paaa jual apprem yupss!

2.7K posts

paaa jual apprem yupss! banner
paaa jual apprem yupss!

paaa jual apprem yupss!

@nepsmarttik

Haiiiii, kamu pasti mau order apprem kan😺😻 Jangan ragu😬 jangan bimbang🫠 ayokk order sekarang🤩🫶

Lampung, Indonesia Katılım Mayıs 2021
288 Takip Edilen145 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
paaa jual apprem yupss!
paaa jual apprem yupss!@nepsmarttik·
Alloooow All🙋 Aku balik lagi nih bersama dagangan kuuuh🤩 kuy kuy yang lagi cari app premium bisa order di aku sekarang juga😉 dengan harga yang terjangkau, inshaallah aman dan trusted🤗 #zonauang #zonajajan #zonaba #zonaBU
paaa jual apprem yupss! tweet media
Indonesia
1
2
3
776
paaa jual apprem yupss! retweetledi
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
YaAllah aku pengen minta jd perempuan yg selalu beruntung yaAllah 🤲🏻🤲🏻😭😭😭😭😭 💚
Indonesia
89
3.3K
12.1K
105.4K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
habis call sama salah satu mentorku (omku sendiri) dan cerita tentang kerjaan dan lagi cerita tentang temenku yang resign dan beliau ngasih kata-kata yang nusuk banget but it's true : 🤵‍♂️inget ya, kamu gak punya backingan pekerjaan, kamu ga punya backingan usaha orang tua yang mungkin mereka punya, apalagi relasi. jadi kamu gaada privillage buat menyerah atau resign cuma gara-gara capek/emosi/sakit hati dan lain sebagainya, inget perjuangan buat naikin derajat keluarga..
Indonesia
50
945
4.2K
135.9K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri. Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas. Bukan slip of the tongue. Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan: Mau dolar berapa ribu kek kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar. Yang pusing yang suka ke luar negeri. Ini bukan candaan. Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya. Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini. Dan apa yang terjadi setelahnya. Zimbabwe ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat: Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat. Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir. Hasilnya? Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7 sextillion persen per tahun di 2008. Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti. Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam. Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam. Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi. Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali. Venezuela ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs: Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil. Yang penting ada subsidi. Yang penting ada program sosial. Hasilnya? Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018. Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi. Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya. Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung. Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun. Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan: Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar. Tapi benarkah demikian? Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat. Harganya ditentukan dalam dolar. Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik. Harga tempe naik. Harga tahu naik. Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka. Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor. Harganya dalam dolar. Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor. Harganya dalam dolar. Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India. Harganya? Dalam dolar. Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik. Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar. Dan inilah yang paling miris: Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat. Padahal kepercayaan itulah yang membuat rupiah bisa stabil. Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk. Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita. Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar? Sinyal apa yang dikirim ke investor asing? Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah? Bandingkan dengan pemimpin yang serius: Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya. Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan. Hasilnya? Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar. Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah. Bukan karena Singapura kaya alam. Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin. Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah. Rakyat desa tidak pegang dolar. Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar. Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar. Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar. Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya. Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli. Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya. Semoga kita tidak sampai di sana. Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
