IG
39K posts



Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah menggodok rencana re-registrasi pengguna media sosial yang mewajibkan pencantuman nomor telepon saat membuat atau menggunakan akun media sosial. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, saat ini penggunaan nomor telepon untuk akun media sosial masih bersifat tidak wajib. Karena itu, pemerintah tengah mengkaji penguatan identitas pengguna melalui mekanisme registrasi baru. “Terkait rencana re-registrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas, bahwa kalau saat ini itu sifatnya tidak wajib untuk memberikan nomor telepon,” kata Meutya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5). Menurut dia, skema tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan. Selain mewajibkan nomor telepon, pemerintah juga berencana memperkuat sistem identitas digital terverifikasi melalui Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSRE). “Ini yang sedang kita godok juga dengan konsultasi publik tentunya Bapak Ibu, bagaimana agar orang ketika masuk ke sosial media wajib menaruh nomor teleponnya. Sehingga identitasnya jelas, sehingga mereka menjadi akuntabel atau ya bertanggung jawab terhadap tulisan-tulisan yang juga ditayangkan,” ujarnya. 📸: Dok. Antara. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R120 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan


Siram Air Bunga ke Jet Rafale, Prabowo Resmikan Deretan Alutsista untuk TNI ~RS

In Case You Missed It: Prajurit TNI Tembak Sesama TNI Setelah Berselisih di Kafe

Kenaikan harga udah kerasa di GBK, Jakarta!!! Januari 2026 : Air mineral botol 600ml di GBK = Rp 5.000 Mei 2026 : Air mineral botol 600ml di GBK = Rp 7.000 Sejak kapan naik anjir kemarin ke GBK udah jadi 7rb aja itu minuman!!

BREAKING: Ribuan Kayu Gelondongan Tutupi Jalan Desa Beringin Jaya, Pasca Banjir Luwu Utara, Sulawesi Selatan. (14/5).

Anies Baswedan dalam postingan di Instagram cerita kalau dirinya sejak tahun lalu mendapat amanah sebagai anggota Dewan Penasehat dari Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh











