waru jaya

626 posts

waru jaya

waru jaya

@pajalahah

Katılım Mart 2022
47 Takip Edilen24 Takipçiler
waru jaya
waru jaya@pajalahah·
@Hnirankara Udah dunk. Rame rame bikin narasi pembelaan Nadiem, gongnya nanti pas pledoi. Ujung2nya vonis ringan atau dpt pengampunan
Indonesia
0
0
2
3K
Mas Gareng Smg
Mas Gareng Smg@GarengSmg·
@zanatul_91 Padahal pppk guru terbanyak diangkat di era nadiem, sehingga dengan status pppk mereka yang honorer bisa terima tunjangan guru. Kontras sekali statemen itu dengan yang yg sdh dilakukan nadiem terhadap kesejahteraan guru.
Indonesia
15
0
12
9.2K
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Kepada para guru yang berkampanye membela Nadiem Makarim, saya ingatkan: Nadiem menghapus pasal Tunjangan Profesi guru dalam draf RUU Sisdiknas 2022. RUU ini didukung oleh influencer papan atas. Cek aja. Untung dilawan oleh berbagai pihak dan organisasi guru. Akhirnya gagal. Itu alasan saya aktif di x, 2022. So, kalau anda sekarang adalah guru, menikmati sertifikasi guru, tapi ikut berkampanye untuk kasus Korupsi Nadiem Makarim. Minimal anda malu.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
66
599
1.3K
120.3K
waru jaya
waru jaya@pajalahah·
@BosPurwa Yang bela paling yg pernah dibantu ortunya, relasi, dan buzzer
Indonesia
0
0
1
260
King Purwa
King Purwa@BosPurwa·
Tom Lembong aja divonis 4,5 tahun Nadiem ? Tom Lembong, publik hampir satu arah, bela Nadiem, publik terpecah dan terpolarisiasi
Indonesia
26
19
137
10.3K
waru jaya
waru jaya@pajalahah·
@PNS_Ababil Jarang turun ke lapangan dan k kementerian. Urusan kementerian diserahkan ke JT
Indonesia
0
0
0
42
Pi en ice Ababil
Pi en ice Ababil@PNS_Ababil·
Problem Nadiem di sini adalah typical elit Jakarta: merasa paling pinter dan ga butuh belajar kondisi nyata, terutama di daerah. Iya he eh tau mereka pinter, belajarnya sampe ke amerika segala. Tapi ya kalo empirics di lapangan ga paham, proses jalannya aturan ga paham, ya gini.
Mas Hara@Hnirankara

Terlepas perkara korupsi/tidaknya Nadiem, gue akuin kalo pendidikan di Indonesia makin menurun ketika Nadiem jadi Mendikbud. Kalian pikir anak2 sekolah yang viral karna ga bisa berhitung itu, gak disebabkan oleh kurikulum busuknya Nadiem? Murid diharuskan naik kelas, ga peduli mereka dah jago calistung apa belum.

