PowerRangerIreng

939 posts

PowerRangerIreng banner
PowerRangerIreng

PowerRangerIreng

@powerrang3rrr

Katılım Ağustos 2024
15 Takip Edilen9 Takipçiler
PowerRangerIreng retweetledi
Nakula
Nakula@03__nakula·
Cuk, matane!! 🫵🏼🤣 #KicauMania
Indonesia
42
174
809
61.5K
PowerRangerIreng retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, fakta baru soal kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur baru saja keluar dan ini jauh lebih mengejutkan dari yang gue bayangkan sebelumnya. Sopir taksi Green SM yang mobilnya mogok di perlintasan rel malam itu baru kerja 3 hari. Tiga hari. Dan sebelum tiga hari itu dia hanya dilatih satu hari. Apa yang terjadi dalam satu hari pelatihan itu: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkap langsung isi pelatihan itu. Bukan pelatihan mengemudi yang komprehensif. Bukan simulasi darurat. Bukan prosedur menghadapi situasi kritis. Isinya: cara menyalakan dan mematikan mobil. Cara pakai lampu sein. Cara parkir. Itu saja. Satu hari. Cara nyalain mobil. Cara matiin mobil. Cara parkir. Lalu tiga hari kemudian dia mengemudikan taksi berbasis listrik asal Vietnam itu melewati perlintasan kereta aktif di salah satu titik tersibuk di Bekasi. Mobilnya mogok di atas rel. Dan 14 orang mati. Kenapa ini bukan hanya soal satu sopir ini soal sistem yang gagal: Green SM adalah perusahaan taksi online asal Vietnam yang beroperasi di Indonesia. Armadanya menggunakan kendaraan listrik yang sistem kelistrikan dan fitur-fiturnya berbeda secara fundamental dari kendaraan konvensional. Kendaraan listrik punya karakteristik yang perlu waktu untuk dipelajari termasuk bagaimana bereaksi di kondisi tertentu, bagaimana sistem keamanannya bekerja, dan apa yang harus dilakukan ketika kendaraan bermasalah di situasi darurat. Satu hari pelatihan cara nyalain, cara matiin, cara parkir untuk mengemudikan kendaraan jenis baru di jalanan kota besar adalah sesuatu yang seharusnya tidak pernah diizinkan terjadi. Dan ini bukan hanya soal Green SM. Polisi sekarang sedang menyelidiki sistem perekrutan dan standar operasional perusahaan taksi online terkait secara keseluruhan. Pertanyaannya: apakah ini kelalaian satu perusahaan atau ini cerminan dari lemahnya regulasi dan pengawasan terhadap industri ride-hailing secara nasional? Pertanyaan yang harus dijawab dan ini yang paling mendesak: Satu — apakah regulator transportasi Indonesia punya standar minimum pelatihan yang jelas dan terukur untuk pengemudi taksi online? Bukan hanya syarat SIM tapi berapa jam pelatihan minimum, materi apa yang wajib dicakup, siapa yang mengaudit? Dua — apakah ada mekanisme verifikasi bahwa standar itu benar-benar dijalankan oleh perusahaan? Atau ini hanya syarat di atas kertas yang tidak pernah dicek? Tiga — Green SM adalah perusahaan asal Vietnam yang beroperasi di Indonesia. Apakah ada proses verifikasi bahwa standar operasional mereka memenuhi regulasi Indonesia atau mereka bisa masuk dan beroperasi dengan membawa standar dari negara asal yang belum tentu sesuai? Empat — kendaraan listrik dengan sistem dan teknologi yang berbeda dari kendaraan konvensional apakah ada regulasi khusus untuk pelatihan pengemudinya? Atau regulasi kita masih menggunakan framework lama yang