Sabitlenmiş Tweet
漂泊者.
296 posts

漂泊者.
@r_sonator
Down with the curtain. | #wuwarp / nsfw
SOLARIS-3. Katılım Haziran 2016
90 Takip Edilen172 Takipçiler

@themedikusz “… tidak?” Semakin bingung — dan semakin grogi juga. Wajahnya memerah sampai ke telinga. “Dr. Luuk, kamu baik-baik saja?”
Indonesia

@r_sonator “Tapi aromamu tampak berbeda. Apa sabunmu sedang berganti?” Sengaja, malah lengannya menarik semakin dekat hingga raga saling menempel.
Indonesia


@themedikusz buku dengan topik yang ringan dan mudah untuk dicerna, atau yang isinya cukup menarik untuk dijadikan topik pembahasan jangka panjang.
Cukup lama dirinya berdiam di sana, sibuk memilih-milih bacaan dari judul yang tertera.
Indonesia

@themedikusz yang berada di beberapa tempat.
“Terima kasih, dokter Luuk.” Senyum kembali terpatri pada wajah rupawan sang pengelana sebelum tungkai kaki membawanya mendekati salah satu rak buku secara acak — sebab tak ada buku spesifik yang ingin ia cari. Mungkin ia akan membaca
Indonesia

@themedikusz mereka dan mengundang tanya. “Lagipula, aku bisa memanggilmu kalau aku butuh bantuan, ‘kan?”
Indonesia

@themedikusz menengadahkan kepalanya, memandang manik kembar kemerahan sang dokter untuk sesaat sebelum menjawab, “Aku bisa berjalan sendiri.” Sebab ia sadar, perpustakaan ini tidaklah seperti ruang klinik yang aksesnya bisa diatur oleh Luuk sesuka hati. Di sana, siapa pun dapat memergoki
Indonesia

漂泊者. retweetledi
漂泊者. retweetledi

@themedikusz ⛧. LORD ARBITER INI MANA MUNGKIN GAK BISA JALAN!11! kannantiadayanggendongjugahehehehe
Indonesia

@r_sonator Sun.
Otw. Jangan ngamuk kalau gak bisa jalan abis itu✌️/apa
Indonesia

Sun.
Reflek ngarungin.
漂泊者.@r_sonator
@themedikusz di antara mereka berdua ketika ruang klinik ditinggalkan. Atas izin dari Luuk, kedua lengannya melingkar memeluk leher sang dokter, sementara kepala ia sandarkan pada satu sisi dada bidangnya. Entah mengapa, ia merasa tak apa-apa jika harus menunjukkan sisi rentan dirinya.
Indonesia

@themedikusz “Aku tidak seringan itu, dokter.” Tawanya pun mengudara, ringan dan pelan. “Mungkin kamu yang terlalu bersemangat.”
Indonesia

@themedikusz di antara mereka berdua ketika ruang klinik ditinggalkan. Atas izin dari Luuk, kedua lengannya melingkar memeluk leher sang dokter, sementara kepala ia sandarkan pada satu sisi dada bidangnya. Entah mengapa, ia merasa tak apa-apa jika harus menunjukkan sisi rentan dirinya.
Indonesia

@themedikusz bisa apa dirinya, selain membiarkan ia dibawa menuju destinasi?
Ahem. Ahem. Tenangkan dirimu, Rover.
“Kalau terasa berat,” jeda sejenak, biarkan ia menenangkan jantungnya dulu. “Turunkan saja aku, dokter.”
Indonesia

@themedikusz dipungkiri bahwa gestur yang tiba-tiba itu sempat membuatnya sedikit panik, terlihat dari bagaimana ia mencengkram erat pundak Luuk.
“Eh—” Sungguh, dirinya yang selalu tampak tenang itu pun tak berkutik jika berhadapan dengan resonator berambut pirang itu. Kalau sudah begini,
Indonesia