Indonesia
41
552
1.9K
98.3K
waru jaya
waru jaya@pajalahah·
@03__nakula Balik ke 2019, chromebook itu ga direkomendasikan itupun berdasarkan hasil kajian Pusdatin
Indonesia
0
0
0
46
Nakula
Nakula@03__nakula·
Asal usul kasus Chromebook berawal dari sini. Pahamkan siapa yang kepentingannya terganggu. 🤭
Nakula tweet media
Indonesia
251
2.5K
17K
1.4M
waru jaya
waru jaya@pajalahah·
@SoeTjenMarching Tidak adil dari mana? Wong baru tuntutan. Daya rusaknya luar biasa, satu generasi dihancurkan dg sistem pendidikan acak-acakan
Indonesia
3
0
15
4.2K
Soe Tjen Marching
Soe Tjen Marching@SoeTjenMarching·
Utas (1): Saya baru membaca bahwa Nono Makarim (ayah Nadiem Makarim) adl pemimpin redaksi harian KAMI, yg sempat bekerja-sama dengan Angkatan Darat & Jenderal jagal Soeharto untuk membui & membantai jutaan manusia tak berdosa pada 1965-66, sehingga Orba bisa berjaya.
Indonesia
10
224
1.6K
117.9K
waru jaya
waru jaya@pajalahah·
@zanatul_91 Yg bilang berhasil paling pembela Nadiem dan buzzer
Indonesia
0
0
0
6
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Aneh, sekarang orang-orang percaya chromebook itu baik dan berguna untuk pendidikan. Saat pengadaan itu disusun, kajian awal 2020 membuktikan bahwa 46% sekolah tidak punya akses internet. Survei pada kajian awal ini menunjukan hampir tidak ada sekolah yang menggunakan Chromebook. Kemudian tiba-tiba, kajian ini dirubah dengan kajian baru. Chromebook yang awalnya tidak direkomendasikan, jadi di rekomendasikan. Pada kajian kedua inilah ada IBAM sebagai Tim SKM (Staf Khusus Menteri). Dengan memegang dua dokumen ini saja, tentu mudah bagi kejaksaan untuk melihat peran sentral IBAM. Jadi agak aneh kalau IBAM mengaku tidak merekomendasikan Chromebook. Gunanya IBAM dihadirkan menteri ditengah-tengah tim teknis,besar kemungkinan untuk membelokan kajian supaya dukung Chromebook. Kalau IBAM tidak merekomendasikan Chromebook, untuk apa kajiannya di rubah? kan sejak awal tidak direkomendasikan? Meski mbantah, patut diduga, fungsinya IBAM adalah kebalikan dari kajian yang tidak merekomendasikan Chromebook. Pembelaan IBAM kontradiktif. Sejak awal Chromebook tidak memiliki fungsi dalam pendidikan kita. Itulah alasan kenapa Nadiem membuat kebijakan ANBK/AN. Supaya Chromebook seolah-olah bermanfaat. Karena saat itu kita gak butuh AN. Untuk apa mengukur lingkungan belajar di sekolah tapi sekolahnya kan tutup (pandemik/PJJ)? Laptop yang hanya efektif digunakan secara online, kini mendapatkan fungsinya karena semua sekolah menyelenggarakan AN yang mana menurut peraturan GTK "HARUS TERSAMBUNG INTERNET." Belakangan untuk menutupi ini kementerian membuat panduan menggunakan Chromebook secara offline. Meski ini tidak merubah bahwa Chromebook adalah laptop yang kurang berguna dengan kebutuhan sekolah. Saya tetap berpandangan bahwa Chromebook adalah korupsi besar. Bukan hanya Nadiem dan Ibam, dan PKK, tapi orang-orang dibalik ini semua harus diseret. Menurut saya kejaksaan harus memanggil lebih banyak orang lagi. Apalagi orang atau yayasan yang mempekerjakan IBAM dan menggajinya. Tim SKM tapi digaji yayasan? juga Jurist Tan yang masih buron. Saat ini maaf, semua orang bicara soal personal Nadiem dan IBAM yang katanya tulus dan sakit-sakitan. Bukan kasus korupsinya. Bahwa saya tidak terima, kalau kami guru-guru dipaksa memaklumi kebijakan Chromebook dan ketersambungan internet yang jadi dalih korupsi Chromebook. Saya tidak pernah lupa, bagaimana temen-temen guru di NTT melaksanakan AN. Alih-alih melaksanakan asesmen nasional, kita sedang didorong supaya menganggap korupsi pengadaan itu berguna. Jangan lupa, baik Nadiem dan IBAM melaksanakan pengadaan Chromebook dan AN ketika pandemik lagi galak-galaknya (2020-2021). Mereka tidak punya empati bahwa kebijakan ini akan menyengsarakan guru, karena harus berkumpul (datang ke sekolah) ketika pembatasan jarak (Covid-19) dan diberikan laptop yang tidak biasa mereka pakai. *Foto Pelaksanaan ANBK di NTT.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
142
408
978
376.8K
waru jaya
waru jaya@pajalahah·
@ardisatriawan Liat dulu pak dosen, ini Nadiem dari awal udah niat untuk menggolkan chromebook. Kenapa harus chromebook? Padahal dari hasil kajian kementerian, ga cocok
Indonesia
0
0
0
18
cozy 🕷️
cozy 🕷️@cozyaltruis·
Gue nih kalo jadi Nadiem Makarim, bakalan gue hapus aplikasi gojek biar hancur ya hancur barengan lah, biar negara ini tuh paham kontribusi dia selama ini Rupanya negara ini mau merampok kekayaan Nadiem dengan menuntut duit pengembalian 5,6 triliun padahal dia gak ada terima duit sepersenpun Negara gila.
Indonesia
348
2.3K
16.4K
729.5K
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Nadiem Dituntut Bayar Rp 5,6 Triliun: Saya tidak Punya Uang
tempo.co tweet media
Indonesia
2.2K
16K
95.8K
6.6M
Si Juki
Si Juki@JukiHoki·
Kasus nadiem kalian ada di pihak yang mana?
Indonesia
231
13
236
55.8K
waru jaya
waru jaya@pajalahah·
@kafiradikalis Makanya ngapain harus bela Nadiem. Biarkan pengadilan aja yg bekerja
Indonesia
0
0
0
46
222 Mountains For 🇵🇸
222 Mountains For 🇵🇸@kafiradikalis·
...Yang anggap Nadiem polos cuma 2 kemungkinan aja: 1. Gblk 2. Denial Pamannya Nadiem (adik kandung ayahnya) adalah ex kepala BAIS (dulu BIA). Kalo lu tumbuh di lingkungan yg mana anggota keluarga menjabat kepala intelijen yah mustahil lu bisa polos memandang hidup... (``,)
HyL@itsurboihyl

