ohayo

12.1K posts

ohayo banner
ohayo

ohayo

@randomtalkhere

no need to find out about me

Katılım Ocak 2019
253 Takip Edilen1.5K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
ohayo
ohayo@randomtalkhere·
AYOOO PESAN BROWNIES&BROOKIESKU🫵🏻🫵🏻🌻 murah aja brookies cuma 36k seloyang uk.16cm!!! browniesnya 35k🥹🤩 pengiriman luar kota aman banget soalnya kita pake vakum yaaa! suhu ruang bisa tahan 5 hari lgsg cus beliii disini shopee.co.id/lekat.rasa 📍Kudus, Jawa tengah
ohayo tweet mediaohayo tweet mediaohayo tweet media
Indonesia
1
2
0
746
ohayo retweetledi
vyooo
vyooo@vyowiz_·
Aku setuju dengan statement ini: "Bahwa hidup akan jauh lebih tenang ketika kita tahu batasan. Not everything is our attention, not everything deserve our energy. Ada banyak hal yang lebih baik dibiarkan berlalu, tanpa harus selalu kita dengar, kita bahas, ataupun kita lihat".
Indonesia
60
14.5K
30.4K
418.3K
ohayo retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
Prabowo: MBG bermanfaat atau tidak? Buruh: Tidaaaaaaakkk! Gue: 🤣🤌
Indonesia
3.5K
43.1K
116.7K
4.4M
ohayo
ohayo@randomtalkhere·
dulu sblm nikah kalo liburan mah gas kemana aja tp setelah nikah, pas mau liburan kok ternyata byk bgt yak pengeluaran iniii😌😌
Indonesia
0
0
0
22
Entah
Entah@crashhoo·
@LambeSahamjja Ditunggu bebera bulan atau tahun pasti adaa sesuatu sih
Indonesia
13
0
0
44.6K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
day 1 jadi suami istri
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
418
901
31.5K
1.3M
ohayo retweetledi
szzzh
szzzh@konglostocks·
Sini sini aku jelasin pake bahasa sederhana buat yang belum paham Kenapa ini menjadi trigger warning buat perekonomian Indonesia? Just simple Perbankan itu masih jadi salah satu big caps di Indonesia, artinya kalau sektor utamanya aja carut marut begini artinya trust investor ke pasar modal dalam sentimen negatif. Setelah bulan lalu IHSG koreksi karena perang USA & Iran hari ini IHSG memerah karena nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dollar
@buywle

