clé 🍉

9.9K posts

clé 🍉 banner
clé 🍉

clé 🍉

@owkeydokey

surprise modu girip baksu

Katılım Ekim 2020
217 Takip Edilen51 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
clé 🍉
clé 🍉@owkeydokey·
ZXX
0
0
0
1.3K
clé 🍉 retweetledi
(bukan) Nini Tulalit
Greget sampai hari belum viral2 juga kasus ini 🤬 Bantu up, teman2, biar aparat sigap bertindak utk menangkap pelaku.
(bukan) Nini Tulalit tweet media(bukan) Nini Tulalit tweet media(bukan) Nini Tulalit tweet media
Indonesia
96
9.3K
15.8K
272.9K
clé 🍉 retweetledi
Foreign body
Foreign body@CorpusAlienumm·
My take, itu bukan soal “sifat asli” It’s a stress response. Ketika seseorang dihadapkan dengan situasi yang stressful, secara insting setiap kita akan berubah ke mode defensif. Orang saat di mode defensif ini akan banyak mengeluarkan energi ataupun sikap negatif, kenapa? Karena dirinya merasa terancam. Ada perceived threats di dalam otak mereka. For me, itu bukan “sifat asli”, human behavior itu kompleks, kita ga bisa judge one’s character based on one event, apalagi di situasi yang stressful.
Alejandro@NoelAlejandr0

mau tau sifat asli seseorang? nah, ajakin lah dia traveling. Disitu akan keliatan semuaa emosi nya, egosentrisme nya, gengsi nya dan cara dia memperlakukan orang lain. Karena pada saat laper, capek, dan kadang rencana enggak sesuai ama yang dia mau, yang keluar itu bukan lagi pencitraan tapi sifat aslinya. Traveling itu ya, bukan cuma soal mem filter tapi tentang melihat versi asli seseorang tanpa topeng.

