dr. Adam Prabata@AdamPrabata
Foreplay adalah bagian yang esensial saat berhubungan seksual. Tapi ada aja, laki-laki yang sengaja melewatkan hal itu
Pada perempuan, proses foreplay merupakan rangsangan yang cukup membantu proses arousal yaitu aliran darah ke kelamin yang meningkat, lubrikasi membaik, otot dasar panggul lebih rileks, dan tubuh punya waktu untuk “siap”.
Ketika penetrasi dilakukan saat tubuh belum siap, maka gesekan bisa meningkat. Akibatnya bisa muncul rasa perih, panas, nyeri saat penetrasi, atau tidak nyaman setelah berhubungan. Penelitian juga menunjukkan bahwa semakin kurang lubrikasi, maka semakin besar juga peluang munculnya nyeri.
Nah pada postingan ini kan ada nyeri perut setelah berhubungan intim. Itu tidak selalu berarti “kurang foreplay”.
Bila nyerinya terasa lebih dalam di panggul/perut bawah, penyebabnya bisa lebih beragam misalnya penetrasi terlalu dalam, spasme otot dasar panggul, vaginismus, infeksi vagina/serviks/radang panggul, endometriosis, kista ovarium, mioma, masalah saluran kemih, atau gangguan usus.
Kalo nyerinya berulang, disertai keluhan lain seperti keputihan berbau, demam, masalah menstruasi, maka segera diperiksakan ke dokter ya.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
-Female Sexual Dysfunction: ACOG Practice Bulletin Clinical Management Guidelines for Obstetrician-Gynecologists.
-Predictors of Genital Pain in Young Women