838
16.9K
28.1K
1M
paaa jual apprem yupss!
paaa jual apprem yupss!@nepsmarttik·
@zakariamlk aku harap saat hari ulang tahun ku tiba nanti pa sudah bekerja ditempat kerja yang lingkungannya gak toxic, gaji nya gak mungil dan berkah, serta beban kerja nya masuk akal aamiin
Indonesia
0
0
0
40
Zaka✨
Zaka✨@zakariamlk·
Jujur, hadiah apa yg kamu mau disaat hari ulang tahun kamu nanti?? siapa tau Allah kabulkan.
Indonesia
1.9K
309
4.1K
224.4K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
memee
memee@lavventae·
cowo pinter ya allah pliss HADIRKAN COWO PINTER DI KEHIDUPAN HAMBA
Indonesia
165
14.4K
43.4K
422.9K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
vanilatte
vanilatte@itssoyaa_·
Udah dititik selalu percaya dengan kalimat: "Allah kasih disaat kamu memang udah siap. Di waktu yg tepat menurut Allah. Apa yg ditakdirkan untukmu akan menemukan jalannya sendiri untuk sampai kepadamu. Apa yg sudah tertakar tidak akan tertukar. Apa yang ditakdirkan untukmu tidak akan pernah melewatkanmu dan apa yang telah melewatkanmu berarti itu memang bukan yang terbaik untukmu". Terima kasih ya Allah untuk semua nikmat yang udah dititipkan kepadaku. Terima kasih udah selalu membawaku pada kebaikan
Indonesia
280
1.2K
3.2K
45.1K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
Saya ada cerita seorang bapak. Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1. Lembur. Utang. Sampai jual tanah warisan. Anaknya lulus. IPK bagus. Wisuda lengkap dengan toga. Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR. Dan si bapak masih senyum bilang, "Mungkin belum rezekinya." Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya. Tapi cerita si bapak. Dia lahir tahun 70-an. Gak tamat SMA pun bisa buka toko, punya rumah, besarin anak dengan layak. Logikanya simpel dan masuk akal: "Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah, hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya." Logika itu benar. Di zamannya. Masalahnya bukan orang tua yang salah didik. Bukan juga anaknya yang kurang usaha. Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa. Ijazah dulu adalah tiket. Sekarang ijazah adalah syarat minimum. Yang bahkan kadang pun masih belum cukup. Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh. Bayangin ya. Tahun 1995, fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan. Sekarang, lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun, skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja. Gajinya? UMR aja belum tentu. Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu. Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama. Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini: "Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus." "Kuliah dulu, baru enak hidupnya." "Investasi terbaik itu pendidikan." Nasihat itu bukan bohong. Di zamannya, itu benar dan terbukti. Tapi zamannya sudah ganti. Nasihatnya tidak ikut ganti. Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang. Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman. Dia cerita, "Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw." Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?" "Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak." "Bokap lu tau?" "Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung." Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal. Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja. Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya. Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah, jangan cuma pikirin jurusannya. Tapi ajarin juga: 1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil. 2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan. Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana. 3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang. Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata. 4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan. Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup. Soalnya begini. Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah. Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya: "Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal. Kita harus cari tau bareng-bareng." Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun. Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu. Kubu pertama bilang, "Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar." Kubu kedua bilang, "Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha." Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut: Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya. Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya. Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya. Bukan karena malas. Bukan karena manja. Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang. Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.