Indonesia
87
3K
10.9K
268.9K
clé 🍉 retweetledi
🍉
🍉@txtdarijasputih·
Bapak dirjen keslan @KemenkesRI nanti mau coba kerja 7 hari tanpa istirahat ya. Biar merasakan yang TS kami alami. Semoga Indonesia emas terwujud dengan kerja tanpa istirahat
🍉 tweet media🍉 tweet media🍉 tweet media
Indonesia
29
659
2.2K
60.1K
clé 🍉 retweetledi
Aldhitama Ramadhan
Aldhitama Ramadhan@AldhitamaR·
Normalisasi Rumah Sakit kalo kekurangan tenaga kerja ya buka lowongan, jangan malah daftar jadi wahana internship. Internship itu ya magang, kok jadi bertanggung jawab penuh kaya orang beneran kerja. Emang rumah sakit ngasih gaji? Trus Kemenkes juga harus muhasabah diri, kejadian bukan yang pertama kok masih berulang trus. Masalah sakit kok dibenturin sama masalah prolong, Sakit ya sakit kok mau dipaksain. Pembimbing tak ada otak. Tutup itu wahana selamanya, audit semua wahana yg ada. Kalo dirasa ga pantes jadi wahana ya tutup aja. Akal akalan bener.
Indonesia
49
1.9K
4.1K
77.1K
clé 🍉
clé 🍉@owkeydokey·
Denger notif wa rasanya ga tenang, bikin anxiety, jadi aku DND. Aku gamau nelpon & ditelpon dulu pls.
Indonesia
0
0
0
9
clé 🍉
clé 🍉@owkeydokey·
Capek bgt (2)
Indonesia
1
0
0
8
clé 🍉 retweetledi
morale🧃
morale🧃@moraleDmaestro·
medical students passing their exams but knowing they will have to survive another one in just 4-6 weeks.
morale🧃 tweet media
English
6
303
1.8K
22.9K
clé 🍉 retweetledi
Base Anak FK | Cek Pinned buat kirim Menfess! 📍
Kita kehilangan sejawat internship LAGI, sedih bgt bertepatan dgn hari buruh juga 😭 mau berapa lagi sejawat iship yg dikorbankan? Beneran dzolim, gaji iship yg 3 juta itu aja GAK PERNAH NAIK kan slama 10 tahun ini. DOK KITA JUGA MANUSIA, KITA BUTUH HIDUP LAYAK!!!
Base Anak FK | Cek Pinned buat kirim Menfess! 📍 tweet media
Indonesia
34
595
1.8K
69.7K
clé 🍉
clé 🍉@owkeydokey·
Gue udah 2 minggu ga FU ps di Serunrun:DDD
Indonesia
0
0
0
3
clé 🍉 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada kasus yang menurut gue perlu lo dengar karena ini bukan cuma soal satu anak di satu sekolah di Pemalang. Ini adalah cerminan dari sesuatu yang jauh lebih besar. Seorang orang tua di Randudongkal, Kabupaten Pemalang sebut saja Bapak ini memposting sesuatu di media sosialnya. Isinya dua hal: kritik terhadap implementasi MBG dan pengingat bahwa sekolah negeri dilarang memungut biaya LKS dan infak berdasarkan aturan pemerintah yang sudah berlaku. Dia tidak menyebut nama sekolah anaknya. Tidak menyebut nama kepala sekolah. Tidak menyebut nama guru siapapun. Tapi anaknya Mas Azhim, siswa SD N 01 Banjarayar dikeluarkan dari sekolah. Yang terjadi secara kronologis: Bapak ini memposting kritik soal MBG dan pungutan liar di sekolah negeri di akun media sosialnya. Kepala sekolah memanggil dia. Dan setelah pertemuan itu anaknya diberhentikan secara sepihak. Tidak ada surat resmi pemberhentian yang prosedural. Tidak ada proses klarifikasi yang fair. Tidak ada mekanisme banding. Satu pertemuan dan anak itu tidak boleh masuk sekolah lagi. Dua bulan lebih Mas Azhim tidak mengikuti pelajaran. Dua bulan lebih seorang anak SD kehilangan haknya atas pendidikan bukan karena dia berbuat salah, tapi karena bapaknya berani bicara. Dan di atas itu semua Mas Azhim juga mengalami bullying. Bukti percakapan yang beredar dan ini yang paling mengejutkan: Ada screenshot percakapan WhatsApp yang beredar. Pihak sekolah melalui salah satu guru membalas pesan si Bapak dengan kalimat yang menurut gue sangat mengungkapkan segalanya: Meskipun njenengan tidak menyebutkan identitas sekolah, tapi kan masyarakat tahu kalau Mas Azhim sekolah di SD N 01 Banjarayar, jadi menggiring opini publik ke SD kami. Berhenti sebentar di sini. Pihak sekolah sendiri yang mengakui bahwa yang jadi masalah bukan tindakan si Bapak secara hukum tapi dampak reputasi ke sekolah. Bukan soal anak yang melanggar aturan. Bukan soal proses belajar yang terganggu. Tapi soal opini publik yang mengarah ke SD mereka. Artinya anak ini dikeluarkan bukan karena