Odilia🌻

17.2K posts

Odilia🌻 banner
Odilia🌻

Odilia🌻

@peonieee

a terran.

Surabaya Katılım Ağustos 2009
366 Takip Edilen723 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Odilia🌻
Odilia🌻@peonieee·
pas lagi mengasihi anak, dia bilang 👶🏻 : “maa eluk” (ma peluk) 👩🏻 : “oh oke” (sambil memeluk) 👶🏻 : “ub baaa” (ciluk ba) 👩🏻 : “baa” 👶🏻 : “maa eluuuk” 👩🏻 : (memeluk lagi) langsung mendadak melow ngebayangin pas besok mau menyapih, keknya yg bakalan nangis aku bukan dia😭😭😭
Indonesia
1
0
0
562
Odilia🌻 retweetledi
Arsenal
Arsenal@Arsenal·
A season to be proud of. We pushed the boundaries over land and sea, and couldn't have done it without your support. Thank you, Gooners ❤️
Arsenal tweet media
English
15.1K
25.7K
122.6K
7.3M
Odilia🌻 retweetledi
jurnalsibapak
jurnalsibapak@fajrek1·
Istrinya sakit pinggang. 2 tahun. dia beliin kasur baru. Rp 2 juta Niatnya baik. Biar dia tidur nyenyak. Biar sembuh. Gak sembuh. Bantal ortopedi. Rp 1juta Gak sembuh. Kursi ergonomis. Rp 1 juta Gak sembuh. Sampai fisioterapis tanya satu pertanyaan: "Ibu mandiin anaknya di mana?"
Indonesia
212
3.6K
23K
2.4M
Dikssss
Dikssss@Dhikaritooo·
@joosimns Maap bang tapi kaki lu malah jadi pendek kaya meja mewarnai
Indonesia
38
31
631
49K
Joo Simns
Joo Simns@joosimns·
Cowok-cowok yg tingginya cuman 160-an kayak gua, saran sih jgn pake kemeja reguler size apalgi cuttingan oversized. Badan lu jadi tenggelam malah keliatan makin pendek. Cobain rekomendasi dari gua, Osakaa wear Boxy Shirt + Trondheim Loose Jeans + Adidas Samba. Cuttingan kemejanya pas dipinggang, looknya simpel tapi rapi, cocok buat ke kantor, kuliah, atau bahkan ngedate.
Joo Simns tweet mediaJoo Simns tweet mediaJoo Simns tweet mediaJoo Simns tweet media
Indonesia
219
43
532
2.7M
inara
inara@oopsinara·
Udah lama ga pake cara ini. Dulu nenek ngajarin kalo masak nasi buat satu/dua orang pake cara ini. Nasinya ga kerak dan mubazir. Lucuuu 😭🙏🏻
inara tweet mediainara tweet media
Indonesia
471
2.7K
53.1K
2.8M
Odilia🌻 retweetledi
sarah
sarah@sahouraxo·
Israel killed Rico Pramudia in South Lebanon. He died of his injuries today. He wasn’t a fighter — he was a UN PEACEKEEPER from Indonesia. Israel killed him anyway. And not a single whisper from Western media. No international outrage. No justice. No accountability.
sarah tweet media
English
1.1K
38.9K
67.8K
733.6K
Odilia🌻 retweetledi
Ali 👊🏻
Ali 👊🏻@mhuseinali·
Halo @BNI Kalau kasus Suster Natalia uang jemaatnya gak bisa dikembaliin, saya tutup rekening ya.
Indonesia
664
12.6K
61.9K
2.6M
Odilia🌻 retweetledi
Courtney Mares
Courtney Mares@catholicourtney·
In response to a personal attack by President Donald Trump the night before, Pope Leo told journalists on the papal plane to Algeria: “I have no fear of the Trump administration or speaking out loudly of the message of the Gospel, which is what I believe I am here to do, what the Church is here to do. We are not politicians. We don’t deal with foreign policy with the same perspective he might understand it, but I do believe in the message of the Gospel, as a peacemaker.” (Video: @OSVNews)
English
2.5K
14.6K
91.3K
4.3M
Odilia🌻 retweetledi
Josh RR Jokien
Josh RR Jokien@joshcarlosjosh·
JESUS: so do you still celebrate the day I was crucified? ME: oh yeah, it's a major holiday JESUS: and what is it called? Sad Friday? ME: ... JESUS: tragic Friday? ME: ... JESUS: WHAT IS IT CALLED
English
331
3.2K
63.5K
5.3M
Odilia🌻 retweetledi
kel
kel@prsltnx·
Iman Katolik itu berat. Tapi bukan di bagian yang kebanyakan orang pikir. Bagian paling beratnya adalah — kita diminta mengasihi orang yang sudah menyakiti kita. Yang berulang kali dan yang bahkan tidak merasa perlu minta maaf. Bukan ajaran yang lahir di tempat yang nyaman, tuntutan ini datang di momen paling ekstrem, seperti: 1. Yesus bicara soal mengasihi musuh di tengah rakyat yang dijajah dan diperas Roma setiap hari. "Kasihilah musuhmu, dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu." (Matius 5:44). 2. Petrus menyangkal Yesus tiga kali di malam yang paling krusial. Dan setelah kebangkitan, Yesus tidak membuka luka itu — Ia justru bertanya tiga kali: "Simon, apakah engkau mengasihi Aku?" (Yohanes 21:17). Bukan konfrontasi. Tapi pemulihan. 3. Stefanus, orang pertama yang mati karena imannya, dilempari batu sampai mati. Kata-kata terakhirnya bukan kutukan. "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka." (Kisah Para Rasul 7:60). Ia mendoakan orang yang membunuhnya. Konteksnya beda-beda. Tapi tuntutannya sama persis: kita diminta mengampuni bukan setelah lukanya sembuh. Tapi di tengah-tengahnya. Banyak orang ninggalin iman bukan karena gak percaya Tuhan. Tapi justru karena percaya — dan gak sanggup dengan konsekuensinya. Dan itu sangat manusiawi. Menyimpan kebencian itu diam-diam menghancurkan kita lebih dalam dari orang yang kita benci. Iman yang gak menuntut apa-apa bukan iman. Itu cuma kenyamanan yang dikasih label rohani. Yang diminta bukan mudah — tetap berbuat baik, tetap berbelas kasih, tetap percaya meski lukanya belum sembuh. Tapi mungkin justru di sana letak iman yang sesungguhnya. Setiap hari — kita memilih lagi. Dan itu cukup.
Protestan Garis Lucu@Protestan_GL

