Raisa said:
"Aku memilih melepaskan yang membingungkan, karena aku tidak se-kurang itu untuk diragukan. Aku layak dicintai dengan jelas, sepenuh hati dan tanpa ragu."
Btw, aku pernah dikasih tips sama psikologku dulu pas konsul.
Intinya gini, kalo idup mau ‘lebih’ bahagia dan rejeki lancar.
Coba deh lo lakuin ini:
- jangan dendam ke orang. Namanya manusia pasti ada aja kan cekcok sama temen dll? Tp coba deh, selesein masalah itu, dan jangan ada dendam. Klo temenmu gengsi minta maaf duluan, kalian sja dulu yg minta maaf. Urusan dia maafin/ngga, itu urusan dia dah. Yg pntg hatimu damai udh minta maaf dll.
- jangan pelit sama diri sendiri, selagi halal dan ngga dilarang agama, yowes turutin aja wl wl mu itu. Rejeki mah pasti ada aja kok.
- jangan negatif thinking ke org.
Org lain ngapain, udh bukan urusan kita.
- sering2 maafin diri sendiri, dan nerima apa adanya. Selagi udh berusaha, gapapa serahin hasilnya ke Allah. Klo belum sesuai keinginan? Gapapa, bisa dicoba lagi. Maafin diri sendiri jg klo misal kita sering gagal, jgn berlarut2.
Ada lagi?
Ternyata skill kehidupan yang harus dikuasai di usia 20-35 itu adalah skill mengatur suasana hati dan emosi. Jangan apa-apa di baperin. Please don’t expect too much. Orang bisa berubah. besok suka, besok lagi bisa enggak. Semua bisa hilang, semua bisa pergi kapan saja.
aku pernah membaca,
“maka, bertumbuhlah dengan sangat cantik. biarlah luka-luka itu menjadi perjalanan yang perlahan membentukmu menjadi akar yang kuat.”
lalu seseorang menimpali,
“jika nasi telah menjadi bubur, buatlah bubur yang enak.”
Selain meminta jodoh yang baik, jangan lupa minta mertua yang baik, ipar yang baik juga..
Diterima baik oleh keluarganya dicintai hebat pula oleh anaknya🤍
aku berusaha selalu memprioritaskan dan mengerti orang lain. tapi aku gatau gimana cara menenangkan diriku sendiri ketika aku lagi gak baik-baik aja. kayak lilin. mampu menerangi orang lain tapi dirinya sendiri habis terbakar.
cantik banget kalimat ini :
"Kalau hujan yang nyentuh kulitmu aja harus nempuh perjalanan sejauh itu buat sampai ke kamu, berarti semua hal yang emang buatmu; rezeki, kesempatan, jabatan, bahkan orang-orang yang tepat, semuanya lagi berproses menujumu."
trust the delay.