(c)
tanpa sensasi berpartisipasi, terasa tidak lengkap.
"Ini kesempatan yang bagus, lho, untuk menunjukkan keahlian dan motivasimu itu–bahkan mungkin menemukan keahlian baru," imbuhnya, berusaha menutupi kekecewaannya dengan nada santai.
(c)
Langkahnya diseret, buku LKS dibawa sekenanya. Bahkan, figur Kiel yang tengah membelakanginya masih gagal mengangkat semangat yang agaknya terpuruk sekian meter di bawah tanah.
"Kiel," panggilnya pelan, tak menunggu jawaban.
Damara mengambil kursi kosong di hadapan, lalu
(c)
Tanpa ragu, anak laki-laki itu mulai menjelaskan, "Selain lokakarya public speaking, nanti akan diadakan banyak kompetisi menarik. Akan ada lomba debat, penulisan puisi, menyanyi, membacakan berita dan cerita. Kamu mau ikut yang mana, @IMAJINYA ?
@IMAJINYA Kiel tersenyum mendengar tanggapan sang puan, merasakan kepuasan hangat di dadanya. Senang rasanya mengetahui ialah guru yang baik itu serta usahanya dihargai.
Saat Damara bertanya tentang acara yang sedang ia persiapkan, matanya berbinar antusias.
(c)
(c)
Pria itu menunggu sampai @IMAJINYA terduduk, dan dengan suara dalam-ruangan ia menjawab, "Ternyata kamu cukup pintar belajar sendiri. Aku kira aku perlu mengajari berulang-ulang."
(c)
tetapi bayangan sang puan terus muncul kembali.
Sampai akhirnya, seolah melompat dari imajinasinya, gadis itu muncul di hadapannya dengan sumringah. Ia melambaikan secarik kertas, yang sekilas terbaca. Oh, ujian bahasa Inggris. Nilainya tidak merah.
(c)
(c)
matanya berkedip-kedip karena campuran antisipasi dan terganggu. Pria itu tidak sepenuhnya yakin dengan apa yang ia harapkan, mungkin untuk melihat wajah yang dikenalnya.
(@IMAJINYA )
(c)
dengan cermat mencatat dan menyoroti poin-poin penting. Mata pelajaran yang dipelajarinya memang menantang, namun ia menikmati proses belajar dan kepuasan dalam menguasai konsep-konsep baru.
Selagi menyerap materi, sesekali ia melirik ke arah pintu perpustakaan,
(c)
(c)
Melihat riuh di koridor, ia rasa pria itu juga harus segera kembali. Sebelum berpisah di ambang pintu, ia mengangguk setuju. "Oke. Sampai nanti, @IMAJINYA ."
(c)
Ia selalu menemukan hiburan di halaman-halaman dalam buku perpustakaan ini, belajar dan menyerap sebanyak yang dia bisa. Acara yang akan datang hanyalah salah satu langkah dalam perjalanannya untuk mengasah kemampuannya.
Perhatiannya kembali ke Damara.
(c)