🇵🇸🍉
10.2K posts

Sabitlenmiş Tweet

tbh seharian aku sedih dan menyesali ini. wallahi, aku kepikiran dan turut berduka.
aku sempat ketemu ain di bentara budaya, hari kedua pameran buku. ketemu sebentaran doang pas makan siang.
pas dia minta up ini, sempat aku respon dan sarankan ke kitabisa supaya lebih mudah dan trust di orang banyak. cuma pas udah ada kitabisa, notif lainnya masuk bertubi-tubi sampai aku galiat yang kitabisa.
aku minta maaf karena ga sempat membantu banyak.
dan untuk teman-teman, jika dirasa urgent sekali, tolong, jika hanya like, rt, atau qrt, info ke dm langsung.
kalo ga dm twt, dm ke ig yang lebih lowong. sekali lagi, aku minta maaf karena melewatkan ini 💔
elyse.@ladybloem
@jellypastaa @ainiadhyna @kitabisacom Kak Asta, terima kasih sudah bantu Kak Ain share post opdon Akio dulu yaa. 🩷 Kak Ain skrg pasti happy bisa ketemu Akio di surga. Al-fatiihah.
Indonesia

Guys, di antara 16 nama yang tercatat sebagai korban meninggal dalam kecelakaan kereta di Bekasi Timur ada satu nama yang menurut gue perlu lo dengar ceritanya.
Nur Ainia Eka Rahmadhynna.
32 tahun.
Karyawati Kompas TV.
Malam itu dimulai seperti biasa:
Senin malam, 27 April.
Ain begitu teman-temannya memanggilnya baru selesai kerja.
Dia menghubungi keluarga.
Pesan sederhana.
Minta dijemput setelah pulang.
Pesan itu terkirim.
Lalu tidak ada pesan berikutnya.
Keluarga menunggu.
Menelepon.
Tidak diangkat.
Mencoba lagi. Tetap tidak ada jawaban.
Kecemasan mulai menggantung tapi mereka belum tahu apa yang sedang terjadi di Bekasi Timur malam itu.
Semalam penuh mencari:
Adiknya Zhafa menceritakan bagaimana keluarga menghabiskan malam itu dalam ketidaktahuan yang menyiksa.
HP Ain tidak bisa dihubungi hingga larut malam.
Tapi WhatsApp-nya masih berdering artinya ada sinyal.
Artinya mungkin masih ada harapan.
Dari pelacakan sinyal terakhir pukul 01.00 dini hari posisi Ain terlacak di area Stasiun Bekasi.
Zhafa terus mencoba.
Subuh WhatsApp masih berdering.
Masih ada nada sambung.
Masih ada secercah harapan yang dijaga.
Sekitar jam 7 pagi HP Ain nonaktif.
Dan dari grup WhatsApp keluarga malam hari sebelumnya mereka baru tahu ada kecelakaan besar di Bekasi Timur.
Kepastian tentang Ain datang melalui proses identifikasi di RS Polri Kramat Jati.
KAI mengkonfirmasi namanya masuk dalam daftar korban yang meninggal dunia.
Yang teman lamanya tulis dan ini yang paling menyayat:
Malam setelah kabar kepastian itu sampai seorang teman lama Ain menulis di grup:
Malam ini ke Bekasi untuk mendoakan teman kami, yang biasa aku panggil Ain.
Dulu semasa kuliah di Jogja pernah satu kos dan UKM Radio.
Ain sangat suka kucing. Kucingmu sepertinya masih mencoba mencerna kehilangan kamu ini sama kayak kita."
Temannya sempat mengabadikan satu momen malam itu.
Kucing Ain yang biasanya menunggu di rumah tiba-tiba mendekat ke peti jenazah.
Hewan yang tidak mengerti kematian.
Tapi mengerti ketiadan. Mendekat ke peti itu. Mencari.
Dan sang pemilik tidak akan pernah pulang lagi.
Sebelum tahu teman itu pernah berharap:
Di momen sebelum kepastian datang teman yang sama sempat menulis di grup:
"Warga, barangkali ada yang lihat data penumpang kecelakaan KRL Bekasi di RS atau Puskesmas dekat sana kalau lihat nama Nur Ainia Rahmadhynna, tolong info aku ya.
Berharap banget dia bukan salah satu korban.
Berharap banget.
Dua kata yang menyimpan begitu banyak doa yang akhirnya tidak terjawab seperti yang diharapkan.
Siapa Ain:
Ain adalah perempuan 32 tahun yang mencintai kucingnya.
Yang masuk UKM Radio semasa kuliah di Jogja.
Yang bekerja keras di Kompas TV.
Yang malam itu hanya minta dijemput setelah kerja hal paling biasa yang dilakukan siapapun di hari biasa.
Dia tidak tahu malam itu adalah malam terakhirnya. Tidak ada yang tahu.
Dia naik kereta yang sama yang jutaan orang naiki setiap hari. Di kota yang sama.
Di jalur yang sama. Yang selama puluhan tahun dibiarkan tanpa perlindungan yang memadai sampai malam itu segala kegagalan itu akhirnya bertemu di satu titik di Stasiun Bekasi Timur.
Dan ini yang perlu diingat:
Ain bukan angka dalam statistik. Ain bukan sekadar satu dari 14. Ain adalah perempuan yang kucingnya masih menunggu. Yang adiknya terus menelepon dari malam sampai subuh dengan harapan yang makin tipis tapi tidak pernah benar-benar padam sampai HP itu akhirnya nonaktif.
Yang teman lamanya datang dari jauh hanya untuk mendoakan dan mendapati kucing kesayangan Ain mendekat ke peti mencari tuannya yang tidak akan pernah pulang.
Di balik setiap perlintasan sebidang yang dibiarkan. Di balik setiap sinyal yang gagal bekerja.
Di balik setiap Rp50 triliun yang habis untuk menutup kerugian BUMN yang tidak efisien sementara infrastruktur keselamatan kereta diabaikan puluhan tahun ada Ain.
Ada keluarga yang menunggu.
Ada teman yang berharap.
Ada kucing yang tidak mengerti ke mana tuannya pergi.
Alfatihah untuk Nur Ainia Eka Rahmadhynna.
Dan untuk semua yang pergi malam itu.
Sumber foto: threads



