Nike
17.8K posts

Sabitlenmiş Tweet
Nike retweetledi
Nike retweetledi
Nike retweetledi
Nike retweetledi
Nike retweetledi
Nike retweetledi

Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum
Photo: Getty Images

English
Nike retweetledi

Moga penulisnya My Royal Nemesis sampe ending tetep rapi gini, ngga tiba2 nyawit lalu ubah plot jadi acak adut.
today ain't my day@gotdayseries
เกลียดความแอบยิ้มตอนเห็นคะแนนโหวตนางเอกชนะอ่ะ แอบภูมิใจในตัวเค้านะนั่น พี่นัมจุนเล่นได้หล่อมากหนูเขินละ ♡⋆。˚ #MyRoyalNemesis #MyRoyalNemesisEp3
Indonesia
Nike retweetledi
Nike retweetledi

Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri.
Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas.
Bukan slip of the tongue.
Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan:
Mau dolar berapa ribu kek
kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar.
Yang pusing yang suka ke luar negeri.
Ini bukan candaan.
Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya.
Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini.
Dan apa yang terjadi setelahnya.
Zimbabwe
ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat:
Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat.
Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir.
Hasilnya?
Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7
sextillion persen per tahun di 2008.
Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti.
Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam.
Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam.
Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi.
Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali.
Venezuela
ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs:
Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil.
Yang penting ada subsidi.
Yang penting ada program sosial.
Hasilnya?
Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018.
Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi.
Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya.
Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung.
Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun.
Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan:
Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar.
Tapi benarkah demikian?
Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat.
Harganya ditentukan dalam dolar.
Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik.
Harga tempe naik.
Harga tahu naik.
Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka.
Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor.
Harganya dalam dolar.
Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor.
Harganya dalam dolar.
Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India.
Harganya? Dalam dolar.
Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik.
Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar.
Dan inilah yang paling miris:
Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat.
Padahal kepercayaan itulah
yang membuat rupiah bisa stabil.
Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk.
Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita.
Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar?
Sinyal apa yang dikirim ke investor asing?
Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah?
Bandingkan dengan pemimpin yang serius:
Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya.
Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan.
Hasilnya?
Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar.
Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah.
Bukan karena Singapura kaya alam.
Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya.
Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin.
Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah.
Rakyat desa tidak pegang dolar.
Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar.
Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar.
Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar.
Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya.
Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli.
Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya.
Semoga kita tidak sampai di sana.
Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.

Indonesia
Nike retweetledi

meanwhile habibie pas rupiah melemah & krisis moneter:
Jejak digital.@ARSIPAJA
Prabowo: "Rupiah begini dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok! Ya kan?"
Indonesia
Nike retweetledi

@tempodotco @_katakita08 pantes dia ga suka banget sama orang pinter, karena minder otaknya ga nyampe😂

Indonesia
Nike retweetledi

Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir.
Dan dia ngomongnya
bukan sebagai pembela Nadiem.
Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja.
Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah:
Ahok bilang dengan sangat tegas:
pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika.
Chromebook itu bukan laptop biasa.
Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus.
Harganya jauh lebih terjangkau
dari laptop konvensional.
Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau.
Ahok kasih contoh nyata.
Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar.
Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia.
Itu bukan mimpi.
Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada.
"Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan.
Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia."
Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat:
Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang:
"Saya pikir ini sengaja."
Logikanya sederhana dan sangat keras.
Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai.
Lebih sulit dibohongi.
Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu.
Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa.
Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan.
MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama.
Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana.
"Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus,
kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?"
Yang paling menohok soal survei dan legitimasi:
Ahok tidak berhenti di situ.
Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas.
Pemerintah melakukan survei.
Rakyat bilang mereka suka makanan gratis.
Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG.
Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan.
Tapi Ahok membaliknya:
kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata.
Itu bukan preferensi yang genuine.
Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi.
"Mereka juga pintar.
Dia survei, Pak.
Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi."
Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun:
Ahok tidak membela Nadiem secara personal.
Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah:
Menteri itu tidak pernah menyentuh
anggaran secara langsung.
Menteri membuat kebijakan.
Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya.
Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah:
apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit?
Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri?
PPATK sudah menjawab:
tidak ada.
Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun.
"Saya pikir ya ini soal profesionalisme.
Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya."
Ahok tidak sedang bicara soal
Chromebook sebagai produk.
Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa:
apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa?
MBG memberikan makan hari ini.
Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup.
Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan.
Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.

