gugun.
1.1K posts

gugun.
@pcltlr
Programming is all about solving problems, not writing a perfect code.
Jakarta, Indonesia Katılım Mart 2016
249 Takip Edilen59 Takipçiler

mereka ini para ASN yang menjalankan WFH. bukan penjahat, kriminal, koruptor, atau pelanggar HAM yang sedang menjalani tahanan rumah.
aneh-aneh aja.
Wamendagri Minta Masyarakat Viralkan ASN yang Keluar Rumah Saat WFH
megapolitan.kompas.com/read/2026/04/1…
Indonesia
gugun. retweetledi

Keputusan & kajian Chromebook dibuat pejabat2 kementerian, yang kemudian "cuci tangan" bilang "dari konsultan"
Inilah FAKTA yang terungkap dalam persidangan
Ada 100+ jam fakta2 rekaman sidang yang perlu aku analisa, padahal sebulan lagi putusan
Saatnya fight bikin AI lagi 👇🏼
Seminggu terakhir ngga ada sidang karena pengadilan libur lebaran. Tapi bukan berarti aku bisa libur juga. Tinggal 35 hari lagi menuju sidang putusan, perkiraannya di 30 April 2026. ✍️
Dari menjalani sidang sebagai terdakwa, aku belajar bahwa fakta yang punya kekuatan hukum hanyalah yang diucapkan di bawah sumpah. Banyak pernyataan di BAP yang tidak bernilai kecuali diulang di bawah sumpah sidang.
Ini kenapa dalam sidang terbuka seperti perkaraku, advokat biasa rekam seluruh dialog persidangan. Supaya pas susun pledoi, bisa cek ulang apa yang saksi sebenarnya katakan. 🧐
Total rekaman sidangku sudah lebih dari 100 jam. 🤯 Masalahnya, banyak fakta penting terpendam di dalamnya, dan selama ini kita hanya bisa bergantung pada ingatan dan catatan sendiri untuk menebak di rekaman mana fakta tersebut terungkap.
Awalnya aku coba unggah rekaman2 itu ke aplikasi seperti NotebookLM, tapi volumenya terlalu besar, beberapa unggahan bahkan ditolak. Yang lebih mengkuatirkan, hasilnya sering halusinasi dan AI-nya tertukar siapa yang bicara apa. Hal seperti ini bisa fatal untuk pembelaan. 😔
Situasi ini mirip dengan beberapa bulan lalu, ketika aku terima dokumen 4.500+ halaman persiapan sidang. Mustahil bisa baca dan ingat semuanya dalam waktu memadai.
Ketika aku diskusi AI yang aku bangun dengan Pak Bambang Harymurti, mantan pemred Tempo, beliau cerita bahwa information overload seperti ini sangat dirasakan juga oleh hakim. ⚠️
Beliau cerita kalau majelis hakim sampai tingkat Mahkamah Agung bisa menghadapi ribuan kasus per tahun, setiap sidang bisa berlangsung dari pagi sampai malam, dan tidak semua dialog dalam sidang bisa dicatat rapi oleh panitera.
Di sini AI bisa bantu. Bukan hanya untuk advokat dan terdakwa, tapi juga berguna untuk meringankan beban majelis hakim dan penuntut umum sekalipun.
Agar berguna dan dapat digunakan semua pihak dalam persidangan, AI-nya butuh tiga kemampuan berikut:
1. Bikin transkrip yang cukup akurat dari rekaman Bahasa Indonesia, sampai ke level menit dan detik untuk setiap kata. ⏱️
2. Deteksi ketika pembicara berganti, misalnya dari perubahan nada suara. 💬
3. Identifikasi siapa yang sedang bicara, misalnya apakah yang sedang bertanya kepada para saksi adalah hakim atau advokat, dan saksi siapa yang menjawab. 🗣️
Kalau ketiga tahap itu terpenuhi, datanya tinggal diintegrasikan dengan AI yang pakai jaringan pengetahuan perkara yang sudah aku buat. Jadinya kita bisa langsung tanya apa yang terjadi di setiap persidangan, dan bahkan minta dibandingkan dengan isi BAP seluruh saksi.
Tapi permasalahan ini ngga mudah dan ngga murah. Salah satu tim advokatku bahkan sampai keluar Rp7 juta untuk alat rekam dan transkrip otomatis 😱 Namun sayangnya, banyak alat seperti itu yang akurasinya kurang bagus untuk Bahasa Indonesia.
Jadinya aku mulai eksplorasi, pertama-tama lewat instruksi ke AI coding assistant untuk riset berbagai model dari berbagai provider, pakai sampel rekaman persidanganku sendiri.
Tapi setelah aku tinggal mereka untuk riset semalaman, di pagi hari laporannya mengecewakan: Tidak ada satupun model AI yang bisa memenuhi ketiga kebutuhan di atas untuk Bahasa Indonesia.
Di titik ini rasanya ingin mengeluh, kenapa Indonesia banyak hambatan dibanding negara lain. Tapi mengeluh ngga bakal bantu pembelaanku 😅 Karena taruhannya meluruskan tuduhan dan mengembalikan kebebasanku, mau ngga mau solusinya harus dicari.
Akhirnya solusiku adalah: AI-nya dipecah jadi tiga tahap dengan tiga model berbeda.
Salah satu keuntungan bangun AI sendiri, kita bebas pilih model terbaik untuk setiap kebutuhan, dan AI yang aku bangun bisa jadi koordinator agar model2 tersebut saling gotong royong bangun hasil terbaik.
Sekarang alurnya jauh lebih enak 👇🏼 Tinggal daftarkan sidangnya, pilih nama2 saksi yang sudah terdeteksi dari BAP, dan unggah semua rekaman persidangan. Transkrip otomatis dibuat, lengkap dengan penanda waktu dan sudah dikelompokkan per pembicara.
Indonesia