Indonesia

@SDimaspatti @KompasTV gimana kak maksudnya?
hpnya udah mati/abis batre soalnya dr kmrin🥹
Indonesia

dear @KompasTV
mohon sekiranya jika ada update barang2 kakak; dompet, hp&tasnya segera ditindaklanjuti yaa😭😭
aku msh berharap bgt sisa brg kakak bisa balik ke keluarga dengan keadaan baik, meski kakak udh ga bisa balik..
plis bgt, di dlm hp kakak banyak kenangannya😭💔 yaAllah
KOMPAS TV@KompasTV
Keluarga besar KompasTV menyampaikan duka sedalam-dalam atas berpulangnya salah satu rekan kami, Nur Ainia Eka Rahmadhynna (Ain). Semoga almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini. Jejak kebaikan dan kenangan Ain akan selalu hidup di hati kami.
Indonesia

ganti nyawa dengan nyawa!!!!!
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1
Pernyataan Resmi Pihak Taxi GreenSM Sebelum dan Setelah Dibully Netijen 13 jam lalu Sejam yg lalu
Indonesia

@txtdrbekasi Aiko : Lho mba kenapa ikut kesini?
Ain : Ntahlah, kereta ini membawaku ke tujuan akhir. Dan bertemu dirimu disini.
Indonesia

Mpo Ainia Eka Rahmadhynna adalah salah satu sobat beks yang sering kali berinteraksi dengan kita berbagi info penting.
Teringat komentar beliau pada postingan kita di momen pembaharuan Line Cikarang - Kampung Bandan tahun 2022
"Sbgai penumpang rute bekasi-tanah abang, aku mau ucapin selamat berjuang buat penumpang bekasi-kota & bogor-tanah abang. Skrg gantian dulu ya giliran hamba yg duduk manis di kereta ga perlu tersiksa nyebrang dari jalur 1 ke jalur 6"
Tenang disana ya mpo, sekarang mpo udah duduk manis di surga. Kami segenap warga Bekasi mendoakan mpo dan 14 korban lainnya insyaallah diterima disisinya.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
Untuk warga Bekasi yang melihat postingan ini, sejenak kita luangkan waktu berdoa untuk para korban dan keluarga.

Indonesia
🇵🇸🍉 retweetledi

@mintrosee_ ya itu saya kak, td tv one wawancara sbntr hanya untuk tanya kabar2
Indonesia














