Yonas Pardede

362 posts

Yonas Pardede

Yonas Pardede

@pardede_yonas

Katılım Temmuz 2022
159 Takip Edilen3 Takipçiler
Yonas Pardede retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47K
102.1K
11.1M
Yonas Pardede retweetledi
Paper Rex
Paper Rex@pprxteam·
well
Paper Rex tweet media
English
86
1K
8.5K
164.4K
Yonas Pardede retweetledi
Paper Rex
Paper Rex@pprxteam·
GGWP DRX, we drop today's match. Ascent: 13-15 Lotus: 8-13 Our #VALORANTChampions run ends here. Thank you all so much for your support, it's been an incredible year! WGAMING will return in 2026. #NoLookingBack
Paper Rex tweet media
English
555
2.7K
11.4K
479.1K
Arshaka Madewa
Arshaka Madewa@dlvxkim98·
@somexthread Kalau misal dia muslim sejak lahir. Sampai di umur dia main sinet pasti udah tau hukum hijab. Knp saat itu santuy aja non hijab? Tdk tau akan dosa?? Knp baru stelah hijrah? Sblm hijrah tdk pernah beragama kah? Hmm
Indonesia
33
0
8
58K
RRQ crazyguy
RRQ crazyguy@crazyguyfps·
Finally after so many years, i can play in champs. It was a long way. See you in Paris 😊
English
119
252
5K
178.7K
detikcom
detikcom@detikcom·
Momen Ruben Onsu yang datang melayat mendiang Hendrik Lo, ayah dari Sarwendah, yang meninggal dunia pada Sabtu (19/7) kemarin.🥺 >> hot.detik.com/celeb/d-802021…
Indonesia
10
7
157
126.1K
Yonas Pardede retweetledi
RadioGenoa
RadioGenoa@RadioGenoa·
In Netherlands, 80,000 Christians show us that Europe was, is, and will be Christian.
English
1.5K
9.9K
61.6K
1.1M
Mahesa14
Mahesa14@Best_Arek·
@IndoPopBase Ariel egois mentang² udh tenar g mw gabung lagi dg teman²x yg dl ikut membesarkan namax
Indonesia
71
1
7
29.7K
Indonesian Pop Base
Indonesian Pop Base@iPopBase·
It is confirmed that Ariel and Uki will not be participating in Peterpan's comeback.
Indonesian Pop Base tweet media
English
1.2K
1.4K
16.2K
3.6M
VALO2ASIA
VALO2ASIA@VALO2ASIA·
FunPlus Phoenix have named LEGIJA as their new head coach, as confirmed by the VCT Global Contract Database. LEGIJA is best known for leading Bleed Esports to victory at VCT Ascension Pacific 2023. 🔽 Read more [ex-BLEED LEGIJA joins FunPlus Phoenix as head coach]
VALO2ASIA tweet mediaVALO2ASIA tweet media
English
4
17
605
45.5K
Kang Asep
Kang Asep@KangAsepr·
@akuratco ribut sama anak kecil, apa gak malu?
Indonesia
33
0
26
237.5K
Akuratco
Akuratco@akuratco·
Momen Dimas Anggara diduga menampar Kiesha Alvaro saat sedang syuting di Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta. Akibatnya, Pasha Ungu, ayah Kiesha, tak terima dan meminta pertanggungjawaban suami dari Nadine Chandrawinata itu melalui postingan Instagram miliknya, Selasa (24/6).
Indonesia
560
549
8.2K
2.4M
Yonas Pardede retweetledi
Paper Rex
Paper Rex@pprxteam·
For Copenhagen and Los Angeles. Third time's the charm. #VALORANTMasters
Paper Rex tweet media
English
127
6.5K
26.2K
762.7K
Yonas Pardede retweetledi
PRX f0rsakeN
PRX f0rsakeN@jasonsusantoo·
3-1 fnatic, and we are the champion of vct masters toronto. I really want to say thank you for all of the fans that keep believing and supporting prx ❤️🥹🥹, i love you guys, you pushed us beyond our limits and this is for you guys as much as it is for us!
English
1.2K
7.8K
59.6K
1.5M
Yonas Pardede retweetledi
PRX Jinggg
PRX Jinggg@Jingggxd·
Third times the charm. We are Toronto masters champions thank you everyone for support ❤️❤️❤️ TRACK BY TRACK!!!
English
929
5K
34.9K
822.2K
Yonas Pardede retweetledi
mindfreak
mindfreak@aaronleonhart4·
Im out of words, actually speechless. Fucking proud of them 🖤🖤
English
843
5.2K
36.9K
818.4K
Yonas Pardede retweetledi
VCT Pacific
VCT Pacific@vctpacific·
NEVER STOP BELIEVING. PAPER REX ARE YOUR #VALORANTMasters TORONTO WINNERS 🚂🚂🚂
VCT Pacific tweet media
English
15
3.5K
10.5K
297.9K
Yonas Pardede retweetledi
VALORANT Champions Tour
VALORANT Champions Tour@ValorantEsports·
Reflection // Redemption
VALORANT Champions Tour tweet mediaVALORANT Champions Tour tweet media
Français
38
4.1K
29.2K
607.3K