dibuat untuk kendaraan berbahan bakar konvensional? Soal sopir dan ini yang perlu diperlakukan dengan adil: Polisi menegaskan status sopir saat ini masih sebagai saksi bukan tersangka. Penyidik masih mendalami berbagai keterangan dan alat bukti sebelum menentukan ada tidaknya unsur pidana. Dan menurut gue ini penting untuk dijaga. Sopir ini adalah korban dari sistem yang gagal sama seperti 14 orang yang meninggal malam itu adalah korban dari sistem yang gagal. Dia diberi pelatihan satu hari untuk mengemudikan kendaraan yang tidak dia kenal sepenuhnya. Dia dilempar ke jalanan kota besar tiga hari kemudian. Ketika mobilnya bermasalah di situasi yang tidak pernah disimulasikan dalam pelatihannya tidak ada yang mengajarinya harus berbuat apa. Tanggung jawab moral yang paling besar ada pada perusahaan yang merekrut tanpa standar yang memadai dan pada regulator yang membiarkan ini terjadi. Konteks yang lebih besar dan ini yang tidak boleh dilupakan: Kita sudah bahas sebelumnya tentang perlintasan sebidang yang tidak dijaga, sinyal yang gagal bekerja, infrastruktur kereta yang puluhan tahun tidak diperbaiki menyeluruh. Rp4 triliun yang baru diumumkan Prabowo setelah 14 orang mati. Dan sekarang kita tahu ada lapisan masalah lain: perusahaan transportasi yang beroperasi dengan standar pelatihan yang tidak memadai satu hari untuk menyalakan dan mematikan mobil yang kemudian melepas pengemudinya ke jalanan tanpa bekal yang cukup untuk menghadapi situasi darurat. Ini bukan satu kegagalan. Ini adalah rangkaian kegagalan sistemik yang bertemu di satu titik malam 27 April 2026 di Stasiun Bekasi Timur. Perlintasan yang tidak aman. Sinyal yang gagal. Taksi yang mogok. Pengemudi yang tidak siap. Empat faktor yang masing-masing bisa dicegah dan keempatnya tidak dicegah. Apa yang perlu terjadi sekarang: Pertama — investigasi terhadap Green SM harus tuntas dan hasilnya dipublikasikan. Bukan hanya soal malam itu tapi soal seluruh standar operasional, rekrutmen, dan pelatihan mereka. Kedua — Kemenhub harus segera audit standar pelatihan minimum seluruh perusahaan ride-hailing yang beroperasi di Indonesia. Kalau tidak ada standar minimum yang tegas dan terverifikasi ini akan terjadi lagi. Ketiga — kendaraan listrik sebagai armada transportasi publik perlu regulasi pelatihan khusus yang berbeda dari kendaraan konvensional. Teknologinya berbeda. Pelatihannya harus berbeda. Keempat — izin operasional perusahaan transportasi asing yang beroperasi di Indonesia harus disertai verifikasi ketat bahwa standar mereka sesuai regulasi Indonesia bukan sekadar syarat administrasi di atas kertas. Satu hari pelatihan. Tiga hari kerja. Empat belas orang mati. Sopir itu tidak lahir dengan niat membahayakan siapapun. Dia adalah seseorang yang mencari nafkah yang kemudian dilempar ke situasi yang sistem tidak pernah mempersiapkannya untuk menghadapi. Yang harus bertanggung jawab adalah mereka yang membangun sistem itu yang memutuskan bahwa satu hari pelatihan cukup, bahwa tiga hari sudah siap jalan, bahwa tidak perlu simulasi darurat, bahwa tidak perlu standar yang lebih ketat. Dan pertanyaan yang harus dijawab regulator adalah: sudah berapa lama ini berlangsung di seluruh industri bukan hanya di Green SM?
