rin

93 posts

rin

rin

@printoppa

Katılım Şubat 2021
50 Takip Edilen27 Takipçiler
rin
rin@printoppa·
pilihan 1 : workout perut pilihan 2 : ngelanjutin edit recap konseran yg gw pilih: doomscrolling sosmed ☺️
Indonesia
0
0
0
9
rin
rin@printoppa·
@ashdhraa @azkieol wkwkw pada lucu lucu bgt wni ini 😭😭 tp izin update kalo aku udah dapet tiketnya yah kakak-kakak yang baik hati 🙆🏻‍♀️🫶🏻 terimakasih telah menawarkan dagangannya kepadaku 🙂‍↕️
Indonesia
0
0
0
13
rin
rin@printoppa·
mendadak pengen voyageran juga... ayo tawarin aku tiket pjf gais ☝🏻 kalo bisa underprice karena budget menipis untuk pp sama nginep juga 🥹🙏🏻 tag. wtb pjf prambanan jazz festival day
Indonesia
6
0
0
470
rin
rin@printoppa·
update: sudah dapet guys 🙏🏻
Indonesia
0
0
0
11
rin
rin@printoppa·
please no scam ya kakak kakak, prefer yg bisa ketemu langsung di prambanan dan nonton xdiz juga ^---^ fullpay oke dp ok tapi jgn tipu tipu
Indonesia
0
0
0
72
rin retweetledi
Dino Patti Djalal
Dino Patti Djalal@dinopattidjalal·
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi. Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
Indonesia
2.2K
26.5K
75.7K
8.2M
rin retweetledi
Mikael Dewabrata 📊
Mikael Dewabrata 📊@MikaelDewabrata·
"Prabowo Subianto memusatkan kekuasaan, meminggirkan oposisi, dan berbelanja melampaui kemampuan Indonesia. Dia bisa undo (memundurkan) progres ekonomi dan politik yang telah dicapai selama 20 tahun terakhir." Caption-nya aja udah menohok, dasar antek asing.
The Economist@TheEconomist

Prabowo Subianto is centralising power, marginalising opposition and spending beyond Indonesia’s means. He could undo 20 years of economic and political progress economist.com/briefing/2026/…

Indonesia
53
2.1K
5.2K
105K
rin retweetledi
mel
mel@GERWANIDYKE·
More attack on press freedom in Indonesia: a journalist in medan was kidnapped by alleged soldiers due to his reporting
Indonesnews@pendapatpribumi

WARTAWAN DI MEDAN DIDUGA DI CULIK ANGGOTA TNI Dunia pers di Sumatera Utara kembali diguncang kabar duka terkait keselamatan jurnalis. SP, salah satu pimpinan media online, diduga menjadi korban penculikan dan intimidasi oleh oknum anggota TNI AD pada Selasa (12/5/2026) malam. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah media tersebut menayangkan laporan investigasi mengenai dugaan praktik ilegal kondensat dan judi meja tembak ikan di wilayah Kabupaten Langkat.​Kronologi Penjebakan: Modus Informasi Narkoba​Aksi dugaan penculikan ini bermula dari upaya penjebakan yang rapi. Kepada awak media, SP menceritakan bahwa dirinya awalnya dihubungi oleh seorang oknum wartawan berinisial FK. Dengan dalih ingin membagikan informasi terkait peredaran narkoba di daerah Binjai, FK mengajak SP untuk bertemu di sebuah kafe di Kota Medan.​Namun, setibanya di lokasi yang disepakati, situasi berubah drastis. SP tidak mendapati diskusi yang dijanjikan, melainkan intimidasi fisik.​“Setelah saya datang ke lokasi, tiba-tiba saya didatangi dua pria tak dikenal. Saya dipaksa masuk ke dalam mobil dengan dalih harus memberikan klarifikasi atas berita yang saya tulis,” ujar SP dengan raut wajah trauma, Selasa malam.​Di dalam kendaraan tersebut, situasi semakin mencekam. SP mengaku melihat sosok pria mengenakan seragam loreng yang diduga kuat merupakan anggota TNI AD. Di bawah tekanan dan ancaman, SP dipaksa untuk menyangkal kebenaran produk jurnalistik yang telah diterbitkannya.​“Saya ditekan untuk membuat video klarifikasi. Isinya, saya harus menyatakan bahwa berita soal kondensat dan judi tembak ikan itu tidak benar. Saya tidak punya pilihan di bawah ancaman seperti itu,” tegas SP.​Lebih ironis lagi, para terduga pelaku mencoba menutup-nutupi aksi mereka dengan pesan yang tak masuk akal. Jika ada rekan sejawat atau keluarga yang bertanya mengenai keberadaan SP, ia diperintahkan untuk berbohong.​“Mereka bilang, kalau ada wartawan lain bertanya, bilang saja ada acara ulang tahun atau surprise,” ungkapnya menirukan ucapan oknum tersebut

English
14
9.7K
16.2K
232.7K
rin retweetledi
Si Paling Gen Z
Si Paling Gen Z@txtdarigenz97·
Fun fact Inti dari kasus Nadiem adalah jaksa menganggap pengadaan Chromebook terlalu mahal dan tidak diperlukan Padahal kalau kita bandingkan dengan IKN dan MBG Chromebook vs MBG • Kerugian kasus Chromebook 2,1 T (total) • Pengeluaran untuk MBG 1,2 T/hari Chromebook vs IKN • 97% Chromebook udah digunakan pelajar • IKN malah jadi tempat piknik keluarga bukan jadi ibu kota
Nerv.@nervinette

Sedangkan kasus MBG, IKN mangkrak, orang2 itu pada hidup tentram 🤡 What a dzalim country

Indonesia
220
16K
37.7K
622.8K
rin retweetledi