faisha

14.1K posts

faisha banner
faisha

faisha

@okayfaisha

heavy on men dni

22 Katılım Mayıs 2017
439 Takip Edilen93 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
faisha
faisha@okayfaisha·
book i’ve read 📚
English
1
0
0
9.7K
faisha retweetledi
AJI
AJI@a7ibayu·
Teman2 bantu viralkan berita mengenai Kaltim ya, terkait dinasti, terkait tidak pekanya atas penggunaan anggaran, demo masyarakat dan mahasiswa atas keresahan ini
Indonesia
12
3K
5.2K
31.3K
faisha retweetledi
—SGKG—
—SGKG—@sgkg108·
🤨
—SGKG— tweet media
QME
21
5K
39.9K
303K
faisha retweetledi
🦀
🦀@sino_non08·
#ProjectHailMary #プロジェクト・ヘイル・メアリー
🦀 tweet media
QME
7
5K
23.9K
280.5K
faisha retweetledi
intinyadeh
intinyadeh@intinyadeh·
#intinyadeh kasus uang jemaat gereja ilang Rp28M ditipu pegawai BNI: > 2019 Andi Hakim Febriansyah, Kepala Kantor Kas BNI Unit Aek Nabara Rantauprapat, nawarin produk fiktif "BNI Deposito Investment" dgn bunga tinggi 8% ke Suster Natalia, bendahara Credit Union Paroki (1/4)
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
66
2.2K
5.8K
465.1K
faisha retweetledi
Ali 👊🏻
Ali 👊🏻@mhuseinali·
Halo @BNI Kalau kasus Suster Natalia uang jemaatnya gak bisa dikembaliin, saya tutup rekening ya.
Indonesia
671
12.7K
62.2K
2.5M
faisha retweetledi
Nabiyla Risfa Izzati
Nabiyla Risfa Izzati@nabiylarisfa·
Nggak paham sama konsepnya. Rekrutmen untuk Kopdes Merah Putih, tapi jadi pegawai BUMN. Hubungan BUMN dengan Kopdes-nya apa? Status hubungan kerjanya nanti apa? Kenapa BUMN jadi vehicle untuk menanggung labour cost dari Kopdes Merah Putih? So many questions…
Kompas.com@kompascom

Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih membuka rekrutmen besar-besaran. Pemerintah membuka rekrutmen atau lowongan untuk 30.000 manajer Kopdes Merah Putih yang nantinya akan diangkat menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Baca selengkapnya: nasional.kompas.com/read/2026/04/1… ~RK #kopdes #merahputih #rekrutmen

Indonesia
242
1.9K
5K
238.3K
faisha retweetledi
𝐍𝐨𝐳𝐞𝐥⚚ノゼル
“yaelah bbm non subsidi doang yg naik, ga ngaruh ke gw” Yang naik emg bkn subsidi, tp bbm non subsidi dipake sektor logistik dan industri. Ongkos kirim naik —> biaya produksi naik —> harga barang ikut naik. Ujungnya ya kita ttp kena dampak.
Indonesia
208
7.2K
17.4K
323.3K
faisha retweetledi
nya kaleum
nya kaleum@nyakaleum·
@lalalil52527844 @Yupi_Geprek it’s basically the same saying as calling girls with big boobs guilty for wearing “revealing clothes”, and it’s dumb. just let the guy wear what he wants to and use your fucking brain, blame your dirty mind instead, stupid yokel.
English
5
51
903
16.7K
faisha retweetledi
Rodri Tanoto (陳曉陽)
Semuanya itu akarnya cuma satu, konsen. Tapi kalian kan cuma ribut ruang privat pravit, ketahuan nggak ketahuan, tanpa mikir kalau orang-orang yang sedang dibahas itu manusia, dengan akal pikiran, dengan keinginan untuk tidak dijadikan bahan gunjingan cabul.
𝓐bak 玲@MireinaRiviere

Ngeseks di ruang privat: Nggak boleh diumbar, dipersekusi, urus dosamu sendiri. Ngechat di closed group chat: Boleh didoxxing, boleh diumbar, ini bukan masalah privat.

Indonesia
16
2.2K
5.9K
87.6K
faisha
faisha@okayfaisha·
drainingnya minggu ini
Indonesia
0
0
0
18
faisha retweetledi
Richard
Richard@gamray·
this is absolutely the greatest video of all time
FranceNews24@FranceNews24

📹 VIDÉO - #Insolite : Pendant la coupe des griffes, une marmotte semble avoir déjà accepté son destin… tandis que l’autre panique à chaque coup de coupe. Une scène aussi drôle que totalement théâtrale.

English
340
23.4K
249.2K
12.9M
faisha retweetledi
kay coloured funk 🐟
kay coloured funk 🐟@reinkarnyasi·
hari ini energi gw benar-benar habis melihat semua informasi yang ada. semoga Tuhan selalu melindungi perempuan dan semoga perempuan diberikan kekuatan.
robin ★@pynchceo

Indonesia
6
1.6K
8.3K
149.8K
faisha retweetledi
Kata
Kata@massJaaay·
@jasontoddreveng Dulu, dikasih tau kalo nyembah berhala itu salah, mereka menjawab: "ini sudah dilakukan dari dahulu oleh nenek moyang kami"
Indonesia
11
133
1K
29.5K