
Salah satu instrumen untuk mencegah rupiah nyentuh 22.000 BI menaikkan suku bunga. Dari 4,75% menjadi 5,25%. Apa maksudnya ini? BI ingin agar swasta + investor mau tetap memegang dalam rupiah. Soalnya kalau suku bunga naik: - Imbal hasil/ return dari deposito, SBN, dan obligasi jadi lebih tinggi - Asing lebih tertarik taruh uangnya di Indo entah lewat deposito atau beli SBN/Obligasi - Walhasil permintaan rupiah jadi naik terhadap dollar. Asing jual dollar tapi beli rupiah. Cuman ada dampaknya menurut ekonom - Kredit jadi mahal, perusahaan yang punya utang, bunganya jadi lebih tinggi - Ngaruh ke cicilan dan KPR karena bunganya jadi lebih tinggi ( ini nih yang kena ke kita) - Risiko pertumbuhan ekonomi jadi melambat karena orang maupun perusahaan bisa kurangi konsumsi dan investasi. Btw ini belum tentu jadi obat mujarrab. Kata ekonom, kalau pasar masih belum percaya, suku bunga naik belum tentu buat mereka tertarik buat nyimpan dan beli aset dalam rupiah.



































