Namanya Juga

10.5K posts

Namanya Juga banner
Namanya Juga

Namanya Juga

@omcopywriter

Ketemu dari kolom replies? Follow dulu aja. Kali aja cocok. Kadang bahas yg lagi viral dari sudut pandang psikologi marketing. Kadang cuma ngomel-ngomel.

terra incognita Katılım Eylül 2011
562 Takip Edilen358 Takipçiler
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
@AdjieSanPutro Kalo om Adjie budget utk beli konten pendidikan berapa persen per bulannya?
Indonesia
0
0
0
32
Adjie Santosoputro
Adjie Santosoputro@AdjieSanPutro·
19 ribu yang subscribe 27 ribu orang. Coba konten eksklusif isinya edukasi belajar, 19 ribu juga, berapa yang subscribe? 100 orang aja susah, wkwkwk 🥹 Itu salah satu bukti orang lebih mau ngeluarin uang buat ngepoin hidup seleb, buat hiburan, daripada buat pendidikan.
Bardan - Digital Marketer@bardanslm

selebgram dapet 500 juta-an sebulan jual konten ekslusif 😳 kalau misalnya nih kamu punya konten ekslusif, kira2 isinya apa gaes???

Indonesia
11
17
65
7.9K
125Japstyle 🇮🇩
125Japstyle 🇮🇩@125Japstyle·
Di budaya suku Huli, Papua Nugini, seorang pria harus melewati berbagai proses sebelum dianggap dewasa dan siap menikah. Pemuda 20 tahun ini bahkan menghabiskan waktu satu tahun memanjangkan rambutnya untuk dijadikan wig tradisional, sekaligus mengikuti sekolah khusus yang mempersiapkan anak laki-laki menuju kedewasaan. Bagi masyarakat Huli, semua proses itu menjadi simbol bahwa ia telah resmi menjadi seorang pria.
Indonesia
40
458
5.9K
1.4M
Siaran Bola Live
Siaran Bola Live@SiaranBolaLive·
Legend yang mana yang belum didribble sama Messi?
Indonesia
97
104
1K
101.9K
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
@bardanslm tapi, Pak. Kalo warga konoha "sepinter" warga X, bisa jadi skema oren to meta jadi ga laku pak hehe. kehilangan market.
Indonesia
0
0
0
700
Bardan - Digital Marketer
biasa denger pemerintah konoha bercanda, denger ada orang yg tanggepannya serius jadi rada aneh gak si? 🙏 kalau pemilu isinya cm warga twitter, pak anies peluang menangnya lebih besar. sayangnya X isinya cuma seiprit dibanding jumlah total warga konoha wkwk jadi inget pas pemilu kemarin tim saya gen Z dikantor pada joget oke gas semua, alias mereka rata2 milih mas wowo, bahkan pada ikut sedih pas dikomentar 11/100 saya cm bisa ngakak 😭😭😭
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan

Izinkan ikut berpendapat tentang situasi belakangan ini…

Indonesia
41
62
470
23.4K
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
@bardanslm Ga tahu kalo cowok. Tapi yang jelas kalo cewek Sunda itu pemales.
Indonesia
2
0
0
567
Bardan - Digital Marketer
apakah cowok sunda cenderung pemalas??? almarhum ayah saya asli salah 1 desa di tasik, beliau cerita dulu mimpi anak2 di sana sama semua, yakni setelah lulus sekolah jadi pedagang remote TV keliling. saya tanya kenapa mimpinya enggak lebih "tinggi"? misalnya merantau bangun bisnis di kota orang atau kejar mimpi besar yg lain? jawabannya: - desanya itu subur, beras dari panen sawah, makan ikan tinggal tangkep ikan dari balong/kolam, sayur tinggal metik, tetangga saling bantu, jadi udah merasa cukup aja, tidak ada dorongan lebih - orang2 lebih suka hidup tenang dari pada ambisi ekspansi merantau, jadi beda prioritas hidup - referensi jg jadi faktor kuat. orang2 di desa tidak ada contoh sukses yg bisa jadi patokan - budaya merantau kerja keras sampai sukses itu cukup asing di desanya nah ayah saya termasuk yg pertama jadi sarjana di desa itu, itu jg karna nilainya bagus, dapet beasiswa dan disuruh gurunya kuliah. alhamdulillah dr kampung bisa keterima di unpad dan jadi dosen. cerita lainnya istri saya dulu sempet kerja jadi HR, sering rekrut alumni SMK di bandung dan dateng langsung ke sekolah2nya. uniknya misalnya di sekolah yg janjian mau interview ada 200 orang, eh yg dateng kurang dari 50 orang. setelah diskusi dengan guru2nya, banyak anak2 disana rela digaji kecil asal masih di bandung, ada yg kerja bidang kreatif, sebagai barista, dll. kesimpulan? - stereotip orang sunda malas menurut saya balik lagi ke karakter masing2 orang aja - ini masalah budaya, mereka cenderung lebih kejar hidup tenang dan nyaman tp secukupnya di lingkungan tempat tinggal dari pada kejar yg ngoyo banget sampe sukses - faktor lingkungan, budaya dan referensi orang tua dan teman2 jg jadi faktor penting kalau menurutmu gimana??? apakah temenmu ada yg jadi "sunda financial freedom" seperti postingan dibawah??? 😅
talon@TalonXBT

