rekael 🧜🏻‍♀️

83.4K posts

rekael 🧜🏻‍♀️ banner
rekael 🧜🏻‍♀️

rekael 🧜🏻‍♀️

@pretyest

busy being yours

Katılım Mart 2021
6.4K Takip Edilen7.9K Takipçiler
manman soptie🍓 𐙚
manman soptie🍓 𐙚@brouwgrlzs·
pengen bgt coba dubai chewy cookie tp knp mahal bgt ya😭😭
Indonesia
2
0
0
83
diphney
diphney@logilka·
mootsku yg masih aktif rep dong mau bebersih
Indonesia
2
0
0
41
Angga
Angga@drunkkissss·
malam
Indonesia
11
0
0
121
ᴍᴏᴢᴀ
ᴍᴏᴢᴀ@astrophilzs·
kalian kalau main dengan teman, tim harus direncanakan atau tim bisa dadakan?? aku biasanya direncakan, tetap jadi
Indonesia
24
2
12
630
vellyn
vellyn@xyveniest·
tl berantakan bgt
Indonesia
1
0
0
38
rekael 🧜🏻‍♀️ retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Dwi Laksono membongkar narasi besar pembangunan di Papua, khususnya terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diklaim untuk ketahanan pangan dan energi. Namun dalam penjelasan Dandhy proyek ini justru dinilai sebagai kedok dari ekspansi industri besar dan kepentingan ekonomi-politik yang melibatkan aktor negara, termasuk militer. 1. Narasi Resmi vs Realita di Lapangan Pemerintah mendorong narasi: Ketahanan pangan (food estate) Kemandirian energi (biofuel, biodiesel) Swasembada nasional Namun menurut film ini: yang terjadi di lapangan adalah alih fungsi hutan besar-besaran menjadi perkebunan industri (terutama sawit dan energi) masyarakat adat Papua justru terdampak langsung: kehilangan tanah, ruang hidup, dan konflik sosial 2. Dugaan “Agenda Tersembunyi” di Balik PSN Film ini mempertanyakan: Apakah ini benar murni program pembangunan? Atau ada agenda ekonomi elite dan korporasi besar di baliknya? Disebutkan bahwa: Papua menjadi “lahan baru” industri bioenergi Ada keterlibatan banyak aktor, termasuk perusahaan sawit dan energi global Negara (termasuk militer) ikut terlibat dalam pengamanan dan operasional proyek 3. Peran Militer dalam Proyek Ekonomi Salah satu poin paling sensitif: Pembangunan batalion di Papua meningkat Rasio aparat di Papua sangat tinggi dibanding wilayah lain Keamanan proyek dikawal ketat aparat Film ini mempertanyakan: apakah pendekatan militer ini benar untuk konflik keamanan atau juga bagian dari pengamanan kepentingan ekonomi skala besar 4. Dampak ke Masyarakat Adat Menurut narasi dalam film: Masyarakat adat sering tidak dilibatkan Tanah ulayat diambil untuk proyek industri Muncul konflik sosial dan ketegangan di lapangan Ada kekhawatiran bahwa: Pembangunan justru membuat masyarakat kehilangan ruang hidupnya sendiri. 5. Kritik terhadap Model “Kapitalisme Negara” Dandhy menyebut arah kebijakan ini mengarah ke: state capitalism (kapitalisme negara) di mana negara menjadi aktor ekonomi utama bersama korporasi dan militer ikut masuk dalam sektor ekonomi Ia menilai ini mirip: kapitalisme terpimpin versi modern 6. Isu Lingkungan & Energi Film ini juga mengkritik biofuel/sawit sebagai energi “hijau”: dianggap tidak sepenuhnya ramah lingkungan karena deforestasi besar untuk perkebunan emisi tetap tinggi jika dihitung dari seluruh siklus produksi Kritik Dandhy sejauh ini: - Pembangunan sering tidak berbasis data transparan (black box policy) - Tidak ada uji keberhasilan yang jelas sebelum proyek besar dijalankan - Kritik publik sering dianggap ancaman, bukan masukan - Ruang demokrasi dan kontrol publik makin lemah karena disinformasi & regulasi
Lambe Saham tweet media
Indonesia
39
492
1.8K
84.8K
ᯓmouもう.ᐟ
ᯓmouもう.ᐟ@_mouchannnn·
Anjay gue ditinggal dirumah sendirian
Indonesia
5
0
0
295
zecca ꫂ ၴႅၴ
zecca ꫂ ၴႅၴ@chromeboloni·
bagaimana mau mufon kalau mantan lu malah menjadi crush lu😄 (interaksinya persis kek dulu pas masih jaman naksir wakakak)
Indonesia
4
0
1
161
asyaa𐙚⋆.
asyaa𐙚⋆.@imyoursyaaa_·
part terngeselin itu ketika setiap mau ada acara malah muncul jerawat, mana munculnya bawa rombongan :)
Indonesia
7
0
3
367
ody cwk kue
ody cwk kue@enawmiasa·
mau acai ihh
Indonesia
1
0
0
43
ᴍᴏᴢᴀ
ᴍᴏᴢᴀ@astrophilzs·
kalian bisa jalin hubungan LDR? yang pernah jalani, endingnya gimana?
Indonesia
32
2
15
1.7K
bellé
bellé@_aanabelle·
mau on disini lagiii, say hai dong yg masi aktif
Indonesia
9
0
0
151