Lambe Saham tweet media
Indonesia
247
3.6K
13.6K
945.8K
PowerRangerIreng retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Tolong beri saya saran, apakah saya harus bercerai?? Saya sudah menikah dengan pasangan selama 10 tahun. Suami saya overall baik, setia, tampan, mapan dan bertanggungjawab. Tidak ada kekurangan fatal seperti kisah-kisah suami biadab lainnya di Quora. Kami menjalani hubungan pernikahan naik turun. Tidak lah buruk, kehidupan seks sehat, relasi keluarga sehat, keluarga berkecukupan, suami saya setia dan dia juga seorang suami dan ayah yang baik (secara umum). Tapi saya pikir juga hubungan personal kami banyak toxicnya. Tidak sebaik yang dinilai orang. Satu hal yang jelas, kami amat sangat sering berselisih. Kami rutin ribut hampir 5x seminggu, dari perselisihan kecil hingga perselisihan yang cukup besar atau sangat besar. Bukan ribut banting-banting barang, tapi ribut mulai dari debat mulut, saling nyolot, perang di WA, saling mendiamkan dan saling abai. Nyaris dalam seminggu pasti terjadi minimal 2–3 kali. Kami seumuran, hanya selisih bulan. Ego kami sama-sama tinggi. Tapi suami saya juga beberapa kali ngamuk hingga membanting semua barang dihadapannya ketika sedang kalap karena cemburu buta. Termasuk membanting hp saya hingga remuk tak bersisa. Dan pertengkaran kami selalu terjadi di depan anak-anak kami. Anak kami seperti sudah terlalu biasa menyaksikan perselisihan orang tuanya. Saya benar-benar merasa bersalah. Tapi masalah pemicu perselisihan kami selalu saja hanya karena persoalan-persoalan super sepele. Entah karena cemburunya, sifatnya yang suka membesar-besarkan masalah, dan masalah-masalah sepele lainnya. Termasuk mengungkit-ungkit masalah di masa lalu. Walaupun sudah pernah selesai dibahas, pasti akan diungkit lagi di kemudian hari. Kami sering bertengkar oleh persoalan yang sama. Dan baikannya pasti hanya karena berhubungan seks. Jarang sekali baikan karena sama-sama sadar, instrospeksi diri hingga masalahnya tuntas sampai ke akar dan tidak terulang lagi di kemudian hari. Keharmonisan kami benar-benar terbantu karena hubungan seks semata. Entahlah jika saya sudah tidak bisa melayaninya, saya tidak yakin apakah dia masih menghargai atau menginginkan saya. Saya sering merasa dia bukan mencintai saya, hanya terobsesi dengan saya. Kami sudah sering deep talk, pillow talk, berdiskusi dari hati ke hati, tapi perubahannya hanya bersifat sesaat. Bahkan saya berwacana untuk menemui psikolog pernikahan, tapi hanya berakhir wacana. Kami seperti tak tertolong, ego kami luar biasa tingginya dan kami tidak bisa menahan emosi satu sama lain. Pada akhirnya kami tetap ribut sepanjang waktu. Tidak bisa adem ayem seperti pasutri lainnya. Kami sudah biasa pagi sayang-sayangan, dan siangnya fakyu-fakyuan, malamnya ena-enaan dan paginya maki-makian lagi. Selalu terjadi seperti itu. Tidak bisa akhur sampai seminggu. Tiga hari tidak ribut pun rasanya tidak pernah. Tapi kami juga masih sama-sama bisa jatuh cinta dan berdebar, tidak hambar, kami selalu merasa seperti orang pacaran. Hubungan kami seperti roller coaster. Kami tidak sadar diri bahwa kami sudah punya dua anak. Benar-benar terlalu sering ribut dan baikan. Kami sama-sama sensitif dan tidak dewasa. Tapi saya sadar kalau kami juga saling mencintai dan saling membutuhkan. Benar-benar rumit. Bahkan saya bingung, pernikahan saya dan pasangan itu termasuk buruk atau tidak. Tapi tetap saja, saya lelah harus selalu merasakan emosi tak penting semacam ini seumur hidup. Banyak kekurangannya yang tidak bisa saya tolerir karena selalu membuat saya sakit hati dan merasa tidak dihargai, saya sudah sering ungkapkan dan dia sudah tau, tapi tetap dia lakukan. Tidak bisa mengurangi sama sekali. Dan saya tidak bisa terima. Dan ada juga sifat saya yang tidak bisa dia tolerir tapi selalu saya lakukan setiap kali saya marah dan sakit hati, karena saya tidak bisa mengatasi ego saya. Padahal kami sudah bersama selama 15 tahun, tapi kami selalu gagal saling memahami dan saling menerima satu sama lain. Polanya selalu seperti ini, dia trouble maker, membuat saya sakit hati oleh sikap atau kata-katanya, kemudian saya akan membuat dia kesal dengan memposting foto Selfi di sosial media atau atau membalas chat teman pria, walaupun hanya chat biasa. Saya sengaja karena saya benar-benar kesal. Dan dia pun akan kesal setengah mati karena dia seorang pencemburu buta. Entah kenapa, saya hanya merasa dicintai ketika saya membuatnya cemburu. Ketika dalam kondisi normal, dia selalu gagal membuat saya merasa dicintai dan dihargai sebagai istri. Dia sangat posesif, posesif yang sudah cenderung mengganggu, mengekang dan berlebihan. Selalu cemburu dan mempermasalahkan hal-hal kecil. Selalu mencurigai saya. Hidup saya seringkali tidak nyaman dan tidak tenang. Selalu dibayang-bayangi akan melakukan kesalahan dan membuat dia marah. Saya juga punya trust issue padanya, saya selalu takut dia apa-apain saya jika sedang cemburu buta. Karena dia suka mengancam lebih baik saya mati daripada dimiliki pria lain. Sebelum menikah kami pacaran 5 tahun, sifatnya memang sudah begitu, dia sangat posesif, dan abusif jika sedang cemburu. Suka memukul-mukul dada atau kepalanya sendiri dan meninju tembok, jika saya minta putus dia akan mengancam bunuh diri. Jika kalian tau film After, kami seperti Tessa dan Hardin. Kurang lebih seperti itu toxicnya. Alasan saya menikah dengannya, karena saya tau dia sangat-sangat mencintai saya. Dia mencintai saya sejak SMA. Walaupun dia abusif dan tempramental jika cemburu, tapi dia tidak pernah menyakiti saya secara fisik maupun verbal, hanya menyakiti dirinya sendiri. Dia juga setia dan sangat bertanggungjawab. Tapi setelah punya dua anak, sifatnya tidak berubah. Selalu pencemburu buta dan mengancam bunuh diri tiap saya minta pisah. Setiap ada berita tentang pembunuhan atau kekerasan pada seorang wanita karena laki-laki yang posesif dan dilandasi cemburu buta, saya selalu ngeri akan bernasib seperti itu. Contohnya ketika berita gadis yang tewas karena dipukul dengan kloset. Saya benar-benar ngeri, walaupun saya sangat mengenal dia dan keluarganya dengan baik. Dan saya pun percaya dia sangat baik dan tidak tegaan. Tapi, ketakutan itu tetap ada. Saya sangat dilema, apakah alasan perceraian hanya karena ekonomi, KDRT, mertua jahat, selingkuh, judi, tidak bertanggungjawab dan masalah fatal sejenisnya?? Apakah saya kufur nikmat setiap saya berpikir untuk berpisah?? Karena saya selalu merasa