Sabitlenmiş Tweet
Omuniuum
109.4K posts

Omuniuum
@omuniuum
Small shop of Reading and Listening | Ciumbuleuit 151 b lantai 2 Bdg 40141 | Ph. 022-2038279 | 087821836088 | 10 A.M. - 9 P.M. | [email protected] |
Indonesia Katılım Mart 2009
1.2K Takip Edilen49.2K Takipçiler
Omuniuum retweetledi

@AdibHidayat Tak lain dan tak bukan, mas.
Paling presisi dipakai saat lebaran, hehe
Tinggal tunggu mendarat ke rumah aja dari @omuniuum

Indonesia
Omuniuum retweetledi
Omuniuum retweetledi
Omuniuum retweetledi
Omuniuum retweetledi
Omuniuum retweetledi

Saya mengutuk keras tindak kekerasan terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator @KontraS yang mengalami penyiraman air keras tadi malam, mengakibatkan luka pada muka, mata kanan, tangan kiri dan dada. Kejahatan ini tidak boleh dibiarkan, harus diusut tuntas.
Indonesia
Omuniuum retweetledi

Saya bukan pemberani, tapi melihat apa yg sdg terjadi di negeri ini, saya tdk bisa diam lagi.
Saya bukan hidup terjepit karena kebijakan pemerintah, tapi merasakan uang pajak dihamburkan membuat saya emosi.
Saya saat ini hidup nyaman tapi melihat seorang aktivis disiram air keras membuat kejadian ini sdh tdk bisa dibiarkan.
Saya mungkin bisa sembunyi dalam kesenangan, tapi beberapa kali penegak hukum membunuh tanpa alasan membuat diri ini geram.
Jika cari aman,selamat,nyaman saya akan ber haha hihi diam saja, tapi tunggu, hal tsb bisa menimpa kita semua.
Jika kezaliman kita biarkan saja maka azabnya kita pula yg merasakan.
Sudah saatnya kita berisik, berteriak kpd kezaliman. Karena yg berbuat lalim jika dibiarkan mereka merasa menang.
Indonesia

Disini Ada Yang Seneng Gak Kira Kira Sama Ide Records Gathering? Kita Bawa Koleksian Untuk Secara Bergantian Diputar Di Record Store Sekalian Ngobrolin Album Favorit Kita Masing Masing 😊
asha@shug0ra
my cd collection gwej
Indonesia
Omuniuum retweetledi

MBG ladang mark up?
Gusmin ngeri membaca liputan dari @projectm_org tentang proyek MBG yang masalahnya ternyata bukan hanya soal kualitas makanan, namun juga di anggaran.
Selain meracuni ribuan siswa dan ibu hamil tanpa tindakan hukum, proyek MBG juga memiliki banyak sekali masalah. Pengadaan banyak item printilan proyek ini penuh dengan muslihat. Misalnya, ada kaos kaki merek antah berantah yang harganya di atas rata-rata. Sepeda motor yang merk dealernya sulit sekali dilacak harganya jauh di atas sepeda motor 'mainstream' di kelasnya. Dan, tablet harganya dikatrol hingga 2x lipat.
Siapa yang bermain? Siapa yang mengawasi? Siapa yang menindak? Tanpa niat baik penguasa, sepertinya ini akan terus jadi misteri.
MBG merampas banyak sekali anggaran untuk kemaslahatan publik. Hampir semua lembaga terkena efisiensi yang mengurangi kualitas pelayanan. Contoh kecil: jalanan rusak, ISBN tak kunjung terbit, hingga informasi bencana yang lambat. Semua kena getahnya.
Dengan anggaran mengerikan, pelaksanaannya justru menunjukkan kegagalan sistemik dan kekacauan struktural. Banyaknya kasus keracunan, menu yang tidak sesuai, produksi kebohongan, hingga potensi korupsi yang besar membuat program ini perlu dievaluasi menyeluruh.
Padahal ada sebuah kaidah penting dalam kepemimpinan. Tasharruful imam 'ala raiyyah manuthun bil maslahah. Kebijakan pemimpin harus mempertimbangkan kebaikan rakyat.
Sampai sejauh mana MBG akan menjadi mega bancakan golongan tertentu? Sampai kapan berita mengenaskan proyek ini akan terus hadir di kehidupan kita? Agak sulit menjawabnya. Sebab semua membutuhkan niat baik penguasa.
Liputan bisa diklik melalui: projectmultatuli.org/proyek-mbg-pot…




Indonesia
Omuniuum retweetledi

🚨 Pernyataan Sikap Kami atas Video ini 🚨
Kawan-kawan, Handai Tolan. Coba perhatikan mulai dari menit 5:41. Kacau ini presiden. Mental dendamnya kentel banget. Kemampuannya dalam mencerna kritik sangat buruk. Amat sangat buruk.
"Berarti kamu butuh MBG ya? Soalnya katanya MBG gak penting. Banyak orang-orang pintar di Jakarta yang bilang kalau MBG gak penting. Buang-buang anggaran."
Woy, Gendut. Kalau sedari awal 'blueprint' MBG itu menyasar anak-anak sekolah yang nasibnya seperti Yamisa, KAMI JAMIN, gelombang kritik dan protes ngga akan semasif seperti sekarang. Nilai gizi perporsi bakalan lebih bagus, anggaran yang dipakai juga nggak bakalan setekor sekarang.
Masalahnya adalah, den, presiden, MBG udah berjalan setahun lebih, sektor yang dikorbankan sudah banyak, anggaran udah kebuang triliunan rupiah, tapi pendistribusiannya masih sangat carut marut. Masih banyak siswa/i kayak Yamisa yang belum kebagian, tapi di lain sisi siswa/i yang ortunya mampu, yang biaya SPP sekolahnya ada di level menengah sampai mahal, malah kebagian, dan bentuk menu yang disajikan terkesan melecehkan kemampuan ekonomi mereka.
Mosok koyok ngono rak paham sih, Ndut?
Tolong hentikan narasi dan berbicara pada khalayak publik perihal banyak orang pintar yang menolak MBG. Tidak ada yang menolak MBG apabila program ini berlandaskan kajian dan riset yang kuat, roadmap yang mateng, dan target kategori penerima manfaat yang sangat jelas. Dengan terus-menerus menarasikan kritik terhadap MBG sebagai bentuk penolakan, maka bukan tidak mungkin kalau kami mengecap presiden sebagai dalang konflik warga vs warga, rakyat vs rakyat.
"Ya kan untuk bisa merata kami perlu waktu."
Alah, omong kosong. Kalau pelaksana program sedari awal mau untuk melakukan riset yang lebih dalam terlebih dahulu, mengizinkan para ahli untuk turut terlibat, waktu dan biaya tidak akan banyak terbuang seperti sekarang. Dan tidak akan ada anak-anak sekolah seperti Yamisa, yang terlambat mendapatkan haknya.
Kompas.com@kompascom
Respons Prabowo ke Bocah Nias yang Teriak Minta Jembatan dan MBG ~RS
Indonesia
Omuniuum retweetledi

Wiwin adl ibu yang anaknya dirudapaksa dan dibunuh pada tragedi 1998. Kini ia jadi biksuni. Luka yg teramat dalam membawanya pada pelarian dan hidup menyendiri. Puluhan tahun memendam bara, kini ia berbicara.
Tulisan wawancara ini bikin mbrebes mili.
majalah.tempo.co/read/wawancara…
Indonesia
Omuniuum retweetledi