Hancur sudah semua mimpi dan harapan

Indonesia
116
6.1K
22.1K
922.8K
ohayo retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Ini Ibam, bicara sendiri agar Ririe terlindungi. Betul, ketika belum jadi tersangka, saya dapat ancaman: buat pernyataan "mengarah ke atas" kalau tidak kasusnya "akan diperluas". Saya tolak, ngga mau bohong & zalim. Tiga minggu kemudian, saya jadi tersangka. Saya tolak bukan untuk lindungi Nadiem, tapi karena memang ngga pernah ada arahan dari Nadiem ke saya agar pengadaannya jadi Chromebook semua. Seperti yang terungkap dari 22x sidang, tidak ada sama sekali arahan dari atas seperti itu. Saya hanya diminta memberi masukan netral dan objektif sebagai konsultan. Artinya, ketika menerima ancaman tersebut saya dihadapkan ke dua pilihan: Berbohong mengarang cerita menuduh orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri. Atau, berpegang kepada integritas, kejujuran, dan kebenaran yang saya yakini, dan menolak untuk berbohong. Dengan shalat istikharah dan kesadaran penuh akan risikonya, saya memilih jalan yang kedua: kejujuran. Insya Allah selalu berpegang pada kejujuran akan berujung pada kebaikan untuk saya, Ririe, dan keluarga kecil kami. Kalau tidak di dunia, maka di akhirat kelak. Lalu jawabannya apa ketika saya menolak untuk berbohong? "Oke, kami perluas.” Saya tidak berdaya. Ya Allah, apa lagi yang bisa kami lakukan ketika dihadapkan pada pilihan seperti itu? Pegangan kami hanya prinsip integritas dan kejujuran. Ketika konsekuensinya beberapa minggu kemudian saya dinyatakan tersangka, kami hanya bisa memperbanyak istighfar dan ikhtiar. Kami jalani dan hormati proses hukum yang ada dengan tabah, kami berniat jelaskan di persidangan fakta-fakta yang membuat terang, kami masih percaya dengan hukum Indonesia. Mungkin ngga banyak yang tahu, tapi Ririe istri saya adalah seorang sarjana dan magister hukum. Di Belanda dulu kami banting tulang nabung dan berhemat banyak, supaya bisa bayar uang kuliah S2 Ririe. Dari Ririe, saya belajar banyak tentang hukum Indonesia, apa saja yang mungkin terjadi, dan bagaimana hukum kita tetap memungkinkan pembelaan yang efektif. Baik, mari berjuang di persidangan, luruskan seluruh tuduhan. Satu persatu fakta di persidangan muncul dengan terang benderang, satu persatu tuduhan bisa kami bantah. Sampai akhir rangkaian sidang, 57 orang saksi dihadirkan, tidak ada bukti saya menerima keuntungan dari perkara ini, tidak ada bukti masukan saya karena konflik kepentingan, tidak ada bukti saya mengarahkan. Yang terungkap malah saya sebagai konsultan sudah menyarankan Chromebook diuji dulu, pejabat menolak pengujian dan memutus Chromebook, nama saya dicatut di SK, masukan saya dipelintir. Kami merasa pembelaan hukum kami sudah maksimal, kebenaran sudah terungkap, tinggal menumpu harapan pada keadilan dan kebijaksanaan dari majelis hakim yang mulia, yang kami merasa sudah sangat objektif dan penuh kearifan sepanjang persidangan. Namun, ketika JPU menyebutkan tuntutan 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, uang pengganti Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara tambahan... Ini titik kezaliman yang sangat terang benderang, tekanan kepentingan yang sangat kentara, saya memutuskan pembelaan saya tidak lagi bisa hanya di persidangan. Besok saya akan sidang pembelaan (pleidoi) dan kami bersurat kepada Presiden @prabowo Subianto serta @KomisiIII DPR, untuk memohon perlindungan hukum dari kriminalisasi, ketidakadilan, intimidasi, serta pengkambinghitaman yang sudah sekentara ini. Kami takut untuk bicara? Takut ada intimidasi lain? Itu risiko yang jelas, tapi kami tidak gentar. Tuntutan 22,5 tahun dan belasan miliar yang tidak mampu kami bayar mungkin dianggap akan membuat kami terdiam, tapi kami malah semakin berani untuk melawan kriminalisasi ini. Mohon bantuan, dukungan, dan perlindungannya dari masyarakat Indonesia, dari pekerja kreatif dan pekerja pengetahuan, serta dari semua yang ingin bantu negara atau takut dizalimi negara. Kami berjuang bukan untuk kami sendiri, tapi agar tidak ada lagi kriminalisasi dan ketakutan bagi mereka yang tulus mau bantu Indonesia. Kami masih percaya Indonesia bisa menjaga dan menghadirkan keadilan dalam kasus kami.
Ibrahim Arief tweet media
Tom Wright@TomWrightAsia

UPDATE: Ibrahim Arief (Ibam) — the tech consultant facing 15 years — just told a press conference he was coerced to turn on Nadiem but refused to do so. In 30 years, the playbook hasn’t changed. A deeply corrupt legal system used to intimidate and coerce ordinary Indonesians.

