berpendidikan tinggi yang milih jadi ibu rumah tangga bukan berarti menyia-nyiakan pendidikannya justru dia pakai semua ilmunya buat hal yang menurut dia paling penting. Sekarang dia mulai belajar affilate di tiktok dan shoppe malah akun tiktok dia udah capai 50 rb followers dan mulai ada endoresan masuk Dan ini yang gue pikir sering salah kaprah di Indonesia Kita terlalu sering ngukur nilai seorang perempuan dari jabatannya, gajinya, atau seberapa sibuk dia keliatan dari luar. Padahal ibu yang cerdas, yang terus belajar, yang bisa jadi teman diskusi buat suami dan guru pertama buat anaknya itu kontribusi yang dampaknya jauh lebih panjang dari apapun yang bisa dilihat di CV. Balik ke pertanyaan awal kalau lo udah punya karir impian terus calon suami minta jadi IRT penuh? Jawabannya nggak hitam putih. Yang penting bukan pilihan mana yang lo ambil. Tapi apakah pilihan itu beneran lo yang mutusin bukan karena dipaksa, bukan karena takut, tapi karena lo sendiri yakin itu yang terbaik buat hidup lo. Karena pada akhirnya, yang harus nanggung konsekuensinya lo sendiri.
Lv. 💕@nelavirdiasr

in this economy kalian yg perempuan semisal udh punya kerjaan yg kalian impikan dari dulu, dan gajinya oke. terus ketemu sama calon suami yg maunya kalian jadi full IRT aja, kalian bakal mau atau engga?

Indonesia
95
2.9K
12.4K
586.7K
Nda⁷ retweetledi
kembang gula 🍉
kembang gula 🍉@IndahMSanmo·
Bahkan di titik terendah mu, saat dunia menyuruh berhenti, 37 triliyun sel di tubuh mu saling berbisik: "bertahanlah, kami sedang melakukan segalanya untuk mu".
Indonesia
23
3.2K
11.3K
131.8K
Nda⁷ retweetledi
𝙰𝚛𝚢 𝙷𝙷
𝙰𝚛𝚢 𝙷𝙷@AryHHAry·
Ini yg ditunggu2 penyuka bintang dan astronomi nih 👇🏻👇🏻 Betelgeuse, bintang merah raksasa di rasi Orion yg berjarak sekitar 650 tahun cahaya, memang sedang menuju kematiannya. Ia adalah salah 1 bintang paling terang di langit malam kita, dan suatu hari nanti ia akan meledak menjadi supernova Tipe II. Ledakannya bisa membuat langit malam menjadi terang seperti siang selama bbrp minggu, bahkan mungkin terlihat di siang bolong bagi sebagian orang di Bumi. Para astronom tdk sdg melihat “hitungan mundur” yg tiba2 dimulai hari ini. Penemuan bintang pendamping bernama Siwarha pada 2025 justru memberi penjelasan baru: variasi terang-redup Betelgeuse selama ini lebih banyak disebabkan oleh tarikan gravitasi dan interaksi dgn bintang kecil itu, bkn krn inti karbonnya sdh hampir habis. Model evolusi bintang menunjukkan ia masih punya ratusan ribu tahun lagi sebelum inti runtuh. “Segera” dlm kosmologi berarti bisa besok, bisa seratus ribu tahun lagi.. kita tdk tahu persisnya. Inilah yg selalu saya renungkan: di skala waktu manusia, Betelgeuse terasa abadi. Tapi di skala alam semesta, ia hanyalah kilatan singkat. Sama seperti kita yg lahir, menjalani hari2, dan suatu saat harus pergi. Hanya saja, cahayanya yg sdg kita lihat hari ini sebenarnya sdh berusia 650 tahun. Kalau ia sdh meledak kemarin, kita baru tahu 650 tahun lagi. Bayangkan kalau suatu malam di langit Bandung.. yg sepi atau di pantai2 timur yg gelap.. tiba2 muncul titik cahaya baru yg begitu terang hingga mengalahkan bulan. Itu akan menjadi pengingat paling indah sekaligus paling rendah hati bahwa kita hanyalah pengamat kecil di semesta yg jauh lebih besar dan lebih tua dari yg kita kira.
Indonesia
34
1.4K
5.6K
193.7K