mus

323 posts

mus

mus

@pachiinkoo

Indonesia Katılım Şubat 2025
193 Takip Edilen9 Takipçiler
mus retweetledi
vyooo
vyooo@vyowiz_·
Gue pernah ketemu orang yang hidupnya jauh dari kata mapan. Umur udah kepala tiga, kerjaan naik turun, tabungan nggak seberapa, masa depan juga belum ada bentuk pastinya. Tapi anehnya, dia jalanin hidup dengan santai. Bukan santai yang males, tapi santai yang tenang. Sementara gue? Semua terlihat baik-baik aja dari luar, tapi tiap malam pikiran gue ribut sendiri. Ngebandingin hidup, takut ketinggalan, takut gagal, takut masa depan nggak sesuai rencana.
Indonesia
71
509
2.9K
233.1K
mus retweetledi
Nur Ayu
Nur Ayu@nurayuofficial·
Gue punya temen kayak si Arap, dia teman cewek, kenal dari SMK, dari dulu emang pinter. Pas kuliah dia bangun bisnis F&B, sekarang udah jalan banget, bahkan duit tetep ngalir walau dia santai. Tapi walaupun semua udah ada keluarga, uang, apa aja bisa kebeli ujungnya tetep ngerasa jenuh. Kayaknya karena satu hal yang sering kita lupa: koneksi sama Tuhan. Waktu semua hal dunia udah tercapai, yang kurang justru di situ. Pas dia mulai sadar dan balik ke arah sana, hidupnya jadi lebih tenang dan lebih bersyukur.
Indonesia
6
125
1.3K
166.9K
Alter X Fantasy
Alter X Fantasy@alterxfantasy·
axf anyone yang masih bangun? chitchat yuuu gabut bgt ayo bertemann?😇
Alter X Fantasy tweet media
Indonesia
79
1
74
6.2K
mus retweetledi
𝒐𝒄𝒂
𝒐𝒄𝒂@urlavoca·
kenapa cowo bisa hafal bgt pemain bola beserta posisi posisinya, kayak cima lihat dari jerseynya aja udah tau itu siapa
Indonesia
279
350
5.3K
221.3K
mus retweetledi
JAMAL
JAMAL@ssgedex·
YANG TERLIHAT SEPERTI CINTA: • Sleepcall • Kirim makan/minuman • Obsesi • Kado dan uang YANG SEBENARNYA CINTA ITU: • Respect • Support • Kepercayaan • Validasi • Komitmen • Memaafkan • Toleransi • Komunikasi
Indonesia
262
3.7K
15.8K
171.8K
mus retweetledi
Dimas
Dimas@RahmatEgy2·
Dulu aku pernah jadi kandidat yang datang melamar kerja dengan uang pas-pasan, cuma cukup buat ongkos. Jadi hari ini, saat bisa kasih penggantian transport walau cuma 25 ribu ke kandidat lain, rasanya bukan sekadar memberi tapi seperti mengingat dan menghargai perjalanan itu sendiri.
Dimas tweet media
Indonesia
80
126
1.9K
94.3K
mus retweetledi
adun
adun@fuadihaitamy·
Hot takes Anak SSB harus dibiasakan terpapar ilmu analisis karena kalau ketemu pelatih asing high-profile di masa yang akan datang mereka tidak akan kagok dan lemes ketika sesi meeting taktikal ataupun evaluasi rutin latihan dan pertandingan. Pengalaman ngekor pelatih top 🇳🇱
Ruang Taktik@ruangtaktik

Integrasikan ilmu analisis ke anak-anak grassroots. Di SSB, pelatih itulah analisnya. Jadi dia tahu apa kelemahan anak didik, lalu bikin program latihan sesuai kekurangan tersebut. Tapi karena masih usia anak-anak, analisis tidak perlu positional atau taktik yg ribet.

Indonesia
0
18
70
5.1K
mus retweetledi
Kamar Lintang
Kamar Lintang@kamarlintang·
Buna Rachel Vennya curhat jadwal dar der dor yg dijalani selama beberapa waktu terakhir, Buna nulis, "Tenaga kekuras habis bis biss, shooting 16 jam perhari kadang lebih, kalo ada waktu libur ngerjain kerjaan yang di luar shooting, lanjut ke lomba adek, besokannya ke lomba abang di Bekasi ....." Buna pun cerita kalau perjalanannya ke Amerika Serikat juga begitu padat, Buna nulis, "Bersyukur banget sama apa yang udah aku capai. Beyond grateful, siapa yg nyangka kehidupan aku jetset begini?"
Kamar Lintang tweet mediaKamar Lintang tweet media
Indonesia
37
61
1.8K
1.2M
mus retweetledi
😝😝😝
😝😝😝@fvckanime·
Salah satu artis yg ga pernah bikin konten exclusive di instagram, dan alasannya sangat masuk akal. Setelah video ini viral beberapa artis/influencer stop pake fitur exclusive di instagram, dan salah satunya eca ini
Muklis Nonton@tvindonesiawkwk

