Psikologi Empathy
75 posts

Psikologi Empathy
@psiempathy
Sharing tentang psikologi dan kesehatan mental https://t.co/CydRCj76Jc







pacar itu urusan remeh temeh, lebih sakit punya bapak tapi kaya ga punya, luka kehilangan sosok bapak doesn't stay in childhood, IT FOLLOWS U INTO ADULTHOOD AND SHAPES UR WHOLE CHARACTER

ga semua orang mau dijadikan tempat buat bercerita, gw selalu mau dengerin curhatan orang2 tapi orang2 itu? belum tentu kalo gw cerita penglihatan orang kerjaan gw ngeluh mulu dan ga pernah bersyukur

Bisa-bisanya mahasiswa mengirim tugas riset, mereka mengutip artikel saya tapi saya gak pernah nulis artikel tersebut. Kok bisa? Jawabannya karena itulah hasil dari halusinasi AI. Aneh2 saja mahasiswa jaman sekarang, ngutip dosennya tapi sumbernya fiktif.


Bisa-bisanya mahasiswa mengirim tugas riset, mereka mengutip artikel saya tapi saya gak pernah nulis artikel tersebut. Kok bisa? Jawabannya karena itulah hasil dari halusinasi AI. Aneh2 saja mahasiswa jaman sekarang, ngutip dosennya tapi sumbernya fiktif.






OH i always bring similiar question to the interview too! biasanya gue tanya "what do you think is the most important value that we should bring as (nama role)?" setelah dijawab, gue memvalidasi jawaban sang interviewer dengan very subtle hint "gue juga begitu loh bray"

Kalo di dunia nyata, syaratnya satu: SHOW UP


WHY IM SO BAD AT SOCIALIZINGGGG

Orang yang punya body count tinggi rata-rata punya SATU CIRI ini. Bukan soal penampilannya. Bukan soal cara dia ngomong. Bukan soal keluarganya. Satu ciri itu ada di cara dia berhubungan. Dalam psikologi ada yang namanya attachment style, itu adalah pola dasar gimana seseorang connect sama orang lain dalam hubungan. Dan penelitian nunjukin satu pola yang paling sering muncul pada orang dengan body count tinggi: avoidant attachment. Simpelnya begini,