takut dan khawatir, merasa terkekang dan tidak bisa leluasa bernafas. Saya tidak bisa melakukan segala hal yang saya suka dengan tenang. Suami suka manipulatif, tapi terkadang saya berada di pikiran bahwa mungkinkah saya yang manipulatif? Dia juga pandai gaslighting menurut saya, yang menurut dia, saya juga lah yang suka gaslighting. Hal itu membuat saya semakin bingung dan merasa buruk. Jika saya ingin marah, saya merasa dia tidaklah seburuk itu, atau perasaan 'mungkin saya yang kufur nikmat'. Tapi jujur saya sangat sering sakit hati oleh sikap dan cara bicaranya. Bahkan mukanya saja bukan muka yang bersahabat. Jika orang lain melihat kami, mereka tidak akan percaya bahwa pria itu adalah pria yang sangat bucin dan mengklaim bahwa dia sangat mencintai saya, karena sikapnya dingin, wajahnya tidak ramah, cara bicaranya ketus dan cenderung menyebalkan. Saya sering merasa tidak enak hati. Dia hanya kesetanan saat saya dichat pria lain, atau saat saya posting Selfi sehingga saya dilihat pria lain. Apakah harus seperti itu untuk membuat saya merasa dicintai?? Setiap saya tolak berhubungan selalu drama, walaupun tidak memaksa, tapi selalu mendiamkan saya. Dia tidak pernah mencium atau mencumbu saya tanpa adanya tendensi ke arah seks. Atau pun memeluk dalam keadaan sadar tanpa tertuju pada seks. Dia biasanya memeluk saya hanya saat tidur. Beda dengan saya yang memeluknya karena ingin mengungkapkan rasa cinta atau ingin memberikan atau mendapatkan kenyamanan. Jika saya tolak pelan-pelan karena suatu hal, emosinya langsung berubah dan mengabaikan saya. Padahal saya bilang, kali ini saya cuma mau dipeluk. Tapi pasti dia hanya mengikuti perasannya. Marah dan tersinggung karena sudah ditolak. Membuat saya merasa dicintai dengan syarat. Padahal ketika saya menolak pasti karena sikon yang tidak mendukung. Saya bukan istri yang sulit diajak HB, saya selalu menyenangkan dia di atas ranjang. Tapi jika ditolak sekali seolah saya istri yang useless. Tidak HB 2 hari langsung drama seolah sudah sangat lama tidak dilayani. Kadang saya sedang ngantuk berat, capek, stress, dan hati saya sedang tidak nyaman karena masih marah, dia sudah raba-raba saya, jika saya tolak takut tersinggung, akhirnya saya sering melakukan dengan sangat terpaksa walaupun hati saya sangat tidak ikhlas dan saya seperti ingin menangis karena kesal tapi harus tetap keenakan. Benar-benar membebani saya. Setiap saya merasa ada yang salah, seolah saya yang harus sadar bahwa tabiat semua pria memang seperti itu. Apakah memang begitu?? Saya selalu merasa sangat membuang waktu dalam pernikahan toxic ini. Saya tidak mau menua dalam pertengkaran dan emosi negatif ini nyaris setiap hari. Karena saya selalu saja kesal oleh sikapnya yang tidak berubah meskipun saya sudah mengatakannya ribuan kali. Dia bilang dia sangat mencintai saya, tidak bisa hidup tanpa saya, tapi berubah sedikit seperti yang saya mau saja tak bisa. Padahal hanya perubahan kecil untuk kebaikan dia sendiri dan kebaikan bersama. Contohnya, jangan suka ngegasan, gampang nyolot, atau membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan dia suka sekali pasang muka masam hanya karena moodnya buruk atau ada hal kecil yang mengganggunya. Sifat itu benar-benar