Menjadi Sunda Financial Freedom - kirim istri ke taiwan - mancing, ngopi, sarungan daily - kirim anak ke pesantren supaya mancing lancar - minta uang ke istri di taiwan - depo kalau ada duit - kalau ga ada duit nonton KDM

Indonesia
95
66
666
117.3K
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
@fajarnugros selain emang lebih pinter, blio setau saya sering ikut suaminya dinas. Sering sengaja tak sengaja mendengarkan meeting, koordinasi, dll. Jadi mengamati langsung cara-cara keputusan dibuat. Ibarat sebelumnya udah duduk di samping sopir dan mengamati bagaimana mobil dikemudikan
Indonesia
0
0
461
30.3K
Fajar Nugros
Fajar Nugros@fajarnugros·
Sherly Tjoanda awalnya istri/ ibu rumah tangga lalu jadi Gubernur. Atau udah CEO juga kayak Menteri Pariwisata ya? Kenapa cara bicara dan diksinya sangat jauh?
Indonesia
38
56
2.1K
418.5K
Jawafess
Jawafess@jawafess·
Opo lur?
Jawafess tweet media
Indonesia
3.6K
122
2.2K
519.2K
Bardan - Digital Marketer
pandji alumni ITB raditya dika alumni UI ernest alumni UNPAD ryan adriyandhy alumni BINUS dan beasiswa Fulbright di USA isman hs alumni ITB ternyata para founder stand up komedian pinter2 banget gaes 🗿 jadi inget mr bean aja s2 oxford teknik elektro😂 stand saya masih sama, mau jadi apapun kamu di masa depan, kalau ada kesempatan kuliah di kampus yg bagus lebih baik kejarrr, apalagi kalau perintis. kalau memang blm ada kesempatan kuliah gpp fokus pelajari skill2 yg sekiranya akan berguna di masa depan, belajar enggak akan pernah ada ruginya seriusss. jangan percaya influencer yg bilang kuliah enggak penting 😅 menurutmu kuliah penting enggak???
Indonesia
173
912
7.3K
336K
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
@ikhwanuddin wah, makasih banget, Mas. Barusan buka2 yg gutenberg. Asik banget. Dan iseng coba baca yg plain text. Somehow lebih less distraction. New experience.
Indonesia
0
0
0
86
ikhwānuddīn 🔍
ikhwānuddīn 🔍@ikhwanuddin·
When there is a will, there is a way. Kalau ingin baca buku bisa akses archive.org dan gutenberg.org, bukan download ya tapi baca. Ada banyak buku jadul yang bisa diakses tanpa harus beli atau membajak. “Ah bahasa Inggris.” Oh bisanya Indonesia, jalan ke perpustakaan cari karya teks Indonesia kan bisa. “Ah koleksinya ga lengkap.” Mungkin coba ikut (atau bikin) komunitas yang saling pinjemin/sewain buku.
Masa Depan yang Tidak Boleh Dibicarakan@AditMKM

Menurutku, benar minat baca masyarakat Indonesia itu meningkat, tetapi masih sedikit yang punya habit baca buku. Kita tidak bisa terus menerus menyalahkan harga buku yang mahal, karena banyak masyarakat yang level ekonominya mampu beli buku, tidak beli dan tidak baca buku. Wdyt?