"dia terlalu polos, cma mau mengabdi" Hei "Dia" tu founder unicorn stratup, bisnis dari orok, dan politik dari putih sampe gelap gua yakin dia tau dan lakuin Ga usah glazing seakan akan dia naif bin bodoh Katanya "dia" representasi orang "pinter" Tapi lu infantilize Ironi

Indonesia
96
270
1.6K
426.6K
waru jaya
waru jaya@pajalahah·
@RidhaIntifadha Karena dampaknya sistemik dan masif. Kebijakannya memengaruhi pendidikan satu generasi
Indonesia
0
1
0
663
#KelanaRasa
#KelanaRasa@arieparikesit·
Yang baju putih nepuk-nepuk Nadiem itu ayahnya, Pak Nono Anwar Makarim, pengacara senior spesialis hukum korporat, penulis, usia 86 tahun, lahir di Pekalongan. Pendiri firma hukum Makarim & Taira S bareng Frank Taira Supit. Yang dipeluk belakangan, Ibunya, Ibu Atika Alqadrie, keturunan Arab Indonesia asal Pasuruan. Saya yakin beliau sangat terpukul, karena salah satu perannya adalah sebagai aktivis anti korupsi dan tata kelola pemerintahan dan transparansi publik. Pak Nono keturunan Arab dan Minang.
Jeni_Ly again@Jelli_cent

Gilaaaa!!! Tuntutan thd Nadiem Makarim adl *Penjara: 18 Tahun *Denda : 1 Milyar (190 hari) *Uang Pengganti 809 Miliar + 4 T (9th) Pdhl di setiap persidangan dakwaan thd Nadiem terbantahkan.😓 Tetap kuat Nadiem 💪🏻 Masih ada proses selanjutnya. Smoga Majelis hakim memegang asas keadilan & berpikir sangat jernih dlm memutuskan kasus ini. Berani memegang prinsip beyond a reasonable doubt. Amin 🙏🏻

