ayuuuu retweetledi
ayuuuu
189 posts

ayuuuu retweetledi
ayuuuu retweetledi
ayuuuu retweetledi

Ave Neohistorian!
Sejarah Indonesia seharusnya membuktikan bahwa peradaban selalu maju ke depan, bukan mundur ke belakang tetapi dengan munculnya normalisasi istilah "tobrut" membuktikan bahwa kita telah berdosa mengkhianati tanggung jawab terhadap Sejarah!
Istilah "tobrut" dalam slang Indonesia menyoroti aspek masalah berkelanjutan tentang objektifikasi perempuan. Berasal dari kata "toket" (payudara) dan "brutal," istilah ini mencerminkan penekanan vulgar terhadap tubuh perempuan, memperkuat stereotip dan mereduksi perempuan menjadi atribut fisik, seonggok objek seksual yang tidak bernyawa. Ekspresi linguistik ini merupakan bagian dari masalah sosial, di mana tubuh perempuan sering dilihat sebagai objek untuk kesenangan dan pengawasan pria saja.
Dalam Sejarah, objektifikasi perempuan seharusnya telah lama dipajang dalam daftar rasa malu peradaban. Budaya, ekonomi, dan politik di mana tubuh perempuan diidealkan atau dikomodifikasi untuk memenuhi standar masyarakat harus dibuang ke dalam museum kejahatan manusia.
Kita melihat dari lukisan hingga iklan, penggambaran tubuh perempuan sering mengutamakan daya tarik estetis atau erotis daripada kemanusiaan individu. Objektifikasi ini berkontribusi pada pelbagai masalah, termasuk diskriminasi gender, gangguan citra tubuh, dan melemahkan perjuangan untuk kesetaraan gender.
Seiring "tobrut" mendapatkan perhatian di platform seperti TikTok, istilah ini tidak hanya mencerminkan tetapi juga memperburuk peradaban modern Indonesia, mengingatkan kita tentang sifat meresap dari objektifikasi tersebut dan kebutuhan akan perubahan sosial yang lebih dalam untuk menghormati dan menghargai perempuan lebih dari sekadar fisik mereka.
Referensi:
Kontributor Wiktionary, "Tobrut," Wiktionary, Kamus Bebas, terakhir diubah pada 17 Juli 2024. en.wiktionary.org/wiki/tobrut.
Sandra Lee Bartky, "Femininity and Domination: Studies in the Phenomenology of Oppression" (New York: Routledge, 1990).

Indonesia
ayuuuu retweetledi
ayuuuu retweetledi

@HeiiiSasha Just wondering org yg easily judge jgn nikahin cewe/cowo blablabla yg kondisinya karena keadaan orang tua dan ga bisa diubah sama dia, kalian keluarnya se-sempurna apa sih.. tanpa cela bgt kah?
Pdhl tiap manusia punya pilihan buat belajar dari ortunya dan berbenah di masa depan
Indonesia