Indonesia
13
134
555
100.1K
YUDHA SI TAAT PAJAK
YUDHA SI TAAT PAJAK@yudhakhel·
Saking jeleknya, Gibran sekarang terlihat sebagai sebuah harapan 🥹🥹
Indonesia
3.2K
917
8.9K
3M
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
@ikhwanuddin Kalo baca komen dari ordal, yg merupakan dosen peneliti di UMY, katanya sih judulnya agak clickbait. Karena dosen peneliti tetep ngajar. Cuma jumlah jamnya dikit. Dan dosen peneliti harus tetep ngajar, meski sedikit. Krn itu kan kompetensi.
Indonesia
0
0
5
495
ikhwānuddīn 🔍
ikhwānuddīn 🔍@ikhwanuddin·
UMY memisahkan jalur karier dosen menjadi peneliti, pengajar, atau pengabdian masyarakat; tanpa kewajiban menjalankan ketiga fungsi sekaligus. Kebijakan ini diharapkan mengurangi beban kerja, meningkatkan kualitas riset, dan meningkatkan peringkat kampus nasional maupun internasional.
ikhwānuddīn 🔍 tweet mediaikhwānuddīn 🔍 tweet media
Indonesia
59
503
2.4K
108.1K
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
@aniesbaswedan Kalo saya penerbit/ penulis buku yg tengah, saya akan jadikan postingan ini testimoni. Dijahit dengan screenshot postingan berita abah anies diterima kerja di Riyadh. "Duta pengangguran nasional ini kini on the job kembali setelah baca buku ini."
Indonesia
0
0
5
586
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Baca… Baca buku berat dan ringan. Baca buku fiksi dan non fiksi. Baca buku cetak dan digital. Baca buku di rumah, di jalan, dan saat istirahat kerja. Baca buku dari penulis terkenal dan dari penulis pemula. Baca buku beli sendiri dan pinjam dari perpustakaan. Baca buku sendirian dan bersama-sama. Baca buku sambil diam dan sambil diskusi. Baca buku buat berpikir serius dan buat suka-suka. Baca buku apa saja, kapan saja, di mana saja. Selamat Hari Buku Nasional! :)
Anies Rasyid Baswedan tweet media
Indonesia
400
6.4K
30.1K
405.2K
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
@karinyoo Ngeremehin tukang Ngeremehin sales Ngeremehin pedagang gerobakan Ngeremehin freelancer Glorifikasi kerja kantoran, berseragam, ber-AC. Ciri-ciri warga pecinta simbol atau feodal.
Indonesia
0
0
2
201
карина ☁️💙
Di Indonesia itu kenapa ya aku merasa apa2 harus gengsinya tinggi wkwk masalah kerjaan blue collar, white collar aja dibahas mulu, seakan2 kerjaan managerial kastanya tinggi bener dan merendahkan skil2 blue collar and trades as "skill kayak gitu". padahal salah satu highest paying job di Australia itu konsutruksi, plumber alias tukang ledeng dan tukang listrik. Gaji mereka pertahun bisa sampai 2 Milyar. Kerjaan labour mining FIFO? Apalagi 😬 Trade, labour, machineries itu make up hampir 40% workforce di sini. Di Australia, kerjaan blue collar itu banyak sertifikasinya, dan dianggap skilled worker, duitnya juga kenceng. Di sini kuliah/engga gak pengaruh sama kehidupan sosial kalian pun, ga ada kerjaan A dianggap lebih baik drpd kerjaan B. Contoh nih co-workerku, lulusan SMA, ada sertifikasi child care tp dia gak kerja di child care, sekarang umur 28 udah punya aset property senilai 5 Milyar, beli mazda CX-5 cash, liburannya ke hawaii, barangnya Lv & Gucci kalo ke kantor. Dan itu semua hasil kerja clerk kantoran sebagai admin selama 10 tahun (dia kerja dr lulus SMA) Tetangga rumahku kerjanya pembasmi hama, bukan owner, hanya perkerja biasa, baru aja beli BYD Sealion 7, total mobil di rumahnya 4 biji, bisa sekolahin anak ke private school. Coba di Indonesia, bisa gak tuh dapet kualitas hidup yang sama..bisa gak menghargai trade jobs and blue collar worker? agaknya susah.
Kevin Sebastian@kevinsebast_

