nofirman ~🇲🇨 🇵🇸

39.4K posts

nofirman ~🇲🇨 🇵🇸

nofirman ~🇲🇨 🇵🇸

@nofirman2

#GakFollowPorno

Katılım Ekim 2011
5.2K Takip Edilen3.8K Takipçiler
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
𝖲𝖾𝗅𝗂𝖺.
Pelayanannya ramah... jawaban masnya pinter
Indonesia
131
934
11.8K
500.8K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
Tubagus Siswadi W
Tubagus Siswadi W@tb_siswadi·
KENAPA BANYAK COWOK KALAU DEMAM rasanya kayak mau meninggoy? 😭 Fenomena ini sering disebut “man flu”. Dan ternyata… ada penjelasan medisnya. Di tubuh laki-laki, hormon yang dominan adalah testosteron. Nah, hormon ini punya efek imunosupresif, alias bisa menekan respon sistem imun.
Tubagus Siswadi W tweet media
Indonesia
22
107
292
31.1K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
Suzuuumeom
Suzuuumeom@Xsuzuuu·
bener kata dokter, sama kayak yg dirasain ayah waktu itu. Sakit nyeri ke seluruh badan terus keringet nya banyak. Kalau bisa Langsung bawak kerumah sakit karna penangan nya harus cepet.
Indonesia
6
471
2.1K
52.7K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
𝐌𝐚𝐡𝐝𝐢
𝐌𝐚𝐡𝐝𝐢@Mahdii_365·
Never forget!!!! DON'T STOP TALKING ABOUT GAZA!
English
5
572
1.1K
12.3K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
𝐌𝐚𝐡𝐝𝐢
𝐌𝐚𝐡𝐝𝐢@Mahdii_365·
A young Muslim who came from England to Istanbul to experience Ramadan and was breaking his fast alone then this happened.
English
5
73
339
4.6K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
GENDOET_DJAYENK
GENDOET_DJAYENK@Gendoet3G·
Apakah orang ini sudah ditangkap?
Indonesia
3
12
21
2K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
Lambe Waras
Lambe Waras@abu_waras·
Baru tahu, kalau di Australia ternyata Ikan nila yang dianggap sebagai hama, sedangkan kemarin di Jakarta jenis ikan sapu sapu yang dianggap sebagai hama. Sayang banget ya gaes, padahal kalau di Indonesia Ikan Nila itu ikan sejuta umat yang disukai banyak orang... Apalagi Goreng Ikan Nila penyet...
Indonesia
13
28
99
11.4K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
MickΞy M
MickΞy M@mickeymrdt·
"Capek gak sih tiap mau analisa dokumen harus ribet OCR dulu? Mana hasilnya sering berantakan lagi 🙄 Alibaba baru aja ngerilis Multimodal LLM yang bisa 'baca' PDF langsung kayak mata manusia. No more text extraction, no more pre-processing. Langsung sat-set! 🚀 Ini intinya nih.... Zero OCR Workflow: Biasanya kan kita butuh step ekstraksi teks dulu sebelum masuk ke AI. Nah, model ini bypass itu semua. Dia lihat dokumen sebagai visual input, jadi struktur tabel atau grafik yang ribet pun dia paham. Literally kayak lo lagi baca pake mata sendiri. No Pre-processing Drama: Gak perlu capek-capek cleaning data atau benerin format teks yang kepotong. Langsung arahin aja ke PDF-nya, dia bakal langsung nangkep konteksnya secara holistic. Context Aware: Karena dia multimodal, dia gak cuma baca teks, tapi juga ngerti placement gambar dan layouting. Jadi minim halusinasi gara-gara salah baca urutan paragraf. Why It Matters? Buat lo yang kerjaannya numpuk research paper, laporan keuangan, atau legal dokumen yang berlembar-lembar, ini life saver banget sih. Efficiency level: God mode! 📈 Gimana menurut lo? Bakal bikin tools OCR lama jadi obsolete gak nih? 🧐 Ciakakakak Nih reponya: github.com/X-PLUG/mPLUG-D…
MickΞy M tweet media
Indonesia
1
19
110
3.8K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
Imelda
Imelda@mechnclgrl·
Alhamdulillah accepted paper Q1, Nuclear Energy and Engineering field. After 1 tahun MasyaAllah😭😇 Proyek disamarkan dulu😭🙏
Imelda tweet mediaImelda tweet media
Indonesia
92
34
772
16.9K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
Abul Muzaffar
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10·
Sehat-sehat Prof Emil Salim Beberapa fakta menarik soal Prof Emil: - Alumni MA dan Ph.D. ekonomi dari University of California, Berkeley - Ponakan dari Agus Salim, Diplomat Ulung Republik dan Founding Fathers Indonesia. - Menteri Lingkungan Hidup pertama di Indonesia, dan pelopor kebijakan lingkungan hidup di Indonesia, padahal isu itu belum seksi di Indonesia di masa itu. - Dan beliau di tahun 2000an pernah merekomendasikan World Bank dalam suatu forum agar industri ekstraktif dikurangi/dialihkan menuju energi bersih dan terbarukan. Tapi, yang paling mantap, Prof Emil Salim masih bisa mengkritik keras meski usianya 90 tahun lebih dan bahkan pernah lama berada di kekuasaan Orde Baru. Sumber gambar: IG @aniesbaswedan instagram.com/p/Cx0LKy2yrQa/
Abul Muzaffar tweet media
King Purwa@BosPurwa

