pras

165 posts

pras

pras

@prasfor2023

Katılım Ocak 2023
6 Takip Edilen1 Takipçiler
pras
pras@prasfor2023·
@ardisatriawan Itu hanya contoh hitungan cara mark up beli motornya MBG.
Indonesia
0
0
0
3
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Kalian yang sering ngafe itu dipikir lah. Bayangin sekali ngafe aja 80 ribu. Coba dikumpulin. Seminggu x 7 = 560 ribu. Sebulan x 30 = 16.8 juta. Setahun x 365 = 61.572 milyar. Harga rumah aja paling berapa milyar sih. Makanya kumpulin. Jangan ngopi di kafe. Semua soal mindset.
Indonesia
334
166
1.7K
320.3K
pras
pras@prasfor2023·
@is_pelssy Istana Kelelawar Indonesia. Kota tempat Batman, Robin, vampir, sesuai dg bentuk istananya yg mirip kelelawar dibanding mirip burung Garuda
Indonesia
0
0
0
11
@is_pelssy
@is_pelssy@is_pelssy·
Trus IKN jadi apaaaa
@is_pelssy tweet media
Indonesia
1.2K
772
4.7K
371.7K
pras
pras@prasfor2023·
@AnKiiim_ Sudah bodoh, biadab pula org Disdikbud ini
Indonesia
0
0
0
0
Korban Ceklist Satu ༊ ⋆𐙚 ˚
Juri nyalahin peserta dgn artikulasi, disdikbud nyalahin speaker.. Tinggal ngaku 'JURINYA BUDEG SEMUA' apa susahnya si? 🤬
Korban Ceklist Satu ༊ ⋆𐙚 ˚ tweet media
Indonesia
863
1.2K
3.5K
84.2K
Fay Rusman
Fay Rusman@RusmanFay2534·
@AnKiiim_ nulis "di depan...." dan "di panggung...." aja salah.... ni MC 🤣🤣 .
Fay Rusman tweet media
Indonesia
14
17
77
4.1K
BACOT
BACOT@Xbacottetangga·
kereeen banget iiihhh si bapak kumis satu ini, bisa bisanya lagi rapat malah main game + ngerokok 👎
Indonesia
1.3K
5.4K
14.9K
934.5K
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
Pemilik Kegiatan: Sekretariat Jenderal MPR RI (Setjen MPR-RI). Lokasi Proyek: Jl. Gelora Subroto No. 1, RT 1/RW 3, Senayan, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Opposisi6890 tweet media
Indonesia
9
29
76
3.4K
pras
pras@prasfor2023·
@Opposisi6890 Menjijikkan si juri Indri ini. Perempuan hina
Indonesia
0
0
0
37
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
Karakter yg kami kagum sama adik ini Pintar:terbukti jawaban dia benar Sopan:terbukti ketika bilang "izin" Gigih:terbukti ketika memperjuangkan keyakinannya Berani:bahkan dia tau,siapa yg ada di depannya Cerdik:terbukti ketika melibatkan penonton menguatkan keyakinan dia
Opposisi6890 tweet media
Indonesia
106
2.3K
14.2K
179.4K
pras
pras@prasfor2023·
@Opposisi6890 Sudah Brutal... brutal.. brutal...!!!
Indonesia
0
0
2
149
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
Sebangsad ini negara!
Indonesia
49
368
641
12.1K
pras
pras@prasfor2023·
@NHenryp29864 Warna favorit sang bunda. Bodo amat panduan dresscode. Gitu loch
Indonesia
0
0
0
4
nico delanoHenry@P.
nico delanoHenry@P.@NHenryp29864·
MUNGKIN BUNDA TEDDY TIDAK BACA2 WA PANITIA DELEGASI ASEAN.. DRES KODE.. HITAM2. MALAH PAKE BUSANA KREM, TIDAK MASUK BUSANA DELEGASI ASEAN. HANYA PRESIDEN PRABOWO LAIN DARI PADA LAIN. JUGA MEMALUKAN INDONESIA.
Indonesia
556
1.1K
4.8K
470.8K
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
Akun akun anonim diundang istana Wajah wajah baru BUZZERP Indonesia.
Opposisi6890 tweet media
Indonesia
256
3K
11.5K
451.7K
pras
pras@prasfor2023·
@ch_chotimah2 Luar biasa pinter ! (yang bikin draft paparan nyahh)
Indonesia
0
0
0
118
Chusnul ch💞timah
Chusnul ch💞timah@ch_chotimah2·
Ketua kadin Kaltim keponakan Gub Kaltim. RATE 1-10, PERFORMA KETUA KADIN PROVINSI TERMUDA DI INDONESIA.
Indonesia
61
59
128
30.3K
KakekHalal
