
yipyip
824 posts




@BNI @wanfaanugrah Min @BNI kenapa nomor rekeningnya ga muncul ya? Sudah diklik kotak oren tetap tidak ada nomor rekeningnya.

Indonesia

@wanfaanugrah Hai Kak @wanfaanugrah, jangan khawatir ya Kak 🙂, mimin bantu infonya. Untuk wondr yang terblokir gak selalu wajib ke Cabang BNI ya Kak. Kalo yang terblokir password login atau PIN transaksi, maka buka blokir bisa langsung dari aplikasi tersebut Kak.
Selain salah password/PIN, wondr bisa juga terblokir jika data tidak sesuai atau perlu verifikasi tambahan untuk keamanan data ya Kak.
DM dari Kakak udah mimin respon ya. Kakak bisa cek dan boleh respon kembali DM tersebut.
Tetap waspada dan jangan asal klik link, email atau dokumen yang gak dikenal dan selalu jaga kerahasiaan data pribadi Kakak.
Pastiin Kakak hubungi akun resmi Media Sosial BNI, WA BNI 0811-588-1946, BNI Call 1500046 dan email bnicall@bni.co.id untuk dapetin informasi perbankan.
Semoga infonya ngebantu ya, sehat selalu Kak. Mimin senang melayani sepenuh hati 🙏. Tks –CX Wudy–
Indonesia
yipyip retweetledi

@txtkarir Nepotisme, feodalisme, anti kritik, alergi sama pendemo, ngubah negara jadi jd sentralis ke militer, kebijakannya jelek, programnya jelek, mentrinya jelek, pelanggar HAM, mertuanya salah satu orang paling korup di dunia , nyawit.
Paket komplit, heran gw org kek gini bisa kepilih
Indonesia
yipyip retweetledi

Suasana sebelum rapat kabinet. Staf lagi nyiapin bahan laporan.
Staf A: 'Bos data aslinya agak ngeri nih. Defisit APBN udah mau di tembusnih di bawah 3%? Ojol pada ngeluh. MBG banyak masalah di lapangan. Koperasi desa belum jalan beneran. Gimana nih?'
Staf B: 'Defisit 3% itu masih di batas legal bos. Tulis masih terkendali.
Staf A: 'Tapi Menkeu sendiri bilang lagi dipikirin solusinya bos.'
Staf C: 'Nah itu artinya pemerintah responsif dan proaktif. Framing positif.
Staf A: 'MBG banyak laporannya yang bermasalah. Ada yang dapatnya lele mentah. Ada dapur yang malah jadi distributor nugget beku.'
Staf B: 'Tapi jutaan anak sudah merasakan manfaatnya kan? Fokus ke angka penerima manfaatnya.
Staf A: 'Koperasi desa belum ada yang beneran jalan bos.'
Staf C: 'Sedang dalam tahap persiapan yang matang. Tulis begitu.
Staf A: 'Ojol pada demo. Bilang sistemnya tidak manusiawi.'
Staf B: 'Ekosistem mitra digital terus berkembang. Jumlah driver aktif meningkat.
Staf A: 'Mereka aktif karena kepepet bos bukan karena senang.'
Staf B: 'Detail teknis. Tidak perlu masuk slide.
Staf A: 'Jadi semua kita giniin?'
Staf C: 'Bapak mau dengar progres bukan masalah. Kita bantu Bapak fokus pada hal positif.'
Staf A: 'Berarti kita bohong dong.'
Staf B: 'Kita kurasi informasi secara strategis. Beda tipis.
Staf A: 'Terus rakyatnya gimana?'
Staf B + C: '... 😶'
Staf C: 'Eh slide-nya jangan lupa pakai font yang besar ya. Bapak suka yang mudah dibaca.
SobatMiskinTV@MiskinTV_
Plis, ini siapa lagi yang kasih laporan 'Asal Bapak Senang'? Pak realitanya tidak semanis itu pak? Justru sekarang kondisinya berkebalikan. Banyak yang driver yang mengeluhkan sistem yang semakin tidak manusiawi. Hubungan antara driver dan aplikator bukan lagi seperti mitra.
Indonesia

udah bukaaaa

ja@ajaheuy
Kalau malem vibes nya bagus banget njirrr, buka tanggal 6 maret
Banyumanik, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
yipyip retweetledi
yipyip retweetledi

@tanyarlfes Ini namanya scarcity mindset. Bukan pelit, tapi otak kita kebentuk buat takut kekurangan lagi. Jadi walau udah cukup, refleksnya masih ‘hemat dulu’. Valid banget sih. Aku kdg ngerasain hal yg sama giliran untuk kebutuhan org lain royal, tp buat keinginan sndri di nanti²😥
Indonesia



