seperti İbunya. Dia suka melihat orang terpojok karena kesalahan, seolah tidak boleh ada yang tidak sempurna atau keliru. Dan suka mempermalukan saya di depan orang lain, misalnya menegur atau bersikap ketus di depan orang lain. Benar-benar seperti sifat buruk İbu mertua saya. Suka sekali meneriaki, ngegas, atau misah misuh hanya karena persoalan sepele. İbu mertua saya sering memarahi dan ngomel panjang lebar ke Bapak mertua saya dihadapan anak-dan menantunya. Padahal kadang persoalannya amat sangat sepele. Seperti tidak sengaja menumpahkan kecap, atau lupa menyiram pup. Pasti dikuliti habis-habisan didepan kami. Tapi pakmer saya memang sangat sabar dan sudah memaklumi istrinya. Contoh lagi, Suami saya sering sekali memarahi adiknya yang remaja di depan saya, saya bilang "Jangan memarahi dia didepan saya, nanti dia malu.. klo mau negur atau marahin pas berdua aja.." tapi dia tidak paham hal-hal semacam itu. Perasaan malu dan sakit hati orang lain seperti sangat sepele baginya. Sementara dianya sendiri pun ketika melakukan kesalahan dan jika disalahkan pasti tidak terima. Contoh kecil, misal saya tidak sengaja memecahkan piring, dia akan ngomel panjang lebar dan sangat ketus. Memandang saya penuh penghakiman. Tidak puas kalau ngga nyalah-nyalahin sampai saya terpojok. Atau bahkan mengungkit-ungkitnya di kemudian hari. Sementara ketika dia memecahkan piring, saya akan sigap membantu membersihkannya tanpa mengucapkan sepatah katapun, karena saya tau, tanpa saya menghakiminya, dia sudah menghakimi dirinya sendiri. Jadi tidak perlu membuat perasaan orang yang sudah buruk semakin buruk. Tidak ada gunanya. Sudah sering saya ajarkan semacam itu, tetap tidak bisa berubah. Sifat blaming dalam segala hal sudah mendarah daging. Saya yang jadi pasangannya benar-benar capek. Dia tidak punya kesabaran atau rasa legowo sama sekali. Saya yang terlahir dari keluarga yang penuh kelembutan dan tidak pernah diperlakukan kasar dan ketus, tidak suka membesarkan masalah, benar-benar sulit untuk menerima sifat itu. Saya benar-benar tidak tahan. Tapi apakah alasan semacam ini dibenarkan untuk menggugatnya untuk bercerai? Apakah ini hanya masalah kecil dalam rumah tangga walaupun selalu terulang setiap saat? Saya takut saya yang tidak sabaran, saya takut saya yang kufur nikmat, saya takut saya tidak akan mendapatkan pasangan yang lebih baik darinya. Usia saya masih relatif muda untuk menikah lagi. Dan saya masih terbilang menarik dan awet muda walaupun saya sudah beranak 2. Diluaran, orang selalu mengira saya masih abege kuliahan. Tapi saya tetap takut tidak bisa menemukan pria yang mencintai saya seperti dia. Dan saya juga takut jika saya minta pisah dan akhirnya dekat dengan pria lain, dia benar-benar akan membunuh saya. Apa yang harus saya lakukan?? Apakah saya memang istri yang buruk dan tidak tau bersyukur?? Apakah saya biadab karena seringkali membuatnya cemburu untuk membalas sakit hati saya?? Dia tidak ingin dibuat cemburu, tapi tidak bisa membuat saya tidak sakit hati. Bahkan sehari pun tak bisa. Selalu ada sikap dan kata-katanya yang membuat saya tersinggung, down dan illfeel. Saya sudah sering bilang, "pernikahan kita akan jauh lebih baik hanya dengan kamu merubah sedikit cara bicaramu. İtu saja. Komunikasi kita pasti akan lebih enak. Aku janji tidak akan pernah membuatmu kesal". Tapi nyatanya tidak pernah berhasil, sifat itu terlalu mendarah daging. Bahkan bagi kami, komunikasi itu rasanya percuma, karena hanya akan berujung ke pertengkaran. WA anak saya usia 9 tahun. Melelahkan. cc: Threads