Unpopular opinion about Christianity (?) I'll go first: "Kitab Kisah Para Rasul, bagian dari Injil." -- FS

Indonesia
34
870
2.8K
93.2K
Odilia🌻 retweetledi
unmag
unmag@unmagnetism·
pria tidak meremehkan lawannya anak sendiri pun ditekel😂😂
Indonesia
208
878
15.7K
873.2K
Odilia🌻 retweetledi
Imelda
Imelda@mechnclgrl·
Bapakku cuma pedagang alat pancing di pasar. Tangannya kasar karena tiap hari gulung senar pancing, bajunya sampe tipis karena sering keringatan di pasar. Tapi dari tangan itulah, kami tiga saudara tumbuh. Tiga anak dari pedagang pasar bisa sampai kuliah tinggi S1, bahkan S2 di kampus PTN yang bagus. Kami dapat beasiswa prestasi. Kata bapak pantang dapat beasiswa kurang mampu, karena bapak masih sanggup pun kuliahin S1 kalau ga dapat beasiswa. Banyak orang bilang, “Wah enak ya bapakmu, ga perlu keluar biaya buat kuliah anak-anaknya.” Setiap dengar itu, aku cuma senyum aja hihi. Seneng dikid. Karena menurutku, bukan bapakku yang beruntung punya anak yang kuliah dengan beasiswa. Justru kami yang beruntung. Kami yang dapat privilege paling besar krn dari kecil ngelihat langsung gmn bapak kerja keras. Rezeki dan ilmu itu dijemput bukan ditunggu, berusaha sejak pagi buta saat orang lain masih tertidur. Bahwa lelah itu biasa. Bahwa pendidikan adalah satu-satunya jalan untuk mengubah nasib. Sesulit apa pun keadaan keluarga kami, orang tua kami ga pernah menawar pendidikan. Dan pendidikanlah yang jadi titik balik keluarga kami. Menurutku bukan karena kami lebih pintar dari orang lain, tapi karena kami tumbuh dengan kerja keras, ketekunan, dan KEYAKINAN bahwa mimpi itu layak dan HARUS diperjuangkan. Bahwa GADA sesuatu yang ga mungkin, dan GADA kesuksesan yang MUDAH. Hari ini, kalau ada yang bertanya siapa yang paling berjasa, jawabanku tetap sama: Bukan kami yang hebat karena berhasil sekolah tinggi. Tapi bapaklah yang hebat. Mampirlah yang di Bekasi ke toko bapakku biar rame dia seneng😍😋 Tapi adikku belum lulus kuliah, masih semester 8 di unchdeeep. Doain semoga lancar yah🤍
Imelda tweet media
Indonesia
389
5K
28.6K
928.4K
NutaniMan
NutaniMan@rouppme·
Rumput ini sangat sering ditemukan di lahan kita. Selain bikin capek, karena susah nyabutnya sebenarnya rumput ini memberikan sinyal lain. Ada yang sadar ?
NutaniMan tweet media
Indonesia
373
3.1K
22.7K
2.6M
Odilia🌻 retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Bude Wellness mengatakan bahwa TBC dapat dicegah dan diobati alami dengan tanaman herbal Sebelum memulai pembahasannya, gue mau berkata bahwa INI MENYESATKAN! Izin gue bahas fakta ilmiahnya ya. TB/TBC adalah penyakit infeksi oleh Mycobacterium tuberculosis. Infeksi ini biasanya terjadi di Paru, namun bisa di organ lain seperti usus, tulang, bahkan otak. Bila tidak ditangani dengan baik, maka TB paru dapat menyebabkan masalah kesehatan berat, hingga kematian. Pencegahan TBC yang saat ini terbukti efektif