Sabitlenmiş Tweet
𝐍𝐎𝐀𝐇.
4.2K posts

𝐍𝐎𝐀𝐇.
@optimaskus
Mind for truth. Heart for God.
cr: @tiyu0710 // 🎴 Katılım Şubat 2021
283 Takip Edilen283 Takipçiler

@neviltan “Tidak masalah sama sekali.” Ia mengeratkan pelukan, setelah tadi mencium lehermu, kini ia menenggelamkan wajahnya di bahumu. Membiarkan dirinya menghirup aroma tubuhmu itu yang baginya sangat menenangkan pikirannya.
Lain kali ia akan meminta Valentin untuk diam di rumah
Indonesia

@neviltan Kedua lengan melingkar kembali di pinggangmu, mencium belakang lehermu. “Aku ini pandai mencari informasi, tahu. Kau butuh dalam waktu se-jam pun aku bisa.” Walau rumit tetapi relasi dia cukup banyak. Ingatlah, bahwa setiap rencana kotornya ada campur tangan dari orang-orang
Indonesia

@neviltan Bukan masalah spesialis atau apa.. Ia hanya tidak mau kau merasa tidak nyaman tetapi jika kamu bilang begitu, maka ia akan menghargai keputusan itu. “Baiklah, terima kasih.” Ia beranjak dari posisi duduknya dan mengikutimu seperti seekor bebek yang tidak bisa jauh dari induknya.
Indonesia

darimu sebelum beranjak dari pangkuanmu. “Aku yang akan mencuci hari ini.” Dia mengambil bekas makan miliknya, kemudian berjalan ke dapur sembari bersenandung ria dan meninggalkanmu begitu saja. @optimaskus
Indonesia

@neviltan “Baiklah. Aku akan selidiki terlebih—HUH?!” Ia menatapmu sedikit terkejut. Permintaan yang sangat tiba-tiba sekali.
“Ahem.” Ia terbatuk, “aku memang ada rencana menikahimu tapi tidak mendadak begini. Kau siap menyamar menjadi wanita? Kemungkinan mereka cukup pemilih kalau
Indonesia

@neviltan Panti asuhan, ya? Ia tidak bisa menolak permintaanmu karena ia pun harus tahu seluk beluk panti asuhan tersebut sebelum melakukan investigasi lebih lanjut.
“Tidak apa-apa. Panti asuhan itu sangat berisiko, anak-anak kecil tidak bisa seenaknya bisa kita perintahkan. Tapi aku
Indonesia

@optimaskus “Ada,” balasnya, kemudian menunjuk diri sendiri. Dia menyandarkan tubuhnya padamu, meletakkan kepala pada pundakmu kemudian memelukmu.
“Tentang misi yang lalu itu——” ada jeda sejenak, dia terdiam, lalu melanjutkan. “——Ternyata organisasinya masih berjalan. Aku tidak bisa tidur.”
Indonesia

@optimaskus “Tidak, sih. Tapi rasanya jadi malu sendiri.” Mengerucutkan bibir, akhirnya beranjak dari duduk untuk berpindah posisi. Dirinya bergerak ke arahmu, lalu menjadikan pahamu sebagai tempat duduknya yang baru.
“Hari ini aku akan menemplok padamu seharian seperti koala.”
Indonesia

@optimaskus Menjerit dalam hati——soalnya malah diladenin. “Jangan buat aku mau nerkam kamu, deh, Noah.”
Indonesia

@optimaskus Ucapanmu memang tidak salah, sih. Valentin meraih tanganmu, mencoba mengarahkan tanganmu untuk mendarat pada perutnya itu.
“Tidak salah sih,” kemudian dia memejamkan mata, “Aku baru saja hamil telur kukus, dihamili pacarku.”
Indonesia

@optimaskus Menoleh ke arah dirimu, kemudian tertawa karena reaksimu. “Hahaha! Apa sih!” Dia bersandar di sofa, dengan tangan kini berada di perut sendiri. Usap-usap——kekenyangan karena habis makan.
“Sepertinya beratku akan naik kalau dimasakin kamu terus.”
Indonesia

@optimaskus “Hehehe, harusnya tidak masalah, ‘kan. Val mau menyuapi Noah-nya Val.”
Dia tersenyum puas——soalnya dia juga suka menyuapi, dan berhasil menyuapimu. Kemudian, dia kembali fokus melahap masakanmu itu hingga menghabiskannya tanpa sisa.
“Kenyang.” Padahal hanya makan telur kukus.
Indonesia

@optimaskus “Hmm, memang aku lebih suka membuatmu tidak bisa menebakku, sih.” Tanpa memprotes sentuhanmu itu——karena dia lapar, Valentin kembali makan sesuap lagi. Setelahnya, diambilnya lagi sesuap yang baru lalu disodorkan kepadamu.
“Kamu tidak mau makan, Sayang?” @optimaskus
Indonesia

“Mm!” Wajahnya tampak sumringah——kentara dengan mengatakan enak menggunakan ekspresi itu kepadamu. Setelahnya, dia melihatmu kembali.
“Bagaimana kalau yang aku tunjukkan kelak ternyata terlihat tidak menarik? Apa tetap kau tonton?” @optimaskus
Indonesia

@neviltan Noah memilih duduk di lantai, hanya untuk memperhatikanmu yang akan memakan hidangan buatannya.
“Sangat menarik. Kekasihku itu lucu, menggemaskan, sekali saja tidak menontonnya rasanya sangat membosankan.” Ia menopang dagunya sendiri, menatapmu dengan tenang.
Indonesia

@optimaskus “Oh … kalau begitu apa yang kamu suka?” Sekadar basa-basi saja, siapa tahu Valentin juga ingin menyesuaikannya dengan dirimu. Dia juga mengayunkan kedua kakinya naik dan turun.
“Suka menontonku?” Mulai, asal bunyinya.
Indonesia

@neviltan “Tidak juga.” Setelah bahan disiapkan. Ia mulai memasak makanan yang diinginkanmu.
“Dulu aku suka menonton film berbau kriminal, tapi.. ya itu dulu.” Maaf masaknya agak lama, semua butuh proses.
“Sekarang seperti biasa saja, suka tapi tidak suka, tidak suka tapi suka..”
Indonesia

@optimaskus “Yah … aku pun kurang suka, apalagi kalau tema kriminal.”
Setelah mendaratkan bokongnya di sofa, dia memilih untuk meluruskan kaki dan mengambil posisi tengkurap. Lalu memeluk bantal sofa sebagai penumpu tubuh atasnya.
“Apa itu karena paling dekat dengan pekerjaan kita?”
Indonesia