Indonesia
Nike retweetledi

Kemarin, @TheEconomist mempublikasikan dua artikel soal Indonesia
Judul artikel pertama: Presiden Indonesia sedang membahayakan ekonomi dan demokrasi
Subjudulnya: Prabowo Subianto terlalu boros dan terlalu otoriter
Perlu diketahui, Spendthrift artinya orang yang menghamburkan uang secara tidak bijak. Diksi ini lebih keras dari sekadar “boros”. Dalam konteks negara, ada kesan ceroboh dan tidak bertanggung jawab secara fiskal.
========
Judul artikel kedua: Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar, sedang menempuh jalur yang berisiko
Subjudulnya: Prabowo Subianto sedang menggerogoti keuangan negara—dan demokrasinya.
Di artikel ini, pemilihan diksi “Eroding” rasanya memperkuat artikel lainnya. Jeopardising (membahayakan) masih bicara soal risiko ke depan. Eroding (menggerogoti) berarti prosesnya sudah berlangsung. Rasanya pelan, diam-diam, tapi nyata. Bagaikan batu yang berlubang oleh tetesan air.


Indonesia
Nike retweetledi

TOP 10 KASUS KORUPSI TERBESAR DI INDONESIA
1. PERTAMIN: 968,5 TRILIUN
2. PT TIMAH: 300 TRILIUN
3. IKN: 161 TRILIUN
4. BLBI: 138 TRILIUN
5. DUTA PALMA: 104,1 TRILIUN
6. TPPI TUBAN: 37,8 TRILIUN
7. ASABRI: 22,7 TRILIUN
8. JIWASRAYA: 16,8 TRILIUN
9. EKSPOR CPO: 12,8 TRILIUN
10. PESAWAT GARUDA : 9,9 TRILIUN
Penjelasan singkat vonis pelakunya dan yang paling sakit adalah beberapa pelaku sudah keluar dan sedang menikmati hasil korupsi yang triliun tersebut💔
1. Pertamina BBM Oplosan 2018-2023
Kerugian: Rp 968,5 T
Tersangka utama: Riva Siahaan Dirut Pertamina Patra Niaga, Yoki Firnandi Dirut KPI, Maya Kusmaya, Edy Massaid
Status: Masih sidang 2025. Tuntutan ke Yoki 16 tahun, Riva 15 tahun. Angka kerugian masih sementara, cuma hitungan tahun 2023.
2. PT Timah 2015-2022
Kerugian: Rp 300 T
Tersangka utama: Harvey Moeis, Helena Lim, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani
Status: Masih sidang di PN Jakpus. Tuntutan jaksa ke Harvey 12 tahun penjara + denda Rp 1M + uang pengganti Rp 210M. Helena dituntut 8 tahun. Belum ada vonis final.
3. CANDI IKN
Kerugian : APBN 90 TRILIUN +SWASTA 72 TRILIUN= TOTAL 161 TRILIUN
Tersangka utama: jokowi dan pembantunya
Note: Kasus ini belum di buka, tapi pintu masuk sudah ada dengan di tetapkanya kembali ibukota negara tetap di Jakarta oleh MK. Jika kasus ini di usut hukumannya bisa ratusan tahun bahkan berpotensi hukuman mati tergantung nanti pembuktian di pengadilan.
4. BLBI 1997-1998
Kerugian: Rp 138 T
Tersangka utama: Sjamsul Nursalim & Itjih Nursalim pemilik BDNI, Samadikun Hartono
Status: Campur. Sjamsul divonis 3 tahun 2020. Samadikun kabur ke Singapura, divonis 17 tahun in absentia. Banyak aset masih digugat secara perdata.
5. Duta Palma Sawit Ilegal
Kerugian: Rp 104,1 T
Tersangka utama: Surya Darmadi
Status: Sudah inkrah. Divonis 15 tahun penjara + denda Rp 1M + uang pengganti Rp 2,2 T oleh MA 2023. Sekarang lagi jalani hukuman.
6. PT TPPI Kilang Tuban
Kerugian: Rp 37,8 T
Tersangka utama: Raden Priyono mantan Dirut Pertamina, Bachtiar Abdul Fatah
Status: Sudah inkrah. Raden Priyono divonis 16 tahun 2013, udah selesai menjalani hukuman.
7. PT Asabri
Kerugian: Rp 22,7 T
Tersangka utama: Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, Adam Damiri eks Dirut Asabri
Status: Sudah inkrah. Heru Hidayat divonis mati 2022. Benny Tjokro seumur hidup 2022. Adam Damiri 15 tahun. Ini vonis terberat sepanjang sejarah korupsi.
8. PT Jiwasraya
Kerugian: Rp 16,8 T
Tersangka utama: Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, Hendrisman Rahim eks Dirut Jiwasraya
Status: Sudah inkrah. Heru Hidayat divonis mati 2020. Benny Tjokro seumur hidup 2020. Hendrisman 20 tahun.
9. Ekspor CPO Sawit 2022
Kerugian: Rp 12,8 T
Tersangka utama: Indrasari Wisnu Wardhana Dirjen Daglu Kemendag, pejabat Permata Hijau & Wilmar
Status: Sudah inkrah. Indrasari divonis 8 tahun 2023. Korporasi kena denda Rp 250M-500M.
10. Pengadaan Pesawat Garuda
Kerugian: Rp 9,9 T
Tersangka utama: Emirsyah Satar mantan Dirut Garuda, Hadinoto Nadjib
Status: Sudah inkrah. Emirsyah divonis 8 tahun 2020, bebas bersyarat 2024.