Btw gue jd inget obrolan sama temen gue yg skrg kerja di Accentur*, plus minusnya soal WHV atau kerja di LN tapi sebagai blue collar. Dia bilang: “kalo udah keluar effort + biaya buat lulus S1, coba dulu maksimalin usaha cari kerjaan white collar yg gajinya gede. Better than buru-buru berangkat WHV terus jadi blue collar.” Gak harus sesuai jurusan, coba cari kerjaan yg paid well, ada peluang switch karir kesitu gak. Tapi kalo bisa WHV dan dapet kerjaan white collar (krn yg whv wajib s1, brrti ada capacity) ini top bangetttt. Karena menurut dia dan gue setuju kalo di kerjaan white collar tuh kita bukan cuma kerja cari duit, tapi belajar: managerial, komunikasi, cara perusahaan gede bisa sustain tuh gmn, cara handle stakeholder, sampe belajar business process dll yang ini justru mahal bgt. Sedangkan kalau WHV, no offense ya 🙏🥲 takutnya skill-skill ky gitu jadi jarang kepake karena mayoritas kerjaannya lebih fokus ke tenaga & execution, bukan di area decision making besar atau managerial.

Indonesia
67
875
4K
517.4K
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
kadang mikir. Tukang sering dianggap kerjaan "gitu doang". Ga usah sekolah, dll. Padahal.. Orang2 pinter itu kan bayar tukang krn ga bisa ngerjain kan? Pun bisa ngerjain sendiri, hasilnya ga bagus 'kan? Artinya, nukang itu 'ga doang'.
карина ☁️💙@karinyoo

Di Indonesia itu kenapa ya aku merasa apa2 harus gengsinya tinggi wkwk masalah kerjaan blue collar, white collar aja dibahas mulu, seakan2 kerjaan managerial kastanya tinggi bener dan merendahkan skil2 blue collar and trades as "skill kayak gitu". padahal salah satu highest paying job di Australia itu konsutruksi, plumber alias tukang ledeng dan tukang listrik. Gaji mereka pertahun bisa sampai 2 Milyar. Kerjaan labour mining FIFO? Apalagi 😬 Trade, labour, machineries itu make up hampir 40% workforce di sini. Di Australia, kerjaan blue collar itu banyak sertifikasinya, dan dianggap skilled worker, duitnya juga kenceng. Di sini kuliah/engga gak pengaruh sama kehidupan sosial kalian pun, ga ada kerjaan A dianggap lebih baik drpd kerjaan B. Contoh nih co-workerku, lulusan SMA, ada sertifikasi child care tp dia gak kerja di child care, sekarang umur 28 udah punya aset property senilai 5 Milyar, beli mazda CX-5 cash, liburannya ke hawaii, barangnya Lv & Gucci kalo ke kantor. Dan itu semua hasil kerja clerk kantoran sebagai admin selama 10 tahun (dia kerja dr lulus SMA) Tetangga rumahku kerjanya pembasmi hama, bukan owner, hanya perkerja biasa, baru aja beli BYD Sealion 7, total mobil di rumahnya 4 biji, bisa sekolahin anak ke private school. Coba di Indonesia, bisa gak tuh dapet kualitas hidup yang sama..bisa gak menghargai trade jobs and blue collar worker? agaknya susah.