Indonesia
153
4.1K
23.3K
1.3M
waru jaya
waru jaya@pajalahah·
@ibamarief @ardisatriawan Chromebook ga direkomendasikan dari awal, itu hasil kajian Kemendikbud sendiri. Makanya Prof Muhadjir menolak ketika Google mau ketemu. Anehnya ama Nadiem malah dipake dan dibuat grup WA nya sebelum dia diumumkan jadi menteri
Indonesia
0
0
2
780
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Aku rasa sebagian karena campur aduk antara tech dan kebijakan. Dulu kami rutin riset sampai ke 3T untuk dengar suara guru2, supaya bisa kami jadikan masukan bagi pembuat kebijakan. Pembuat kebijakan ini siapa? Mungkin ada yang mengira itu tim tech sendiri, apalagi ada narasi yang beredar terkait "shadow org". Aku memang sempat dengar, ada pakar2 yang bisa beri masukan terkait kebijakan di kementerian. Pakar2 itu bukan bagian dari tim tech, namun dari narasi "shadow org" sepertinya banyak yang salah mengira mereka adalah bagian dari kami. Aku rasa kesalahpahaman ini salah satu kontributor kenapa tech dan kebijakan dirasa campur aduk jadi satu. Sesungguhnya ini dua hal yang berbeda dan terpisah. Tech patuh ke arahan dari pembuat kebijakan, bukan sebaliknya. Dalam hal ini, pembuat kebijakan adalah para pejabat struktural yang ditentukan kementerian, mungkin dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pakar di atas. Sayangnya, arahan yang kami terima untuk jadi prioritas pengembangan, terkadang tidak sesuai dengan suara hati guru yang kami dengar dan coba sampaikan. Arahan ini karena pemerintah pusat maupun daerah juga punya program2 sendiri. Seperti misalnya untuk mengukur sasaran kinerja, padahal aplikasinya dirancang untuk pembelajaran guru. Sesungguhnya kami sering berada di sisi guru juga dalam berusaha mendengar dan menyuarakan apa yang mereka alami, kalau tidak kami ngga akan riset ke daerah dengan rutin seperti di bawah. Dari semua yang aku tulis di atas, aku berharap setidaknya bisa meluruskan, bahwa tech sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membela kepentingan guru sebagai pengguna. Dan komunitas tech secara umum perlu ingat juga, kalau tech yang efektif adalah yang berlandaskan empati. Inovasi ngga bisa berdiri sendiri, tapi perlu sebisa mungkin gotong royong dengan suara pengguna.
Ibrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet media
Indonesia
81
106
500
263.3K
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Jadi di kasus Chromebook. Techbro cenderung dukung Ibam. Guru sebaliknya. Ada yang bisa jelaskan kenapa?
Indonesia
143
205
1.9K
322K
waru jaya
waru jaya@pajalahah·
@pedas__manis Sok tahu. Ini memang perkumpulan para istri, biar ada kegiatan positif. Lihat tahun berdirinya tahun kapan Bhayangkari dan Persit ini. Bhayangkari aja berdiri tahun 1949. Masa dibilang warisan Orba
Indonesia
0
0
1
2.9K
Kangkung
Kangkung@pedas__manis·
Ini tuh dulu buatan istri pak Soeharto. Supaya ibu negara gak kesepian, biar ada kegiatan. Jadi dibuatlah perkumpulan istri2 dari abdi negara. Bhayangkari buat istri polisi. Persit buat istri tentara Jadi, ini warisan Orba yang masih dipake sampe sekarang. Tujuannya? Ya buat ajang pamer kalo suaminya abdi negara.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Seriusss , mau tanyaa krna ga ngerti Fungsi ibu2 bhayangkari apaa sih? Trus emg di kasih seragam gitu kah? Soalny liat di sosmed klo army2 di Luar negeri kayanya ga ada istri bule ato istri org korea yg jadi kaya ibu-ibu bhayangkari gituu Mohon pencerahan nya yaa

Indonesia
181
2.9K
20.1K
1.4M
waru jaya
waru jaya@pajalahah·
@dittaprastiwi Didudukkan satu meja. Masing-masing pihak pasti punya alasannya
Indonesia
0
0
0
3
DITTA PRASTIWI
DITTA PRASTIWI@dittaprastiwi·
Gaaa Masuk Akal‼️ Rumah Dinas Ditempati Dari 1969 Mau Diambil Paksa Tanpa Kompensasi😢 Adil Gak Sih Menurut Kalian⁉️ May Day atau hari apapun, warga pasti bertahan. Jangan Takut Debat demi keadilan, mereka ini saksi pengabdian tanpa lelah orang tuanya. Berikan mereka solusi, bukan sekadar pengosongan‼️
Indonesia
1.1K
143
999
707.2K
Afifah Afra
Afifah Afra@afifahafra79·
Saya nggak terlalu peduli rumah tangga artis. Tapi tuduhan Ahmad Dhani kepada Maia itu nggak sesuai dengan catatan pengadilan agama. Saya tentu lebih percaya dengan fakta di catatan pengadilan agama ini daripada omongan sepihak orang yang emosi. Silakan baca tulisan ini!
Rumail Abbas@Stakof

