ized
11.5K posts

ized
@onte_arab
Stop ! mohon jangan berpikiran buruk tentang saya jika anda tidak tau pribadi saya. kamu tau namaku, tapi tidak dengan ceritaku
Kota Bandung, Jawa Barat Katılım Ekim 2009
566 Takip Edilen156 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
ized retweetledi

ized retweetledi

@tirta_cipeng @belanjapintr Apa yang mau diperbaiki, yo memang kapasitas nya "cuma" segitu
Indonesia
ized retweetledi
ized retweetledi

@ih_ji76921 @menuembegejelek @aniesbaswedan Kl ini, jendral coklat dan ijo ga bakal sudi dunia akhirat
Indonesia

@menuembegejelek Kalau gue pilih @aniesbaswedan yg nyata² mampu membenahi negara ini tanpa kompromi dengan koruptor..
Negara sedang tdk baik baik saja..

Indonesia

Mari kita jernihkan dulu konteks ucapannya, jangan cuma potongan video yg dipakai buat bikin amarah.
Presiden sedang berpidato di depan rakyat desa & koperasi desa di Nganjuk. Beliau ingin menenangkan masyarakat bawah yg sehari-hari transaksi pakai rupiah, beli sayur, beras, tempe, bensin di warung atau pasar tradisional, bukan pakai dolar. Pesannya sederhana: jangan panik berlebihan soal kurs, karena prioritas pemerintah adalah jaga ketersediaan pangan & energi agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali.
Memang benar, pelemahan rupiah berdampak ke barang impor (kedelai, gandum, bahan baku). Tapi itu bukan berarti Pak Prabowo nggak paham ekonomi. Beliau justru sedang dorong solusi jangka panjang:
•> Hilirisasi & swasembada pangan
•> Perkuat produksi dalam negeri
•> Bangun koperasi desa (seperti yang baru diresmikan 1.061 unit)
•> Program makan bergizi gratis biar rakyat kecil nggak terbebani harga mahal
Bbyk negara saat ini juga hadapi tekanan dolar kuat karena faktor global (suku bunga Fed, geopolitik, dll). Indonesia pny cadangan devisa kuat & stabilitas politik yg jauh lebih baik dibanding dulu. Yang bikin heboh justru buzzer & oposisi yg memelintir setiap kalimat jadi bahan serangan.
Rakyat desa yg beliau sebut itu justru yg paling butuh pemimpin tegas seperti Pak Prabowo, bukan drama medsos yg cuma bikin panik. Kalau ada dampak impor, pemerintah sedang kerja keras mitigasinya lewat intervensi BI, subsidi, dan diversifikasi impor.
Kritik boleh, tapi jangan langsung judge “bodoh” atau “goblok” dari satu kalimat. Lihat keseluruhan kerjaan: investasi masuk, proyek strategis jalan, fokus ke rakyat kecil. Indonesia butuh persatuan, bukan saling benci.
Gaspol terus Pak Prabowo! 🇮🇩
Jejak digital.@ARSIPAJA
Prabowo: "Rupiah begini dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok! Ya kan?"
Indonesia
ized retweetledi
ized retweetledi