KakekHalal@KakekHalal·
Fix Kepala BGN Dadan Hindayana sdh selayaknya utk dipecat !!!
KakekHalal tweet media
Indonesia
768
4.2K
9K
160K
pras
pras@prasfor2023·
@P3gEl Biadab 😂
Indonesia
0
0
0
6
5tePh3N
5tePh3N@P3gEl·
Kepala BGN : dapur embege yg tutup sementara tetap mendapatkan insentif 6 juta, mantap 👍 kurang nikmat apa coba🙂
Indonesia
689
1.8K
3.3K
166.6K
ℬ𝒶𝑔𝒾𝓃𝒹𝑜 𝒦𝑜𝓅𝒾
Fantastis ! Badan Gizi Nasional diketahui menyewa lisensi Zoom untuk periode April–Desember 2026 dengan total anggaran Rp5,7 miliar, atau sekitar Rp633 juta per bulan. Angka ini menuai sorotan, mengingat biaya langganan Zoom secara umum berada di kisaran ratusan ribu rupiah per bulan yaitu Rp226 ribu untuk paket Pro dan Rp249 ribu untuk paket Bisnis. ____________
ℬ𝒶𝑔𝒾𝓃𝒹𝑜 𝒦𝑜𝓅𝒾 tweet media
Indonesia
1.1K
3.4K
6.7K
276.8K
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
ISTANA NEGARA❌ ISTANA BOTI✅ MUAK BANGET ANJ🖕
Indonesia
197
977
3.7K
251.9K
ꦩꦸꦂꦠꦝ
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1·
BOTI Kesalahan selalu datang dari diri sendiri. Teddy dan Hambalang Boys diserang dengan isu boti karena mendapat banyak keistimewaan dari negara. Serangan itu tidak berdiri sendiri, ia lahir dari kinerja pemerintah yang buruk baik secara tata kelola maupun kebijakan. Andai saja pemerintah ini melahirkan kebijakan yang pro rakyat, mengubah keadaan ekonomi keluar dari krisis, maka publik tak secomel hari ini. Tapi apa lacur, sudah tak becus bekerja, menyengsarakan rakyat dengan kebijakan tidak adil, membungkam suara kritis rakyat, ditambah gaya hidup hedon nan menyimpang, maka serangan kecil ini hanyalah menunggu waktu dari meledaknya rudal kemarahan publik. Akan tiba masanya ledak informasi yang tak mampu dibendung Reminder: Foto/video yang dipakai netijen, semua berasal dari Hambalang Boys sendiri
ꦩꦸꦂꦠꦝ tweet mediaꦩꦸꦂꦠꦝ tweet media
Indonesia
386
3K
11.9K
726.4K
pras
pras@prasfor2023·
@ferizandra Sudah brutal. Baru 1,5 tahun pengelolaan negara sudah seperti ini. Bagaimana kalau sampai 5 tahun.
Indonesia
0
0
0
9
ferizandra
ferizandra@ferizandra·
KETIKA DATA RESMI MEMBUKA SKANDAL PROYEK GAIB IT BGN RP1,2 TRILIUN... Sebuah jejak digital di sistem pengadaan pemerintah memunculkan pertanyaan besar: Bagaimana mungkin proyek teknologi informasi bernilai Rp1,2 triliun dinyatakan selesai, tetapi jejak pelaksanaan dan realisasinya nyaris nihil...? Temuan ini bersumber dari data resmi di platform Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui sistem SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik), yang selama ini menjadi tulang punggung transparansi belanja negara... Dua Proyek, Satu Pola Janggal Pada 22 Oktober 2025, Badan Gizi Nasional mencatat dua paket pengadaan besar: 1. Managed Service Sarana IT dan IoT di 5.000 lokasi dengan nilai: Rp665,4 miliar 2. Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional dengan nilai: Rp600 miliar Total anggaran: Rp1,265 triliun... Keduanya menggunakan metode PENUNJUKAN LANGSUNG — mekanisme yang dalam praktik pengadaan hanya diperbolehkan dalam kondisi terbatas, seperti keadaan darurat, kebutuhan khusus, atau ketika hanya ada satu penyedia yang mampu... Namun yang menjadi sorotan bukan sekadar metode, melainkan hasil kerjanya... Status “Selesai”, Tapi Tanpa Pelaksana Dalam tampilan sistem, kedua proyek tersebut tercatat “Paket Sudah Selesai”... Masalahnya, pada bagian “Pemenang Berkontrak”, gak tercantum identitas vendor: Gak ada nama perusahaan...! Gak ada alamat...! Gak ada NPWP...! Lebih janggal lagi, pada bagian nilai realisasi, tercatat: Rp0...! Kontradiksi ini memunculkan pertanyaan mendasar: Siapa yang mengerjakan proyek triliunan ini, dan bagaimana mungkin proyek selesai tanpa nilai realisasi...? 