Instagram Ahmad Dhani Sama seperti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina (benar ya nulisnya?), saya tidak nonton pernikahan anak Ahmad Dhani dan Maia Estianty (dua idola saya di waktu kuliah). Tapi apa yang ditulis Dhani di Instagram-nya saya baca, dan langsung teringat dengan salinan putusan pengadilan agama Jaksel yang dulu pernah beredar di Twitter (masih bernama itu, belum X). Saya ulas di sini karena cukup mengernyitkan dahi ketika membaca tulisan Dhani itu. "Kok, beda dengan yang saya baca dulu?" Saya urai sejauh bacaan saya, apakah "pengakuan" Dhani ini sesuai dengan fakta hukum 2008 atau tidak? (Disclaimer: ini putusan tingkat pertama [PA], bukan putusan kasasi MA. Untuk amar di banding atau kasasi, saya belum pegang berkasnya) 1. "Maia ditalak 3" Talak satu bain sughra, bukan talak tiga. Dan ini bukan Dhani yang menjatuhkan, melainkan putusan pengadilan atas gugatan cerai Maia. Dhani justru menolak perceraian. 2. "Maia selingkuh dengan pemilik TV swasta, diakui tertulis dan ditandatangani" Tidak ada di dokumen. Majelis menyatakan tegas (kutipan langsung): "...tidak ada yang mengarah kepada terjadinya nusyuz Penggugat kepada Tergugat." 3. Narasi "suami selingkuh dengan orang ketiga" disebut drama palsu Maia Tamara Geraldine bersaksi di bawah sumpah mendengar langsung pengakuan perempuan yang mengaku dinikahi siri Dhani, di rumah Melly Goeslaw, sekitar 2006. Menurut kesaksian Tamara, Dhani pernah mengirim SMS ke perempuan itu mengakui "memang enak punya dua isteri". Setelah pengakuan itu, Tamara menerima teror dari Dhani. Majelis tidak memutus sah-tidaknya nikah siri, tapi mencatat isu ini nyata-nyata memicu kehancuran rumah tangga. 4. "Laporan KDRT palsu" Maia melapor ke Polda Metro Jaya 20 April 2007 (bukti P.22). Tiga saksi di bawah sumpah (ayah, ibu, pembantu Maia) menerangkan: barang Maia dikeluarkan dari rumah, pakaian dikirim ke Surabaya, kamar dibongkar, lemari dijebol, baju dirobek, sepatu dibuang. Banyak hal terjadi saat Maia umrah. Dhani tidak membantah peristiwanya. Pengakuannya sendiri: itu cara "memberi pelajaran" karena Maia tidak menuruti perintahnya. Tidak ada temuan majelis bahwa laporan itu palsu. 5. "MA hanya mengabulkan permohonan cerai saja, hak asuh tidak dikabulkan" Putusan PA Jaksel mengabulkan: cerai (talak satu bain sughra), hak asuh tiga anak ke Maia sampai dewasa, Dhani wajib serahkan anak, nafkah anak Rp 7.500.000 per anak per bulan, sita marital atas tujuh aset sah, harta bersama dibagi dua. NB: HAK ASUH Oiya, ini tidak ada di Instragam, tapi ada di PA (bahkan saya juga kaget karena dulu gak baca sampai sana): Maia dituduh memakai narkoba oleh saksi-saksi yang dihadirkan Dhani. Awalnya Maia menggugat agar tiga anaknya (Al, El, dan Dul) ditetapkan dalam asuhannya. Dhani menolak keras dan menghadirkan sembilan saksi yang menggambarkan Maia tidak layak mengasuh. Salah satunya: Maia adalah pemakai narkoba. Beberapa saksi yang dihadirkan Dhani bahkan mengaku ikut memakai narkoba bersama Maia. Kemudian, Maia mengajukan hasil tes lab dari RS Azra Bogor dan RS Marzoeki Mahdi Bogor, dan keduanya membuktikan bahwa Maia negatif narkoba. Majelis menerima bukti ini. Maia juga dituduh mengabaikan anak. Namun Maia mengajukan 14 rapor sekolah anak (2006-2008) yang ditandatangani sendiri sebagai bukti keterlibatan. Plus, ijazah S1 FISIP UI sebagai bukti kapasitas mendidik. Amar putusan: hak asuh tiga anak ke Maia sampai dewasa. Dan Dhani dihukum menyerahkan anak, dan wajib memberi nafkah anak Rp 7.500.000 per anak per bulan. Saya akan lampirkan berkasnya di reply, silakan baca sendiri. Dan sila koreksi jika ada kekeliruan.