Indonesia
206
6.9K
19.4K
844.9K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
Zaka✨
Zaka✨@zakariamlk·
this!!
Zaka✨ tweet media
English
186
16.1K
59.1K
487.9K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
ismi 𐙚˙⋆.˚ ᡣ𐭩
ismi 𐙚˙⋆.˚ ᡣ𐭩@glowinbeautyy·
Tadi pagi baca threads orang2 yg selamet dr kereta itu. Feelingnya keliatan ‘sepele’, tp ternyata itu yg bikin dia selamat dari kecelakaan. Ada yg tiba2 pengen turun di stasiun sebelumnya karena pengen risol (atau gorengan yg lain gt lupa), terus ada juga yang turun di stasiun sebelumnya karena kebelet pup. Terus aku jadi mikir, beneran ya namanya ajal itu kaya ‘deket’ banget sama kita. Tapi kalo belum waktunya, Allah punya seribu cara biar selamat. Makanya, apa sih yang mau disombongin dari hidup ini? Lha wong bisa aja tiba-tiba kita meninggal. كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ ثُمَّ اِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ Nikmati ‘waktu’ di dunia dg kesayangan kalian. Entah teman, sahabat, suami/istri, anak, ortu dll. Karena kita ngga tau, kapan Allah manggil kita🥺
Indonesia
88
8.9K
32.5K
730.6K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
✶
@mendadaknih·
GUE DOAIN LO SEMUA DI MAY PADA NANGIS BAHAGIA!! DAPET KERJAAN BARU, GAJI OKE & WORK HOURS, YANG ADA HUTANG PADA LUNAS, SEHAT TERUS, MAKIN RAJIN IBADAH, PUNYA TABUNGAN, GANTI HP BARU, HIDUP BAHAGIA DAN LEBIH LAMA!! 😭❤️💸💰
Indonesia
916
12.9K
46.5K
391K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
vyr.
vyr.@putroegguk·
yaaa Allah look at me, hambamu yang cantik ini ga pernah panik because i believe Allah maha rich. yaa Allah jadikan aku kaya raya, tajir melintir, karir darderdor gacor slebeww, saldonya unlimited, hidupnya berkah kadang di atas kadang di mekkah yaaaa Allah...
Indonesia
143
30.2K
78.2K
708.9K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
Griffin
Griffin@griffinarks·
jatuh cintalah pada hidupmu sendiri. bangun pagi, tahajud, witir, doa, baca Al-Qur'an, dhuha, dzikir pagi petang. rawat diri, makan sehat, olahraga, pakai yang bikin kamu percaya diri, taat pada Allah, baca buku, ikut kajian, berteman dengan yang baik, isi harimu dengan hal-hal yang bermakna. rasakan bahagianya hidup saat kamu berhenti mengurus yang sia-sia.
Indonesia
28
2.2K
7.1K
95K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
bilek
bilek@rasabersalahhh·
karena ucapan adalah doa, one day kita bakal jadi black card girl yg shopping ga liat harga.
Indonesia
186
7.1K
24.3K
218.4K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
ontyyy
ontyyy@awdilss·
Berharap banget dimana pun nantinya aku kerja, semoga selalu dipertemukan dengan orang-orang baik
Indonesia
55
3.4K
10.3K
114.2K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
AKU DOAIN KALIAN SEMUA DI APRIL PADA NANGIS BAHAGIA!! DAPET KERJAAN BARU, GAJI OKE & WORK HOURS, YANG ADA HUTANG PADA LUNAS, SEHAT TERUS, MAKIN RAJIN IBADAH, PUNYA TABUNGAN, GANTI HP BARU, HIDUP BAHAGIA DAN LEBIH LAMA!! 😭😭🤍 💚
Indonesia
622
7.2K
35.3K
250.7K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
sering sering berbaik sangka sama Allah "semua takdirMu jauh lebih baik dari apa yang telah aku rencanakan"
Indonesia
7
974
4K
43.3K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
al
al@alj0urney·
dulu doaku "ya Allah sibukkan aku dalam kebaikan sampe aku ga ovt sama hal hal ga jelas" terkabul sih, tapi ga espek sesibuk ini skrg 😭☝🏻 alhamdulillah ya Allah 😭🤲🏻
Indonesia
40
3.2K
17K
192.3K
paaa jual apprem yupss! retweetledi
ismi 𐙚˙⋆.˚ ᡣ𐭩
ismi 𐙚˙⋆.˚ ᡣ𐭩@glowinbeautyy·
Btw, aku pernah dikasih tips sama psikologku dulu pas konsul. Intinya gini, kalo idup mau ‘lebih’ bahagia dan rejeki lancar. Coba deh lo lakuin ini: - jangan dendam ke orang. Namanya manusia pasti ada aja kan cekcok sama temen dll? Tp coba deh, selesein masalah itu, dan jangan ada dendam. Klo temenmu gengsi minta maaf duluan, kalian sja dulu yg minta maaf. Urusan dia maafin/ngga, itu urusan dia dah. Yg pntg hatimu damai udh minta maaf dll. - jangan pelit sama diri sendiri, selagi halal dan ngga dilarang agama, yowes turutin aja wl wl mu itu. Rejeki mah pasti ada aja kok. - jangan negatif thinking ke org. Org lain ngapain, udh bukan urusan kita. - sering2 maafin diri sendiri, dan nerima apa adanya. Selagi udh berusaha, gapapa serahin hasilnya ke Allah. Klo belum sesuai keinginan? Gapapa, bisa dicoba lagi. Maafin diri sendiri jg klo misal kita sering gagal, jgn berlarut2. Ada lagi?
Indonesia
223
15K
57.7K
1.2M
everythingtrash
everythingtrash@trashishere16·
HAHA baru rewatch eps ini lagi, soalnya pas baru2 tayang tuh marketing KUAnya kuat bgt jd geli2 gmn gt!! skrg masi ttp lucu menggemaskan, kayak fase toddler lagi lucu2nya🤣🤣 #BeriCintaWaktu
everythingtrash tweet mediaeverythingtrash tweet mediaeverythingtrash tweet mediaeverythingtrash tweet media
Indonesia
5
24
340
5.6K