🤔 Produk Rp600 Miliar yang “Error” Penelusuran lebih lanjut mengarah pada portal sistem informasi yang diduga merupakan bagian dari proyek tersebut... Hasilnya jauh dari ekspektasi sistem bernilai ratusan miliar: • Data kosong atau nol • Fitur gak berjalan • Tampilan antarmuka sederhana dan gak stabil Dalam beberapa pengujian, sistem bahkan gak mampu untuk menampilkan data dasar untuk wilayah tertentu... Kalo ini benar bagian dari proyek Rp600 miliar, maka muncul pertanyaan berikutnya: Apakah ini hasil akhir, atau proyek belum benar-benar berjalan...? 🤔 Penunjukan Langsung untuk Proyek Raksasa Penggunaan penunjukan langsung dalam proyek bernilai kecil bukan hal baru, namun untuk nilai di atas Rp1 triliun, praktik ini jarang terjadi tanpa alasan kuat... Secara prinsip, pengadaan skala besar seharusnya melalui tender terbuka guna: • Menjamin kompetisi harga • Menjaga kualitas • Menghindari konflik kepentingan Ketika jalur kompetisi dilewati, publik berhak mengetahui dasar penunjukannya... Transparansi yang Dipertanyakan Sistem SPSE selama ini digadang sebagai simbol keterbukaan, namun kasus ini justru menunjukkan paradoks: • Data tersedia → tapi gak lengkap • Status jelas → tapi gak logis • Sistem terbuka → tapi menyisakan banyak celah pertanyaan Kalo data resmi aja menyimpan kejanggalan, maka transparansi gak lagi soal akses, melainkan soal kejujuran dan kelengkapan informasi... Dampak yang Belum Terlihat Proyek ini dikaitkan dengan program pemenuhan gizi nasional—program yang menyasar jutaan penerima manfaat, namun hingga kini, dampak konkret dari sistem tersebut belum terlihat jelas: • Apakah sistem benar-benar digunakan...? • Apakah membantu distribusi gizi...? • Atau hanya berhenti sebagai proyek administratif...? Pertanyaan yang Menunggu Jawaban Hal ini membuka sejumlah pertanyaan krusial: • Siapa vendor dari proyek Rp1,2 triliun ini...? • Mengapa data pemenang gak tercantum di sistem...? • Bagaimana proyek bisa dinyatakan selesai dengan realisasi Rp0...? • Apakah sistem yang ada merupakan hasil final dari proyek tersebut...? • Apa dasar penggunaan penunjukan langsung untuk nilai sebesar itu...? Ketika angka triliunan hanya hidup di layar, sementara hasilnya gak terasa di lapangan, publik berhak curiga: ini proyek pembangunan—atau sekadar ilusi...? 🤔
ferizandra tweet mediaferizandra tweet mediaferizandra tweet mediaferizandra tweet media
Indonesia
131
1.1K
1.3K
45.8K
sosmed keras
sosmed keras@sosmedkeras·
Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, kasih penjelasan soal duit renovasi rumah dinas yang mencapai Rp25 miliar. Menurutnya, Rumah dinas itu memang sudah lama tidak ditempati, sehingga perlu direnovasi. "Kalau sebelum-sebelumnya nggak pernah ditempati, artinya bisa menginap di hotel, bisa di mana. Kalau saya nggak, saya di rumah dinas saja biar lebih efektif, efisien, dan lebih produktivitasnya lebih baiklah," ungkapnya. Gimana menurut lo der? wajar gak tuh renov doang abisin duit sebanyak itu?
sosmed keras tweet media
Indonesia
465
157
880
135.9K