loviee
12.3K posts

loviee retweetledi
loviee retweetledi
loviee retweetledi

Guys aku minta tolong retweet kalo ada info lowongan pekerjaan apapun itu asalkan halal. Kerjaan kasar pun aku gak masalah, dibawah umr jauh juga gak masalah. Aku domisili Jakarta barat minta tolong apapun asalkan di bayar aku mau kok. Makasih 🫶
Nayy SSD 📌@sceuwpid
Kemarin cek listrik rumah tembus 1,5 juta + wifi 380k sementara jualan nasi goreng gue udah 4 hari gak ada yang beli. Jujur gue gatau bayar nya gimana. Malem nya gue mimpiin almarhum bokap dia nangis sambil peluk gue kaya kasih semangat,,, makasih ya pah 🫂
Indonesia
loviee retweetledi
loviee retweetledi
loviee retweetledi

Dear X, aku mau minta bantuan utk terapi ibu ku yang sakit pengapuran kaki, ibu ku udah gabisa jalan, cuma baring aja dikasur 🥺, dan untuk biaya sekola ongkos 2 adik akuu, apa lagi ini mereka harus ujian, harus masuk terusekolahnya. Aku jual pempek palembang harganya 2.500 / 1 nya. bisa kirim luar kota, pempeknya ikan kakap asli ya, rasanya enak bangetttt, nyuko bangettt. yok guys dibeli dibeliii




Indonesia
loviee retweetledi

mending kuliah tanpa memikirkan biaya dan financial freedom
T R I@three4u_
Mending lavender marriage atau ga nikah sama sekali?
Indonesia
loviee retweetledi

loviee retweetledi
loviee retweetledi
loviee retweetledi

Seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial AKS (12), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI di wilayah Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, dilaporkan mengalami depresi.
Hal itu seperti yang diungkapkan bibi korban, berinisial VN. Ia mengatakan. korban disebut selalu mengurung diri di dalam kamar dan kerap menangis histeris hingga melukai diri sendiri.
Sertu Majib sendiri kini masih dalam pelariannya dan belum ditemukan setelah dilaporkan kabur saat diperiksa atasannya terkait dugaan pencabulan yang ia lakukan terhadap korban.
VN membeberkan, awalnya korban bersama keluarganya tinggal di rumah terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto. Korban dan terduga pelaku diketahui memiliki hubungan kekeluargaan.
Namun, korban dan keluarganya kemudian meninggalkan rumah itu dan memutuskan tinggal di rumah neneknya yang berada di Kota Kendari sejak kasus tersebut bergulir.
Saat di rumah neneknya itu, korban menunjukkan perilaku depresi yang diduga timbul akibat kejadian tersebut. Kata VN, saat itu korban takut keluar rumah dan selalu mengurung diri di dalam kamar.
Bahkan saat didampingi keluarganya, korban hanya merenung dan enggan bercerita.
“Kondisi korban semakin parah karena depresi berat dengan mencakar-cakar tubuhnya dan menangis histeris ketakutan,” katanya kepada media, Minggu (3/5/2026).
Pendampingan yang dilakukan psikolog anak telah diberikan kepada korban, tetapi hingga kini belum memberikan perkembangan baik terhadap kondisinya.
Kata VN, pihak TNI sempat berupaya mengajukan permintaan untuk membesuk korban. Namun, hal itu ditolak keluarga lantaran korban masih takut bertemu dengan orang baru.
“Kemarin mereka mau datang tapi kami keluarga korban takut karena korban masih depresi berat,” bebernya.

Indonesia
loviee retweetledi

Biadab.. !! 😡😡😡 Dari kemarin gak viral2 ini kasusnya!! Bantu UP gaesshh.. !! Sampe pelaku di hukum seberat2nya!
Seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial AKS (12), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI di wilayah Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, dilaporkan mengalami depresi. Korban cenderung mengurung diri di dalam kamar, kerap melukai tubuhnya dengan cara mencakar, serta sering menangis histeris karena ketakutan.
Tante korban berinisial VN mengungkapkan bahwa korban sebelumnya tinggal bersama keluarga di perumahan milik terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Namun, sejak kasus ini mencuat, keluarga memutuskan pindah dan kini tinggal di rumah nenek korban di Kota Kendari.
Selama berada di rumah neneknya, korban disebut enggan keluar rumah dan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. Saat bersama keluarga, korban cenderung diam dan tidak ingin bercerita.
VN menuturkan, kondisi korban justru memburuk saat berada sendirian. Korban kerap menangis histeris, menunjukkan rasa takut berlebihan, bahkan melukai tubuhnya sendiri hingga menimbulkan luka.
“Kondisi korban semakin memprihatinkan karena mengalami depresi berat. Ia sering mencakar tubuhnya dan menangis histeris karena ketakutan,” ujar VN, Minggu (3/5/2026).
Baca selengkapnya di kisahan.id
Indonesia
loviee retweetledi
loviee retweetledi
loviee retweetledi
loviee retweetledi
loviee retweetledi





















