ratih

30.8K posts

ratih banner
ratih

ratih

@ramikhai

sewajarnya sosmed aja

Katılım Temmuz 2009
795 Takip Edilen854 Takipçiler
ratih retweetledi
Bambang
Bambang@sibambaang·
Salah satu alasan saya menyukai konsep ibadah Islam adalah siapa pun (laki-laki) boleh menjadi imam (asal bacaan dan hafalannya bagus) dan bisa berdiri di baris mana pun. Tidak ada kasta hirarkis profesi. Pedagang cilok bisa sejajar dengan bupati sekalipun jika sudah shalat jamaah. Bahkan pedagang tersebut bisa saja mengimami seorang presiden. Tidak ada istilah “tempat ini khusus untuk bapak/ibu A, B, C (donatur utama, pejabat, orang penting) seperti di agama sebelah. Seorang muslim ketika shalat juga melepaskan semua harta bendanya di lantai (hape, tas, dompet dll). Tidak ada yang dibawa dan dipegang lagi kecuali iman dan takwa.
Bambang tweet media
Indonesia
326
1.7K
9.4K
1.2M
ratih
ratih@ramikhai·
Gimana caranya gak senyum liat video pjh 🤭🐰
Indonesia
0
0
0
17
ratih
ratih@ramikhai·
Kalo ada yg batuk jadi mulai takut lagi….
Indonesia
0
0
0
40
ratih
ratih@ramikhai·
Lucu bgt sih kamu 💕
Indonesia
0
0
0
29
ydh
ydh@calonistrikmya·
Duh ngidam aneka pasty nya tomoro rasa chesee cream rasberry nya enak bgt🤤
Indonesia
1
0
0
86
ratih
ratih@ramikhai·
Widiiww nyerang pake lebah?
Indonesia
0
0
0
33
ratih retweetledi
Iim Fahima Jachja
Iim Fahima Jachja@iimfahima·
“Para bapak, sudahi prinsip: mendidik anak laki-laki itu mudah. Turun tangan, didik anak laki-lakimu” Semalam 16 mahasiswa FH UI disidang sampai jam tiga pagi, sidang terbuka, disaksikan secara live oleh ribuan orang. Kejadian ini tidak tiba-tiba. Ini akumulasi. Terlalu lama society menelan mentah-mentah prinsip: “mendidik anak laki-laki itu mudah.” TIDAK. Justru karena dianggap mudah, banyak hal yang tidak diajarkan. Lihat saja pola yang sering diremehkan: Berawal dari obrolan santai yang melecehkan, jadi kebiasaan, jadi cara pandang, lalu jadi perilaku nyata (liat gambar piramida perkosaan) Tidak semua langsung jadi pelaku kekerasan seksual. Tapi hampir semua berangkat dari titik yang sama: normalisasi. Society sibuk mendidik anak perempuan: jaga diri, jaga batas, jaga perilaku. Tapi kendor pada anak laki-laki. “Namanya juga laki-laki.” “Cuma bercanda.” “Nanti juga ngerti sendiri.” "Boys will be boys" Tidak. Karakter tidak tumbuh sendiri. Ia dibentuk. Dilatih. Ditegaskan. Orang tua, perhatikan obrolan anak laki-lakimu. Kalau sudah mulai ada convo yang melecehkan: Tegur. Luruskan. Jangan ditertawakan atau dianggap enteng. Karena di situlah fondasi dibangun. Terutama para bapak. Anak laki-laki belajar bukan dari teori, tapi dari contoh. Bagaimana kamu bicara tentang perempuan. Bagaimana kamu memperlakukan pasanganmu. Bagaimana kamu menempatkan perempuan sebagai manusia, bukan objek. Semua itu direkam. Dan akan mereka ulang. Ketika seorang bapak menganggap mendidik anak laki-laki itu mudah, dia sedang memilih untuk menjerumuskan anak dengan tidak hadir secara penuh, tidak waspada, hingga di satu titik si anak bisa jadi pelaku ataupun korban. Anak kemudian dibesarkan oleh algoritma, oleh teman, oleh budaya yang seringkali permisif terhadap pelecehan dan standar moral yang yang tidak sehat. Kalau kita tidak serius mendidik anak laki-laki hari ini, jangan kaget dengan realitas besok. Karena pelaku tidak lahir tiba-tiba. Mereka dibentuk pelan-pelan, dari hal-hal yang selama ini dianggap “sepele.” Just incase ada yang komen: "emang siapa yang bilang mendidik anak laki-laki itu mudah? Saya dididik dengan sangat keras" Oh well, cara pandang itu sudah mengakar sejak lama di masyarakat.
