Dul
11.4K posts

Dul retweetledi

Ini real sih, to some extent, gue belajar banyak soal geografi dari nonton bola, main FIFA, dan ngikutin update klub 😄
Contoh: waktu kecil, dari mana gue bisa tau ada negara namanya Saint Kitts and Nevis kalo bukan karena kepoin Wikipedia-nya Keith Kayamba Gumbs? Begitu juga tau ada wilayah otonom Catalunya, atau negara namanya Aruba dari Denzel Dumfries. Lalu jadi tertarik deh baca-baca soal sejarahnya.
Secara ga sadar kita juga automatically hafal ibukota negara-negara dari nama klub (contoh: CSKA Moskow — Russia) atau dari venue final match penting (contoh: Baku, Azerbaijan).
Abis itu juga hafal bendera di luar kepala. Terus hafal ciri khas aksen pemain dari negara apa, dan nama belakang yg bisa identifikasi asalnya. Misalnya sesimpel surname Fernandes & Fernandez yg keliatan sama tapi punya sejarah masing-masing. And many more things
Apa lagi ya? Kalo dari pengalaman lo, belajar geografi dari sepak bola juga ngga?


Lazy@LazyJam
Football has taught me more about geography than school ever did
Indonesia

Gue bukan Bobotoh, i think it’s clear. Beberapa kali juga gue mengkritisi perilaku oknum suporternya, lo tau itu, dan gue nggak akan pura-pura ngerti rasanya tumbuh besar dengan Persib di jantung kota.
Tapi pas gue lihat footage ini, jujur merinding. Nggak bisa scroll begitu aja. Ada sesuatu yang bikin gue berhenti.
Ribuan orang datang bukan karena diundang, bukan juga karena ada hadiah. Mereka datang karena ya… memang begitu caranya. Sudah dari dulu. Sudah dari sebelum mereka lahir pun sebenernya, karena bapaknya dulu juga gitu, dan bapaknya bapaknya juga gitu.
Jujur gue genuinely tersentuh. Ada klub yang sebegitu dicintainya sama penduduk lokal dan sekitarnya. Gue ngeliat Persib bukan sekadar entitas yang mereka dukung, Persib adalah napas mereka, denyut nadi mereka, darah dan daging mereka. Sesuatu yang mengalir tanpa diminta, dan nggak akan berhenti sampai kapanpun.
Dan menurut gue, nggak banyak klub di Indonesia, atau bahkan di dunia, yang bisa bilang hal yang sama.
Selamat hari jadi, Persib. Semoga jaya selamanya. 💙
Bandung Football@bandungfootball
Masih dalam gegap gempita meriahnya perayaan hari jadi Persib semalam di flyover Pasupati 🎇🎇💙 #BandungFootball #BFCOM #Persib #Bobotoh #Anniversary #93tahunPersib
Indonesia
Dul retweetledi

youtu.be/bpH8ycJyl4Y?si…
Satu menit kurang ah mas 😂🤣

YouTube
Heroes City Warrior@hc_warrior27
BONEK IKU SATU NYALI !!✊🏻
Indonesia
Dul retweetledi

Dul retweetledi
Dul retweetledi

Salah sau foto paling iconic saat perayaan juara liga ke-20 Manchester United. Sebuah Momen yg lahir dari dua luka yang saling bertemu.
Robin van Persie sudah memberi segalanya di Arsenal. Gol, loyalitas, kepemimpinan. Tapi musim terus berganti, dan yang datang selalu rasa yang sama: gagal juara. Trofi Premier League yang ia impikan terasa makin jauh, sementara waktunya sebagai pemain yang sedang berada di puncak performanya terus berjalan.
Di saat yang sama, Manchester United baru saja kehilangan gelar dengan cara paling kejam. Detik 93:20. Gol Agüero. Satu momen yang bukan cuma merampas trofi United, tapi menampar harga diri Sir Alex Ferguson. Musim berikutnya jelas adalah musim pembalasan dendam. Redemption season.
Fergie datang ke Van Persie menawarkan jawaban atas mimpi-mimpinya: "Datanglah ke United, dan trofi liga itu akan jadi milikmu." Dan RVP percaya.
Sisanya seperti takdir. Gol-gol penting, momen penentuan, aura juara yang langsung terasa. United sukses menutup musim dengan gelar ke-20. Van Persie akhirnya memegang trofi Premier League yang selama ini cuma bisa ia impikan.
Foto ini terasa sangat iconic, dan RVP seolah jadi bukti, bahwa terkadang mimpi bukan gagal karena kurang usaha, tapi karena salah tempat.
#utdfocusid

Indonesia