Indonesia
0
0
0
121
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
@karinyoo Di luar topik utama, mungkin ini penyebab kerja "kuli" diremehkan di Indonesia. "Di Australia, kerjaan blue collar itu BANYAK SERTIFIKASINYA dan dianggap skilled worker," meanwhile di Indonesia, ga ada tuh sertifikasi tukang.
Indonesia
0
0
0
157
Bajing ireng84
Bajing ireng84@Bajingireng84·
@Psalm2000 @neVerAl0nely___ Dugaan nmr ke 3 yg seperti nya sedang bermain, banyak kok yg bersuara lantang tp langsung jadi seperti pesakitan ( padahal semua nya fine2 saja,dan mereka banyak bilang effect dari kelelahan dan akhir nya hanya bisa terbaring diranjang dengan kondisi badan yg sangat tdk lazim )
Indonesia
1
0
2
60
Never
Never@neVerAl0nely___·
Kondisi saat ini Bapak Komarudin Hendra Simanjuntak SH. MH pengacara yang pernah menangani beberapa kasus populer di Indonesia diantaranya Wisma Atlet Hambalang dan kasus korupsi e-KTP, menjadi pengacara Muhammad Kece dalam kasus penistaan agama, dan menjadi pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat.
Indonesia
281
1K
6.8K
1.2M
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
@BangPino__ sebenernya yg jarang orang notice: bunga-bunga di sketsel. yang jadi 'bacgkround' mereka. Di sisi Trump, bunga-bunganya layu. Di sisi Xi? lihat sendiri.
Indonesia
0
3
41
6.3K
BP™
BP™@BangPino__·
Diplomasi itu bukan cuma soal kata-kata, tapi juga simbol. Saat posisi duduk Trump tampak lebih rendah dari Xi Jinping dalam pertemuan bilateral, banyak yang menilai itu bukan kebetulan. China paham betul permainan gestur dan visual politik. Pesannya jelas: Beijing ingin menunjukkan bahwa era dominasi tunggal Amerika mulai digeser. Kini China tampil percaya diri sebagai kekuatan besar dunia, bahkan berani mengirim “kode keras” di depan kamera internasional.
Indonesia
116
593
3.2K
336.9K
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
@Txtdariiugm 1. Bayar pake tenaga. 2. Buah tangan murah gpp. Yg penting ada. 3. Skill issue. Fokus ke no 3 aja. Naikkin skill make & manage money. Tanpa skill, kita tinggal di negara ansos sekalipun, akan high-cost. Di Finland g ada biaya sosial. Tp pajak tinggi. G bs manage, tetep boncos
Indonesia
0
0
0
93
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
Ada yg bisa ngasih ide gak, gimana cara bertahan hidup sbg makhluk sosial tanpa harus ngeluarin duit? Soalnya jujur di indonesia biaya sosial itu cukup besar dan kalo ga mau ngeluarin kemungkinan tersingkir dr society semakin gede 🙂 Nikahan minimal amplop, belom transport sm akomodasi. Mau silaturahmi minimal bawa buah tangan. Dateng wisuda minimal kado atau bunga. Belom lagi kalo lebaran ngasih parcel/hampers/thr. Walau sebenernya semua ga wajib, tapi ada harga yg harus dibayar buat jadi manusia utuh di masyarakat.
ngg 🍉🇵🇸@yaudahjawa

Capek banget sama orang miskin ngotot "3jt cukup di jkt kalo kamu gak hedon" KITA TUH MANUSIA, kita butuh bersosialisasi. Emang ga butuh nyumbang temen nikah? Melahirkan? Ngado temen ultah? Liburan? Beli bucket bunga temen wisuda? Lagi sedih pengen ke cafe makan manis2?

Indonesia
57
323
1.8K
150.8K
Namanya Juga
Namanya Juga@omcopywriter·
@mieayampgzd @puturizki @Iyangapril_ Iya. saya awam sih soal bola. Tp tiap era ada aturan dan kebutuhan. Let say dulu aturan lebih longgar. Cara main lebih keras. Dan butuh skill individu lebih. Pemain skg suruh ke jaman itu juga belum tentu bisa. Lebih pas kalo Beckham dicompare ke SESAMA gelandang DI ERANYA.
Indonesia
2
0
0
107
Koh Rendy
Koh Rendy@mieayampgzd·
@omcopywriter @puturizki @Iyangapril_ Masuk akal. Walau memang sah2 aja menilai secara subjektif, Menurut saya memang ga pas kalau ngebanding2in pemain era lama dengan era baru.
Indonesia
1
0
0
139
Milanista
Milanista@GueMilanisti·
@puturizki @Iyangapril_ Puji skill/attribut pemain tengah. Beckham maen di RM dan CM, artinya dia pemain bagus, salah satu terbaik di posisinya. Kl beckham lo taruh di posisi lain ya jd pemain biasa2 aja. Ini bukan argumen sih, lebih ke kurang mengerti sepakbola. Maaf ga bermaksud sok tau 🙏🙏🙏
Indonesia
2
0
9
1.2K