Iim Fahima Jachja tweet mediaIim Fahima Jachja tweet media
Indonesia
34
6.7K
11K
214.8K
ratih retweetledi
suzu
suzu@suzumeow12·
itu sebabnya tidak boleh memegang barang milik orang lain 🔥
Indonesia
14
705
10.7K
320.1K
ratih
ratih@ramikhai·
Pibesdey, uhuy semua dirayakan yahh bun
Indonesia
0
0
0
14
ratih retweetledi
Meyers
Meyers@NamanyaMemeng·
Rezeki emang ga kan kemana ...
Indonesia
407
1.7K
15.9K
637.8K
ratih
ratih@ramikhai·
makin diliat makin puyengs
Indonesia
0
0
0
7
ratih
ratih@ramikhai·
Sampe kaos kaki? 🤏🏽
Indonesia
0
0
0
17
ratih
ratih@ramikhai·
Makin banyak cerita ngarang yang ujungnya mengandung link 😭 semangat deh untuk semua jiwa yang selalu berusaha..
Indonesia
0
0
0
90
ratih
ratih@ramikhai·
@ikanatassa @bukugpu Aku masih dalam perjalanan membiasakan diri untuk membaca, karena perasaan suka bisa muncul karena terbiasa. Belakangan ini, aku lagi suka bacain fiksi, menyenangkan bisa memasuki dunia lain. Lumayan, untuk melatih imaji dan empati.
Indonesia
0
0
0
36
Ika Natassa
Ika Natassa@ikanatassa·
Aku tahu bgt harga buku terhitung mahal krn banyak faktor, tapi jgn sampai bikin kamu konsumsi bajakan ya. Aku dan @bukugpu mau bagi-bagi 10 voucher Gramedia 100 rb buat 10 orang. Caranya: 1. Follow aku dan @bukugpu 2. Reply tweet ini dgn alasan knp kamu suka baca. GAS!
Indonesia
629
331
1.1K
46.5K
ratih retweetledi
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Kemiskinan adalah komoditas bagi politikus, pejabat dan negara ini tidak serius untuk memberantas kemiskinan dan kemiskinan harus tetap ada agar mereka tetap eksis mengendalikan negara ini Coba pikir kalau rakyat udah sejahtera semua, siapa yang mau dikasihani? Siapa yang mau diiming-imingi bansos tiap musim pemilu? Siapa yang mau percaya janji “akan kami entaskan” padahal udah 79 tahun kita merdeka dan grafik kemiskinan itu turunnya kayak sinyal di daerah blank spot pelan, sering putus, dan nggak bisa diandalkan Mereka butuh lo tetap lapar. Bukan lapar yang bikin mokat, tapi lapar yang bikin lo nurut. Lapar yang bikin lo jual suara seharga 50 ribu dan sebungkus sembako. Lapar yang bikin lo terlalu capek buat nanya ke mana larinya anggaran triliunan itu Program pengentasan kemiskinan? Ada. Anggarannya? Ada. Hasilnya? Tiap tahun angkanya diupdate, tapi yang berubah cuma metodologi hitungannya bukan nasib orangnya. Ini bukan soal nggak mampu. Ini soal nggak mau. Karena sistem yang rusak itu menguntungkan mereka yang duduk di atasnya. Dan selama kursi itu masih nyaman, jangan harap ada yang mau ganti fondasinya Lo miskin bukan karena lo malas. Lo miskin karena ada yang berkepentingan lo tetap di posisi itu Koreksi if gue wrong
Indonesia
172
921
1.9K
136.2K
ratih retweetledi
UN Human Rights
UN Human Rights@UNHumanRights·
#Indonesia: Deeply concerned by horrific acid attack on Andrie Yunus, the Deputy External Affairs Coordinator of the Commission for Missing Persons and Victims of Violence (@KontraS). Those responsible for this cowardly act of violence must be held to account. HRDs must be protected in their vital work & able to raise without fear issues of public concern. - @volker_turk
English
472
25.7K
37.5K
2.8M
ratih
ratih@ramikhai·
Too easy…
English
0
0
0
22
ratih
ratih@ramikhai·
Hmmmmmm
0
0
0
9
ratih
ratih@ramikhai·
Wow 2026 makin tambah kesibukan, banyak drama dan film baguuuss 🥰😍
Indonesia
0
0
0
17