Arin

492 posts

Arin banner
Arin

Arin

@ooeuvree

que sera sera

Proxima Centauri Katılım Ekim 2024
45 Takip Edilen15 Takipçiler
Arin retweetledi
femiiiiii.
femiiiiii.@femiiiszn·
can we normalize saying we love a book without remembering anything about it?
English
101
3.7K
24.7K
307.7K
Arin retweetledi
ꨄ︎ rain.
ꨄ︎ rain.@anxietyatrest·
ꨄ︎ rain. tweet media
ZXX
71
19.1K
156.9K
970.1K
Arin retweetledi
✮ راينر براون
✮ راينر براون@dondawastaken·
Never forget that you are the main data center. Drink water, and consume as much literature as possible.
English
133
38.3K
231.5K
2.3M
Arin retweetledi
♡
@astralbaes·
♡ tweet media
ZXX
6
755
2.3K
81K
Arin retweetledi
m
m@rationyan·
@l_etrepoursoi membaca pram imho lebih tepat jika memakai lensa sejarah. dari pram, kita bisa melihat cara pandang lelaki pada jaman itu, dan ini jelas insight yg berharga. his books is a record about piece of history. its the same like reading kafka, dazai, dsb.
Indonesia
2
8
152
9K
Arin retweetledi
𝑒𝑘𝑎𝑔𝑔𝑎𝑡𝑎
Ini terkait bocoran Pesta Babi itu ya? keren juga grafiknya, gue save ahh...
𝑒𝑘𝑎𝑔𝑔𝑎𝑡𝑎 tweet media
Indonesia
136
12.6K
31.7K
626.2K
Arin
Arin@ooeuvree·
the bigger framework of my thesis is to study bacterial defense system towards bacteriophages so we can use it for killing bacteria, since bacterial cells keeps evolving and create resistance towards antibiotics :/
English
0
0
0
8
Arin
Arin@ooeuvree·
still find it crazy how the whole room is filled with academic-activists from all around SEA and some of northern asia. and the flilipino scientist actually criticize ASEAN and how their “development” projects dont contribute anything
English
0
0
0
4
Arin
Arin@ooeuvree·
kemarin gw attend book launch dan authornya berkali kali satirin publisher springer krn mahal dan ga open access HAHAHAH
Indonesia
1
0
0
13
Arin
Arin@ooeuvree·
@basebuku kita pergi hari ini
Indonesia
0
0
0
18
📚 basebuku
📚 basebuku@basebuku·
guys, share dong lagi baca buku apa nih 📚
Indonesia
172
5
99
17.7K
Arin
Arin@ooeuvree·
🥹
ART
0
0
0
1
Arin retweetledi
solis
solis@glitterpricked·
rf kuang is just a microcosm of the problem where authors see colonialism as an intellectual exercise rather than a real, material thing
English
19
1.5K
8.8K
361.2K
Arin retweetledi
Feiferiz
Feiferiz@MightyWar3·
Alaahh, masa lupa. Cina itu dari 2019 udah ketahuan 5x penemuan drone bawah laut (UUV) oseanografi mereka di perairan Indonesia. Mereka ngumpulin data-data seperti pemetaan bawah laut Indonesia tanpa izin. Terutama di Selat Lombok (ALKI II) dan Selat Malaka, yang merupakan jalur akses utama dari Laut Cina Selatan menuju Samudra Hindia dan Australia. Itu yang baru ketahuan, yang enggak? 1) Di Maret 2019 lalu, ditemuin UUV Cina di Pulau Tenggel, Bintan, Kepri. 2) Di Januari 2020, ditemukan benda yang kurang lebih sama di Kepulauan Masalembu, Jawa Timur. Ditemuinya sama nelayan sekitar. 3) Di Desember 2020, lagi-lagi di tahun yang sama ditemukan di dekat Kepulauan Selayar, Sulsel. Sempat viral, drone UUV Cina yang ditemukan sama nelayan bernama Saeruddin, dronenya punya antena panjang dan sensor buat ngukur densitas air. 4) Januari 2021, ditemukan UUV oseanografi Cina di Anambas, Kepri. Ditemukan di pesisir Pantai Desa Air Putih. Secara fisik dronenya mirip dengan apa yang ditemukan di Kepulauan Selayar tahun 2020 sebelumnya. 5) April 2026 kemarin paling baru di Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB. Ditemuin sama nelayan Ariyanto, punya logo CSIC Cina. Jangan naif, Cina juga ngobok-ngobok bawah laut Indonesia. Dan mungkin mereka udah lakuin sedari lama, kasus diatas cuma yang ketahuan aja.
Feiferiz tweet media
SW News - SOFT WAR NEWS@SoftWarNews

