“BUJET BENERAN ENAK. Siapa sangka kalau aku bisa buat dumpling seenak ini! Yah, kalau seenak ini mah mana ikhlas bagi-bagi sama warga Sekoteng.” Aku berucap sambil tertawa lalu menghabiskan sendiri hasil dumplibg buatanku sendiri.
20 menit ku berlalu ditemani dengan aroma sedap dari kukusan dumpling yang telah ku buat. Aku mematikan kompor lalu membuka tutup panci yang langsung disapa oleh kebul uap dan cantiknya hasil dumpling buatanku sendiri, “Keliatan enak banget...” Ucapku sambil mengambil sumpit.