Psikologi Empathy

75 posts

Psikologi Empathy

Psikologi Empathy

@psiempathy

Sharing tentang psikologi dan kesehatan mental https://t.co/CydRCj76Jc

Kota Surabaya, Jawa Timur Katılım Mayıs 2022
9 Takip Edilen3 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
Apa sih tes IQ itu? Memang kenapa dengan IQ 144 itu? Mari kita simak fakta menarik seputar tes IQ ya [a thread]
Indonesia
1
3
11
0
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
@sadampermana_w Ternyata emang penggunaaan “tapi” itu ngaruh banget ke emosi yg diterima pembaca ya 🙂 beda bgt loh feelsnya permintaan maaf yg banyak “tapi” dan gak ada “tapi”nya
Indonesia
1
0
15
18.2K
Sadam Permana
Sadam Permana@sadampermana_w·
Permintaan maaf dari mereka, yang membuat video lelucon itu
Sadam Permana tweet mediaSadam Permana tweet mediaSadam Permana tweet media
Indonesia
236
1.2K
22.4K
1M
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
@txtharihariWNI Pernah di platform lain, di gmaps drivernya ga jalan-jalan padahal udah laper bgt, tbtb orderannya udah delivered aja statusnya 🥲 Untung customer servicenya oke sih, keluhan ditanggapi dg baik dan direfund. Tapi ini sebelum customer servicenya pake AI ya…….
Indonesia
0
0
2
7.1K
txt keabsurdan wni
txt keabsurdan wni@txtharihariWNI·
Sebel bgt guys, barusan mesen martabak, udh laper dan pngen bgt, kalian tau apaaaaa, pesenan aku ga sampe, drivernya gaada dan kamera hpnya ditutup tangan, di chat juga ga d bls kalian pernah ngalamin gini juga nggak? sc:threadsachiera.23
txt keabsurdan wni tweet mediatxt keabsurdan wni tweet media
Indonesia
114
109
3.2K
915.3K
Psikologi Empathy retweetledi
femiiiiii.
femiiiiii.@femiiiszn·
i believe in re-reading and re-watching your favourite books & movies at different stages of your life. the plot never changes, but your perspective does.
English
285
43.8K
186.2K
1.8M
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
@tanyarlfes Diregulasi sih emosinya.. Tiap hari emang ada kejadian darderdor, yg bedain cuma cara kita ngerespon
Indonesia
0
0
0
65
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 Setelah menjadi dewasa, jadi bertanya-tanya, kok orang-orang bisa tetap punya pikiran positif dan berbuat baik? soalnya tiap hari ada aja yang bikin emosi
Indonesia
50
17
155
10.4K
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
@cupacups86 @sadampermana_w Terapi buat orang spektrum emang bisa take years… bisa jadi komitmen jangka panjang, dan ga mudah untuk keluarga dan orang terdekatnya. Tetep support keponakannya dan tetep semangat ya kak.. moga ga ada lagi yg bikin candaan tentang orang dengan berkebutuhan khusus 💔
Indonesia
1
0
0
177
cupacups
cupacups@cupacups86·
@sadampermana_w kponakanku spectrum. sejak 1thn 2 bln smpai skrg dia 10 thn, terapinya non stop dan skolah. kami sekeluarga smpai berdarah2 melatih kemandiriannya, walaupun dia msh blum bisa bicara smpai skrg. jd untuk yg parodi2 dgn mengatasnamakan becanda, smoga Tuhan segera memberi hidayah🥲
Indonesia
1
0
72
8.8K
Sadam Permana
Sadam Permana@sadampermana_w·
Untuk kalian yang bikin tren lelucon disabilitas 💔
Indonesia
143
8K
38.3K
1.1M
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
@filoqofi Luka asmara maupun luka karna kehilangan sosok ayah yg hadir, both are valid. Sama sama ga bisa diremehin sih.. rasa dan dampaknya bisa beda tiap orang, jadi ga perlu invalidasi pengalaman satu sama lain
Indonesia
0
0
2
711
tia
tia@filoqofi·
terlalu ngeremehin rasa sakit orang lain, nyatanya di lapangan banyak banget kasus orang sampai desprade dan depresi klinis karena diselingkuhi atau patah hati. luka asmara itu nyata, bisa mengubah sifat, dan bikin trauma mendalam, jadi sama sekali bukan hal remeh.
sleeping beside a ghost@ayamgota

pacar itu urusan remeh temeh, lebih sakit punya bapak tapi kaya ga punya, luka kehilangan sosok bapak doesn't stay in childhood, IT FOLLOWS U INTO ADULTHOOD AND SHAPES UR WHOLE CHARACTER

Indonesia
86
3.4K
17.2K
506.5K
Psikologi Empathy retweetledi
Kesya
Kesya@jpbeem·
“gak semua orang mau dijadikan tempat buat bercerita” totally agree, karena dengerin cerita orang itu bisa nguras energi banget. makanya orang yang jadi good listener itu hebat karena mereka bisa ngedengerin tanpa rasa kepo dan menghakimi. makanya jangan lupa apresiasi orang orang terdekat yg mau secara ikhlas dan suka rela jadi rumah untuk tempat bercerita kita
ceci@ppurimn

ga semua orang mau dijadikan tempat buat bercerita, gw selalu mau dengerin curhatan orang2 tapi orang2 itu? belum tentu kalo gw cerita penglihatan orang kerjaan gw ngeluh mulu dan ga pernah bersyukur