@indrazulfi yang peting jago bersilat lidah daripada bersilat koding pak hahahaha
Indonesia
gugun. retweetledi

Bayangin deh. Kamu tiap hari berangkat dan pulang kerja kena macet, untuk nyari nafkah dengan gaji yang masih pas-pasan.
Lalu, ada orang yang "katanya" wakil rakyat, yang dapet gaji 100 juta per bulan dan uangnya dari pajak kita, mengeluh macet dari mobil pribadinya yang nyaman.
Wajar banget lah kalau kita marah!
Indonesia

@papanberjalan @kemkomdigi misal kalo skr visualisasi data pakai tableau atau power BI, mungkin bisa diganti ke looker, apache superset atau metabase.
Indonesia

@papanberjalan @kemkomdigi imo, "mengutamakan kode sumber terbuka" mungkin maksudnya aplikasi spbe diutamakan dibangun dengan memanfaatkan project open source, bukan yang subscribe atau enterprise. jadi bukan source code aplikasi pemerintahnya yang wajib di open source-kan.
Indonesia

RESMI!!!
SELURUH APLIKASI PEMERINTAH WAJIB OPENSOURCE!!! 🔥🫶🏻
Mantabs @kemkomdigi
Perkomdigi, No. 6 Tahun 2025 Pasal 4d

moonchild@moonchildsong
@papanberjalan Dalam permenkomdigi no 6/2025 disebutkan "mengutamakan Kode Sumber Terbuka" dalam Pemenuhan persyaratan umum dalam Pembangunan dan pengembangan aplikasi SPBE. Kak. 😁
Indonesia

Saat banyak orang berpikir bahwa jadi pns akan hidup stabil pun, ternyata sudah tidak lagi.
tempo.co@tempodotco
Lolos CPNS → diangkat Maret 2025 → mulai kerja sebagai abdi negara. Tapi kenyataan berkata lain. Pemerintah tiba-tiba ngumumin pengangkatan CPNS diundur sampai Oktober 2025. Apa alasan sebenarnya pemerintah menunda pengangkatan CPNS? #TempoThread
Indonesia
gugun. retweetledi
gugun. retweetledi

Pak @erickthohir, kasus oplosan minyak Pertamina oleh BUMN Patra Niaga ini tak boleh direspon secukupnya saja. Selain soal jumlahnya yg naudzubillah, niat dan cara mrk merugikan negara dan rakyat sangat kejam. Saya rasa Anda juga harus bertanggungjawab sbg menteri yang menunjuk mrk menjadi pengendali Patra Niaga. Kalian pasti punya cara hadapi situasi ini. Tapi, Kami, para rakyat ini juga berhasil belajar dgn cepat cara memahami kalian bahwa ‘Kalian Tak Cakap’. @prabowo @KemenBUMN
Indonesia
gugun. retweetledi
gugun. retweetledi

@intinyadeh Duar!
Foto ini naik lagi.
M31 dom Bekasi suka lari.
Kerjaku WFA, alhamdulillah. Jadi kalo udah punya anak bisa sambil jaga anak, atau sambil liburan.
Bisa nabung dua digit tiap bulan kalo hemat.
Kenapa masih single?
I’m too picky and I’m not proud about it…
#GakNgerokokCuy

Indonesia

DUAR! Tiba-tiba #GakNgerokokCuy dibuka lagi!
Iya dong, yang edisi Januari kan belum. Yuk yg lagi mau nyari pasangan, teman, atau mutualan yg gak ngerokok, mari-mari ikutan.
PERINGATAN: yg ngerokok, jgn ikutan ye (gue bisa tau). Ini bukan kolam kalian, byk kolam lain kok.
Cus!

Indonesia