Hampir 1 jam belio diem, matanya terpejam sesekali terbuka, usianya 96 tahun 8 Juni 2026 besok. Tapi mendadak BRINGAS ketika bicara masalah lingkungan hidup. Video ekslusif krn gw sendiri yg ambil. Prof Emil Salim.. Esensi pembangunan berkelanjutan!

Indonesia
27
1.4K
8.3K
250.8K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
doelpaten
doelpaten@doelpaten·
Beliau bukan presiden, tapi wibawanya melebihi seorang presiden... Dihargai karena berintegritas Dibenci karena berprestasi Ditakuti karena berani, bayangkan, saat calon pemimpin lain merangkul oligarki, orang itu malah membatalkan izin 13 pulau reklamasi.. Dia adalah Anies Baswedan!
Indonesia
176
1.8K
7.5K
102.9K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
King Purwa
King Purwa@BosPurwa·
Hampir 1 jam belio diem, matanya terpejam sesekali terbuka, usianya 96 tahun 8 Juni 2026 besok. Tapi mendadak BRINGAS ketika bicara masalah lingkungan hidup. Video ekslusif krn gw sendiri yg ambil. Prof Emil Salim.. Esensi pembangunan berkelanjutan!
Indonesia
65
1.9K
9.7K
553.9K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
Kapten Haddock
Kapten Haddock@SeekHustle·
Padahal lomba 4 Pilar MPR RI, tapi finalnya malah merusak nilai-nilai 4 Pilar sendiri. Menurut gue, ini wujud Inkompetensi yang lengkap sih. Mulai dari Moderator/MC sampai Jurinya sama aja. Beneran kek representasi kehidupan kita capt, yg berkuasa salah tapi ga mau tau, wasitnya belain yang kasih makan. Jadi pada acara babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Adek yang berani karena benar itu dari SMAN 1 Pontianak. Sementara Jurinya adalah: 1. Dyastasita (Kepala Biro Pengkajian Konstitusi, MPR RI) 2. Indri Wahyuni (Kepala Bagian Badan Sosialisasi Setjen MPR RI) Buntut dari kejadian itu, SMA N 1 Pontianak melayangkan protes di Media Sosialnya. Rispek untuk SMA N 1 Pontianak dan Siswanya yang berani bersuara 🫡
Indonesia
1K
3.8K
10K
324.8K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
vay
vay@vtridxvn·
Pernah ketemu sama tulisan yg hangat banget: "Kenapa kita butuh sholat 5 kali sehari? Karena tak ada satu pun di dunia ini yang rela bertemu denganmu lima kali sehari, dalam keadaan senang, sedih, susah, patah hati atau kuat, kecuali Allah." Such a beautiful reminder...🥹🤍
Indonesia
92
16.3K
50.6K
432.6K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
aca
aca@brzchaa·
MULAI SEKARANG, GANTI DOAMU FROM : “ya Allah, bahagiakan ibuku.” TO : “ya Rabb, peliharalah ibuku dengan kasih sayang-Mu yang tidak pernah putus. ampunilah segala dosanya, lembutkan hatinya, tenangkan fikirannya dan panjangkan umurnya dalam kesehatan serta iman. jika dia lelah, gantikan dengan kekuatan. jika dia bersedih, gantikan dengan ketenangan. jadikan aku anak yang tidak menyakitkan hatinya, yang mampu membalas walau sedikit pengorbanannya.
Indonesia
52
7.2K
28.5K
281K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
Dravenwe
Dravenwe@DravenweX·