dia salah. Tapi karena bapaknya membuat sekolah tidak nyaman di mata publik. Apa yang dilakukan si Bapak itu sebenarnya? Dia mengingatkan bahwa sekolah negeri tidak boleh memungut biaya LKS dan infak. Ini bukan opini. Ini fakta hukum. Permendikbud dan berbagai regulasi turunannya sudah jelas melarang pungutan di sekolah negeri yang sudah mendapat BOS Bantuan Operasional Sekolah. Sekolah negeri mendapat dana BOS dari APBN untuk membiayai operasional sekolah. Dana itu sudah termasuk untuk pengadaan buku, alat tulis, dan kebutuhan belajar siswa. Memungut LKS tambahan di atas BOS adalah pelanggaran regulasi. Si Bapak tidak mengarang. Dia mengingatkan aturan yang memang ada. Dan untuk itu anaknya dikeluarkan. Soal kritik MBG yang dia sampaikan dan ini relevan dengan konteks yang lebih besar: Kita sudah bahas panjang lebar soal MBG dari Rp340 miliar yang menurut Mahfud MD hanya sampai ke makanan dari total triliunan yang dianggarkan, sampai 33.000 kasus keracunan, sampai 1.720 SPPG yang tutup tapi tetap dibayar Rp6 juta per hari. Orang tua yang kritis terhadap MBG bukan musuh program. Mereka adalah orang-orang yang paling langsung terdampak ketika program itu tidak berjalan dengan baik. Anak-anak merekalah yang makan makanan dari program itu. Anak-anak merekalah yang keracunan ketika standar sanitasinya tidak terpenuhi. Mengkritisi MBG bukan kejahatan. Mengkritisi sekolah yang memungut biaya ilegal bukan kejahatan. Tapi di Banjarayar Pemalang melakukan dua hal itu ternyata cukup untuk membuat anakmu kehilangan akses pendidikan. Ini bukan hanya masalah satu sekolah ini adalah masalah sistemik: Yang terjadi di sini adalah penggunaan kekuasaan institusional untuk membungkam kritik warga. Dan yang dikorbankan bukan si orang tua tapi anaknya yang tidak berdaya. Ini adalah bentuk intimidasi yang sangat kejam justru karena targetnya bukan si pengkritik secara langsung. Targetnya adalah orang yang paling dicintai oleh pengkritik itu anaknya sendiri. Kalau lo mau membungkam seseorang tanpa kelihatan melanggar hukum secara terang-terangan sakiti anaknya. Itu yang terjadi di sini. Dan kalimat dari guru itu tadi "menggiring opini publik ke SD kami" menunjukkan bahwa ini adalah keputusan yang diambil secara sadar untuk melindungi reputasi institusi, bukan untuk kepentingan terbaik anak didik mereka. Apa yang seharusnya terjadi secara hukum: Pertama — sekolah tidak punya kewenangan hukum untuk mengeluarkan siswa secara sepihak hanya karena orang tuanya mengkritik di media sosial. Ini melanggar hak anak atas pendidikan yang dijamin Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan UUD 1945 Pasal 31. Kedua — pungutan LKS dan infak di sekolah negeri yang sudah menerima BOS adalah pelanggaran regulasi yang seharusnya dilaporkan dan diinvestigasi oleh Dinas Pendidikan dan inspektorat daerah. Ketiga — bullying terhadap anak karena tindakan orang tuanya adalah pelanggaran serius yang masuk dalam kategori kekerasan berbasis relasi kuasa. Kasus ini sudah masuk ke Polres Pemalang. Dan si Bapak memohon agar Kapolres mengawal proses penyidikan ini agar berjalan sesuai hukum bukan sesuai keinginan pihak tertentu. Yang paling menyentuh dari seluruh cerita ini: Si Bapak menulis: "Saya tidak mampu membayar pengacara untuk mencari keadilan." Dan di sisi lain dia bilang: "Tidak apa-apa, saya bisa mendidik anak-anak walaupun tanpa ada ijazah." Ini adalah seorang ayah yang sudah pasrah dengan sistem tapi belum menyerah pada kebenaran. Yang tahu dia mungkin tidak punya kekuatan finansial untuk melawan. Tapi tetap berjalan karena dia yakin masih ada orang-orang baik yang bisa membantu. Dan si Bapak menutup pernyataannya dengan kalimat yang menurut gue harus diingat oleh setiap pejabat dan kepala sekolah di Indonesia: "Jangan semena-mena dengan jabatan yang kau sandang karena itu semua hanya titipan." Kalau kita bisa marah pada triliunan rupiah MBG yang tidak sampai ke makanan anak-anak kita juga harus bisa marah ketika satu anak SD kehilangan haknya atas pendidikan hanya karena bapaknya berani mengingatkan aturan. Keduanya adalah wajah dari sistem yang sama sistem di mana institusi lebih sibuk melindungi dirinya sendiri daripada melayani mereka yang seharusnya dilayani. Mas Azhim berhak atas pendidikannya. Dan bapaknya berhak atas keadilannya.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