Indonesia
372
8.5K
12.1K
720.2K
ohayo retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Semakin banyak gugatan MBG di MK.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
283
17.1K
43.8K
525K
ohayo
ohayo@randomtalkhere·
buset td ngopag, trs melek nya sampe skg woi😭😭 pls besok kudu bangun pagii cape bgt
Indonesia
0
0
0
14
ohayo
ohayo@randomtalkhere·
finally charger warna pink gemesku dah sampeee🥹 nungguin lama bgt hadeh tidak sabarrr ternyata LUCCC BGTTT😆😆😆
Indonesia
0
0
0
20
ohayo retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47.1K
102.4K
11M
kim
kim@kimmymarinoo·
@kimmyexp Fore ni gabisa dijadwalin yh ka pickupnya
Indonesia
1
0
0
1K
KIM ✨ PROMO hunter 🥳
KIM ✨ PROMO hunter 🥳@kimmyexp·
FORE COFFEE BUY 1 GET 1 ‼️ Khusus menu baru itu 🍊 🗓️cuma hari ini 17 April 2026 📍order via fore app 📍kuota terbatas
KIM ✨ PROMO hunter 🥳 tweet media
Indonesia
21
10
339
54K
Hark! It's a
Hark! It's a@crawlingtartar·
@defalahoktavian Tetep ciwidey pegangan strawberry mah. Asal kesananya pas musim panen pasti dpt yg gede² & lumayan manis. Belinya di kios kawasan kawah putih.
Indonesia
1
0
1
1.1K
GN Aardbeien
GN Aardbeien@defalahoktavian·
UPDATE: Postingannya dihapus gais😅 Gajadi dipenjara:( Berarti mereka emang “rumasa” alias merasa memang benar demikian adanya. All my words are facts!😂🙏🏼
GN Aardbeien tweet media
GN Aardbeien@defalahoktavian

Muak liat postingan Hyoshii, salah satu “Strawberry Farm” company besar, yg open farm di Lembang, tapi seakan-akan merendahkan apa yg jadi hasil karya besar petani/pemulia tanaman stroberi di Lembang, Ija Mulyana. Masalahnya, kemunafikannya udah tiada tara, beneran speechless:)

Indonesia
26
419
3.6K
577.5K
ohayo
ohayo@randomtalkhere·
@defalahoktavian @Saglan_ ini mirip2 sm stroberi yg aku beli buat jualan. gedeee dan manis, dari ciwidey. gatau jenisnya apa tp murah si 8000 isi 15 kwkwk
Indonesia
1
0
0
43
GN Aardbeien
GN Aardbeien@defalahoktavian·
@Saglan_ kesinggungnya ggr mereka generalisasi local strawberry grower aja sih saya sebenernya, urusan mereka jual mahal dan pake nama jejepangan mah biar mereka yg tanggung jawab wkwk. saya merasa terhina aja, stroberi lokal ginihhh direndahkann sm stroberi biasa azah itu👎🏼😟
Indonesia
2
0
4
451
zapi
zapi@neposhit·
jujur kaget pas ibu dosen nya bilang “pas saya liat grupnya, ternyata nama saya juga ada di situ” SEDIH BGT YA TUHAN😭😭😭😭😭😭
zapi tweet media
Indonesia
2.3K
37.5K
221.7K
5.9M
michitune
michitune@michitune·
@neposhit Masih sampe skrg nge live bang, seru bet, tinggal telanjangin suruh keliling depok aja gasih
michitune tweet media
Indonesia
17
57
1.8K
142.4K
nonaimut
nonaimut@nonaimut77·
@ratjunmuu Review dong yg udh pernah beli ini, buat jalan2 nyaman ga ya? Soalnya tipe kaki ku yg lebar gitu
Indonesia
5
0
1
598
spill here
spill here@ratjunmuu·
DISKON MELISSA SEGILA INI?? 😭💸 jujur aku sampe ga mikir panjang langsung checkout… hemat hampir 700RB 😳‼️ yang biasanya cuma bisa diliatin, sekarang beneran kebeli 🥹 serius deh ini bukan diskon biasa… ini momen langka banget, telat dikit auto nyesel!!
spill here tweet mediaspill here tweet media
Indonesia
88
244
2.9K
486.3K