Gila ya, ada ilmuwan asli Medan yang jadi salah satu pionir teknologi halal paling canggih di dunia, tapi justru lebih dihargai di luar negeri. Namanya Profesor Irwandi Jaswir. Lahir di Medan tahun 1970, dia berhasil ciptakan teknologi pelacak DNA babi dan alkohol di makanan serta kosmetik dengan kecepatan dan akurasi super tinggi. Dia juga kembangkan formula gelatin halal dari ikan dan unta, plus metode deteksi lain yang bantu jutaan umat Muslim di seluruh dunia memastikan produknya benar-benar halal. Tapi ironisnya, saat dia mau bangun pusat riset halal besar-besaran di Indonesia, malah terbentur birokrasi yang lambat dan minimnya dana riset. Fasilitas kurang memadai, dukungan pemerintah waktu itu juga kurang maksimal. Akhirnya dia terima tawaran dari Malaysia. Di sana, dia disambut bak raja. Dikasih laboratorium canggih, dana riset melimpah, dan langsung jadi profesor tetap di International Islamic University Malaysia (IIUM). Dia bahkan pimpin International Institute for Halal Research and Training (INHART) yang sekarang jadi salah satu pusat halal ternama dunia. Puncaknya tahun 2018, dia dapat King Faisal International Prize, sering disebut "Nobel-nya dunia Islam", langsung dari Raja Arab Saudi. Penghargaan ini diberikan atas dedikasinya membangun "Halal Science" sebagai bidang ilmu baru. Sekarang tahun 2026, Prof. Irwandi masih aktif di IIUM, terbitkan paper baru soal gelatin ikan, dan bahkan jadi board member di Halal Centre Saudi Food and Drug Authority. Penemuannya sudah dipakai oleh pabrik-pabrik global. Gue pribadi sedih sekaligus bangga baca cerita ini. Bangga karena anak bangsa bisa sehebat itu. Sedih karena negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia justru kehilangan talenta seperti dia gara-gara brain drain klasik, kurangnya support riset dan birokrasi ribet. Padahal industri halal dunia sudah bernilai triliunan dolar. Kita seharusnya jadi pemimpin, bukan cuma konsumen. Semoga kedepannya Indonesia bisa lebih mendukung ilmuwan seperti beliau.
Dravenwe tweet media
Indonesia
206
2.3K
6.4K
128.8K
nofirman ~🇲🇨 🇵🇸 retweetledi
Kiyan Abhinaya Azkalif | Si Paling Wibu dan Math
Kenapa kita nggak boleh percaya sama rata-rata(mean) begitu saja? Cerita 1 : 👱‍♂️ : Lapor, ada 10 siswa rata-ratanya 70. 🧔‍♂️ : Mayoritasnya berarti pada 70 ya? 👱‍♂️ : Nggak, sebenarnya 4 orang dapat 100. 🧔‍♂️ : Kok bisa gitu... Sisanya? 👱‍♂️ : 50 doang... 🧔‍♂️ : (termenung) Cerita 2 : 👱‍♂️ : Pak lapor, di daerah X kepala keluarga punya penghasilam rata-rata 10 juta. 🧔‍♂️ : Dari berapa keluarga itu? 👱‍♂️ : 1000 kepala keluarga 🧔‍♂️ : Wah, daerah itu berarti pada makmur ya... 👱‍♂️ : Sebenarnya... data tersebut ada 10 kepala keluarga konglomerat, sisanya 990 kepala keluarga yang gajinya 1.000.000 🧔‍♂️ : (termenung) Cerita 3 : 👱‍♂️ : Pak, kebetulan keuntungan ayam geprek mencapai 400.000/hari dalam seminggu. 🧔‍♂️ : Oke, besok jualan nasi goreng ya... 👱‍♂️: Eh bentar, tapi bapak perlu liat data perhari ini... 🧔‍♂️: Eh buat apa, 400.000/hari itu gede lho 👱‍♂️: Tapi, tergantung hari juga sih... senin-jum'at memang pada untung mayoritasnya di 500.000 terutama hari jum'at bisa 1,8 juta sih... tapi sabtu minggu ada rugi dan ruginya 500.000. 🧔‍♂️: Wah itu masalah dong kalau sampai rugi banget di sabtu/minggu.
Indonesia
90
958
5.2K
171.2K