Indonesia
Nike retweetledi
Nike retweetledi

Raymond Chin juga turut berikan pendapat terkait tuntutan yang diberikan ke Nadiem.


folkative@insidefolkative
Jerome Polin berikan pendapat terkait tuntutan 18 tahun penjara yang diberikan ke Nadiem Makarim.
Indonesia
Nike retweetledi

Dari 4 hakim anggota, 2 hakim vonis Ibam 4 tahun, tapi 2 hakim lainnya justru minta suami saya dibebaskan.
Sampai dua hakim menyatakan keyakinan berbeda lewat dissenting opinion terhadap tiga hakim lainnya jarang sekali kejadian.
Bagi keluarga kami, ini tanda nyata kalau sebenarnya ada keraguan yang sangat mendalam dari majelis hakim sendiri soal perkara Ibam.
Rasanya sedih banget, kenapa putusan yang menentukan masa depan keluarga kami penuh keraguan seperti ini?
Bahkan di ruang peradilan, hakim ketuanya pun terlihat ragu-ragu untuk memutus berdasarkan pertimbangan vonis 4 tahun seperti 2 hakim anggota yang lain.
Padahal Bapak Presiden @prabowo selalu ingatkan kalau putusan penegakan hukum itu nggak boleh ada keragu-raguan sedikit pun.
Sedangkan, dua hakim anggota yang berkeyakinan Ibam secara terang benderang seharusnya dibebaskan dari seluruh dakwaan dalam putusan kemarin, dari matanya tampak kalau tidak ada keragu-raguan untuk menyatakan dengan penuh keyakinan bahwa Ibam seharusnya bebas.
Aku terharu banget, ternyata masih ada hakim yang sangat amanah dan objektif melihat kasus Ibam, terlebih ketika puluhan isi keyakinan kedua hakim yang mulia tersebut dibacakan di sidang.
Semuanya tentang Ibam yang aku kenal, semuanya berisi tentang keadilan yang muncul dari fakta persidangan yang dipahami secara utuh.
Tapi kenapa, putusan akhirnya penuh kejanggalan dan kezaliman? Ini sangat jauh dari keadilan yang didasarkan fakta persidangan.
Keyakinan kedua hakim tersebut bantu memperkuat keyakinan keluarga kami juga, kalau Ibam seharusnya bebas. Bikin kami makin yakin juga untuk terus berjuang demi keadilan.
Mohon terus bantu kawal ya, teman-teman.
Tolong bantu suarakan juga ke Komisi III DPR dan Pak Presiden Prabowo, supaya keraguan yang sangat kentara terlihat ini bisa berganti jadi kepastian hukum.
Jangan sampai ada lagi orang yang niatnya bantu negara dengan keahliannya malah dikriminalisasi.
Terima kasih banyak atas dukungannya selama ini. 🙏


Indonesia
Nike retweetledi

Istri Nadiem Makarim Tertunduk Menangis Mendengar Tuntutan
- Penjara: 18 Tahun
- Denda : 1 Milyar (190 hari)
- Uang Pengganti 809 Miliar + 4 T (9 tahun)
Negara Kalau susah jangan juga merampok uang Nadiem Makarim dengan cara begini!!!
Satyam Eva Jayate!!!@PaltiHutabarat
Jaksa Tuntut 27 Tahun Tapi Gagal Menemukan Keuntungan Pribadi Yang Didapatkan Nadiem Makarim, SINTING!!! Masak saham yang dimiliki Nadiem sejak lama dijadikan dasar adanya keuntungan pribadi.. Hancur benar dunia hukum kita..
Indonesia
Nike retweetledi

Yang Kristen mending klen ke Gomachi aja, klen bisa makan babi yg jelas lebih enak, ga ngantri, harga lebih murah, dan tempat lebih proper ngapain mau sengsara ngantri di sana dah? 😭
Di Jepang juga OG nya dari daging babi makanan begini, lebih autentik kan malah 🤗


Txt dari Kuliner@txtdrkuliner
Pantes kesini selalu antri panjang, antrian pertamanya pas subuhan 🥲
Indonesia