antara lain: - Menggunakan masker - Ventilasi rumah yang baik - Vaksinasi BCG - Terap pencegahan TB bagi yang berisiko tinggi tertular Hingga saat ini BELUM ADA herbal yang terbukti bisa mencegah TB. Terapi TB sendiri sudah ada regimen pengobatannya dengan kombinasi 4 obat dilanjutkan oleh 2 obat, durasinya 6 bulan atau lebih tergantung lokasi organ yang terkena TB. Bahkan sudah ada panduan terbaru WHO yang menyatakan bisa lebih cepat jadi 4 bulan. Terapi tersebut efektif, dimana mayoritas yang tuntas berobat akan sembuh. Hingga saat ini, BELUM ada herbal yang terbukti dapat mengobati TB. Herbal dapat digunakan sifatnya sebagai terapi pendamping, BUKAN terapi utama. Postingan Bude Wellness ini berpotensi berbahaya bagi kesehatan masyarakat karena: 1. Berpotensi membuat orang meninda pemeriksaan 2. Berpotensi membuat orang menunda mulai obat TB karena mau mencoba herbal 3. Orang dengan TB tetap menularkan TB ke keluarga dan orang serumah karena pengobatan tidak adekuat 4. Peningkatan risiko orang menghentikan obat lebih cepat karena merasa “sudah minum herbal” Semoga bermanfaat 🙏
dr. Adam Prabata tweet media
Indonesia
492
3.9K
9K
1.3M
Odilia🌻 retweetledi
UN Human Rights
UN Human Rights@UNHumanRights·
#Indonesia: Deeply concerned by horrific acid attack on Andrie Yunus, the Deputy External Affairs Coordinator of the Commission for Missing Persons and Victims of Violence (@KontraS). Those responsible for this cowardly act of violence must be held to account. HRDs must be protected in their vital work & able to raise without fear issues of public concern. - @volker_turk
English
471
25.6K
37.4K
2.8M
Ayman Alatas
Ayman Alatas@AymanAlatas·
90% Handuk mengandung bakteri yang ada di feses, bahkan setelah 3 hari jumlahnya 450x lebih banyak dari dudukan toilet. Dalam perspektif Mikrobiologi Klinik, Handuk yang hanya digantung setelah digunakan, terutama di ruangan lembap dengan sirkulasi udara buruk, sering kali tidak benar-benar kering di bagian dalam dan lipatannya, sehingga menciptakan lingkungan lembap yang ideal bagi pertumbuhan bakteri dan jamur. Saat handuk yang masih lembap ini digunakan untuk mengeringkan kulit, mikroorganisme tersebut dapat berpindah dan menyebabkan berbagai infeksi, seperti jerawat, folikulitis, infeksi jamur pada kulit, atau iritasi pada area kulit sensitif dan luka kecil. Oleh karena itu, selain memastikan handuk benar-benar kering dengan penjemuran di tempat terbuka dan terkena sinar matahari, handuk sebaiknya diganti dan dicuci setiap sekitar 2-3 hari (3x penggunaan) untuk mencegah akumulasi mikroba dan mengurangi risiko infeksi. dr. Ayman Alatas SpMK
Ayman Alatas tweet mediaAyman Alatas tweet media
Indonesia
231
3.7K
23.1K
1.1M
Odilia🌻 retweetledi
🦈 SUROBOYOFESS 🐊
🦈 SUROBOYOFESS 🐊@sbyfess·
-rek ceritano pengalamanmu sisan. pengen ngguyu 🤣
🦈 SUROBOYOFESS 🐊 tweet media
Indonesia
258
2K
10.8K
393.5K