Indonesia
93
1.7K
6.8K
148.2K
Mahalil (serin’s) 🏆 #14
Kalian gak pake sistem keyword dan/atau di google scholar sampe page 8 ya……………. Kalian gak download pdf dengan nama random sampe kadang lupa ini artikel yang mana kalo udah close tab……………
Indonesia
25
384
4.6K
157.9K
Mahalil (serin’s) 🏆 #14
Berarti mereka gak mengalami dua jam depan laptop tapi baru bisa nulis satu kalimat setelah menyelam 15 artikel. Anddddddd itu pun yang dikutip cuman 2 artikel setelah membaca dan membandingkan sebanyak itu
Arif Novianto@arifnovianto_id

Bisa-bisanya mahasiswa mengirim tugas riset, mereka mengutip artikel saya tapi saya gak pernah nulis artikel tersebut. Kok bisa? Jawabannya karena itulah hasil dari halusinasi AI. Aneh2 saja mahasiswa jaman sekarang, ngutip dosennya tapi sumbernya fiktif.

Indonesia
185
2.8K
12.5K
2.8M
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
@txtkarir Normal aja selama balik lagi sih, bukan terus menerus ngejauhin… kalo ngerasa everything exhausted, trus gabisa berfungsi normal dalam jangka waktu lama, baru perlu dipertimbangkan untuk cari support
Indonesia
0
0
0
15
Txt
Txt@txtkarir·
coba jawab ini.. menurut kalian normal gak sih kalo kita lagi capek ke semua orang, terus mengasingkan diri dan ngejauhin semua orang?🥺
Indonesia
89
15
168
14.3K
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
@buyny Bercandain fisik, penampilan, status ekonomi, status sosial, dg tujuan merendahkan emang gaboleh dinormalisasi.. kayak bercermin aja, misal kita digituin bakal sakit hati ga? Kecewa ga? Kalopun ga sakit hati atau kecewa, tetep jadi baik ga ada salahnya sih
Indonesia
0
6
81
3.2K
adore
adore@buyny·
btw jangan normalisasi bercandaan tongkrongan yang ngga sopan ke strangers or even worse your friend’s family/partner/etc. if it’s too hard to be nice then at least show some respect. you don’t know how much your actions could hurt others, especially your loved one
English
19
3.5K
14.7K
146.3K
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
@gyeoulibam Can relate.. Suara di kepala berisik bgt sampe ujungnya dikenal jarang ngomong.. karena kalo mau ngomong dipikir banget dulu, liat semua sikon sampe bener-bener pas dulu 😭
Indonesia
0
2
66
6.6K
૮₍˃̵֊ ˂̵ ₎ა
🫠🫠🫠 apalagi if you have rejection sensitivity duh 🥹🫠🥹🫠 “kalau ga keterima gimana” “kalau ga boleh gimana” on loop twice speed playing in your brain 24/7. this happens bahkan ke hal sesimpel mau kasih pendapat ketika lagi kerja kelompok 😭 kalau temen kelompoknya langsung
Indonesia
6
2.9K
13.9K
235.4K
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
Hiatus di twitter dan socmed aja sih, karena mimin kemaren-kemaren agak sibuk, kalo layanannya mah tetep buka ya 🙂‍↕️
Indonesia
0
0
0
21
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
Setelah hiatus 3 tahun lebih lamanya, hi twitter 👋🏼
Indonesia
1
0
0
24
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
@cloriavey Peak stressnya di peralihan lulus kuliah ke kerja biasanya 😭 dulu sering dibahas, quarter life crisis…
Indonesia
0
0
0
165
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
@salmaaatsir Karena pertanyaan itu menunjukan kalo kandidat tsb komunikatif dan adaptif. HR atau user kan biasanya cari orang yg bisa menuhin ekspektasi mereka, jadi kandidat yg cuma ngomong “aku.. aku.. aku”, biasanya kurang bikin perekrut tertarik...
Indonesia
0
0
3
1.3K
salma💗🍉
salma💗🍉@salmaaatsir·
inilah pertanyaan yang gue lontarkan di hampir semua interview dan alhamdulillah so far selalu works karena setelah itu interviewer langsung keliatan tertarik dan bahkan jelasin balik panjang kali lebar soal value, what they expect, what kind of team they aspire to build
dev🇵🇸@maplespetal

OH i always bring similiar question to the interview too! biasanya gue tanya "what do you think is the most important value that we should bring as (nama role)?" setelah dijawab, gue memvalidasi jawaban sang interviewer dengan very subtle hint "gue juga begitu loh bray"

Indonesia
8
1.3K
12.2K
308.3K
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
@hjnasyt Kalo di internet komunikasinya tulisan, bisa mikir dulu sebelum nulis. Dan ga semua orang di internet show up their true identity, makanya ngerasa lebih aman daripada rl kan.. In rl orang bisa macem-macem bgt dan bisa judge kapan aja
Indonesia
0
0
0
53
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
semua yg menghilang atau ghosting udah pasti avoidant ya… Case tiap orang bisa beda penyebabnya, seberapa besar avoidantnya, dan gimana dia mengelola attachmentnya supaya secure. Maka gabisa digeneralisir dan disimplifikasi tanpa judgement profesional..
Indonesia
0
0
0
9
Psikologi Empathy
Psikologi Empathy@psiempathy·
fisiknya nyata ketika menghadapi kedekatan emosional, contohnya kyk sakit perut, pusing, bahkan mual. Semua reaksinya terjadi gitu aja, gak disengaja. Buat yg menghadapi orang yg punya attachment avoidant, memang bakal kebingungan ketika si “dia” menghilang, tapi bukan berarti
Indonesia
1
0
0
11