1. Rupiah rendah : gak apa-apa, rakyat desa gak pakai dolar
2. Paspor lemah : gak apa-apa, rakyat desa jarang keluar negeri
3. Rakyat ranking 2 paling gampang ditipu sedunia : gak apa-apa, biar saya dua periode
4. Inflasi tinggi : gak apa-apa, rakyat desa masih bisa makan nasi sama tempe
5. Utang negara membengkak : gak apa-apa, yang bayar anak cucu kita nanti,
6. Investor kabur : gak apa-apa, cukup investor dari partai sama keluarga dan 9 naga + 9 haji
7. Hutang swasta jebol : gak apa-apa, toh banknya milik temen
8. Pendidikan ketinggalan : gak apa-apa, rakyat desa cukup sekolah smp saja yang penting bisa makan mbg mereka udah senang
9. Kesehatan buruk : gak apa-apa, masih ada dukun desa
10. Demokrasi mundur : gak apa-apa, yang penting suara mayoritas orang bodoh masih aman
11.Kebebasan pers ditekan : gak apa-apa, cukup baca berita pemerintah di TV
12. Keadilan hukum timpang : gak apa-apa, yang kaya bebas, yang miskin penjara
Semua masalah itu gak apa-apa...
Yang penting saya, buna dan kroni-kroni saya tetap happy, proyeknya jalan, dan jabatan bisa diperpanjang.
Rakyat desa kuat kok, tahan banting.
Mereka sudah terbiasa. Demo juga mereka ogah. Kalo bersuara kritis cukup kasih bansos selesai semua masalah.

Indonesia

@dimarsasongko98 @Fahrihamzah Ini mah bukan counter-thesis. Ini fan fiction ekonomi yang dibungkus bahasa keren.🤣
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅🤣🤣🤣
Indonesia

Lo ini nulis lebih dari 1000 kata cuma buat bilang "Prabowo bener, The Economist salah."
Tapi satu angka pun yang dia kasih buat buktiin Prabowonomics BERHASIL: nol.
Ini mah bukan counter-thesis. Ini fan fiction ekonomi yang dibungkus bahasa keren.🤣
Lo bilang hilirisasi nikel adalah "harga mati kedaulatan."
Faktanya: hampir 75% kapasitas smelter nikel Indonesia dikuasai modal China . Tsingshan, CATL, Huayou, dll.
Investasi mereka sudah tembus >$65 miliar.
Nilai tambah terbesar tetap ngalir ke sana.
Lo ngusir ekspor bahan mentah, tapi yang dateng gantinya bukan kedaulatan , itu ganti tuan.😄
Lo samain Danantara sama Temasek & Khazanah.
Temasek butuh puluhan tahun buat bangun kepercayaan pasar, diaudit publik, boardnya independen.
Danantara baru lahir Februari 2025.
Governancenya masih jauh dari standar itu, dan akses DPR pun terbatas.
Itu bukan Temasek , itu Temasek versi press release.🤣
Lo tuduh The Economist pakai "cara pandang akuntansi jangka pendek" soal MBG.
Tapi lo sendiri ga jawab: dari mana duitnya?
Anggaran MBG Rp171 T di 2025, naik Rp335 T di 2026 ,ngambil porsi besar dari anggaran pendidikan dan sektor lain.
Distribusi awalnya kacau.
Investasi manusia lo bilang, tapi sektor lain yang harusnya bangun manusia malah dikanibal.🤮
Indonesia

