Sabitlenmiş Tweet
Wriothesley
110 posts

Wriothesley
@ousiacerbe
You've got the wrong end of the stick. They just wanted somewhere to lead well-ordered lives, and I gave them the 'tranquility' they required. #GIRP #原神
Fortress of Meropide Katılım Ekim 2023
22 Takip Edilen21 Takipçiler
Wriothesley retweetledi

"Ku rasa sudah terlalu banyak orang yang menghadiahimu teh, jadi ini beberapa camilan untuk melengkapinya." Ucapnya sambil meletakan sebuah kotak di meja @ousiacerbe.
"Selamat ulang tahun."

Indonesia

@DuelixtChampion + di awal kemudian memakannya dengan ekspresi biasa dan menyeringai.
"--——Sepertinya tidak ada yang kalah. Ingin mencoba lagi, Clorinde?"
Indonesia

@DuelixtChampion + kalah dari sang Duelist?
Sang Duke cukup menyita waktu yang sedikit lama untuk merasakan pilah bibir lawan bicaranya, lalu menjauhkan wajah dengan kedua mata menatapnya.
Pipinya sedikit berwarna merah, sebelum mengeluarkan lidahnya dengan potongan biskuit yang ia bilang +
Indonesia

✾. (salting dulu)
Wriothesley@ousiacerbe
@DuelixtChampion + mendekat, sang Duke merasa percaya dirinya perlahan memuncak. Memuncak? Benar. Memuncak untuk meletakkan satu tangan pada pipi sang Duelist lalu turun ke dagunya supaya gigitannya bisa dia tambah sedikit lebih banyak dari sang Duelist. Tidak lupa pula kepala sedikit +
Indonesia

@DuelixtChampion + dimiringkan karena dia tidak ingin kepalanya bertabrakan dengan sang Duelist, apalagi ujung hidung mereka bersentuhan. Rasanya kurang tepat bukan? Yang pasti, sang Duke tidak ingin kalah darinya.
Indonesia

@DuelixtChampion + mendekat, sang Duke merasa percaya dirinya perlahan memuncak. Memuncak? Benar. Memuncak untuk meletakkan satu tangan pada pipi sang Duelist lalu turun ke dagunya supaya gigitannya bisa dia tambah sedikit lebih banyak dari sang Duelist.
Tidak lupa pula kepala sedikit +
Indonesia

@DuelixtChampion + lembut dan sedikit gugup jika cukup jeli menangkapnya.
Indonesia

@DuelixtChampion + ujung yang berbeda saja, jarak di antara wajahnya dengan wajah sang Duelist cukup dekat.
Tanpa berpikir panjang, sang Duke mulai menggigit bagiannya sedikit demi sedikit. Pandangannya pun tertuju pada lawannya di depan, menatap begitu intens, namun ada segelintir tatapan +
Indonesia

@DuelixtChampion + di tangannya.
Permintaannya memang tidak banyak, asalkan bisa menghabiskan waktu bersama sang Duelist, mengapa tidak?
"Atau jalan bersamaku selama sehari sekitar Meropide dan/atau overworld. Pilihanmu. Bagaimana? 𝘋𝘦𝘢𝘭?"
Indonesia

@DuelixtChampion "Abaikan ucapanku barusan," pengucapannya memang ada yang salah sebelumnya. Kata 'masih' tidak perlu sang Duke tambahkan dan sedikit mengerutkan kening.
"Saya? Makan malam bersama."
Tanpa berpikir panjang pun, sang Duke menjawab dan menghabiskan biskuit yang ia masih pegang +
Indonesia

@DuelixtChampion + yang kamu inginkan, saya berikan. Namun untuk kali ini saja, tentunya." Lalu, sang Duke mengingat kalau dulu, Sigewinne pernah menghadiahkan sebuah lipstik kepada sang Duelist.
"Bagaimana kalau——--karena kamu masih seorang wanita, apakah sebuah lipstik cukup sebagai +
Indonesia