🇨🇳🇮🇩 China baru saja menggambar garis merah di langit Indonesia. Bukan di atas Taiwan. Bukan di Laut China Selatan. Di atas Indonesia. Beijing mengeluarkan peringatan resmi: segala bentuk kerja sama pertahanan Indonesia-AS tidak boleh merugikan pihak ketiga atau stabilitas regional. Pemicunya? Laporan bahwa Washington sedang mencari hak lintas udara yang bisa menempatkan aset-aset China dalam jangkauan. Pesan China sangat jelas: kami sedang mengawasi. Dan kami tidak akan dibiarkan terkepung dengan diam. Guo Jiakun, juru bicara Kementerian Luar Negeri, secara langsung mengutip prinsip-prinsip ASEAN. Terjemahannya: jangan jadikan Asia Tenggara sebagai panggung operasi berikutnya kalian. AS terus memperluas jejak militernya. China terus mendorong balik. Dan Indonesia terjebak di antara dua raksasa yang sama-sama bilang mereka ingin damai sambil mempersiapkan sesuatu yang lain. Ini bukan soal ruang udara. Ini soal siapa yang mengendalikan teater berikutnya dalam Perang Dingin baru. Gambarannya sudah sangat jelas bagi Indonesia, bagaiman negara-negara Teluk yang menjadi proxy AS melawan Iran hancur!?

Indonesia
66
3.1K
10.7K
353.6K
Arin retweetledi
❀
@deallium·
i hope life is gentle to you
English
8
597
2.5K
47.7K
Arin retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys Trump baru umumkan Amerika dan sejumlah negara akan kirim kapal perang ke Selat Hormuz untuk jaga jalur itu tetap terbuka. Iran tidak menutup Hormuz untuk semua orang. Mereka bilang silakan lewat tapi bayarnya pakai yuan. Bukan dolar. Dan itu yang jauh lebih berbahaya dari sekadar penutupan selat. Kalau Hormuz ditutup total Amerika punya alasan militer yang jelas untuk menyerang. Mudah dijual ke publik. Mudah dapat dukungan sekutu. Tapi kalau Hormuz dibuka dengan syarat ganti mata uang Amerika tidak bisa apa apa secara militer. Tidak ada yang bisa dibilang ilegal. Tidak ada yang bisa dijadikan casus belli yang kuat. Iran cuma bilang mau lewat? Bayar pakai yuan. Dan kalau negara negara mulai nurut dengan syarat itu satu per satu transaksi minyak global keluar dari sistem dolar. Pelan pelan. Tanpa perang. Tanpa ledakan. Itulah yang paling ditakuti Amerika. Bukan Hormuz yang tertutup. Tapi Hormuz yang terbuka dengan mata uang yang salah. Makanya kapal perang dikirim. Bukan untuk buka jalurnya tapi untuk pastikan tidak ada yang berani bayar pakai yuan.
Watcher.Guru@WatcherGuru

JUST IN: 🇺🇸 President Trump says the US and "many countries" are sending warships to the Strait of Hormuz to keep it "open and safe." 20% of the world's oil supply passes through this strategic waterway.

Indonesia
105
1.5K
8.5K
582.2K