PRABOWONOMICS Vs Neoliberal: Menjawab The Economist!
Dalam dua tulisan terbarunya, majalah The Economist kembali mengayunkan gada kritik klasiknya terhadap Indonesia. Melalui artikel berjudul "Indonesia, the biggest Muslim-majority country, is on a risky path" dan "Indonesia’s president is jeopardising the economy and democracy", media benteng liberalisme barat ini menyuarakan kecemasan mendalam: Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto dianggap sedang melangkah ke jalur berbahaya karena memperkuat intervensi negara, mengaburkan batas disiplin fiskal, dan mengonsolidasikan kekuatan politik.
Namun, jika kita menembus kabut kecemasan tersebut, kita akan mendapati sebuah bias lama yang usang. The Economist sedang melihat Indonesia menggunakan kacamata usang cetak biru Konsensus Washington (Neoliberalisme). Mereka gagal memahami satu hal mendasar: bagi Indonesia, terus berjalan di atas rel ekonomi liberal murni bukanlah sebuah pilihan keselamatan, melainkan sebuah jaminan untuk terjebak selamanya dalam kutukan negara pendapatan menengah (Middle-Income Trap).
Prabonomomics hadir bukan untuk merusak ekonomi, melainkan sebagai tesis tandingan (counter-thesis) yang berani untuk menata ulang struktur ekonomi nasional demi keadilan sosial.
Kekeliruan Paradigma Pasar Bebas: Belajar dari Sejarah.
Selama puluhan tahun, resep neoliberal mendikte negara-negara berkembang untuk menjadi "murid yang patuh": buka pasar selebar-lebarnya, batasi peran negara hanya sebagai wasit, privatisasi sektor publik, dan biarkan modal global mendikte arah pembangunan.
Hasilnya? Indonesia terjebak menjadi eksportir bahan mentah. Kita mengalami deindustrialisasi dini, di mana kontribusi manufaktur terhadap PDB terus menyusut. Kita kaya akan nikel, tembaga, dan bauksit, namun nilai tambah terbesar dari kekayaan alam tersebut dinikmati oleh negara-negara industri maju di Barat dan Asia Timur. Pasar bebas murni, dalam realitasnya, melanggengkan ketimpangan struktural dan menciptakan apa yang disebut para ekonom sebagai commodity curse (kutukan komoditas).
Ketika Presiden Prabowo memilih untuk keluar dari jebakan ini, langkah tersebut tidak lahir dari ruang hampa ideologis. Ini adalah kalkulasi pragmatis yang berakar pada konstitusi Pasal 33 UUD 1945: bahwa bumi, air, dan kekayaan alam harus dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat.
Tiga Pilar Prabowonomics: Melawan Skeptisism Barat.
Kritik The Economist runtuh ketika dihadapkan pada logika pembangunan jangka panjang yang diusung oleh Prabowonomics, yang bertumpu pada tiga pilar utama:
1. Investasi Manusia (SDM) Bukan Pemborosan Fiskal.
The Economist cemas terhadap program-program sosial masif seperti Makan Bergizi Gratis dan perumahan rakyat, menuduhnya sebagai ancaman bagi batasan defisit anggaran 3%. Ini adalah cara pandang akuntansi jangka pendek, bukan ekonomi pembangunan.
Dalam Prabowonomics, memberi makan bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil adalah investasi infrastruktur manusia terpenting untuk memotong rantai stunting. Bagaimana sebuah negara bisa melompat menjadi negara maju jika angkatan kerjanya mengalami malnutrisi kronis? Belanja ini adalah restrukturisasi modal manusia (human capital) yang akan menaikkan produktivitas nasional 10 hingga 20 tahun ke depan. Disiplin fiskal tetap dijaga, namun anggaran dikelola secara ekspansif-terukur, bukan hemat defensif yang mencekik pertumbuhan.
Indonesia

@CNNIndonesia Menomorsatukan perut rakyatnya
Menomor 78 kan isi kepala rakyatnya
Memang presiden terbaik Indonesia
Indonesia

Prabowo Pastikan Bertanggung Jawab Jika Rakyat Alami Kelaparan cnnindonesia.com/ekonomi/202605…
Indonesia

@Fahrihamzah Presiden terbaik yang pernah ada di negeri ini
*bagi pejilat tai tai nya
Indonesia
ized retweetledi

@shynee0129 2029 kalo bukan dia, berarti Gibran. MBG overpower secara politik untuk menjaring pemilih
Indonesia
ized retweetledi

SBY buruk, Jokowi buruk. Tapi mereka sama sekali gapernah ngomong kayak gini dalam forum resmi. Seorang presiden, pemimpin negara bicara dengan kapabilitas yang cuma seperti ini.
Orang-orang yang memilih dia karena kasihan atau karena apapun, kalian berdosa sekali untuk seluruh manusia di negeri ini. Bajingan kalian dan pilihan kalian. Bedebah.
txtdaripodcast@txtruangpodcast
"mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa desa ga pake dolar, yang pusing yang sering keluar negri" guys, boleh nyerah jadi WNI ga sih kalo pemimpinnya aja kyk gini???😭😭
Indonesia
