363
5.3K
9.2K
483.6K
clé 🍉
clé 🍉@owkeydokey·
Palakku nyeri berdenyut dari kemaren @.dah
Indonesia
0
0
0
6
clé 🍉 retweetledi
Han🍀
Han🍀@0xhanyfa·
gue suka banget kalimat ini: “Orang yang gak terbiasa komunikasi sehat, tiap masukan kerasa kayak sindiran. Orang yang kurang tanggung jawab, tiap kritik kerasa kayak disudutkan.” Ego itu harus dikontrol, bukan diturutin. Karena kalau ego yang selalu pegang kendali, semua hal bakal diputer jadi soal harga diri. Dikit-dikit ngerasa diserang, dikit-dikit pengen ngebela diri, padahal belum tentu orang lain punya niat seburuk itu. Ego bikin kita susah denger, susah nerima, dan akhirnya susah berkembang. Padahal gak semua masukan itu jatuhin kadang itu cara orang lain biar kita bisa jadi versi yang lebih baik. Kalau ego terus diturutin, yang ada kita bakal stuck di situ-situ aja. Gak belajar, gak berubah, cuma makin pinter ngehindar dan nyalahin keadaan.
Indonesia
113
12.4K
33.8K
521.4K
clé 🍉
clé 🍉@owkeydokey·
Capek bgt gila
Indonesia
0
0
0
4
clé 🍉 retweetledi
clé 🍉 retweetledi
morale🧃
morale🧃@moraleDmaestro·
Medical school is realizing your brain can be full and empty at the same time.
English
3
938
3.8K
65.6K
clé 🍉 retweetledi
Dai メ𝟶
Dai メ𝟶@_afterpartyguy·
kejatuhan negara dimulai dari direndahkannya pendidikan
Indonesia
50
24.7K
58.7K
554.2K
clé 🍉 retweetledi
✨️Neurosalty doc🩺✨️
Kenapa korban kecelakaan kereta Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Bekasi Timur dikasih cairan infus selama evakuasi? Jadi gini Waktu evakuasi korban terjepit, ada resiko crush syndrome yang terjadi karena otot yang tertekan dalam durasi yang lama, sel otot rusak dan zat sisa metabolisme (kalium, mioglobin, asam, dan fosfat) “bocor” ke dalam pembuluh darah. Tapi waktu korban masih terjepit, zat sisa ini masih terbendung sebagian di tempat korban terjepit Setelah tekanan dilepaskan, zat sisa metabolisme tadi bisa tiba-tiba mengalir ke sirkulasi. Endingnya bisa menyebabkan henti jantung akibat kelebihan kalium, syok karena mediator inflamasi, rabdomiolisis, dan kerusakan ginjal. Cairan IV/infus NaCl sebelum pelepasan tekanan bisa bantu mengencerkan zat sisa metabolisme berbahaya tadi dan meningkatkan produksi urine supaya lebih mudah dibuang. Mengurangi risiko korban tiba-tiba memburuk atau henti jantung setelah berhasil dievakuasi. Turut berduka cita untuk seluruh korban, semoga proses evakuasi dan penanganan dapat berjalan lancar.
✨️Neurosalty doc🩺✨️ tweet media✨️Neurosalty doc🩺✨️ tweet media
Indonesia
140
10K
52.3K
2.7M
clé 🍉 retweetledi
ntang
ntang@prkdlx·
Kenapa fast learner cepat lupa? Ternyata ini penjelasan ilmiah sederhananya Fast learner punya kemampuan untuk menyerap informasi baru dgn cepat, yang memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan baik dalam berbagai situasi. Tp, ada sisi lain yang perlu diperhatikan: kecenderungan untuk mudah lupa. Knp? Pertama, otak kita memproses informasi dalam tiga tahap: encoding, storage, dan retrieval. Fast learner sering kali fokus pada tahap encoding, yaitu menyerap informasi baru. Tapi, ketika informasi tsb ga diproses lebih lanjut ke tahap storage (penyimpanan), akan sulit untuk mengaksesnya kembali (retrieval). Selain itu jg bisa disebabkan overload informasi. Fast learner sering terpapar banyak informasi dalam waktu singkat. Ketika otak terlalu banyak menerima informasi, detail2 kecil cenderung terabaikan dan ga tersimpan dgn baik dalam memori jangka panjang. Terus gmn caranya agar fast learner ga cepet lupa?
ki 𓍝 | gap²⁵@whoisrifkiii

kelebihan: fast learner kekurangan: pelupa

Indonesia
97
8.9K
39.3K
885.9K