Indonesia
510
63
640
268.5K
ciaa
ciaa@xpeacessea·
ciaa tweet media
ZXX
692
50
430
63.1K
PowerRangerIreng retweetledi
Raka
Raka@doimucenah·
Berdiskucing
Indonesia
433
22.1K
75.3K
1.3M
PowerRangerIreng retweetledi
AE
AE@sukamendoanm·
percaya sama diri kita sendiri keep strong 💪🏻👑
Indonesia
82
1.6K
24.1K
1.4M
PowerRangerIreng retweetledi
K.Wijono
K.Wijono@KWijono·
BREAKING: SKANDAL HUKUM INDRAMAYU! KAKI TERDAKWA DIPATAHKAN POLISI, JPU TAKUT HADIRKAN SAKSI KUNCI! 😱 "Saya bukan pembunuh, kaki saya sengaja dipatahkan biar mengaku!" Itulah teriakan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan 1 keluarga di Paoman, Indramayu. Sambil merangkul wartawan—karena kakinya sudah hancur—Ririn membongkar konspirasi keji yang menghentakkan nurani. YANG MEMBUAT BANYAK ORSNG TERBELALAK: 1. Sadisnya "Pengakuan" Palsu Polres Indramayu diduga mematahkan kaki Ririn agar mengaku sebagai pembunuh. Padahal saat pembantaian terjadi, Ririn TIDAK ADA DI TKP. Sidik jarinya ada karena ia bertamu sebelum & sesudah kejadian—bukan saat eksekusi. 2. JPU Kabarkan Ketakutan Saksi kunci, Priyo Bagus Setiawan, keburu buka suara: Pelaku sesungguhnya adalah Hardi & Yoga, otaknya Aman Yani (motif utang Rp120 juta). Namun Jaksa Penuntut Umum TIDAK MAU menghadirkan Priyo di persidangan. Alasannya? Takut kebongkar bahwa Ririn hanyalah korban salah tangkap! 3. Ironi Mencari Keadilan Ririn sampai merangkak ke wartawan karena suaranya berusaha dibungkam. Kakinya patah, jiwanya terluka, tapi semangatnya membakar. Ia berani melawan meski tubuhnya hancur. 4. Ancaman Besar: Jika pria tak bersalah ini dipenjara, maka pembunuh asli masih bebas. Bayangkan, keluarga korban pun tak dapat keadilan sejati. PERTANYAAN BESARNYA UNTUK POLRES INDRAMAYU & JPU: "Jika dakwaan Anda benar dan bukti kuat, kenapa takut menghadirkan saksi kunci? Hadirkan Priyo! Biar terang benderang!" Ririn bukan pembunuh. Dia hanya tamu yang salah waktu. Dan kakinya dibayar dengan harga yang terlalu mahal. Jangan biarkan orang tak bersalah membusuk di penjara sementara para pembunuh sejati tersenyum bebas! Indramayu butuh jawaban, bukan luka lagi!
Indonesia
429
6.4K
10.5K
196.1K
PowerRangerIreng retweetledi
kale
kale@kalistohenituse·
Ada insiden yg menurutku melanggar HAM, hanya karena tanah menolak untuk dibeli, akhirnya sekeluarga dib4antai. Konteks: SEDARLAH KASUS PT INI HANYALAH FENOMENA GUNUNG ES DIANTARA SEKIAN KONFLIK AGRARIA DI INDONESIA. Mohon ijin Update terbaru kasus pembunuhan 1 keluarga Benangin per 23 April 2026 sore, 🙏 Tersangka Bertambah, Otak Pelaku Baru Ketangkep Total 5 tersangka sekarang. Yang baru ditangkap tadi pagi 23 April 2026: JT (44) - Ditangkap di hutan Km 7 arah Kutai Barat. Dia yg bakar pondok pake bensin SR (47) - Udah ketangkep kemarin. Perannya yg nembak Hasna pake senpi rakitan Status 5 tersangka LK (55) - Otak pelaku, mantan mandor PT Timber Dana PS (50) - Eksekutor bacok Cuah MN (52) - Perempuan, yg