Unpopular opinion about:

Indonesia
117
2.5K
29.3K
1.9M
mus retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Bu Rani Anggrini Dewi konselor pernikahan 25 tahun lebih, sudah menikah 44 tahun bilang sesuatu yang menurut gua adalah penjelasan paling nyesek yang pernah gua dengar tentang kenapa banyak perempuan menyesal setelah menikah. Dan ini bukan opini. Ini dari orang yang setiap hari duduk berhadapan dengan pasangan-pasangan yang pernikahannya sedang hancur. Jawabannya satu kalimat mereka masuk ke pernikahan tanpa tahu siapa diri mereka sendiri. Dan begitu mereka masuk semua yang membentuk identitas mereka sebelumnya karir, mimpi, ambisi, pengembangan diri pelan-pelan hilang. Bukan karena dirampas. Tapi karena struktur pernikahan yang mereka masuki memang tidak dirancang untuk menampung itu semua. Bu Rani bilang polanya sangat konsisten dari ribuan kasus yang dia tangani. Perempuan menikah. Anak lahir. Semua fokus beralih ke peran sebagai ibu dan istri. Pengembangan diri berhenti. Dan di suatu titik entah dua tahun kemudian atau sepuluh tahun kemudian mereka bangun dan bertanya siapa saya sekarang? Saya sudah S1, saya pernah kerja, saya punya mimpi. Sekarang saya cuma masak ngurus anak, dan menunggu suami pulang. Dan yang membuat ini sistemik dan bukan hanya nasib buruk individu adalah satu fakta yang Bu Rani sebut dengan sangat tegas orang tua Indonesia sekarang sudah sadar untuk menyiapkan anak perempuannya. Mereka kirim ke universitas terbaik. Dorong untuk berkarir. Ajarkan untuk mandiri secara finansial. Tapi mereka lupa menyiapkan anak laki-lakinya. Hasilnya adalah collision yang tidak bisa dihindari. Perempuan yang sudah berkembang menikah dengan laki-laki yang masih membawa mindset bahwa suami harus dilayani, urusan rumah tangga dan anak adalah urusan istri, dan suami harus selalu lebih tinggi dari istri dalam segala hal. Dua orang dengan level perkembangan yang sangat berbeda masuk ke satu institusi. Dan perempuannya yang selalu diminta untuk menyesuaikan diri ke bawah bukan laki-lakinya yang didorong untuk naik ke atas. Dan ini yang paling menyakitkan dari seluruh cerita ini. Banyak perempuan yang menyesal bukan karena suaminya jahat. Bukan karena pernikahannya penuh kekerasan. Tapi karena perlahan-lahan tanpa ada satu momen dramatis yang bisa ditunjuk sebagai titik balik mereka kehilangan diri mereka sendiri. Dan begitu mereka sadar bahwa yang hilang itu tidak bisa dikembalikan oleh siapapun termasuk oleh suami yang mencintai mereka itulah penyesalan terdalam yang Bu Rani temui dalam kasusnya setiap hari. perempuan yang menyesal setelah menikah bukan perempuan yang salah pilih pasangan. Mereka adalah perempuan yang masuk ke struktur yang tidak pernah dirancang untuk menampung mimpi mereka. Dan selama struktur itu tidak berubah selama anak laki-laki tidak disiapkan dengan cara yang sama dengan anak perempuan angka penyesalan itu tidak akan turun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
286
8.5K
24.5K
1.1M
mus retweetledi
butoable
butoable@butoable·
ariel tatum itu sebenernya anomali di industri kita soalnya dia satu satunya seleb yang bisa bikin standar kecantikan jadi nggak masuk akal tapi di saat bersamaan dia yang paling vokal soal self acceptance. yang bikin mind blowing tuh bukan soal visualnya tapi gimana dia bisa tetep relevan tanpa perlu gimmick receh atau drama settingan kayak artis jaman sekarang.
Muklis Nonton@tvindonesiawkwk

Unpopular opinion about:

Indonesia
85
849
17K
1.4M
mus retweetledi
₍ᐢ. ̫.ᐢ₎ melody
₍ᐢ. ̫.ᐢ₎ melody@mymeowldy·
Banyak orang nikah bukan karena nemu cinta terbesar mereka tapi lebih ke: -udah capek sendiri -umur, tekanan keluarga, atau “takut ketinggalan” -nemu orang yang “cukup baik & stabil” -banyak jg yg cintanya pernah habis di orang lama, tapi hidup harus tetep jalan Kadang mereka still function dan bisa jadi pasangan yang “baik” secara peran. Tapi dalemnya tuh beda sama yang bener-bener jatuh cinta. Lebih ke “kita jalanin bareng aja” daripada “aku cuma pengen sama kamu karna aku jatuh cinta banget”. Aku tau ini dari kakak sepupu aku, dia nikah baru” ini di umur 30-an. Dia sendiri bilang kalau dia nggak yang ‘jatuh cinta banget’ sama suaminya. Ga yang menggebu” kaya hubungan”nya yang lama. Tapi karna suaminya itu orangnya stabil, bisa diandalkan, dan jelas arah hidupnya, dia lebih milih yg aman buat masa depannya dulu. Urusan cinta ntar semoga bisa tumbuh sendiri seiring berjalannya waktu.
Indonesia
155
676
4.2K
292.4K
mus retweetledi
パム
パム@spinxtore·
Berdasarkan pengalaman pribadi dan kerja sama orang kaya: - Mereka itu bisa banget ngegaji minimal UMK, tapi ga mereka lakuin, karena alasan masih UMKM dan berprinsip keluarga - Mulanya ngegaji untuk satu bisnis, tengah jalan akan ditambah tapi gaji sama aja - Rela keluar uang untuk pihak eksternal, tapi ke staffnya pas-pasan aja - Kewajiban seprti BPJS ngga didaftarkan - Bikin perusahaan cangkang atau lain, supaya omset perusahaan utama bisa diakalin - Mereka beli barang pribadi tapi atas nama perusahaan - Ketika perusahaan untung, pemilik dan keluarganya bisa liburan minimal ke Bali/Lombok/SG - Tapi pas rugi karena pencatatan keuangan buruk, karyawan juga kena perampingan tanpa pesangon dan bonus-bonus lain semasa kerja - Intinya mereka kaya kalo bukan karena eksploitasi sumber daya alam atau manusianya + koneksi dengan yang kita tau siapa dan apa
kale@kalistohenituse

semua opini tentang orang kaya:

Indonesia
115
1.6K
5.6K
274K
mus retweetledi
Billy
Billy@Billy_Naravit·
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
877
12.4K
44.7K
3.2M
mus retweetledi
dil
dil@byrob10x·
sejelek-jeleknya kantor pertama, dia yg ngajarin dan nerima segala kebodohan kita pas pertama kali kerja.
Indonesia
203
6.9K
29K
389.4K
mus retweetledi
(Bukan) Dosen Killer
(Bukan) Dosen Killer@buburrkacangg·
Matematika itu bukan ilmu berhitung, tapi ilmu bernalar. Hitung2an hanyalah bagian kecil dari Matematika. Anak2 lemah hitung2an karena langsung diberikan pengetahuan prosedural tanpa pemahaman konseptual. Ada gap yang besar di sini, yg semakin terlihat di masa post-covid. Jadi gpp kalo orng ga bisa hitung, krn ada yg namanya alat bantu hitung. Yg bahaya itu orng ga bisa bernalar, shg dia ga tau hitungan dia (atau alat bantu hitung tsb) benar atau salah.
jakartalk@Jakartalk

Fakta yang paling gak bisa lo terima

Indonesia
167
6K
23.3K
745.4K
mus retweetledi
vi🍒
vi🍒@bakuldimsum_·
Temen gue old money, punya pabrik tapi ga begitu besar, penampilannya sederhana banget. Sama karyawannya baik, sama tetangga sekitarnya baik, sama temennya juga baik. Bulan puasa tetangga sekitar, yg ngontrak di kontrakan ibunya, karyawan dia, temen Deket dia dikasih sembako. Karyawannya dapet THR 1x gaji, libur lebaran lama. Makanya rezeki dia lancar, Krn dia memanusiakan manusia.
kale@kalistohenituse

semua opini tentang orang kaya:

Indonesia
72
1K
14.8K
928.8K
mus retweetledi
Call me Al 🇵🇸
Call me Al 🇵🇸@raykairi·
Orang kaya di Indonesia itu banyak yg hasil eksploitasi. Baik itu eksploitasi alam ataupun manusia. Pernah dikenalin sama manager dulu sama pemilik restoran steak, orangnya kalem banget, bicara nya agamis sekali, tapi ngasih gaji karyawan rendah dan jam kerja nya gila. Kekayaan nya? Ya bayangin deh omzet rata" Percabang nya nembus 600 juta, dia punya 30 cabang lebih. Kalo dia dapet bersih nya 50juta aja sebulan, udah 1,5M tuh ditangan. Gaji karyawan nya setengah UMR aja gak sampe, dapet mendekati UMR aja dari uang service, artinya karyawan dapet gaji dari duit customer bukan dari hasil jualan produk.
kale@kalistohenituse

semua opini tentang orang kaya:

Indonesia
290
3.7K
14.7K
663.3K
mus retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
ga sengaja nemu akun ig mbak ini.. kontennya tentang ‘ngasih makan ego orang’ tetapi, secara ga langsung mbak ini ngajarin kita tentang berkomunikasi yg baik dan cara menghargai orang berdasarkan profil lawan bicara masing2 itu good effort banget sih😁👍
Kr tweet media
Indonesia
31
1.6K
14.6K
275.8K