Banjarsari, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
20
307
2.7K
141.6K
WarBananaReborn
WarBananaReborn@WarBananaReborn·
Baru tau ternyata Isi pidato maia kaya gini. Baru nonton isi pidatonya maia di acaranya El rumi, sebagai seorang ibu nangis gue. "Anakku Ahmad Jalaluddin Rumi atau El Rumi... Bunda ingat flashback tentang masa kecilmu. Kamu anak yang paling usil dan paling menggemaskan. Bunda ingat waktu kecil, kamu selalu mencari tangan bunda untuk menggaruk dan mengelus punggungmu sebelum tidur malam, sambil memegang botol susu yang masih lengket". "Tapi kemudian dii usiamu yang baru 8 tahun, kita pernah harus berpisah. Berpisah untuk sementara waktu itu, sayangku". " Dari hari itu, bunda belajar menjadi ibu yang tifak bisa memeluk kamu setiap hari sampai sekarang". "Anakku, kamu sudah tumbuh menjadi lelaki yang cerdas, bertanggung jawab, dan penuh humor. Kamubmemilih mencintai Syifa...... ". " Untuk Syifa yang sedang tidak ada di sini, bunda titipkan El Rumi. Yang mungkin Bunda tidak bisa memeluknua setiap hari... ". " Pesan untuk Syifa... Tolong selalu memeluk El sering-sering dan yang lama ya. Lebih lama dari yang pernah bunda lakukan, karena bunda tidak bisa melakukan itu sampai hari ini". Gw punya anak umur 6 tahun yang kalau mau tidur harus pegang bibir dan cubit-cubit tipis setiap malam. Bertahun tahun kaya gitu pastinya nanti jadi kenangan manis. Sebagai ibu, lepasin anaknya untuk perempuan lain pastinya berharap anak yang di kandung sembilan bulan, disayang, dibesarkan dengan bahagia dan kesalahan pastinya berharap menantunya sayang dan jaga anaknya lebih dari ibunya sendiri. Jujur kalau safea sampe nangis juga ngga heran, anak perempuan kelakuannya manis manis, dan sejauh yg kelihatan antara anak Mulan dan Maia saling sayang. Kita ngga tau apa yang ada dihatinya waktu itu, nangis bahagia atau nangis karena fakta. Fakta yang ada didepan mata ngga bisa selamanya disembunyikan dari anak-anak yang bukan anak lagi. Maia ngga mau salaman hak dia,...kita ngga tau apa yang terjadi selama proses persiapan pernikahan El rumi sama syifa, Sepanjang lirik-lirik berita tentang mereka selalu yg dilihat sindiran menyindir yang ngga pernah usai, but hey urusan mereka itu sih. Yang pasti korbannya disini adalah semua anak Maia dan Mulan. Padahal mereka saling sayang, seharusnya bukan cari pembenaran tapi minta maaf aja tentang masa lalu biar anak-anaknya yang menilai sendiri. Lebih parahnya lagi, akhirnya bikin netizen jadi cari keputusan sidang perceraian mereka dulu, dan yang ngga gw sangka ternyata hak asuh anak sebetulnya jatuh ke Maia. Kapokmu kapan pak de, just let it go.
WarBananaReborn tweet media
Indonesia
127
258
4.7K
1.8M