nunjukin pondok korban SR (47) - Penembak + bawa senpi JT (44) - Tukang bakar TKP Masih ada 1 DPO inisial YL yg kabur ke Kaltim. Polda Kaltim udah pasang foto di semua Polsek perbatasan. Fakta Baru dari Rekonstruksi Tadi Siang Polres Barut gelar rekonstruksi di TKP Benangin II jam 13.00 WIB. Hasilnya: 1. Motif Rp 200 juta bener - LK dijanjikan Rp 200 juta sama "oknum PT" kalau Cuah & kelompok tani mundur dari lahan 300 Ha 2. DP Rp 50 juta udah cair. Ditransfer ke rekening MN tanggal 15 April. Bukti transfer disita 3. Korban David (3 tahun) dibacok karena nangis- JT ngaku panik denger anak nangis, takut ketahuan 4. Alfian selamat karena pura-pura mati - Setelah dibacok 4x, dia nahan napas pas pondok dibakar PT Timber Dana Resmi Jadi Tersangka Korporasi Ini yg baru. Polda Kalteng tetapkan PT Timber Dana sbg tersangka korporasi jam 16.00 WIB tadi. 1. 2 Manajer diperiksa Kabag Humas & Kepala Keamanan PT. Udah ditahan 2. Pasal kena Pasal 340 jo 55 KUHP + UU No. 32/2009 Lingkungan Hidup 3. Izin HPH dibekukan MenLHK per hari ini. 300 Ha lahan sengketa dipasang police line 4. Dirut PT Timber Dana dicekal keluar negeri sama Imigrasi Kondisi Korban Selamat & Keluarga 1. Alfian (40) - Udah lepas ventilator, tapi masih ICU RSUD Muara Teweh. Luka bacok rahang + paru kena asap 2. 5 jenazah udah dimakamkan 21 April di TPU Benangin I. Dijaga Brimob 1x24 jam 3. Keluarga korban dapat perlindungan LPSK- Takut ada serangan balasan dari komplotan LK 4. Pemkab Barut kasih santunan Rp 25 juta per korban + biaya RS Alfian ditanggung daerah Situasi Perbatasan Sekarang 1. Total 150 Brimob jaga jalur Teweh Timur - Kutai Barat. Semua kendaraan digeledah 2. Senpi rakitan disita total 18 pucuk dari warga sekitar TKP 3 hari terakhir 3. Bupati Barut & Kubar bikin posko damai buat cegah konflik warga Dayak Benangin vs pendatang 4. Komnas HAM + Komnas Perempuan turun karena ada korban anak & perempuan Ancaman hukuman 5 tersangka terancam hukuman mati. PT Timber Dana denda Rp 500 miliar + cabut izin HPH kalau terbukti. Kapolres Barut minta DPO YL menyerahkan diri. "Kalau melawan, tindakan tegas terukur". Foto DPO udah disebar di grup WA warga perbatasan. Kondisi Benangin masih tegang Turut berduka 🙏
Indonesia
234
2.9K
5.8K
206.6K
din
din@heydinnn_·
tapi manusia yg ngasih aku status kyak gini bisa hidup baik-baik aja dan bahagia diluar sana. kejam bngt yaa dunia ini hehe
Indonesia
2
0
3
105
PowerRangerIreng
PowerRangerIreng@powerrang3rrr·
Berhati - hatilah dalam mengarungi lautan yg blm dikenal.
Indonesia
0
0
0
3
din
din@heydinnn_·
pdahal bakal tau kalo akhirnya bakl kyak gini krna udah biasa tp kenpa ttp kerasa sakit yaa🥹 sengaruh itu yaa ternyta status dimata mreka hehe
Indonesia
2
0
3
156
Jusuf Muslim
Jusuf Muslim@JusufMuslim·
Innalillahi, kaos kuning wajib dicari mempertanggung jawabkan kelakuannya yang nyelonong sehingga motor kaget nyenggol motor yg mau nyalip. Semoga dihukum berat!!
Indonesia
15
15
154
23.4K
AE
AE@sukamendoanm·
Busyet mulutnya 😱
Indonesia
104
71
676
74K
AE
AE@sukamendoanm·
Ganteng dari mananya🤔
Indonesia
220
221
2.2K
131.2K
AE
AE@sukamendoanm·
Sudah tau turunan ad mobil besar juga malah ngotot mau motong dan ngotot juga merasah paling bener 😤😮‍💨
Indonesia
224
119
1.3K
102.4K